The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
64. Putra Mahkota Serigala


__ADS_3

Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaes~


"Kyaaaa" teriakan melingking berasal dari Antarea yang langsung memeluk Serigala itu dengan erat karena gemaa.


Kedua Han berasudara hampir jantungan karena terlalu kaget mendengar teriakan Antares dan membelalakkan matanya melihat tindakan Antares yang sungguh tak normal itu. Permaisuri sudah menduganya sejak awal bahwa Antares memikiki keistimewaan yang langka dan ternyata dugaannya tdrbukti benar.


Antares memeluk serigala itu dsngan kencang tak menghiraukan bahwa serigala itu menegang karena tindakan sepontan dari Antares.


Sebenarnya serigala itu bukanlah bagian dari dunia ras siluman. Memang serigala itu bisa mengubah wujudnya tapi habitat mereka berbeda. Serigala itu tinggal di luar dunia ras binatang yang berarti serigala ini sangatlah istimewa hingga mampu memasuki kawasan dunia ras siluman yang tak sembarangan bisa dumasuki sscara acak.


Dilihat dari tanda bulan dan bintang di dahinya menandakan bahwa statusnya memanglah tinggi, sebab hanya anggota kerajaan atau keturunan kerajaan murni yang memiliki tanda seprti itu.


Maksud dari keturunan murni adalah bahwa serugala itu keturunan langsung dari raja dan ratu serugala itu sendiri. Meskipun raja memiliki selir tak akan mungkin memiliki tanda seprti itu, jikapun ada pasti ssbuah sihir yang bertahan tak terlalu lama atau tak permanen.


Meskipun begitu tanda dikening para seeigala murni tak gampang ditiru sebab tanda itu memiliki keistimewaan yang bisa membedakan mana yang asli dan mana yang palsu. Jika tanda yang asli jika disentuh akan memancarkan sinar putih dan emas yang malu menyilaukan mata siapa aja yang meihatnya. Tapi jika tanda palsu tak akan menunjukkan reksi apa saja bahjan da yang mengeluarkan cahaya hitan yang berarti sihir hitam untuk membuat tanda itu.


Maka dari itulah tak sembarangan serigala yang memiliki tanda semacam itu. Jikapun ada pasti akan disembunyikan dengan cara yang khusus agar tak diketahui oleh musuh dan membuat celaka mereka yang memiliki tanda.


Permaisuri sangatlah heran kenapa serigala sidepannya ini bisa sampai ke dunia ras siluman, sebab tempat kdduanya sangatlah jauh jaraknya. Pasti ada hal yang tak beres menimpa tempat asal serigala ini.


"Son lepaskan dulu pelukanmu itu hem kasian Wolfnya terhimpit" kata Permaisuri.


"Sialan sekali kau bocah!! Senaknya kau memelukku begitu" raung serigala itu.


"Paman serigala jangan mengaung seperti itu nanti banyak yang kesini. Apalagi mereka yang mengejar paman Serigala pasti akan berusaha menerobos kesini" perigat Antares. Sedangkan Serigala itu menegang entah apa yang dipikirannya hingga mampu membuat dirinya menegang tak menentu.


"Bagaiaman bisa kau tau jika mereka mengejarku?" Tanyanya waspada dan juga bigung secara bersamaan.


"Sebaiknya kita cari tempat yang aman untuk mebicarakan hal ini. Sepertinya pembicaraan ini sangatlah dan kita butuh tempat yang aman" jelas Permaisuri memberi saran.


"Baiklah aku akan mencoba mempercayai kalian" katanya tapi tak menurunkan kewaspadaannya.


"Terserah apa katamu yang terpenting ikutlah dengan kami" kata Zhang Feng malas menanggapi serigala yang menurutnya sangat sombong itu.


Merek berempat ditambah serigala itu mencari tempat yang menurutnya sangatlah aman untuk membahas masalah apa yang menimpa serigala itu. Sebelum itu Permaisuri menghubungi yang lain dengan cara beberapa daun kesetiap kelompok untuk menuju kearah mereka sebab Permaisuri membutuhkan banyuannya.


