The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
16. Collaboration


__ADS_3

Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaess~


Setelah membereskan meja belajarnya yang membuat Rong yue mengernyit tak mengerti dengan apa yang digambar oleh junjungannya itu.Karena Gambaran yang digambar oleh Permaisuri itu sangat- sangat rumit dan tak pernah ia lihat sebelumnya dan sekarang junjungannya menggambar hal yang tak pernah ada itu sangat membingungkan dirinya,sejak kapan Junjungan yang diasuhnya itu suka menggambar hal seperti itu.


Biasanya jika Permaisuri keruang baca ia akan membaca saja tanpa melakukan apapun entah itu menggambar karena Permaisuri tak suka menggambar.Setelah selesai membereskan meja belajar yang sudah ia gunakan, Permaisuri Liang feng xiao dan Rong yue si pengikut setia Permaisuri segera menuju ruang makan. Tak henti hentinya Permaisuri membuat Rong yue merasa bahagia karena Permaisuri memperlakukannya seperti seorang teman bukan seperti pelayab dan majikan hal itu yang membuat Rong yue berjanji akan mengabdi selamanya kepada Permaisuri.


Karena kebahagiaan yang diberikan Permaisuri sepanjang jalan para dayang yang mengikutinya turut merasa senang karena diperlakukan sama halnya denfan Rong yue tanpa membedakan satu sama lain arau kasta dan pekerhaan mereka.Hal itu membuat para dayang yang bukan pengikut Permaisuri merasa iri dengan para pelayan pengikut Permaisuri,karena selama mereka bekerja tak pernah diperlakukan seistimewa itu mereka hanya diperlakukan bagai pelayan dan majikan saja tanpa melihat apakah dayang itu sakit hati atau tidak.


Setelah sampai didepan ruang makan raut wajah Permaisuri langsung berubah menjadi dingin dan datar membuat para pelayan mengerti dan tak banyak bertanya karena sudah mengetahui sikap dan sifat Permaisuri yang baru.Ia akan menjadi hangat terhadap orang tertentu juga akan menjadi dingin juga terhadap orang tertentu juga


"YANG MULIA PERMAISURI MEMASUKI RUANGAN" penjaga yang bertugas didepan pintu menyambut kedatangannya dan memgumumkam kedatangannya dengan suara lantang tak imgin nasibnya sama sepert temannya uang menjaga di pintu perjamuan itu


"Salam kepada Yang Mulia Permaisuri Liang feng xiao semoga hidup beribu ribu tahun" sambut semua orang didalam ruangan kecuali Kaisar


"Salam kepada Yang Mulia Kaisar semoga hidup beribu ribu tahun" meskipun enggan tetapi Pernaisuri Liang feng xiao harus melakukannya


"Hmm.Duduklah Permaisuri"acuhnya tetapi didalam hatinya seperti ada kupu-kupu yang bertebaran entah apa itu karena sang Permaisuri menyapanya meski secara Formal


"Salam kepada Xiao 'er.Kau tak menyapa Pangeran ini"eoh jangan lupakan manusia satu ini siapa lagi kalau bukan Pangeran kerajaan Shi ya Pangeran Shi Yao Qi yang ternyata tak ikut pulang kekerajaannya dan malah terdampar disini.Membuat semua orang tercengang dan Permaisuri langsung berbinar melihatnya


Kenapa Pangeran Shi Yao Qi ada disini? Kenapa tak ikut pulang padahal banyak yang sudah pulang dan katanya ia akan pulang kanpa masih disini dan hanya beberapa saja pengawal yang ikut dengannya mungkin sebagian lagi sudah pulang.Oh aku sekarang mulai mengerti mungkin dia mempunyai maksud tertentu dam akan membantuku sesuai dengan apa yang pernah ia katakan padaku, baiklah akan aku ikuti alur yang akan Yao Gege lakukan batin Permaisuri melihat senyum Pangeran Shi Yao Qi yang menganduk kelicikan tetapi itu tak berlaku untuk Permaisuri


"Gege kenapa ada disini?kenapa pengawal Gege hanya sedikit apakah sudah pulang"riangnya setelah dusuk sitempat duduknya tanpa menghiraukan semua orang


"Apakah kau mengusir Gegemu ini!!dan sebagian pengawal Gege s suruh pulang" sedih yang di buat buat menambah namun malah membuat Permaaisuri kelabakan sendiri namun itu bukanlah ekting


"Eh bukan beguti maksud Xiao 'er Gege. Jangan marah begitu Gege kau jelek sekali"ejeknya menghiraukan tatapan kaget semua orang kecuali Putra Mahkota yang sudah biasa dengan kedua orang itu hingga tanpa sadar ia menguap dan merotasikan kedua belah matanya


