The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
17. Tak menyangkan


__ADS_3

Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaess~


*I heard


Kudengar


That you're settled down


Kau telah menetap


That you found a girl


Kau telah temukan seorang gadis


And you're married now


Dan kau tlah menikah


I heard


Kudengar


That your dreams came true


Impianmu terwujud


Guess she gave you things


Pasti dia memberimu segala


I didn't give to you


Yang tak bisa kuberikan padamu


Suara merdu itu berasal dari Permaisuri Liang feng xiao meskipun mereka tak mengerti dengan bahasa yang digunakan oleh permaisuru tatapi menurut mereka lagu yang Permaisuri nanyanyikan enak saat didengarkan membuat Pangeran Shi Yao Qi yang mengerti artinya mulai maju dan mengikuti alunan lagunya. Kenapa Pangeran Shi Yao Qi bisa mengetahui lagu itu? Hawabannya mudah karena saat dia dan Permaisuri pergi ke ruang rahasia dia tak sengaja melihat buku yang tak terlalu tebal dan mulai membacanya meskipun singkat Pangeran Shi Yao Qi hafal lagu itu dan beberapa lagu lain. Jadi dia mengikutinya saja*


_______________________________》


(Pangeran Shi Yao Qi)


Old friend


Teman lama


Why are you so shy


Kenapa kau begitu malu


It ain't like you to hold back


Engkau bukanlah orang yang peragu


Or hide from the light


Atau suka sembunyi dari cahaya


(Permaisuri Liang Feng Xiao)


I hate to turn up out of the blue


Aku benci harus muncul tiba-tiba


Uninvited


Tak diundang


But I couldn't stay away


Namun aku tak bisa diam saja


I couldn't fight it


Aku tak tahan


I'd hoped you'd see my face


Aku berharap kau lihat wajahku


And that you'd be reminded


Dan kau kan teringat


That for me


Bahwa bagiku


It isn't over


Semua ini belum usai


Sampai Pangeran Han Zhang Feng pun ikut serta karena ajaran sang ibunda kepadanya dan juga beberapa buku yang diberikan oleh ibundanya dari ruang rahasianya atau Kediaman Surgawi (天上的住所:Tiānshàng de zhùsuǒ) .Jadi dia mulai mempelajari bahasa yang menurutnya asing itu namun membingungkan juga menyenangkan secara bersamaan.

__ADS_1


Ibunya juga memberikan buku lagu yang dia tulis sendiri meskipun bukan karyanya sendiri tetapi anaknya mungkin dapat mempelajari bahasa asing dengan menggunakan lagu supaya bisa dengan cepat memahaminya apa yang akan ia pelajari dan siapa yang tau bahwa semua lagu itu bukanlah lagu yang ia buat sendiri.Karena menamenurut Permaisuri belajar dengan diiringi musikk adalah cara tercepat untuk menghafal


(Pangeran Han Zhang Feng)


Never mind I'll find


Tak mengapa kan kutemukan


Someone like you


Seseorang sepertimu


I wish nothing but the best for you


Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu


Too.. Don't forget me


Dan juga.. jangan lupakan aku


I beg


Kumohon


I remember you said


Aku ingat kau pernah berkata


Sometimes it lasts in love


Kadang cinta akan abadi


But sometimes it hurts instead


Namun kadang juga menyakitkan


Sometimes it lasts in love


Kadang cinta akan abadi


But sometimes it hurts instead


Namun kadang juga menyakitkan


Yeah


Semua orang terkejut bahkan Kaisar pun tak menyangka bahwa Putranya bisa berbahasa asing. Dengan suara yang indah menyempurnakan suara merdu kedua orang yang telah dulu menyanyi


(Permaisuri Liang Feng Xiao)


Kau kan tahu


How the time flies


Betapa waktu cepat berlalu


Only yesterday


Baru kemarin


Was the time of our lives


Waktu kita bersama


We were born and raised


Kita lahir dan besar


In a summer haze


Dalam kabut musim panas


Bound by the surprise


Terikat oleh kejutan


Of our glory days


Hari-hari jaya kita


(Pangeran Shi Yao Qi)


Nothing compares


Tak ada yang sepadan


No worries, or cares


Tak usah kuatir, atau peduli


Regrets and mistakes


Sesal dan kesalahan

__ADS_1


They're memories made


Semua itu kenangan yang tlah dibuat


Who would have known, how


Siapa yang tahu, bagaimana


Bittersweet


Manis dan pahit


This would taste


Begitulah rasanya


Someone Like You - Adele


Setelah lagu selesai suasana menjadi sunyi. Sampai Ibu Suri tersadar dari lamunanya dan mulai bertepuk tangan membuat semua orang tersadar. Meskipun Ibu Suri tak mengerti dengan penggunaan bahasa tetapi dia cukup terharu dengan bakat sang Putri dan juga cucunya ditambah dengan kehadiran Pangeran dari kerajaan Shi ini menambah keindahannya.Pempilan yang dutampilkan oleh Permaisuri, Putra Mahkota dan Pangeran Shi itu dalah penampilan yang luar biasa yang perbah ia lihat sebelumnya dan ini penampilan pertama kalinya yang ditampilkan Sang Permaisuri membuat Ibu Suri memberikan empat jempolnya untuk sang putri


*Prok~


Pork~


Prok*~


"Bagus sekali penampilan kalian bertiga. Aijia merasa terharu dengan penampilan kalian meskipun Aijia tak mengerti bahasa yang kalian gunakan tetapi itu cukup membuat Aijia merasa senang akan hal itu.Aijia baru pertama kali melihat penapilan bakat yang sangat luar biasa ini"


"Xìèxìè ibu suri"


"Boleh Aijia mengetahui apa maksud nyanyian yang kalian nyanyikan itu?mungkin bisa menjadi motivasi kita semua yang berada disini?


