The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
14. An's Family White Lotus


__ADS_3

*Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaess~


"Ada apa disana kenapa banyak sekali orang yang mendekat. Apakah ada pertunjukan atau ahh lebih baik aku melihatnya langsung"gumamnya yang mulai melangkah mendekati kerumunan otang itu sampai netranya tajammya sesuattu dan dia tak menyangka dengan apa yang sedang dia lihat.


_______________________________》


Sesaat setelah sampai disana dia tak menyangka bahwa yang dia lihat adalah penindasan dan kekerasan terhadap orang yang lemah yang berasal darii kasta rendah di kerajaannya sendiri. Awalnya dia ingin menolong orang itu tetapi dia urungkan karena ingin menyaksikan seberapa jauh penyiksaan dan kekerasan yang akan wanita itu lakukan kepada wanita tua itu.


Jika dilihat dari pakaian yang ia kenakan sepertinya ia berasal dari keluarga bangsawan atau putri dari saudagar kaya.Namun ia tak ingin menerka- nerka tentang hal yang menurutnya tak penting untuk saat ini,yang harus ia khawatirkan adalah apa yang akan wanita itu lakukan kepada nenek tua itu.Setelah tersadar daru acara mepamunnya ia disadarkan karena suara daru wanita yang menurutnya sangat keterlaluan


"Dasar wanita rendahan!!apakah kau tak mempunyai mata hahh!!sampai- sampai kau tak melihat diriku disini apa perlu aku memberimu mata anj*ng terlebih dahulu agar kau bisa melihat sekitarmu hahh!!"ujar wanita itu yang memiliki aura kebangsawanan yang membuat orang disekitarnya tak berani melakukan sesuatu bahkan menolong orang itu.


"Apa kau tuli hah!!aku berbicara kepadamu kenapa kau tak menjawabnya hah"


"Maafkan orangtua ini nona hiks...orangtua ini ta segaja menyenggol nona sungguh hiks..."


"Aku tak peduli dasar kau wanita rendahan. Memang orang sepertimu yang hanya dari kasta rendah tak mempunyai sopan santun dan tata krama sama sekali,kau harus kuberi pelajaran. Pelayan ambilkan putri ini cambuk sekarang!!!"


Pelayan yang diperintahka oleh wanita itu melakukan apa yang disurih junjungannya.Raut wajahnya tak menunjukkan adanya ekspresi sedih atau kasihan tetapi ia hanya menunjukkan raut jijik, benci, dan mencemohnya kepada nenek tua itu yang perlihatkan oleh si pelayan..


Apakah kalian mengetahui siapa wanita yang sedang marah itu? Biar aku beritahu kalian semua dia adalah An fei putri kesayangan menteri An dari kekaisaran Han. Kenapa dia bisa berada dikerajaan Shi? Jawabannya adalah bahwa dia sedang mengunjungi pesta minum teh dari puti mentri Long dikerajaan Shi. Dan tak segaja melewati pasar itu, ia berhenti sebentar hanya untuk mencari sesuatu yang menarik matanya namun secara tak sengaja nenek tua itu menyenggol bajunya yang hanya tertempel sedikit debu saja dan itu membuat An Fei menjadi berang akan perbuatan nenek tua itu dan mulai melakukan timdak kekerasan kepadanya.


Sebenarnya disini yang bersalah adalah An Fei sendiri yang berjalan namun tak melihat kearah depan nelainkan kesamping kanan dan kirinya tak melihat bahwa didipannya ada seorang nenek tua yang kesusahan membawa barangnya


"Ini cambuknya yang tadi putri minta kebada pelayan ini"


"Berikan padaku akan aku cambuk wanita rendahan ini karena berani menyenggol bahkan mengotori pakaian ku yang mahal ini.Kau tak akan mampu membeli pakaianku ini meakipun kau bekerja seumur hidupmu.Cih dasar wanita tua tak tau diri"


Sebelum cambuk itu melayang mengenai wanita tua itu seseorang menahannya dan itu membuat kemarahan An fei semakin besar. Semua orang yang melihat itu terkejut juga lega secara bersamaan. Terkejut karena ada sesworang yang berani melawan putri dari mentri An kerajaan Han yang sudah terkenal dengan kekuasaanya dan lega karena orang itu berhasil menyelamatkan wanita tua yang hendak dicambuk oleh putri An fei


"Beraninya kau!!"


Terpesona


kata itu yang dapat menggambarkan raut wajah An fei. Dia tak menyangka bahwa yang menghentikannya adalah lelaki tampan yang memiliki aura kebangsawanan walau dengan baju orang biasa.Wajah tampan,tubuh gagah,dwngan dada bidang hidung mancung,bibir yang sangat menggoda dan itu membuat hasratnya membuncah begitu saja tanpa ia cegah ingin rasanya ia melempar lelaki tampan nan gagah ini keatas ranjang empuknya

__ADS_1


'Sialan kenapa aku begitu bergairah hanya dengan memandang wajahnya.Tenang An Fei kau akan memilikinya tunggu saja lelaki tampan kau sebentar lagi akan menjadi penghangat ranjang putri ini hahahaha'racaunya dengan wajah memerah menahan hasrat


Tetapi An fei tersadar dari lamunannya dan memantapkan hatinya bahwa meskipun lelaki ini tampat tapi dia hanya rakyat biasa tak bisa bersanding dengan dirinya namun ia akan mendapatkan lelaki ini apapun caranya


"Ya lenapa. Apakah kau keberatan dengan ini nona?"ujar Shi Yao Qi santai ta menghiraukan wajah An fei yang memerah entah karena marah atau malu tak ada yang tau


"Tuan tampan putri ini ingin Tuan tampan menyingkin dari hadapan putri ini jika tidak Putri ini akan memcambuk Tuan Tampan juga"


"Jika Tuan ini tidak mau nona akan berbuat apa?"