"Lalu pertanyaanmu itu apa, kalau bukan mengusirku"


"Dan Pangeran Mahkota ada apa dengan ekpresimu itu?kau juga mengusirku"ucapnya pura-pura marah


"Astaga Gege maaf kan Xiao 'er hmm. Xiao 'er tak bermaksud begitu hanya saja Xiao 'er tak menyangka kalau Gege akan bergabung bersama kami. Seandainya Xiao 'er tau pasti Xiao 'er langsung menuju kemari dan tak membuatmu memunggu terlalu lama"


"Aiya~Jiùjiu kenapa kau jadi marah begitu bukankah itu salahmu sendiri kenapa kau tak pulang kekerajaanmu itu dan titipkan salamku pada keponakan kesayangan Jiùjiu itu.Atau perlu Pangeran ini yang mengantarkan Jiùjiu atau ingin pergi sendiri jika ia cepatlah pergi Jiùjiu, sungguh Jiùjiu mengganggu waktu kebersamaanku dengan Ibunda"dengusnya ia mengeluarkan unek- unek yang selama ini ia simpan


"Ah jadi disini ada yang minum cuka ternyata.Hahaha kasian sekali Pangeran Mahkota tak diperhatikan oleh ibundamu itu mangkanya jangan nakal"


"Enak saja itu semua karena ulah mu Jiùjiu jika saja waktu itu Jiùjiu tidak mengejekku aku tak akan membuat ibunda sampai memarahiku"


"Jiùjiu mu ini juga terkena amukan ibundamu jadi kita sma"


Jika kalian ingin tau apa yang terjadi,Baiklah mari saya ceritakan.Waktu itu mereka bertiga A.k.a Permaisuri,Pangeran Mahkota, juga Pangeran Shi sedang berada diruang belajar permaisuri dan Permaisuri tak mempermasalahkannya selagi mereka tak berbust kacau hingga mengakibatkan kerusakan barang- barang yang ada disana.


Awalnya semua berjalan dengan lancar karena mereka sama- sama terfokus pada buku yang mereka baca namun setelah usai membaca Pangaran Shi merasa bosan karena dihiraukan dan malah mengganghu Pangeran Mahkota yang akan mengganyi buku yang sudah dibacanya dengan yang baru.


Pangeran Mahkota tak menanggainya dan malah terus melanjutkan aktifitas membacanya namun lama- kelamaan ia mulai kesal dengan paman menyebalkannya dan ia menandai buku yang belum selesai ia baca dan menaruhnya dengan kasar alhasil itu membuat Pangeran Shi menyeringai senang karena umpan sudah masuk dalam perangkan


" Jiùjiu ada apa denganmu huhh!! Pangeran ini sedang membaca dan Jiùjiu selalu mengganggu saja.Ingat ibunda berpesan jangan buat keonaran jika tidak ingin bokong kita jadi sasaran empuknya itu.Jadi Jiùjiu jangan mengganggu Pangeran ini lagi"


"Kata siapa Benwan mengganggumu Benwang hanya ingin mengajakmu berbicara Kau tau Pangeran Jiùjiu ini sangat bosan karena selalu membaca buku kenapa tak melihat benda aneh ibundamu itu,dan kenapa ia sangat pelit sekali padahal Jiùjiu ingin melihatnya"keluhnya


"Ehemm" deheman itu membuat Panheran Shi cegegesan dan membuat Pangeran Mahkota langsung memasang muka datar namun siapa sangka ia hanya menutupi ketakutannya dari reaksi yang diberikan oleh Ibundanya


"Hahh~Jadi Jiùjiu sekarang apa yang mau Jiùjiu lakukan"


"Bagaimana kita memanin permaisnan apa itu kata ibundamu.Oll....ah bukan..poll...voll ais kenapa aku jadi lupa begini"


"LOL namnya Jiùjiu dan Feng'er ingin memberitahu Jiùjiu bahwa Jiùjiu memang sudah tua makanya sudah pikun"remehnya membuat kepala Pangeran Shi panas dan ingin memukul kepala pangeran kurang ajar didepannya itu namun diurungkan setelah mendengar suara seseorang yang menambah kekesalannya


"Jika Gege memukul kepala putraku Gege akan ku lempar kedalam dimensiku dan akan aku pastikan bahwa Gege akan menjadi 'Mainan' oleh hewan kontrakku"bagai suara penyelamat untuk Pangeran Mahkota dan ia mulai mendekati sang ibunda lalu mencium pipi serta keningnya sayang dang membisikkan kata- kata manis yang mampu membuat permaisuri tersenyum namun tak memandang sang pura karena terlalu asik membaca


"Mother I love you and thank you for your time for me "


"Yes, it's fine. Anything for you, baby."


