The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
15. Tindakan


__ADS_3

Typo (s) nertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaess~


"*Oh ya maka lakukanlah" setelah mengatan itu An fei yang awalnya merasa takut berganti dengan kemarahan yang besar tanpa permisi dia melayangkan cambuknya kepada wanita tua itu dan lelaki didepannya. Tak sesuai dengan apa yang diharapkan meskipun cambuknya telah dialiri dengan kekualan megis tak berlaku kepada tubuh lelaki itu dan tak mengenai sang wanita tua.


Hal itu membuat An fei tercengang baru kali ini ada yang lolos dari cambuknya yang telah dia aliri kekuatan magis karena sebelumnya tak ada yang lolos sungguh mengerikan lelaki didepannya ini.Ia tak tau seberapa kuatnya lelaki didepannya ini sampai tak terluka sekalipun


"Kenapa eoh? Terkejut karena Tuan ini bisa menahan seranganmu nona?"


"Tak mungkin ini tak mungkin!!tak ada seorangpun yang bisa lolos dari cambukku"


"Apa yang tak mungkin nona. Kekuatanmu jauh dibawahku dan nona jangan mencoba sombong didepanku jika kekuatanmu hanya seperti anak kecil itu,mungkin anak kecil jauh lebih kuat dari pada kau nona. pergilah segera nona jika kau tak mau meminta maaf atau Tuan ini akan menghancurkan nona beserta pasukan tak bergunan yang kau bawa itu dengan cambukmu ini nona"


"Kau!! Kau telah membuat diriku malu dan putri ini tak akan mengampunimu. Tunggu dan lihatlah apa yang akan Putri ini perbuat kepada dirimu juga keluargamu itu.Tak akan ada yang bisa lolos dari keluarga An"Ancam An fei kepada lelaki itu dan pergi meninggalkan kerumunan orang dengan wajah merahnya antara malu,kesal dan marah.Ia akan membuat lelaki itu menyesal karena sudah bermain- main dengannya


Setelah rombongan An fei meninggalkan pasar orang orang itu merasa lega dan segera bersujud dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Tuan pengembara itu yang senantiasa melindungi nenek tua yang lemah itu dan dengan senang hati Pangeran Shi Yao Qi menolong nenek tua itu dan siapapun mereka ia akan menolongnya


"Terima kasih tuan. Anda telah menyelamatkan wanita tua ini. Sekali lagi terima kasih.Nenek tua ini tak tau apa jadinya jika Tuan tak menolong hamba,mungkin nenek tua ini akan mati mengenaskan"ucap wanita tua itu penus rasa syukur dan terima kasih


"Tak apa nenek ini sudah kewajibanku sebagai sesama manusia dan sesama rakyat kerajaan Shi ini.Jangan merasa sungkan begitu kita adalah keluarga,kita hidup satu tanah air yaitu Kekaisaran Shi jadi sepatutnya saling tolong menolong"


"Terima kasih banyak tuan.Sungguh mulia hati Tuan ini,hamba tak tau harus membalasnya dengan apa"ucap mereka semua dengan raut wajah bahagianya


"Paman tak usah berterima kasih begitu kita sama- sama hidup ditanah kekaisaran Shi jadi wajar jika saya membantu sesama"


"Terima kasih sebelumnya Tuan,jika Tuan tak keberatan bolehkah rakyat rendahan ini mengetahui nama tuan terhormat"


"Panggil saja saya Yao lan saja "


"Sekali lagi terima kasih tuan Yao Lan"


"Ya sama- sama Paman.Kalau begitu saya permisi dulu"


"Hati hati tuan Yao Lan"


"Ya paman"


Setelah kejadian itu Pamgeran Shi Yao Qi mulai menyelidiki keluarga mentri An terutama sang kepala keluarga dan anak tersayangnya An fei. Tak ada yang mengetahuinya karena Pangeran Shi Yao Qi menyuruh penjaga bayangannya untuk menyelidiki semua hal yang berkaitan dengan keluarga An.