"Boleh kami akan menjelaskannya ibu suri jika Yang Mulia Kaisar mengijinkan"


"Bagaimana Yang Mulia"tanya ibu suri kepada Kaisar


"Silahkan Zhen mengizinkan kalian"


"Gege kau saja yang menjelaskan aku malas"Bagaimana Permaisuri tidak malas kalau artinya saja seperti kisah hidupnya mana mau ia menceritakan kisah yang menyedihkan itu ia hanya menyukai lagu itu saja dan memang memiliki kisah yang sama dengan dirinya


"Hais kau ini.Baiklah~baiklah"


"Nyanyian yang kami nyanyikan tadi menceritakan tentang Mantan kekasih hati yang telah mendapatkan kekasih hatinya yang baru dan ia merasa nyaman bersama kekasih hatinya yang baru itu. Selain itu, ternyata mimpi mantan kekasihnya sudah terwujud karena kekasih barunya juga dapat memberikan apa yang tidak bisa diberikan oleh kekasih lamanya kepada mantan kekasihnya"


"Maaf Pangeran tapi Aijia masih kurang mengerti"


"Ah lebih singkatnya seperti kisah hidup Permaisuri Liang Feng Xiao yang yah kalian sudah tau lah ya jadi tak usah pangeran ini perjelas"ucapnya malas sambil melirik kaisar yang tertegum dan itu membuat Pangeran Shi menyeringai senang


"Ah maafkan Aijia anakku"


"Tak usah meminta maaf ibu suri itu bukan kesalahan ibu suri.Manusia memang seperti itu dan cinta bagaikan sebuah harta yang menyilaukan mata dan itu sudah suraran takdir Permaisuri ini"


"Aiya~kau memang benar Permaisuri apalagi harta sangat menyilaukan mata hingga orang akan buta rasanya jika berlama-lama memandang harta itu"ujar Pangeran Shi Yao Qi


"Tapi anakku ibunda tak mengerti dengan bahasa yang kalian nyanyikan tadi"


"Ah begitu Ibunda. Apakah perlu Xiao 'er artikan kedalam bahasa kita?"


"Ah tak usah anakku"


"Tak apa Huangtaihou biar kami bertiga yang akan mengartikannya sambil bernyanyi dan kalian semua yang ada disini bisa mengetahui arti yang sebenarnya dan tak lagi bertanya" ujar Pangeran Mahkota menegahi


"Apakah tak merepotkan Pangeran"


"Tidak sama sekali Ibu Suri lagian dikekaisaran Shi ini hal biasa"kata Pangeran Shi Yao Qi


"Hahh baikalah Aijia menyerah. Terserah kalian saja"


"Baiklah"


"Tunggu" suara yang lantang mensunyikan satu ruangan. Siapa lagi kalau bukan Yang Mulia Kaisar. Hal itu membuat Selir An Fei merasa senang karena menurutnya kaisar akan memarahi Permaisuri. Tetapi diluar dugaan Kaisar malah membuatnya tak percaya


"Zhen mau bertanya kepada anda bertiga terutama Permaisuri"meskipun memggunakan nada dingin tetapi terselip nada keingintahuan


"Ya silahkan Yang Mulia"


"Sejak kapan kau bisa berbahasa asing"


"Sejak hamba bangun dari koma Yang Mulia Kaisar."skak mat Kaisar tak bisa menjawab diam seribu bahasa. Dirinya tak tau kenapa bisa merasakan didalam hatinya seperti tertusuk oleh beribu ribu pedang


"Kenapa diam Yang Mulia? Apakah ada yang salah dengan ucapan hamba yang membuat Yang Mulia tersinggung? Atau ucapan hamba membuat anda merasa bersalah eoh"remehnya saat melihat Kaisar terdiam begitupun ruangan itu


"Hahaha ternya benar. Maafkan Pangeran ini Yang Mulia Kaisar tetapi hamba hanya mengingatkan saja Permata langka yang hampir tak ada dan yang anda cari ada disekitar anda bahkan ada silingkup sekirar anda dan mutiara palsu yang anda pertahankan itu hanyalah sekedar mata ikan yang tak menarik bahkan mampu menghancurkanmu"ucap Pangeran Shi Yao Qi sambil melirik dari ujung matanya kepada Selir An Fei


"Apa maksudmu Pangeran"


"Ah Yang Mulia,Pangeran ini yakin pasti Yang mulia mengetahui maksud hamba"


"Baiklah terserah kalian saja. Lanjutkan apa yang akan kalian lakukan"


"Memang tanpa kau suruh kami akan melakukannya"tanpa merasa takut dengan pandangan orang lain Permaisuri mengucapkan dengan santai namun lantang


"Permaisuri orang tua ini ingin bertanya sekali lagi. Apakah tak merepotkan bila kalian menyanyikannya lagi"

__ADS_1


"Seperti yang dikatakan Yang Mulia Permaisuri tadi bahwa kami tak keberatan sama sekali Ibu Suri. Hitung-hitung membungkam mulut para nyamuk yang kekurangan darah segar"seringai keji terpampang jelas diwajah tampan pangeran Han Zhan Feng hasil didikan Ibunda tercintanya dan itu membuat Permisuri Liang Feng Xiao dan Pangeran Shi Yao Qi merasa senang tanpa menghiraukan tatapan takut orang yang berada disana


Bersambung~


__ADS_2