The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
39. Mansion Serba Bisa dan Ada


__ADS_3

Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaes~


Mereka mengamati bangunan besar yang tak pernah mereka jumpai seumur hidupnya. Sebenarnya mereka berempat masih bertanya-tanya tentang ucapan Permaisuri yang mengatakan bahwa bangunan nesar ini adalah tempat tinggalnya dulu. Bukankah sejak dulu Permaishri tinggal diKekaisaran Han ya? Lagi pula tak ada satupun bangunan seperti ini. Dari mana Permaisuri tau bahwa bangunan ini bernama Mansion.


Biarlah waktu yang menjawab pertanyaan-pertanyaan yang bersarang diotak mereka, yang jelas saat ini yang harus mereka lakukan adalah selalu membimbing Permaisuri agar menjadi Kuat dan kuat agar dimasa depan bisa melawan musuh terbesarnya dan musuh nyatanya.


Masih banyak misteri tentang Permaisuri yang memang mereka tak mampu menggapainya sebab semua kemisterian hanyalah milik Sang pencipta. Sebagai mahluknya mereka harus menaati apa yang telah dituliskan untuk mereka.


Tak lama mereka sampai didepan sebuah pintu yang menjulang tinggi dengan kokohnya yang seperti terbuat dari bahan berkualitas tinggi. Bukan seperti pintu yang pernah mereka jumapai sebelumnya.


Dengan hati-hati Permaisuri membuka pintu itu dan terlihatlah ruangan mewah nan indah bergaya eropa dengan interior yang sangat Waw sekaki. Decakan kagum mereka lontarkan untuk bangun indah ini.


Seumur-umur baru kali ini ada sebuah bangunan yang mewah dengan interior yang sangat cantik. Dan lagi lantai yang sangat mengkilat bagai batu giok yang diasah dengan sedemikian rupa, pasti sangatlah mahal lantai yang mereka pijaki itu. Jika Permaisuri mendengar isi hati mereka mungkin saja Permaisuri sudah berguling-guling dilantai memegangi perutnya. Hey ini lantai itu bukan giok mahal yang mereka pikirnya dan harganya tak akan membuat orang jantungan. Jika didunia modern lantai seperti ini sangatlah gampang dicari sebab masih banyak jenis keramik lantai yang lebih indah dan mengkilat dari yang mereka lihat.


Setiap langkah mereka tak lepas dari decakan-decakan kagum. Dinding yang diukir sedemikian indahnya membuat siapa saja betah memandang dinding itu. Ingat hanya dinding saja mereka suda betah apalagi yang lain mungkin saja mereka sudah pingsan dibuatnya.


Tak ada yang berubah sesikitpun dari Mansion ini, bahkan isinyapu tak berkurang malah sepertinya bertambah banyak dengan ruangan yang semakin banyak. Awalnya Mansion ini haya berlantai 3, dimama dilantai pertama hanyalah ada ruang bersantai, ruang tamu, kamar tamu, dapur dan ada beberapa ruangan penyimpanan.


Dilantai dua adalah kamarnya, perpustakaan, ruang kerjanya, beberapa kamar, beberapa ruangan penyimpanan senjata. Hanya itu saja tapi sepertinya sekarang ruangannya makin bertambah saja dari yang awalnya haya ada sekitar kurang lebih 15 ruangan sekatang sepertinya malah semakin banyak saja.


Dilantai tiga adalah ruangan bermain segala macam lermainan ada disana ah maksudnya permainam yang mampu ditampung didalamnya seperti di Mall Mall. Ada juga ruangan khusus olahraga.


Hanya ruangan itu yang dulunya ada disana namun sekarang bertambah dua ruangan yang entah apa isinya.


Merasa haus Permaisuri menuju dapur, yang sepertinya tak ada perubahan. Berjalan menuju lemari Es disana terdapat banyak jenis makanan dan minuman langsung mengambil 5 botol minuma bersoda unyuk meredakan tenggorokannya.


Meletakkan minuman bersoda itu diatas meja, pandangannya mengarah pada sebuah pintu bercat putih yang membuatnya penasan itu. Setahunya dulu tak ada pintu disana karenapenasaran langsung saja dia membuka pintu itu.


