The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
22. Rencana Pesta Tahunan


__ADS_3

Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaess~


"Hmm.semoga apa yang kalian bayangkan sesuai kenyataan yang ada"


Setelah mengucapkan kata itu Permaisuri pergi dengan kereta kuda yang sudah disiapkan oleh penjaga bayangannya. Melalui telepati beberapa penjaga bayangan yang ditugaskan disekitar kediamannya langsung menemuinya di belakang gunung.


"Baiklah nona ini akan pergi dulu sampai jumpa besok"


"Hati hati Master"


"Ya"


Kereta kuda yang ditumpangin Permaisuri melaju meninggalkan sakte yang baru dibangun dalam sekejap mata itu.


Sekitar satu jam permaisuri tiba di belakang kediamannya dan menyuruh penjaga bayangan yang lain juga Guang Fei pergi dari sana secepat mungkin agar tak ada orang yang melihat mereka.


Permaisuri meloncat ke atap kediamannya dengan santai seperti berjalan diatas tanah,ia tak takut diketahui oleh para penjaga atau terjatuh karena baginya ini hal biasa saja dan tak perlu ditakutkan sama sekali.


Setelah sampai didalam kamarnya Permaisuri langsung membersihkan dirinya karena sebentar lagi malam tiba dan akan ada makan malam bersama seperti biasa.Sebenarnya ia malas namun mau bafaimana lagi ia harus melakukanya dengan terpaksa hanya untuk menghormati Ibu Suri.


Ingat TERPAKSA jika tidak mana sudi ia kesana mending diruang belajarnya saja disana ia bisa membaca dari pada diruang makan.Ah~sudahlah abaikan saja


Setelah selesai membersihkan diri Permaisuri langsung menuju tempat belajarnya untuk menyelesaikan beberapa hal yang belum terselesaikan olehnya.


Sketsa pakaian juga telah dia selesaikan semuanya, persenjataan pun telah selesai, tinggal tempat saja yang belum besok mungkin akan dimulai untuk membuatnya saja.


Namun Permaisuri hanya menjahit dirumah jahit beberapa potong pakaian dan sisanya ia jahit sendiri dibantu pelayan setianya yang merangka menjadi kakak a.k.a Rong Xue bukan tanpa alasan ia akan membuat pakaian itu untuk berjaga-jaga siapa tau ada kegiatan atau perjamuan,ia tak lagi pusing memikirkan pakaian apa yang akan ia gunakan


Tak lama sebuah ketukan membuyarkan lamuna tentang tempat yang sungguh menarik baginya untuk membuka bisnis yang belum pernah ada zaman sekarang ini


*Tok~


Tok~


Tok*~


"Masuk"


"Salam Permaisuri"


"Ya ada apa. Kenapa tak langsung masuk saja kan sudah kubilang Xue Jie~"


"Ah maaf Permaisuri. Itu tak sopan"


"Terserahmu saja jika aku ingatkan pun kau tak akan menurut.Ada apa Xue Jie datang kemari"


"Makan malam segera tiba dan semua anggota kerajaan diharap ke ruang makan Permaisuri"


"Hahh bisa tidak jika aku tak datang kesana Xue Jie~"renggeknya


"Maafkan hamba Permaisuri"


"Hahh~baiklah sudah ayo"


"Mari silahkan Permaisuri"

__ADS_1


Diperjalanan Permaisuri menanyakan apa saja yang terjadi saat dia tak keluar dari kediamannya


"Rong Xue apa saja yang terjadi selama Permaisuri ini tak ada?"tanyanya.


Permaisuri akan bersikap Formal jika diluar Pavilliumnya bukan apa karena ia males berdebat dan memilih aman agar pelayan kesayangannya yang merangkap sebagai kakaknya itu aman tanpa gangguan orang-orang istana


"Nubi dengar akan ada pesta tahunan yang akan diselenggarakan bulan depan Permaisuri. Tetapi pesta kali ini sedikit berbeda dari tahun tahun sebelumnya karena akan melibatkan seluruh orang termasuk Yang Mulia Kaisar dan juga emm...Permaisuri"


"Ohh begitu.Lalu apa yang kau khawatirkan dari itu?"katanya bingung namun ia hanya berkata dengan nada tenang menutupi kebingungannya itu


"Nubi takut anda dipermalukan ' lagi ' Permaisuri. Nubi takut tak bisa menjaga Permaisuri lagi seperti dulu"sebenarnya Permaisuri tau apa yang dikhawatirkan oleh pelayannya kesayangannya ini tetapi dia hanya ingin mendengarnya secara langsung.Dan kata ' Lagi ' yang diucapkan Rong Xue itu karena dulu Permaisuri Liang Feng Xiao yang lama pernah dipermalukan didepan umum karena ketidak mampuannya menunjukkan bakat yang ia miliki.


Sebenarnya ia mampu dan sangat mampu melakukan apa saja yang ia inginkan namun karena ia sudah berjanji kepada mendiang kakeknya untuk tak menunjukkan bakat jika ia belum kuat dan dia hanya menerima dipermalukan seperti itu.


