The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
11. Disrupting The Banquet (Part 2)


__ADS_3

Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaess~


Tepat pada saat perjamuan dimulai permaisuri Liang feng xiao muncul tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, itu karena ia sudah memberitahukan kepada penjaga yang menjaga didepan pintu untuk tak bersuara sedikitpun.


Awalnya sang penjaga enggan untuk menuruti perintah Permaisuri karena didalam adalah pertemuan penting yang tak bisa diganggu,tapi Permaisuri menegaskan dengan isyarat mata bahwa ia adalah Permaisuri kerajaan Han dan harus ada didalam karena ia adalah bagian dari mereka dan prajurit itu mengijinkan namun sebelum prajurit itu bersuara dan membuka pintu.Pintu itu terlebih dahulu terbukan dengan suara yang amat keras karena tendangan yang amat sangat santai sampai menimbulkan suara yang sangst keras


Brakk~


"Upss kaki Permaisuri ini tak sengaja"Entengnya tanpa memperdulikan ekspresi wajah mereka


Hal itu mengejutkan semua orang yang berada disana tak kecuali sang kaisar,melihat itu prajurit tadi dirundung kegelisahan yang amat mendalam antara takut dan kagum.Takut akan murka sang kaisar yang bisa membuat kepala mereka berpindah tempat dari tempat yang seharusnya dan kagum karena baru pertama kali ia melihat seorang Permaisuri menendang pintu apalagi disaat ada perjamuan sungguh Permaisuri negeri ini memang luat biasa.


Pada saat itu semua orang terpana dan mengagumi kecantikan dan kelembutan pada diri permaisuri Liang feng xiao yang mereka anggap tak berguna itu menghiraukan suara pintu yang merusak perjamuan penting ini mereka malah berbinar bahagia entah karena apa melihat Permaisuri seakan akan mereka melihat titisan Dewi yang baru aja turun dari khayangan meskipun wajahnya tertutupi oleh cadar.


Setelah tersadar mentri An bertanya tanpa mengalihkan pandangannya barang sedetikpun niat hati ingin menyudutkan Permaisuri meskipun ia tak menampik bahwa ia juga terpesona malah ia sendiri yang merasa tersudut oleh perkataan sarkas Permaisuri


"Ampun yang Mulia Permaisuri ada gerangan apa anda datang ketempat perjamuan antar kerajaan ini?"tanya sang mentri An. Yah menteri An adalah ayahanda dari selir agung kekaisaran An fei


"Kenapa ? Apakah ada peraturan yang mengatakann bahwa permaisuri kerajaan tidak boleh menghadiri perjamuan antar kerajaan?bukankah itu hal wajar dilakukan oleh seorang Permaisuri ?kenapa mentri An seprti mengatakan bahwa Permaisuri ini tak pantas berada disini!!"tanyanya dengan suara dingin yang mendominasi dan raut pura-pura bingung dengan memgangkat salah satu alisnya juga menekan kata 'Permaisuri kerajaan'


"Tidak... Tidak bukan itu maksud hamba Permaisuri. Pelayan rendahan ini tidak berani!!hamba tidak berani yang Mulia Permaisuri hamba pantas dihukum" menteri An dengan keringat dingin disekitar pelipisnya karna dia baru saja mengigat kejadian diruang pertunjukan yang mejebar luas diseluruh kekaisaran seperti angin.


Entah siapa yang menyebarkannya tapi saat ini menteri An hanya mencari aman untuk tak berurusan dengan Permaisuri saat ini


'Sial!! ini akan menghambat rencanaku' rutut Mentri An dalam hati


"Permaisuri ini hanya ingin menyaksikan saja, tidak akan berbuat lebih. Lanjutkan saja apa yang akan kalian lakukan Permaisuri ini tidak akan mengganggu dan mentri An anda tak perlu takut seperti itu karena Permaisuri ini sedang dalam suasana hati yang baik maka Permaisuri ini akan memaafkan anda.Silahkan lanjutakan saja Permaisuri ini akan mendengarkan dengan baik kecuali...."terdiam sejenak permaisuri Liang feng xiao melihat raut wajah orang orang yang ada didalam ruangan yang mulai merasakan aura menusuk punggung mereka begitupun rombongan kerajaan tetangga yang tak pernah bertemu secara langsung dengan Permaisuri Liang feng xiao dan hanya mendengarkan rumor yang beredar tentangnya saja


"Kecuali, akan ada hal yang menurut Permaisuri ini menarik Permaisuri ini pasti tidak akan diam saja. Dan yah silahkan lanjutkan perjamuanya. Maaf dan terima kasih untuk para utusan kerajaan tetangga"lanjutnya dengan senyum lembut yang menyembunyikan beribu ribu kelicikan.