"Katakan pada mereka untuk mengikuti kalian untuk menemui kami. Cepatlah" perintah Permaiauri pada daun daun itu.


Karena Han bersaudara sudah mengetahui sedikit tentang kekuatan yang dimiliki ibundanya mereka berdua tentu tak kaget lagi yah meskipun binar kagum dikedua mtanya tetaplah masih ada dan bertambah itu.


Sedangkan Antares sibuk menyodorkan coklat batangan yang dimilikinya untuk dimakan oleh serigala itu. Karena Antares tau bahwa serigala itu sangatlah kelaparan.


"Paman ssrigala ayo makan ini Ares tau paman serigala sudah sangat lapar sejak kemarin kan?" Tanyanya kepada serigala itu.

__ADS_1


"....." Serigala itu tak mejawan sebab dirinya bingung dari mana Antares ini tau kalau dirinya sangatlah lapar dan tidak makan sejak kemarin karena kejaran dari mereka.


Untung aja dia mampu dan bisa nemasuki dunia ras siluman meskipun dikawasan luar tapi dia sangatlah bersyukur akan hal itu. Ingin rasanya dia menangis meratapi nasibnya dan keuarga besarnya.


Untung saja dia berhasil lolos dati kejaran para ******** yang mengejarnya.


Keluarganya bersembunyi ditempat yang tak akan bisa dicapai oleh mereka para ******** itu, sebab sudah ada array yang sangat kuat melingkupi sekitarnya. Jika kalian bertanya kenapa dia tak mengikuti keluarganya yang lain untuk bersembunyi dari kejaran para bajiangan itu? Jawabannya sederhana, sebab dialah kunci mereka dikejar oleh para ******** itu.


Karena dirinya adalah serigala keturunan murni dari raja dan ratu, oleh sebab itulah dirinya dikejar hingga ketempat ini.


Tak ingin membuat keluarganya dalam bahaya dan terlalu jauh kedalam masalah, serigala itu memutuskan untuk pergi meninggalkan Pack dan sampailah dia ketempat ini. Menurut instingnya tempat ini adalah tempat paling aman untuk dirinya saat ini.


Sudah satu hari penuh Serigala malang itu berada dikawasan dunia ras siluman lebih tepatnya kawasan bagian luar. Tapi, meskipun begitu serigala itu sudah bersyukur dengan begitu mpara ******** itu tak akan menemukannya meski harus pergi kepenyihir hebat sekalipun. Sudah kujelaskan dari awal hanya orang orang tertentu yang dapat masuk kedunia ras siluman meskipun dikawasan bagian luarnya. Tapi, itu sudah sangatlah aman bagi mereka yang membutuhkan.


Sebab tak semua bisa masuk karena ada beberapa hal yang meloloskannya masuk diantaranya haruslah keturunan murni dan juga memiliki hati yang murni juga.


Jika hati mereka memiliki keserakahan atau niat jahat, sekalipun dia keturunan murni jangan harap dapat memasuki dunia ras siluman meski dibagian luarnya.


"Kita akan membicarakan masalahmu dibawah pohon itu, kurasa disana tempat yang paling aman" kata Permaisuri sembari menunjuk kearah pohon besar nan rindang yang sangat nyaman untuk berteduh.


"Baiklah" pasrah Serigala itu. Bukan tanpa alasan Serigala itu menerima ajakan Permaiauri dan kelompoknya, karena serigala itu merasa nyaman berada disekitar mereka lebih tepatnya berada disisi Antares. Jika berada didekat Permaisuri dia merasa tertekan dan nyaman secara bersamaan maka dari itu serigala itu memilih untuk menhikuti perintah Permaisuri karena baginya ucapan Permaiauri bagai titah mutlak yang tak bisa ditolak.


"Aku tau kau bisa merubah wujudmu menjadi manusia benar?" Tanya Permaiauri. Bukan pertanyaan melainkan pernyataan yang dikontarkan okeh Permaisuri.


"Ya" setelah itu serigala tadi langsung mentransformasikan tubuhnya yang semula menjadi serigala menjadi manusia.