Permaisuri Liang Feng Xiao sebenarnya bisa menari,menyanyi (contohnya koloborasi yang dilakukannya dengan kedua pangeran Chapster 18),menyulam seperti wanita bangsawan kebanyakan.Tapi ia tak tau bahwa kekuatan besarnya tersegel oleh sang kakek


"Kau tak perlu khawatir aku akan melakukan yang terbaik untukmu juga Putraku dan Permaisuri ini akan membuat semua orang terpesona oleh penampilan Permaisuri ini dan kau juga ikut dengan serta dengan Permaisuri ini. Tetapi Permaisuri ini tak ada niatan untuk menarik perhatian mereka, Permaisuri ini hanya akan ' bermain main ' saja dengan mereka tentu saja"


Rong Xue sangat mengerti apa arti ' Bermain main ' itu karena sejak terbangun dari komanya junjungannya itu melakukan hal hal yang sangat luar biasa yang tak pernah sekalipun dia pikirkan dalam benaknya jadi dia mengikutinya saja dan menuruti apapun perkataan Permaisuri.Dia yakin bahwa apapun yang dilakukan oleh Permaisuri itu demi kebaikan


"Baiklah apapun yang Permaisuri katakan dan lakukan hamba akan mengikutinya"


"Bagus Permaisuri ini suka"


Tak lama rombongan Permaisuri tiba diruang makan dan langsung diumumkan oleh penjaga yang berjaga didepan pintu


"YANG MULIA PERMAISURI MEMASUKI RUANGAN"serunya dengan lantang yang sangat menggema itu


"Salam Yang Mulia Kaisar"ucapnya meskipun enggan ia hatus untuk memukuskan rencananya namun ia tak akan mau menundukkan kepalanya meski ia memberi salam


"Ya duduklah" tak tau kenapa setiap kali Kaisar melihat wajah dingin dan datar Permaisurinya dia merasa entah sangat bersalah atau dag dig dug juga Kaisar mengingat malam itu malam didekat danau yang baginya adalah malam yang sangat indah dan itu juga membuat Permaisuri muak karena harus melihat dengan jelas dimata Kaisar meskipun wajahnya tak menunjukkan sama sekali


Setelah Permaisuri duduk ditempat yang sudah disediakan. Mereka semua memakan makanannya dengan tenang tak ada suara hanya dentingan sendok saja yang terdengar


Setelah makan malam selesai, malam ini tak seperti malam sebelumnya yang akan melakukan aktifitas seperti ajang tunjuk kekuatan. Tetapi Sang penguasa hanya akan menyampaikan bahwa akan ada pesta tahunan yang melibatkan kerajaan tetangga bahka ada kerajaan dari negeri sebrang.


Tahun lalu memang ada tapi tak sebanyak tahun ini dan itu melibatkan semua orang tak terkecuali. Bahkan Kaisar Dan Permaisuri harus ikut serta dlam perayaan tahunan ini.


Baiklah!! Aku akan ikut berpartisipasi, sebenarnya aku sangat sangat malas melakukan itu. Tetapi mau bagaimana lagi mungkin akan ada pertunjukan yang Woww.Ah~aku ingat pasti banyaj pria tampan hahaha mungkin saja kutunggu Batin Permaisuri dengan senyum tipis yang sungguh menawan namun senyum itu menyerupai Smirk cantiknya


"Baiklah seperti yang kalian semua tau tahun ini tepatnya bulan depan kita sebagai tuan rumah dan akan mengadakan pesta tahunan seperti tahun tahun sebelumnya dengan sangat meriah. Dan zhen ingin kalian semua berpartisipasi tanpa pengecuali bahkan Zhen pun akan ikut serta. Zhen tak ingin ada yang mengecewakan kalian semua harus semaksimal mungkin kalau ada yang melanggar aturan yang dibuat oleh Zhen kalian tau akibatnya"titahnya sambil melirik Permaisuri namun Permaisuri hanya melirik balik dengan malas seolah itu hanyalah angin lalu saja


"Baik Yang Mulia Kaisar"


"Baiklah kalian bisa kembali kekediamannya kalian masing-masing. Untuk Permaisuri zhen ada perlu dengan mu"


Setelah titah yang diucapkan oleh Kaisar semua orang pergi meninggalkan ruang makan hanya tersisa Kaisar dan Permaisuri saja didalam ruang makan itu


Hening


Kata itu menggambarkan suasana saat ini


Tegang!!