__ADS_1


Untuk mengembalikan suasana canggung ini kaisar berinisiatif memulai perjamuan entah sadar atau tidak Kaisar merasa utusan kerajaan tetangga melihat Permaisurinya dengan tatapan intens seperti tertarik dengannya. Terutama utusan dari kekaisaran Shi ini entah kenapa pandangannya berbeda


Entah angin dari mana kaisar merasa marah dan ingin memberikan utusan itu pukulan diwajahnya terutama mata yang memandang Permaisurinya.


Sedangkan yang menjadi objek juga merasakan tapi saat dia melirik Kaisar betapa dia tak menyangkan bahwa Kaisar sedang menahan amarahnya dan pandangan matanya tertuju pada utusan kerajaan Shi tersebut membuat Permaisuri merasa senang karna tanpa dia sadari rencananya berhasil mengacaukan suasana tanpa ia harus turun tangan


Perjamuan ini membahas tentang pembangunan Bendungan yang berada diperbatasan kekaisaran Han yang menghubungkan langsung dengan Kekaisaran lainnya.Maksudnya bendungan ini dibangun untuk persediaan air jika suatu waktu Kekaisaran manapun yang mengalami kekeringan tak akan merasa pusing lagi memikirkan tentang air juga bendunga ini akan mengalir kesetiap danau buatan yang ada di setiap Kekaisaran untuk mencegah kekurangan air.Tapi air itu bukan untuk keluarga kerajaan atau bangsawan saja namun memprioritaskan dalam pembahasan ini adalah rakyat jika rakyat mengalami kesusahan akan kurangnya air maka pihak kerajaan akan menyediakan air bersih untuk setiap desa atau kota secara gratis tanpa mengeluarkan uang sepeserpun jika ada yang melanggarnya akan mendapatkan sangsi yang setimpal dari setiap kekaisaran itu sendiri.Namun jika itu berasal dari perintah kaisar dari kekiasaran itu sendiri maka otomatis persediaan air akan diberhentikan saat itu juga.


Bukan hanya tentang Bendungan saja yang akan dibahas namun mereka juga membahas tentang rakyat miskin yang tak memiliki pekerjaan atau lansia yang sudah tak kuat hanya sekedar mengangkut sekarung beras juga anak- anak yatim piatu yang ditelanyarkan dijalanan bagaimana nasib mereka jika hanya mengandalkan makanan yang tak sehat atau mencuri karena terpaksa.


Jika soal bendungan sudah ditemukan solusinya namun berbeda dengan nasib para rakyat miskin dan juga anak yatim piatu mereka masih memdiskusikan apa yang akan mereka lakukan agar rakyat miskin dapat bertahan hidup lebih baik kedepannya disaat mereka mulai berbincang satu sama lain dan belum menemukan solusi maka berbeda dengan Permaisuri kita yang sudah menemukan ide yang sangat bagus karena bagianya rakyat miskin dan anak yatim piatu prioritasnya sekarang dan ia akan mengusulkan apa yang harus mereka lakukan masalah diterima atau tidaknya itu terserah mereka nanti


"Ehem"suara yang dibuat oleh Permaisuri sukses menghentikan aktifitas mereka dan mereka mulai menatap Permaisuri heran ada juga yang penasaran denga apa yang akan diperbuat oleh Permaisuri


"Ada apa yang Mulia Permaisuri? Apakah anda memiliki usul"tanya memtri Gong utusan dri kekaisaran Zhou


"Ya Permaisuri ini memiliki solusi jika kalian berkenan maka Permaisuri ini akan menjelaskannya jika tidak tak apa itu terserah kalian"


"Aiya Yang Mulia kenapa anda berkata seperti itu.Sudah pasti kami akan memperbolehkan anda mengusulkan pendapat yang anda miliki.Silahkan Yang Mulia,Silahkan"


Juga setiap Kekaisaran harus menyiapkan fasilitas yang layak untuk mereka,seperti pakaian,bahan pangan,bibit untuk mereka berkebun juga menyediakan perguruan untuk mereka tanpa dipunhut biaya..."Ia diam sejenank untuk menetralkan nafasnya yang mulai lelah dan semua orang yang berada disana diam menyimak dengan seksama dengan ekspresi yang nerbeda- beda ada yang terpesona,kagum,terkejut,menghina,iri dan masih banyak lagi namun tak ia hitaukan dan mulai melanjutlan misinya


