
Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan
Happy Reading gaess~
Setelah acara sarapan pagi selesai saatnya bagi mereka melakukan aksi untuk menjilat kaisar dengan cara menunjulkan keahlian mereka itu memang tradisi tapi tidak dengan permaisuro Liang feng xiao yang bosan setengah mati baginya acara seperti ini menguras energi jadi dia tidak ada niat untuk merpartisipasi
Awalnya sih ada niat untuk berpartisipasi sebelum Selir kesayangan Kaisar menyudutkannya dengan mengatakan "Titah Kaisar itu Mutlak" siapa yang tidak tau tentang hal itu semua orang pun tau begitupun dengan dirinya,ia tahu betul tentang hal itu tak usah mengigatkannya lagi,tetapi seperti yang dia katakan sebelumya kalau dia tak merasa bosan dan melihat drama yang menurutnya BASI atau drama kolosal yang menjijikkan.Menurutnya tidak ada perbedaan sama sekali dengan yang dia lihat antara dunia modern dan dunia kuno sekarang yang dia tempati tak ada berbedanya malah disini jauh lebih keras dibandingkan dengan jaman modern memang masih ada saja manusia munafik yang bermuka dua,didepan kelihatan baik bak dewi yang sangat memanjakan umatnya tapi dibelakang ia sama halnya tak lain seperti iblis dari neraka bahkan ia jauh lebih kejam dari iblis itu. Dan kalian harus ingat terkadang manusia akan jauh lebih biadab dari pada hewan,akan lebih menjijikkan dari pada kotoran dan akan lebih menyeramkan dari pada iblis iblis neraka yang sudah terlihat kekejamannya.Hati manusia siapa yang tau?
Seperti saat ini selir agung kesayangan kaisar menunjukkan keahlian dan kelihaiannya dengan bersyair dan menggunakan sedikit elemen air untuk mempercantik pertunkukannya.Ia bagai terbang diawan karena banyak orang yang terkagum dan terpesona akan pesonanya dan itu membuat dirinya melayang bagai diawang-awang dan semakin tinggi hati dan keangkuhan dalam dirinya semakin meningkat tetapi ia tutupi dengan topeng kepeduliannya dan keramahannya pada orang lain.hanya orang terdekat atau orang yang bisa menganalisis keadaan sekitar yang tau atau para pengikutnya
Prok~Prok~Prok~
"Wah selir agung memang selalu menabjubkan dan tidak pernah mengecewakan"ujar selir chu shangyin selir ketiga sambil bertepuk tangan dengan nada sesikit mencemooh kearah permaisuri Liang feng xiao yang sedang bosan setengah mati ingin keluar dri tempat terkutuk itu menurutnya.
Oh oppa oppa ku sayang xiao 'er mu ini sangat bosan sperti ingin menceburkan diriku ke danau tapi tak bisa lebih baik kembali kekamar dan bermesraan dengan kasurku ughh dan mendengarkan lagu indahmu yang melantun sangat cantik ditelingaku karena suara merdu yang kau punya meskipun aku hanya mendengarnya didalam mimpiku atau ku nyanyikan sendiri.Akhh kapan ini akan berakhir berada dilingkungan seperti ini rasanya tak enak lebih baik mwnjalani misi dari pada selerti ini racau permaisuri Liang feng xiao dalam hati sampai tak mendengarkan apa yang nereka bicarakan
"Saudari terlalu memuji. Syair yang saya bawakan tak seberapa dengan bakat yang dimiliki Permaisuri"cetusnya dengan suara lembut tapi matanya menunjukkan penghinaan padanya
__ADS_1
Dengan mengangkat satu alisnya permaisuri Liang feng xiao menjawab dengan santai tak ada kata yang terburu buru meskipun ia hanya mendengar ucapan Selir Agung saja
"Selir agung An fei saya tidak akan melakukan apa yang kau lakukan hanya untuk menarik simpatik orang lain terutama Yang mulia Kaisarmu itu.Jadi saya tak akan melakukan itu jika saya ingin saya akan melakukannya jika saya tak menginginkannya maka saya tak akan melakukannya,jadi Selir Agung jangan memprovokasi saya jika tak ingin dimasa depan anda menyesal" Ujarnya dengan nada dingin dan raut datar tak seperti sebelum sebelumnya yang akan berteriak Tidak atau menunduk menyembunyikan tangisnya.