Dari hasil penyelidikan yang dilakukannya ternyata Mentri An melakukan tindak korupsi terhadap keuangan kerajaan dan ia mampu membungkam orang- orang yang terlibat dengan sangat baik.Juga ia juga menaikkan pajak untuk rakyat diluar pengetahuan Kaisar dan ia memanfaatkan pernikahan sang Putri dengan Yang Mulia Kaisar untuk menutupi semua kesalahan dan perbuatan kotornya itu.


Masih banyak lagi kecurangan yang dilakukan oleh Kepala keluarga An

__ADS_1


Sejak saat itu Pangeran Shi Yao Qi membenci keluarga An karena memnadang orang lain itu lebih rendah dari seekor binatang dan tindakan kejinya itu.Ia juga memperlakukan slpelayan seperti budak yang tak ada harganya sama sekali.Terkadang jika Pelayan melakukan kesalahan kecil saja mereka akan mendapatkan hukuman yang tak setimpal dengan perbuatannya


Flasback off*


"Jadi sejak kejadian itu aku sangat membenci keluarga An karena keluarga itu memiliki kelicikan yang tak kasat mata. Aku juga menduga bahwa Yang Mulia Kaisar telah terjebak didalam permainan yang dimainkannya"


"Yah mungkin saja Gege betul. Kaisar bodoh itu telah terperangkap dalam permainan An fei dan ayahnya sehingga dia dibutakan oleh cintanya. Menutup mata dan telinganya ketika melihat seseorang yang benar benar tulus kepadanya dihina,sicavi dan diperlakukan dengan sangat kejam"


"Jaga ucapanmu Xiao 'er Kaisar adalah suamimu kau tak boleh menyebutnya seperti itu.Bagaimanapun suami adalah panutan bagi istrinya sejahat apapun Kaisar padamu ia adalah suamimu dan kau harus menghormatinya juga mungkin ia memiliki rencana lain sehingga memperlakukanmu seperti itu.Dan apakah yang kau ucapkan itu tentang dirimu sendiri?"


"Benar tapi itu Permaisuri Liang feng xiao yang dulu. Sekarang hanya akan ada Permaisuri Liang feng xiao yang akan membalas semua penderitaan yang dideritanya dulu, membuat kaisar menyesal dan bertekuk lutut duhadapanku dan membuktikan bahwa Permaisuri Liang Feng Xiao adalah segalanya yang tak akan ada duanya di alam semesta ini"


"Apapun rencanamu itu ketika kau mendapatkan masalah cari aku dikerajaan Shi aku akan selalu ada untuknmu karena sekarang kau adalah adikku Xiao 'er" ucapan tulus Pangeran Shi Yao Qi membust hati Permaisuri menghangat


"Terima kasih gege karena kau telah bersedia menjadi Gegeku yang sampah masyarakat ini"


"Kau bukan sampah Xiao 'er. Aku tak suka ketika kau merendahkan dirimu sendiri. Kau adalah permata berharga yang orang tak menyadarinya ketika mereka menyadarinya bahwa sampah yang mereka katakan berubah menjadi permata yang selama ini mereka cari dan yang mereka anggap mutiara adalah mata ikan."Tegasnya


"Ya Gege benar.Jika waktu itu tiba akan aku buat mereka menelan ucapan mereka sendiri"


"Dan tidak ada sampah yang mengetahui bahasa asing negara barat kau bisa dan orang yang memiliki kecerdasan asaja klah dwnganmu"santainya


"Baiklah Gege mari kita kembali hari sudah akan malam lain kali kita kesini lagi dan Xiao 'er akan mengajak Feng 'er"


"Hahh baru saja aku kesini tapi haris pergi saja apakah tak bisa kita belama lama disini Xiao 'er"ujarnya manja sambil bergelanyut manja tak sadar dengan umur yang sudah tua hahahaha


"Biarkan saja aku hanya manja kepadamu saja"


"Mari kita pergi atau aku tak akan mau lagi membawamu kemari"


"Baiklah baiklah, tapi Gege akan meminjam beberapa buku untuk dibaca.Dasar tukan ngancam"gumamnya tentu saja didengar oleh permaisuri