Setelah membukanya seketika tubuhnya menegang, namun tak bertahan lama karena pekikan girangnya yangblangsung masuk untuk melihat lebih jelas apakah penglihatannya benar atau tidak.


"Kyaaa ternyata ini nyata ha ha ha. Semua bahan makan, cemilan, dan minuman ada semua hahaha. Aupermarket mana yang dulu aku curi" katanya bahagia mengetahui bahwa didalam ruangan bercat putih itu adalah minimarket pribadinya dan tak perlu pusing-pusing lagi jika sewaktu-waktu dirinya merindukan dunia modern.

__ADS_1


"Tunggu dulu. Jika disini ada minimarket pribadi yang kuyakini tak akan pernah habis maka Mansion ini masih banyak lagi kegunaannya hahaha" katanya lagi tak bisa menahan tawa bahagianya.


Tak menunghu waktu lama Permaisuri mengambil banyak cemilan dan minuman unyuk dibawa menemui keempat hewan kontarnya juga para pengikut serta putranya nanti.


"Ah setelah ini aku akan mengelilinhi Mansion siapa tau harta karunku masih bsrsembunyi" serunya.


Karena tak sabar melakukan kegiatan yang telah tersusun rapi diotak cantiknya, langsung saja Permaisuri menuju keempat orang hang ternyata sedang duduk santai diatas sofa dengan tangan Zhang Jun yang sibuk mengutak atik remot tv.


"Ini minumlah dan juga makanlah cemilan ini kujamin rasanya sangat enak dan kalian akan menambah" katanya pada mereka memberikan cemilan juga minuman bersoda tadi.


"Apa ini?" Kata Zian bingung.


"Ini namnya minuma kaleng. Cara membukanya kau hanya perlu menarik ini dan taraaa sudah terbuka" jelsnya sambil mempraktekkan cara mebuka minuman soda berkaleng itu.


Karena penasaran Zian pun mencoba bagaimana rasanya. Apakah akan enikmat yang dikatakan oleh permaisuri? Atau apa akan sebaliknya?. Karena tak ingin menerka nerka langsung saja diteguknya minuma itu hingga tersisa setengahnya.


"Woaah ini. Ini minuman terenak yang lernah aku minun seumur hidupku" ucap Zian antusias yang membuat ketiga temannya mematung karena baru kali ini melihag seorang Chen Shi Zian si Naga putih Surgawi yang terkenal kedinginannya berekpresi seantusias ini.


"Apakah memang senikmat itu? Hingga Zian si Naga dingin dan datar bisa menunjukka ekpresi seperti itu?" Tanya Guang Yue.


Karena penasaran ketiganya langsung meminumnya dan tealon yang mereka bertiga berikan tak kalah hebohnya ah maksudnya sangat heboh melebihi Zian tadi.


"Aaaa benar sekali ini sagatlah nikmat" Seru Zhao Lie kesenangan dan dianggukiboleh kesuanya.


"Baiklah aku akan kembali kedunia nyata. Kalian harus menjaga Mansionku dengan baik jangan memindahkan atau membuat Mansionku kacau balau sedikitpun. Sesuai penjelasanku tadi kaian bisa memilih akan tidur dimanan nantinya. Jika masih ingin dikediaman kalian yang dulu aku tak melarang itu pilihan kalian" jelasnya pada mereka.


"Aku akan tinggal disini dan akan menempati tempat tidur diatas. Apakah boleh?" Tanya Zian gang kembali lada mode dinginnya.


"Tentu. Terserah kalian tapi jangan pernah sekali-kali masuk dalam kamarku pinti bercat putih dilantai dua. Mengerti?" Katanya lagi.


"Baiklah kami mengerti" jawab mereka sermpak.


"Ok aku kekuat dulu. Ingat lesanku tadi jangan buat kekacauan disini mengerti?" Katanya lagi

__ADS_1


"Mengerti" dengus mereka karena merasa seperti dimarahi oleh ibu mereka.