"Dan untuk rakyat miskin juga lansia setiap kekaisaran harus memberikan sembako kepada setiap orang dan itu harus dilakukan setiap bulannya agar mereka tak kelaparan juga kalian harus memberikan pakaian juga uang setiap bulannya tapi ingat jika orang itu layak maka berikan jika ia masih kuat bekerja maka berika ia juga sama namun hanya sekali saja dan ingatkan untuk bekrja dan tak mengharapkan pemberian dari kerajaan.Menurutku itu saja jika kalian tak keberatan bisa lakukan apa yang Permaisuri ini katakan jika kalian merasa kurang puas dengan ide Permaisuri ini maka jangan lakukan semua tergantung pada kalian"


"Luar biasa ide Permaisuri sungguh Luar biasa hamba tak berfikir sampai kearah itu.Hamba tak menyangka bahwa Kekaisaran Han menyimpan sebuah berlian hahaha"ucap tangan kangan kaisar Wen dengan raut berbinarnya


"Terimakasih mentri Dae atas pujiannya tapi Permaisuri ini tak seperti itu hamba hanya butiran debu yang tak nampak,terlihat namun tak dianggap benarkan Yang Mulia Kaisar?"dengan senyum manisnya ia bertanya kepada kaisar dan hal itu menimbulkan tanda tanya bagi mereka terkecuali mereka yang berasal dari Kekaisaran Han


"Maaf atas kelancangan hamba Yang Mulia Kaisar namun apakah maksud yang diucapkan oleh Permaisuri itu"


Suasana mulai mencekam karena pertanyaan Pangeran Kekaisaran Shi itu yang entah mengapa sangat kelu untuk dijawab oleh Kaisar

__ADS_1


"Aiya kenapa jadi tegang begini.Maksud Permaisuri ini adalah Hamba bekerja dibalik layar jika membantu Kaisar maka pribahasa itulah yang bisa hamba katakan kepada kalian semua"


"Ah~jadi begitu kami kira Permaisuri Liang Feng Xiao diperlakukan seperti yang dirumorkan itu jika ia maka bersiaplah menghadapi kami semua"ucap salah satu diantara mereka entah karena apa mungkin menurutnya Permaisuri adalah berlian yang sangat berharga dan harus ia jaga


Hal itu sontak saja membuat Selir Kekaisaran Selir An Fei merasa geram karena sedari tadi mereka semua hanya melihat Permaisuri tanpa melihatnya sama sekali itu membuat ia marah dan ingin sekali ia merobek mulut Permaisuri yang mengeluarkan kata- kata manis yang membuat semua orang merasa simpatik padanya


'Aish~jika bukan karena rakyat miskin juga anak- anak yatim aku tak akan mau menyumbangkan ideku yang brilian ini.Huhh menyebalkan sekai niatku ingin mengacaukan perjamuan tapi apa yang aku lakukan malah membuat perjamuan ini lancar tanpa halangan arrgh menyebalkan sekali.Tapi tak apalah melihat Selir An yang marah membuatku cukup senang dan mengurangi sedikit kejengkelanku ini .Huhh~tapi tetap saja ini sangat menyebalkan'racaunya dalam hati


Perkajamuan berjalan dengan lancar meski diselimuti aura Kaisar mereka yang sedang menahan amarah, entah kepada siapa mereka tak tau.


"Baiklah pembahasan tentang pembanguna Bendungan juga Pondok untuk rakyat miskin dan panti anak yatim piatu sudah selesai hari ini zhen tutup dan untuk para utusan dari setiap kekaisaran pelayan zhen sudah menyiapkan keperluan kalian selama beberapa hari dikerajaan zhen ini. Semoga kalian betah dan tidak mendapatkan kesulitan. Silahkan memakan hidangan yang sudah zhen siapkan"


Bersambung~


______________________________________________________________________


Assalamualaikum Readers kesayangan


Jangan Lupa Vote,Like,and Comentnya


Juga Jangan lupa Follow akunku ya


Tinggalkan Jejak karena suara kalian menentukan Lanjut tidaknya Cerita ini


______________________________________________________________________


Bonus Pitc


#Kaisar Han Dong Yu


ini beneran Kaisarnya yang lali itu percobaan Wkwkwkw

__ADS_1


Jangan Bully Author



__ADS_2