"Terus saja aku dilupakan.Kalian kejam sekali padaku"


"Ya sudah lanjutkan saja Gege jangan membuat keeibutan atau aku akan menendang kalian berdua daru sini"


"Aish iya iya"


Setelah itu kedua pangeran itu bermain LoL,dimana permainan ini dumulai dari siapa dulu yang menang dengan suet kertas gunting batu dan itu dimenangkan oleh Pangeran Mahkota dan mulai memaikan Permainan hingga terus terulang.


Pangeran Shi tak terima jika ia kalah poin dari Pangeran mahkota ia mengira bahwa Pangeran Mahkota curang atau sedang beruntung saja.Nyatanya ia memang tak terlalu mengerti permainan seperti ini pernah ia bermain dengan Permaisuri dan hasilnya sma saja.Jika Pangeran akan mengatakan Permaisuri curang maka langsung saja permaisuri mengeluarkan kata- kata pedasnya sebelum pangeran Shi mengatakan niatnya


"Tidak ada orang curang disini Gege.Mungkin kau saja yang terlalu bodoh sehingga perlu banyak belajar lagi"

__ADS_1


Sejak itu ia tak ingin bermain dengan Permaisuri takut katanya.Bukan takut dalam artian sebenarnya hanya saja takut dengan kata- kata tajamnya saja.Oke mari kita lupakan itu


"Jiùjiu Feng'er tak curang Jiùjiu saja yang terlalu meremehkan lawan saranku jangan terlalu meremehkan lawan siapapun itu.Karena lawan kita yang kau anggap kuat belum berarti ia kuat dan begitupun sebaliknya lawan yang kau anggap lemah tak selamanya ia akan lemah,jadi Jiùjiu mulai sekarang janfan meremehkan lawan.Contohnya saja aku ini"katanya dengan nada ejekan diakhir kalimatnya


"Aish kau ini Jiùjiu mu ini bukan meremehkan memang kau saja yang curang"


"Tidak ada curang berulang kali Jiùjiu"


"Ada yang perrama dan sampai dipertengahan permainan dan diakhirnya kau sedang berunyung saja"


"Mana ada beruntuk sebegitu banyaknya Jiùjiu"


"Ada tau kau beruntung"


"Tidak"


"Ia kau berunyung"


"Tidak"


"Iya"


"Tidak"


"Iya"


"Tidak"


"Iya"


"......" Mereka tak sadar saja sudah membangunkan sisi Iblis wanita cantik itu.Ia sudah memperingatkan mereka tapi mereka tao menghiraukannya selamat berjuang dari amukan Sang Permaiauri


Brukk


Akkhh


Brukk


Akkhh


"Nah jika begini kalian kan tidak akan mengganghuku lagi.Sekarang kalian diam dan nikmati hadiah dariku yang manis ini"


Back to stroy~


Sejak saat itu Pangeran Mahkota berebut Perhatian Permaisuri.Pangeran Mahkota takut Ibundanya akan menghukumnya jadi ia akan merayu ibunda tercintanya dan membuatnya jauh dari sang Jiùjiu


"Hais~Kalian ini bukankah Kalian sama- sama yang membuat ulah jadi jangan salahkan Permaisuri ini jiaka harus bertindak"


"Tapi tidak dengan mengikat kita secara terbalik Xiao'er /Ibunda"kompak mereka berdua


"Terserah Permaisuri ini dong mau berbuat apa Permaisuri ini sudah memperingatkan kalian tapi tak ada yang mendengarkan jadi ya sudah"


"Aish iya,iya kita salah ibunda/Xiao'er"


Siapa yang berani menolak pesona Permaisuri Liang feng xiao eoh, bahkan Sang Kaisar pun menahan gemas untuk tak menyerang Permaisutinya itu. Tapi tunggu Permaisurinya? Sejak kapan hahaha baru nyadar kau Kaisar. Membuat tangan Pangeran Shi Yao Qi tak bisa dikendalikan untuk mencubit kedua pipinya dan hal itu menambah keterkejutan semua orang


"Yakk sakit Gege! Apa yang Gege lakukan huhh. Akan Xiao 'er adukan Gege kepada ibundaku"


"Adukan saja Gege tak takut"


"Ibunda lihat Gege ( sambil menunjuk kearah Pangeran Shi Yao Qi) dia mencubit pipi Xiao 'er dan membuat pipi Xiao 'er memerah ibunda,ini sakit sekali ibunda"adunya dengan puppy eyes yang tak bisa ditolak oleh siapapun


Melihat itu Ibu Suri mencairkan suasana " Pangeran jangan membuat pipi Putriku memerah atau Aijia akan menghukummu"


"Benar ibunda Yao Gege harus dihukum Xiao'er akan membantu ibunda menghukum Gege"semangatnya


"Eh eh ibunda maafkan Yao 'er ya , Yao'er berjanji tak akan mengulanginya perbuatanku ya"


"I-bunda"


"Ya Ibunda kenapa?"