"Aku memdengarnya Gege.Baiklah Gege boleh meminjamnya tapi sebelum Gege pergi dari Kekaisaran ini Gege harus mengembalikannya"sambil memutar bola matanya malas meladeni orang tua yang tak tau malu ini sayangnya dia Gege nya


"Ah eh. Xiao 'er tunggu Gegemu yang tampan ini.Baik akan Gege kembalikan jika sudah selesai dibaca"


"Berisik Gege. Cepatlah sedikit kau sangat lambat seperti siput saja"ejeknya


Disepanjang perjalanan keduanya terlarut dalam obrolan yang begitu hangat dan juga perdebaran kecil membuat mereka yang berpapasan dengannya ikut marasakan kebahagiaan.


Tak menyadari sepasang mata tajam yang menatap mereka berdua dengan kemarahan yang ditahan sejak tadi


"Kenapa disaat bersamanya kau nampak bahagia tetapi dihadapanku kau malah bersikap dingin"gumamnya lalu meninggalkan temapat itu yang membuat hatinya sakit

__ADS_1


"Aku ingin kau hanya tersenyum untukku dan tidak untuk orang lain.Itu sangat menyakitkan apakah ini yang kau rasakan dulu"


Malam pun tiba. Malam yang dingin dengan langit yang indah dihiasi oleh bintang dan bulan menambah keindahannya. Dikediaman Permaisuri Liang feng xiao yang sedang larut dalam acara menggambarnya diruang belajar tak menyadari bahwa sedari tadi pelayan setianya Rong yue mengetuk pintu sampai ketukan yang mulai terdengar begitu keras membuat Permaisuri tersadar dan terganggu


"Masuk." Tanpa mengalihkan fokus perhatiannya


"Salam Permaisuri apakah anda tidak apa apa? Apakah ada yang terjadi? Dan kenapa sedari tadi Permaisuri tidak menyahuti panggilan saya?"tanya Rong yue bertubi tubi sambil membolak balikkan tubuhnya dan jangan lupakan raut khawair itu


"Heyy lihat aku. Aku tak apa dan maafkan aku kalau tak mendenfar panggilanmu sedari tadi aku sedang menggambar sesuatu jadi maaf membuatmu khawatir"


"Syukurlah kalau anda tidak apa apa Yang Mulia Permaisuri"leganya


"Ada apa kau memanggilku yue 'er jie-jie"


"Y-ue 'er?"


"Ya Yue 'er jie-jie apakah kau keberatan dengan panggilan yqng kuberikan padamu itu"


"Ah tidak maksud hamba tak seharusnya Permaisuri memanggil hamba dengan sebutan itu hamba hanya pelayan rendahan tak sepatutnya diperlakukan seperti itu"


"Kau bukan pelayanku kau adalah sahabatku, temanku, saudarku, keluargaku mengerti dan jangan sampai aku mendengar kau mengucapkan kata itu lagi karena aku tak menyukainya mengeti"tegasnya membuat hati Rong yue manghangat tak menyangka dirinya akan diperlakukan seperti ini


"Baik Permaisuri terima kasih hamba sangat bahagia"


"Ya sama sama dan Jie-jie harus memnaggilku dengan panggilan Xiao'er mulai daru sekarang jika kita hanya berdua saja.Jadi ada apa kau kemari hmm"


"Oh hampir saja hamba lupa. Hamba disuruh meamnggil Permaisuri supaya makan malam bersama dengan yang lain"


"Baiklah. Tapi tunggu sebentar aku akan membereskan ini dulu"


"Baik Permaisuri"


Bersambung~


______________________________________________________________________


Assalamualaikum Readers kesayangan


Jangan lupa Vote,Like,and Comentnya


Juga jangan Lupa Follow akunnya Author


Oh ya Readers jaga kesehatan jangan terlalu sering berinteraksi dengan lingkungan yang ramai,Selalu cuci tangan, juga makan makanan yang bergizi intinya jaga kesehatan

__ADS_1


Tinggalkan jejak karena lanjut tidaknya Cerita ini tergantung suara kalian semua


______________________________________________________________________


__ADS_2