"Karna apa.......?"jedanya sejenak
"Karna saya tak membutuhkan semua itu dan ingat baik baik dalam ingatan semua orang yang berada didalam ruangan ini seluruhnya tak ada pengecualian bahwa aku permaisuri Liang feng xiao yang lemah dan pengecut telah mati. Sekarang akan hanya ada permaisuri Liang feng xiao yang akan melawan semua orang yang berani memprovokasinya atau membalas dengan kejam seperti lebih baik mati dari pada hidup yang seperti neraka apabila ada yang macam macam denganku. Kalau salah satu diantara kalian ingin mencobanya majulah akan aku buktikan ucapanku kalau apa yang aku ucakan bukan hanya omong kosong belaka" Lanjutnya dengan aura yang sangat menyesakkan dada orang-orang bahkan kaisarpun merasakannya tetapi bisa dia tahan kecuali kedua putranya, ibu suri , serta pelayan setianya karena telah mengabdikan hidupnya dengan tulus kepadanya tak merasakan apa yang orang lain rasakan mengingat mereka sangat menyayangi dan memperlakukannya dengan setulus hati dan ia tak akan membiarkan mereka tersakiti sesikitpun.
Semua orang tercengang dengan apa yang permaisuri kataka dan juga terkejut dengan aura yang dikeluarkan bahkan ada beberapa pelayan yg pingsan dengan seteguk darah dari mulutnya sampai akhirnya kaisar tersadar dari lamunannya tetapi permaisuri Liang feng xiao sudah didepan pintu bersama pelayan setianya juga putra tersayangnya dan jangan lupa Pangeran kedua dan ibu suri pun ikut ia boyong untuk kembali ke kediamannya tak menghiraukan apapun karna tugasnya telah selesai untuk sarapan bersama dan menghadiri acara taridisi kerajaan. Sebelum kaisar memanggilnya
"Tunggu." Dan semua orang tersadar dari rasa terkejutnya
"Apakah aku dibutuhkan disini yang mulia? Oh apa yang mulia kaisar ingin memperlakukanku seperti sebelum sebelumnya emm?atau anda ingin mempermalukan hamba karena tak mendengarkan perkataan istri kesayanganmu itu? Atau masih ada yang lain Yang Mulia Kaisar?"Sargahnya dan kaisar bungkam seribu bahasa karna dia tau kesalahannya dan tak bisa menyangkal semua yang dikatakan permaisuri Liang feng xiao meskipun ia tau ada tekanan dalam kata 'Istri Kesayanganmu' yang mengandung nada cemohan tetapi bukan itu yang dipikirkannya Saat ini.
Biasanya siapapun yang berani menghina Selir kesayangannya akan mendapatkan hukuman namun sekarang situasinya berbeda ia tak bisa berkata apapun karena semua yang dikataka Permaisurinya(?)benar adanya. Oh Kaisar apa yang kau fikirkan Permaisurinya? Sejak kapan eoh?
"Zhen tak mengizinkan seorangpun keluar dari sini tanpa seizin Zhen sebelum acara ini selesai atau kau ingin mendapatkan hukuman permaisuri"ancamnya kepada permaisro Liang feng xiao yang tak berarti apa apa baginya
__ADS_1
"Huhh!!Kau mengancamku Kaisar?jika ia urungkan saja niatmuitu,itu tak akan mempan bagiku!cambuk?itu kecil,berlutut sepanjang hari?itu makanan sehari-hariku,atau menyalin tata krama?memang kau siapa menyuruhku?jangan karena kau seorang Kaisar kau bisa berbuat sesukamu!!ingatlah diatas langit masih ada langit!"
"Zhen akan memberimu hukuman yang akan kau ingat selalu Permaisuri"
"Baiklah akan ku tunggu hukuman macam apa yang akan kau berikan kepada diriku dan aku tak akan membuang buang waktu dan tenaga berhargaku hanya untuk orang seperti dirimu yang tak bisa menghargai orang lain"setelah itu sunyi sepi mereka terdiam seribu bahasa terutama Yang mulia Kaisar.
Pangeran Mahkota Han zhang feng yang sedari tadi terdiam mengamati apa yang terjadi bertambah geram dengan semua ini dan meninggalkan ruangan tanpa berpamitan dan langsung menyusul sang ibunda.Ia akan menuntut balas akan perlakuan yang diterima ibundanya entah itu siapapun meskipun ayahandanya.Tapi sebelum itu ia harus menjadi kuat agar bisa melindungi Ibunda tercintanya.
Bersambung~
______________________________________________________________________
Assalamualaikum semua jangan lupa
Vote,Like,and Coment nya ya juga Follow akun ku
250 Vote 55 Coment bakal aku lanjut ok:D Dukungan kalian semangat bagiku
__ADS_1
______________________________________________________________________