"Tak apa tapi sejak kapan Pangeran memanggil Aijia Ibunda dan kenapa?"


"Sejak saat ini karena Xiao 'er memanggil ibunda otomatis Yao 'er juga harus memanggil begitu karena ia adik kecilku"


"Aku sudah besar tau"


"Heh sudah besar katamu kau tak sadar dengan tingkahmu itu"

__ADS_1


"Hah baikalah terserah Pangeran saja"


"Ibunda jadi kan menghukum Yao Gege?"


"Pasti sayang"


"Yeayy terima kasih ibunda.Ibunda yang terbaik"sadar atau tidak dengan apa yang dilakukannya malah membuat semua orang menahan gemas. Semua tak terkecuali dan hanya menelan ludahnya saja yang kelu


"Dasar tukang mengadu"gumamnya yang masih didengah semua orang


"Gege Xiao 'er mendengarnya"


"Yayaya terserahmu saja"


"Baiklah sekarang saatnya makan jangan sampai makanan ini dingin" ucap Ibu suri menegahi keduanya


Makan malam begitu hangat karena obrolan ringat Pangeran Shi Yao Qi meskipun Kaisar manahan amarahnya tetapi dia harus bersikap baik terhadap tamunya


Tak tetasa makanan telah habis dan semua orang telah menyelasaikan makannya saatnya menunjukkan keahlian mereka. Kali ini permaisuri tak membantah semua yang dikatakan Kaisar untuk tak membust masalah dan ikut berpartisipasi dalam pertunjukan kali ini karena Permaisuri akan menunjukkan bakatnya dan Pangeran Shi Yao Qi ikut serta membantu sang adik kecil


"Baiklah sesuai tradisi kerajaan ini setelah selesai makan akan ada pertunjukan dan semua orang harus ikut serta. Dan zhen tak menerima penolakan"tegasnya


"Baik Yang Mulia Kaisar"


Pertunjukan pun dimulai seperti biasa Selir An fei menuai pujian karena bakatnya dan itu tak berpengaruh terhadap Permaisuri Liang feng xiao, Pangeran Shi Yao Qi, dan Pangeran Mahkota Han zhang feng,mereka hanya menguap bosan menurut mereka bakal Selir An sangat membosanka dan mereka menyebut itu adalah syair pengantar tidur.Karena apa? Yah kalian pasti mengetahuinya kan larena ketiga orang itu telah mengetahui sikap dan sifat asli dari Selir An fei sehingga mereka tak akan terpengaruh pada mereka dan membuat mereka mengantuk


Sekarang giliran Pemaisuri telah tiba semua orang memandangnya ada yang memandang dengan pandangan merendahkan, mencemoh, pemasaran dan kasih sayang kalian pasti tau orang yang memandangnya dengan pandangan kasih sayang bukan?


Saat lagu itu muncul dari bibir mungil Permaisuri semua orang diam terpana dan tak bisa berkata kata


( Permaisuri Liang Feng Xiao )


I heard


Kudengar


That you're settled down


Kau telah menetap


That you found a girl


Kau telah temukan seorang gadis


And you're married now


Dan kau tlah menikah


I heard


Kudengar


That your dreams came true


Impianmu terwujud


Guess she gave you things


Pasti dia memberimu segala


I didn't give to you


Yang tak bisa kuberikan padamu


Suara merdu itu berasal dari Permaisuri Liang feng xiao meskipun mereka tak mengerti dengan bahasa yang digunakan oleh permaisuru tatapi menurut mereka lagu yang Permaisuri nanyanyikan enak saat didengarkan membuat Pangeran Shi Yao Qi yang mengerti artinya mulai maju dan mengikuti alunan lagunya. Kenapa Pangeran Shi Yao Qi bisa mengetahui lagu itu? Hawabannya mudah karena saat dia dan Permaisuri pergi ke ruang rahasia dia tak sengaja melihat buku yang tak terlalu tebal dan mulai membacanya meskipun singkat Pangeran Shi Yao Qi hafal lagu itu dan beberapa lagu lain. Jadi dia mengikutinya saja


Bersambung~


___________________________________


Assalamualaikum Readers Kesayangan


Jangan Lupa Like,Vote,and Comentnya


Juga Jangan Lupa Follow akunnya Author


Readers mungkin Author bakal jarang Up karena sekolah mengadakan Daring Online jadi harus stey di handphone karena adanya Covid-19 dan itu harus fokus jika ada waktu senggang bakal Author Up cepet ya.Mohon dimaklumi


___________________________________

__ADS_1


__ADS_2