"Baiklah aku pergi dahh" pamitnya dan langsung hilang entah kemana.


Sedangkan didunia nyata Permaisuri sudah berada dibelakamg kediamannya menuju belakang bukut unyuk membagikan makanan serta minuman yang tadi dibawa olehnya darin Mansionnya.


Karena Permaisuri ingin menikmati suasana tenang meskipunn sudah siang. Tapi dibelakang kediaman Permaisuri meakipun siang udara masihlah asri membuatnya bisa tertidur kapan saja bila dirinya ingin.


Tak lama tibalah ditempat para pengikut serta keluarhanya berlatih. Karena saking fokusnya mereka berlatih hingga tak menyadari kedatangan Permaisuri.


Permaisuri senditi memakkumi itu karena jika ingin kuat berusahalah tanpa mau mendapatkan secara instan karena instanpun membutuhkan pengorbanan. Memang Permaisuri sudah menghilangkan semua auranya ketitik paling rendah agar mereka tetap fokus tanpa memperdulikan keberadaanya.


Karena merasa bosan sendirian akhirnya Permaisuri menyapa mereka semua dan seperti dugaannya mereka pasti akan langsung mengakhiri oatihan mereka. Menyebalkan sekali mereka ini huhh dengusnya dalam hati.


"Istirahatlah dulu. Kalian semua duduk berkumpul membentuk lingkaran ada yang ingin Permaisuri ini berikan pada kakian semua." Katanya pada mereka semua.


Mendengar perintah langsung dari Permaisuri, mereka langsung mwncari posisi duduk yang nyaman dan membentuk sebuah lingkaran yang lumayan besar.


"Baiklah karena sudah duduk semua. Aku akan membagikan makan dan minuman yang kubawa ini" katanya sambil mengibaskan tangan kanannya pelan seketika didepan mereka terdapat beberapa makanan yang setiap orangnya mendapatkan sama rata.


"Makanan apa ini mom?" Tanya Pangeran Mahkita Han Zang Feng heram. Yang jika bersama mereka dirinya memang memanggil ibumdanya mom dan panghilan itu sudah tak heran lagi ditelinga mereka.


"Itu adalah cemilam dam minuman bersoda. Tenang saja ini taka akan membuat kalian mabuk ataupun apa minuman ini aman aku yang menjaminnya. Karena setiap orang mendapatkan sama rata jadi jangan ada yang berebut mengerti" tegasnya.


Memdengat penututan Permaisuri masing-masing membuka minuman soda dan menyesap sesikit demi sedikit mencerna rasa yang ada didalam minuman yang mereka minum. Pekikan girang saling bersautan satu sama lain dengan girangnya begitupun dengan kedua Pangeran Mahkota dan juga Pangeran Shi yang baru pertama kali menemukan minuman seperti ini.


Memang Permaisuri Liang Feng Xiao sungguh Waww bagi mereka. Saking luar biasanya Permaisuri sampai-sampai mereka tak mampu mengucapkan sepatah kata hanya untuk mengespresikan kesenangan mereka. Yang penting rasa kagum mereka pada Permaisuri kian bertambah hingga beberapa pensen.


"Hehehe tak kusangkan dengan adanya Mansion diruang Ilahiku mampu membuat mereka semua tersenyum bahagia meskipun aku hanya memberi beberapa makanan dan minuman saja pada mereka" gumamnya pelan sangat pelan sehingga tak ada siapapun yang memdengar gumaman Permaisuri jangan lupakan senyum indah nanmenawan meskipun tertutup cadar.


"Mansion kau serba ada dan serba bisa. Sepertinya akan menyenangkan nantinya hehe" kekehnya yang terdengar menyeramkan jangan kupakan seringaian kejam yang menakutkan. Untung saja tidak ada yang menyadari seringaian kejam Permaisuri jika sampai ada yang menyadarinya bisa langsung pingsan dibuatnya.


*Bersambung~

__ADS_1


**Jangan lupa Like dan vote sebanyak banyaknya.


Arin dah bela-balin Doble Up apalagi udah ngantuk jadi jangan kecewain Arin ya***


__ADS_2