Gugup


Hal itu dirasakan oleh Kaisar tapi tidak dengan Permisuri yang dengan santai menanggapi hal itu dengan menyeruput teh herbal yang disediakan oleh para dayang.Seolah hanya dirinyalah yang ada didalam ruangan itu tanpa menghiraukan orang lain

__ADS_1


20 menit berlalu tanpa percakapan apapun


Hal itu membuat Permaisuri kesal untuk apa Kaisar memaggilnya kalau hanya untuk berdiam diri seperti ini membuang wakyu berharganya saja huhh~


"Yang Mulia Kaisar ada perlu apa anda memanggil hamba"ucapnya denga nada geram sekaligus kesal karena sejak tadi Kaisar seprti orang bodoh yang tak membuka pembicaraan


"Emm i-tu zhen hanya emm"


"Katakan yang jelas Yang Mulia atau hamba akan kembali jangan berbelit-belit seperti itu"


"Eh itu zhen hanya ingin bertanya kenapa kau tak pernah mau menerima sesuatu yang zhen berikan. Mungkin kalau orang lain past-"ucapan Kaisar terpotong oleh Petmaisuri


"Mohon maaf sebelumnya Yang Mulia memotong ucapanmu Permaisuri ini tak akan pernah menerima pemberian apapun darimu. Aku bukan Permaisuri yang dulu, yang aka mengemis perhatian dari dirimu tapi aku berbeda bukan permaisiri yang akan suka rela diperlakukan semena mena oleh mu atau orang lain. Dan ya kenapa kau tak memberikan saja pada para Selir atau gundikmu itu atau juga kepada Selir kesayanganmu itu"terdenger nada marah diawal kalimat karena Permaisuri merasa direndahkan dan ada nada meremehkan di akhir kalimatnya itu


"Zhen tak bermaksud seperti itu zhen-"


"Cukup!! Aku tak butuh penjelasan atau omong kosongmu itu dari dirimu yang mulia dan ya aku akan melakukan yang terbaik untuk pesta itu hanya demi diriku dan putraku saja tak ada orang lain " saat permaisuri mengucapkan kata 'putraku' dengan nada penekanan Kaisar merasa hatinya sakit akan hal itu


"Tapi dia juga putraku"


"Hehh Putramu huhh. Sejak kapan Pangeran Han Zhang feng itu Putramu? Ingat ini Yang Mulia Kaisar Han Dong Yeu yang terhormat bahwa Putra Mahkota Han Zhang Feng hanya putraku putra Permaisuri Liang Feng Xiao seorang, tak ada orang lain.


Aku yang mengadung, aku yang membesarkan dirinya seorang diri, dan aku pula yang meberikan kasih sayang seluas samudra dan kau mengatakan bahwa dia putramu? hahaha janga bercanda Yang Mulia itu menggelikan sekali" tegasnya diselingin nada meremehkan


"Aku juga mampu melepas gelar Permaisuri ataupun Putra Mahkota jika aku mau tapi jika aku melakukan hal itu berarti aku mengaku kalah dan aku tak akan membiarkan kata kalah ada dalam kamusku"


"......"


"Sudah lah tak ada gunanya juga berbicara denganmu!! Hamba permisi Yang Mulia Kaisar"Permaisuri langsung pergi dari sana karena terlalu kesal akan ucapan Kaisar tanpa mendengar jawaban yang akan Kaisar ucapkan padanya.Namun tepat disepan pintu ia berhenti sejenak tanpa menoleh kebelakang lalu berkata


"Jika kau ingin maaf dariku perbaiki dulu dirimu karena aku tak akan memaafkan begitu saja orang yang sudah membuatku sengsara terlebih dari itu berusahalah meminta maaf pada Putraku dengan caramu"


Setelah Permaisuri pergi dan tak terlihat lagi Kaisar menghela nafas lelah memang semua ini adalah salahnya karena menelantarkan istri dan juga anaknya. Sekarang hanya adapenyesalan yang semakin lama semakin besar


"Hah!! Apakah aku tak akan menerima maaf darimu? Apakah sesulit itu mamaafkan diriku?apa sebegitu buruknya aku memperlakukanmu juga putra kita?tapi kau memberi sedikit cahaya maaf untukku melalui putra kita"


*善惡到頭終有報


Shàn è dàotóu zhōng yǒu bào


Kebaikan maupun kejahatan,jika waktunya tiba pasti ada balasan Karmanya*.


Pepatah yang diucapkan mendiang ayahandanya tergiang dikepala Kaisar Sang pemimpin Kekaisaran Han. Dan dia akan berjuang untuk mendapatkan maaf dari Permaisuri dan putranya.


Ya dia harus berjuang sekali lagi dan jika waktunya tiba ia akan meluruskan juga menjelaskan semuanya pada Permaisuri Liang Feng Xiao


Tak tau kenapa sejak Permaisurinya bangun dari koma hatinya berdebat tak karuan dan hati serta pikirannya selalu tertuju kepada Permaisuri tanpa bisa ia cegas sesikitpun


Bersambung~


\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_


Assalamu'alaikum Readers Kesayangan


Mohon maaf atas keterlambatan Upnya karena Author lagi ujian Online jadi harus lebih fokus ujian dulu


Jangan lupa Like,Vote,and Comennya juga Follow akunku ya

__ADS_1


Authot baru-baru ini Publis Cerita baru jangan lupa mampir ya


\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_


__ADS_2