
Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan
Happy Reading gaess~
*I heard
Kudengar
That you're settled down
Kau telah menetap
That you found a girl
Kau telah temukan seorang gadis
And you're married now
Dan kau tlah menikah
I heard
Kudengar
That your dreams came true
Impianmu terwujud
Guess she gave you things
Pasti dia memberimu segala
I didn't give to you
Yang tak bisa kuberikan padamu
Suara merdu itu berasal dari Permaisuri Liang feng xiao meskipun mereka tak mengerti dengan bahasa yang digunakan oleh permaisuru tatapi menurut mereka lagu yang Permaisuri nanyanyikan enak saat didengarkan membuat Pangeran Shi Yao Qi yang mengerti artinya mulai maju dan mengikuti alunan lagunya. Kenapa Pangeran Shi Yao Qi bisa mengetahui lagu itu? Hawabannya mudah karena saat dia dan Permaisuri pergi ke ruang rahasia dia tak sengaja melihat buku yang tak terlalu tebal dan mulai membacanya meskipun singkat Pangeran Shi Yao Qi hafal lagu itu dan beberapa lagu lain. Jadi dia mengikutinya saja*
_______________________________》
(Pangeran Shi Yao Qi)
Old friend
Teman lama
Why are you so shy
Kenapa kau begitu malu
It ain't like you to hold back
Engkau bukanlah orang yang peragu
Or hide from the light
Atau suka sembunyi dari cahaya
(Permaisuri Liang Feng Xiao)
I hate to turn up out of the blue
Aku benci harus muncul tiba-tiba
Uninvited
Tak diundang
But I couldn't stay away
Namun aku tak bisa diam saja
I couldn't fight it
Aku tak tahan
I'd hoped you'd see my face
Aku berharap kau lihat wajahku
And that you'd be reminded
Dan kau kan teringat
That for me
Bahwa bagiku
It isn't over
Semua ini belum usai
Sampai Pangeran Han Zhang Feng pun ikut serta karena ajaran sang ibunda kepadanya dan juga beberapa buku yang diberikan oleh ibundanya dari ruang rahasianya atau Kediaman Surgawi (天上的住所:Tiānshàng de zhùsuǒ) .Jadi dia mulai mempelajari bahasa yang menurutnya asing itu namun membingungkan juga menyenangkan secara bersamaan.
__ADS_1
Ibunya juga memberikan buku lagu yang dia tulis sendiri meskipun bukan karyanya sendiri tetapi anaknya mungkin dapat mempelajari bahasa asing dengan menggunakan lagu supaya bisa dengan cepat memahaminya apa yang akan ia pelajari dan siapa yang tau bahwa semua lagu itu bukanlah lagu yang ia buat sendiri.Karena menamenurut Permaisuri belajar dengan diiringi musikk adalah cara tercepat untuk menghafal
(Pangeran Han Zhang Feng)
Never mind I'll find
Tak mengapa kan kutemukan
Someone like you
Seseorang sepertimu
I wish nothing but the best for you
Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu
Too.. Don't forget me
Dan juga.. jangan lupakan aku
I beg
Kumohon
I remember you said
Aku ingat kau pernah berkata
Sometimes it lasts in love
Kadang cinta akan abadi
But sometimes it hurts instead
Namun kadang juga menyakitkan
Sometimes it lasts in love
Kadang cinta akan abadi
But sometimes it hurts instead
Namun kadang juga menyakitkan
Yeah
Semua orang terkejut bahkan Kaisar pun tak menyangka bahwa Putranya bisa berbahasa asing. Dengan suara yang indah menyempurnakan suara merdu kedua orang yang telah dulu menyanyi
(Permaisuri Liang Feng Xiao)
Kau kan tahu
How the time flies
Betapa waktu cepat berlalu
Only yesterday
Baru kemarin
Was the time of our lives
Waktu kita bersama
We were born and raised
Kita lahir dan besar
In a summer haze
Dalam kabut musim panas
Bound by the surprise
Terikat oleh kejutan
Of our glory days
Hari-hari jaya kita
(Pangeran Shi Yao Qi)
Nothing compares
Tak ada yang sepadan
No worries, or cares
Tak usah kuatir, atau peduli
Regrets and mistakes
Sesal dan kesalahan
__ADS_1
They're memories made
Semua itu kenangan yang tlah dibuat
Who would have known, how
Siapa yang tahu, bagaimana
Bittersweet
Manis dan pahit
This would taste
Begitulah rasanya
Someone Like You - Adele
Setelah lagu selesai suasana menjadi sunyi. Sampai Ibu Suri tersadar dari lamunanya dan mulai bertepuk tangan membuat semua orang tersadar. Meskipun Ibu Suri tak mengerti dengan penggunaan bahasa tetapi dia cukup terharu dengan bakat sang Putri dan juga cucunya ditambah dengan kehadiran Pangeran dari kerajaan Shi ini menambah keindahannya.Pempilan yang dutampilkan oleh Permaisuri, Putra Mahkota dan Pangeran Shi itu dalah penampilan yang luar biasa yang perbah ia lihat sebelumnya dan ini penampilan pertama kalinya yang ditampilkan Sang Permaisuri membuat Ibu Suri memberikan empat jempolnya untuk sang putri
*Prok~
Pork~
Prok*~
"Bagus sekali penampilan kalian bertiga. Aijia merasa terharu dengan penampilan kalian meskipun Aijia tak mengerti bahasa yang kalian gunakan tetapi itu cukup membuat Aijia merasa senang akan hal itu.Aijia baru pertama kali melihat penapilan bakat yang sangat luar biasa ini"
"Xìèxìè ibu suri"
"Boleh Aijia mengetahui apa maksud nyanyian yang kalian nyanyikan itu?mungkin bisa menjadi motivasi kita semua yang berada disini?