"Kau!!beraninya kau menghentikan cambukku!!apakah kau tak tau siapa diriku hah!!putri ini sudah berbaik hati kepadan Tuan tampan tapi Tuan sendiri yang menginginkan Putri ini berbuat kasar"


"Kenapa Tuan ini harus tau dan untuk apa juga Tuan ini mengetahui siapa nona?Bukankah nona sendiri yang sedari tadi berbuat kasar?ada tidaknya Tuan ini tak ada bedanya nona!!"


"Tuan tampan Putri ini terlalu berbaik hati kepada Tuan tampan jika Tuan tampa mengetahui siapa Putri ini Tuan tampan akan bersujut meminta pengampunan kepada putti ini dan saat itu juga Putri ini tidak akan mengampuni Tuan Tampan"


"Memangnya siapa nona ini sampai- sampai Tuan ini akan bersujud meminta pengampunan nona?"


"Nama putri ini An fei putri kesayangan mentri An dari kerajaan Han apakah Tuan tampan tak mengetahuinya jadi bagaimana apakah sekarang Tuan tampan ingin bersujut meminta pengampunan putri ini"


Mengabaikan tatapan terkejut semua orang An fei berkata dengan lantang dan dia kira lelaki ini takut tetapi diluar dugaan lelaki tersebut malah tertawa membuat dirinya heran apakah ada yang lucu?


"Beraninya kau!!akan aku buktikan ucapanmu itu sampai kapan kau akan ikut campur dalam urusanku. Kau hanya seorang anak dari keluarga biasa yang tak memiliki pangkat apaun jadi jangan sok sombong dihadapanku karena itu tak berlaku untuk Putri ini,dan putri ini bisa saja menghancurkan keluargamu yang sama miskinnya denganmu dengan sekali petikan jariku"


"Oh ya uhh Tuan ini sungguh Takut hehehe"kekehnya yang semakin membuat Putri An Fei naik darah


"Apa mau mu hah!!jika hanya ingin memarik simpatiku Tuan tampan salah besar"


"Mauku kau harus meminta maaf kepada nenek tua ini dan pergi dari sini ketempat tujuanmu tuan putri An fei yang terhormat sebelum Tuan ini berbuat kasar kepada kulit mukusmu itu nona"


Saat mengatakan kata kata terakhir terlintas ejekan yang terkandung meskipun terdengan santai. Tetapi bagi An fei itu adalah penghinaan yang tak bisa dia diamkan saja maka dari itu dia langsung mencambuk lelaki didepannya tetapi tak berhasil karena lelaki didepannya memiliki refleks yang cukup bagus sehingga bisa menghalang cambuk yang akan ia terima


"Aku sudah menyuruhmu dengan sangat baik tetapi kau mebalas kebaikanku dengan cara seperti ini.Apakah ini yang mencerminkan seorang putri huhh~Jangan salahkan Tuan ini jika berbuat kasar padamu nona" meskipun kata kata itu diucapkan dengan nada rendah tapi siapa yang tau seberapa besar ia menahan amaeahnya dan hal itu mampu membuat bulu kuduk An fei dan semua orang merinding mendengarnya


"A-pa yang akan kau lakukan hah!!jangan coba- coba mendekat kepda putri ini"meskipun takut An fei berkata dengan terbata bata. Walau dia memiliki kekuatan elemen air tetapi dia tak bisa melawan lelaki didepannya itu bagaimanapun ia seorang wanita yang akan kalah dengan kekuatan laki-laki


"Aku akan melakukan hal yang sama dengan yang akan kau lakukan. Minta maaf sekarang atau kulit mulusmu mendapatkan hadiah dariku karena sudah lancang kepada nenek tua ini"

__ADS_1


"Cuihh!!sampai kapanpun aku tak akan meminta maaf kepada wanita rendahan seperti dia.Meskipun Tuan mencambukku putri ini tak akan pernah meminta maaf pada orang yang latar belakangnya rendah"


"Baiklah kalau kau memaksa dan ingat ini baik baik putri yang terhormat aku tak akan membiarkan seseorang pun menghina atau merendahkan orang lain, didepanku,apalagi hanya karena kasta dan qi yang dimilikinya lemah.Bagiku semua orang sama dan wanita tua ini lebih mulia derajatnya ketimbang kau yang seorang putri terhormat. apa bila aku melihat itu didepan mata kepalaku sendiri maka orang itu akan merasakan yang ia perbuat namin lebih dari apa yang orang itu lakukan" ancamnya yang membuat hatinya takut


"Terserahmu tetapi aku akan melakukan apapun yang aku mau. Aku bisa mendapatkan apapun karena ayahku akan memberilannya padaku"


Ctlass


Arghh


Class


Class


Class


Ceritan dan suara cambuk salaing bersautan itu adalah Suara Putri An Fei yang sedang dicambuk oleh Pangeran shi Yao Qi


"Argh. . .Hen...tik...an"


"Tak akan Tuan ini hentikan sebwlum nona meminta maaf s.e.k.a.r.a.n.g"


"Tak akan hah...hah...aku akan membuatmu menyesal lihat saja hah...hah"


"Oh ya maka lakukanlah"


Bersambung*~


______________________________________________________________________


Assalamualaikum Readers kesayangan


Selamat malam


Jangan lupa Vote,Like,and Comentnya


Juga jangan lupa Follow akunku ya

__ADS_1


Tinggalkan jejak karena lanjut tidaknya Cerita ini tergantung suara kalian


______________________________________________________________________


__ADS_2