Suara retakan tulang yang membuat Permaisuri dan lainnya meringis ngilu, jika mereka yang mengalaminya mungkin saja tulangnya akan patah rak terbentuk.


Tak lama siluet pemuda tampan nan gagah berada dihadapan mereka jangan lupakan tanda dikeningnya yang tak menghilang. Entah karena disengaja atau memang tak bisa disembunyikan.


Proposal tubuh yang menjadi idaman para kaum adam juga kaum hawa dengan dada bidang, tubuh tegap, bahu yang lebar namun terlihat rapuh secara bersamaan, dan poin pentingnya adalah wajah tampan tanpa cacat itu.


"Lumayan juga wajahmu anak muda" kata Permaisuri santai sembari mengeluarkan banyak makanan untuk mereka nanti.


"....." sedangkan siempu menatap datar Permaisuri.


Hey dia adalah serigala tertampan di Packnya, banyak para gadis yang mengejar ngejarnya karena ketampanan dan kekuasaannya. Buka hanya itu saja ketampanan yang tiada tanding mampu membuat serigala lain merasa iri dan cemburu dengan keberuntungannya.


"Ibundaa" kata Zhang Feng.


"Ya kenapa son?" Tanya Permaisuri.


"Boleh kami makan makanan ini?" Tanyanya dengan mata yang dibesarkan dan berkedip kedip dengan wajah memelasnya. Bibir Permaisuri berkedut menahan senyum yang siap kapan saja dia berikan. Tapi, karena dia ingin menggoda anaknya tentu saja tak akan mudah.


"Tidak boleh" tegasnya.

__ADS_1


"Ibundaaa" rengek ketiganya yang tak tahan meliht godaan yang sangat menghoda didepan matanya.


"Tidak" katanya lagi.


"Huwa ibundaaa" tangis bombay mereka bertiga.


"Tidak-" sebelum melanjutkan ucapannya ketiganya sudah memotong terlebih dahulu.


"Ibundaaa" kata ketiganya.


"Ibunda belum selesai bicara ngomong ngomong" kata Permaisuri datar dan memakan coklat batang ditangannya.


"Makanlah" kata Permaisuri pada Serigala iyu dan mengabaikan wajah melas ketiga putranya.


"Makanan apa ini?" Tanya serigala itu karena bingung tak pernah melihat dan merasakan makan seperti ini sebelumnya.


"Makan saja kau akan tau bagaimana rasanya" jelas Permaiauri tak memperdulikan wajah bingung serigala itu dan mengabaikan wajah melas ketiga putranya.


"Ibundaaa" rengek ketiganya lagi.


"Hah baiklah baiklah" pasrah Permaisuri.


"Yeyy sayang ibunda banyak banyak" seru ketiganya sembari memeluk Permaisuri.


Cup


Cup


Cup


Tiga kecupan dilayangkan oleh ketiganya diwajah Permaisuri. Kedua pipi dan kening menjadi sasaran ketiganya. Sedangkan serigala uang melihat keharmonisan keempat orang didiepannya hanya tersenyum pedih karena selama ini dia tak pernah diperkakukan seperti itu oleh keluarganya bahkan ibunya aekalipun.


Permaisuri yang tak sengaja melihat kearah serigala itu juga merasakan kesedihan dan kepedihan dalam hati pemuda tampan serigala itu.


"Hey nak kemarilah bergabunglah bersama kami" ajak Permaisuri yang tak tega melihat binar luka dimata pemuda serigala itu.


"Apakah boleh"


"Tentu saja boleh" kata mereka serempak. Tentu saja mereka mengerti seperti apa yang dirasakan pemuda serigala itu makanya mereka mengijinkan dia bergabung bersama dengan mereka. Pemuda serigala itu tak menyia nyiakan kesempatan lagi. Langsung saja mendaratkan pelukannya pada mereka.


"Hiks" tangis yang sedari ditahannya kini tak bisa dibendung lagi oleh sipemuda serigala itu.


"Ssttt. Jangan menangis" kata Permaisuri.


"Hiks,,,terima kasih" katanya.

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2