"Boleh kami akan menjelaskannya ibu suri jika Yang Mulia Kaisar mengijinkan"
"Bagaimana Yang Mulia"tanya ibu suri kepada Kaisar
"Silahkan Zhen mengizinkan kalian"
"Gege kau saja yang menjelaskan aku malas"Bagaimana Permaisuri tidak malas kalau artinya saja seperti kisah hidupnya mana mau ia menceritakan kisah yang menyedihkan itu ia hanya menyukai lagu itu saja dan memang memiliki kisah yang sama dengan dirinya
"Hais kau ini.Baiklah~baiklah"
"Nyanyian yang kami nyanyikan tadi menceritakan tentang Mantan kekasih hati yang telah mendapatkan kekasih hatinya yang baru dan ia merasa nyaman bersama kekasih hatinya yang baru itu. Selain itu, ternyata mimpi mantan kekasihnya sudah terwujud karena kekasih barunya juga dapat memberikan apa yang tidak bisa diberikan oleh kekasih lamanya kepada mantan kekasihnya"
"Maaf Pangeran tapi Aijia masih kurang mengerti"
"Ah lebih singkatnya seperti kisah hidup Permaisuri Liang Feng Xiao yang yah kalian sudah tau lah ya jadi tak usah pangeran ini perjelas"ucapnya malas sambil melirik kaisar yang tertegum dan itu membuat Pangeran Shi menyeringai senang
"Ah maafkan Aijia anakku"
"Tak usah meminta maaf ibu suri itu bukan kesalahan ibu suri.Manusia memang seperti itu dan cinta bagaikan sebuah harta yang menyilaukan mata dan itu sudah suraran takdir Permaisuri ini"
"Aiya~kau memang benar Permaisuri apalagi harta sangat menyilaukan mata hingga orang akan buta rasanya jika berlama-lama memandang harta itu"ujar Pangeran Shi Yao Qi
"Tapi anakku ibunda tak mengerti dengan bahasa yang kalian nyanyikan tadi"
"Ah begitu Ibunda. Apakah perlu Xiao 'er artikan kedalam bahasa kita?"
"Ah tak usah anakku"
"Tak apa Huangtaihou biar kami bertiga yang akan mengartikannya sambil bernyanyi dan kalian semua yang ada disini bisa mengetahui arti yang sebenarnya dan tak lagi bertanya" ujar Pangeran Mahkota menegahi
"Apakah tak merepotkan Pangeran"
"Tidak sama sekali Ibu Suri lagian dikekaisaran Shi ini hal biasa"kata Pangeran Shi Yao Qi
"Hahh baikalah Aijia menyerah. Terserah kalian saja"
"Baiklah"
"Tunggu" suara yang lantang mensunyikan satu ruangan. Siapa lagi kalau bukan Yang Mulia Kaisar. Hal itu membuat Selir An Fei merasa senang karena menurutnya kaisar akan memarahi Permaisuri. Tetapi diluar dugaan Kaisar malah membuatnya tak percaya
"Zhen mau bertanya kepada anda bertiga terutama Permaisuri"meskipun memggunakan nada dingin tetapi terselip nada keingintahuan
"Ya silahkan Yang Mulia"
"Sejak kapan kau bisa berbahasa asing"
"Sejak hamba bangun dari koma Yang Mulia Kaisar."skak mat Kaisar tak bisa menjawab diam seribu bahasa. Dirinya tak tau kenapa bisa merasakan didalam hatinya seperti tertusuk oleh beribu ribu pedang
"Kenapa diam Yang Mulia? Apakah ada yang salah dengan ucapan hamba yang membuat Yang Mulia tersinggung? Atau ucapan hamba membuat anda merasa bersalah eoh"remehnya saat melihat Kaisar terdiam begitupun ruangan itu
"Hahaha ternya benar. Maafkan Pangeran ini Yang Mulia Kaisar tetapi hamba hanya mengingatkan saja Permata langka yang hampir tak ada dan yang anda cari ada disekitar anda bahkan ada silingkup sekirar anda dan mutiara palsu yang anda pertahankan itu hanyalah sekedar mata ikan yang tak menarik bahkan mampu menghancurkanmu"ucap Pangeran Shi Yao Qi sambil melirik dari ujung matanya kepada Selir An Fei
"Apa maksudmu Pangeran"
"Ah Yang Mulia,Pangeran ini yakin pasti Yang mulia mengetahui maksud hamba"
"Baiklah terserah kalian saja. Lanjutkan apa yang akan kalian lakukan"
"Memang tanpa kau suruh kami akan melakukannya"tanpa merasa takut dengan pandangan orang lain Permaisuri mengucapkan dengan santai namun lantang
"Permaisuri orang tua ini ingin bertanya sekali lagi. Apakah tak merepotkan bila kalian menyanyikannya lagi"
__ADS_1
"Seperti yang dikatakan Yang Mulia Permaisuri tadi bahwa kami tak keberatan sama sekali Ibu Suri. Hitung-hitung membungkam mulut para nyamuk yang kekurangan darah segar"seringai keji terpampang jelas diwajah tampan pangeran Han Zhan Feng hasil didikan Ibunda tercintanya dan itu membuat Permisuri Liang Feng Xiao dan Pangeran Shi Yao Qi merasa senang tanpa menghiraukan tatapan takut orang yang berada disana
Bersambung~