The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
6. Tidur Siang Pembawa Berkah (Part 1)


__ADS_3

Typo (s) bertebatan Amatir maklumkan


Happy Reading gaess~


Setelah kejadian itu permaisuri menyuruh pelayan pribadinya Rong xue supaya tidak mengijinkan siapapun masuk kedalam kamarnya tanpa kecuali dan pelayan tersebut menyanggupi.


"Baiklah aku perlu tidur untuk mengembalikan tenagaku yang terkuras akibat menjawab pertanyaan yang lebih ke pernyataan itu sungguh tak ada manfaatnya sama sekali astaga."racaunya


"Baik permaisuri pelayan rendahan ini akan melakukannya dengan sangat baik"kata pelayan setianya Rong xue


"Dan untuk anakku pangeran Mahkota Han zhang feng ketika dia kesini bilang saja jangan khawatir dan redakan amarahnya sebelum aku yang bertindak lebih jauh kepada orang yang membuatnya marah dan jika ia telah kembali seperti sedia kala ia boleh menemuiku tapi sebelum itu jangan biarkan ia masuk.Mengerti"lanjut permaisuri Liang feng xiao lagi


"Mengerti Permaisuri akan Nubi laksanakan dengan sebaik baiknya permaisuri"sanggup Rong xiao


"Hmm aku masuk dulu mau tidur badanku pegal-pegal semua rasanya"sambil memasuki kamarnya permaisuri memijit baju kiri


Setelah itu permaisuri memasuki kediamannya dan lansung menuju tempat pemandian untuk membersihkan diri.


Menurutnya terlalu lengket karna berkeringat banyak gara-gara berdebat dengan orang yang tak penting itu hanya buan-buang tenaga padahal dari tadi dia hanya diam tak ikut berpartisipasi yah selain menonton


Seusai membersihkan diri permaisuri langsung menaiki ranjang dan berbaring mencari posisi yang menurutnya nyaman hingga akhirnya hanya permaisuri terlelep hanya terdengar dengkuran halus dari hidungnya


Hening


Hanya Kata itu yang menggambarkan kediaman permaisuri Liang feng xiao yang sedang tertidur pulas . Selang setengah potong dupa berlalu tidur permaisuri terganggu entah apa yang terjadi hanya dia yang tau. Apabila diamati lebih dekat raut wajah permaisuri Liang feng xiao semakin mengkerut buliran keringat mulai memenuhi pelipis permaisuri itu mebuat tidur permaisuri sedikit tterganggu oleh sesuatu. Tetapi apa yang mengganggu tidurnya itu?


Tiba-tiba suara pintu terbukan inginnya membuka kedua belah matanya namaun entah kenapa matanya seperti enggan untuk sekedar melihat siapakah yang menghampirinya.Dirasanya orang itu duduk disebelahnya dan mulai menaiki ranjang hangatnya juga orang itu mulai mengelus sayang rambut halusnya yang tak terdapat aksesoris apapun.


Sebenarnya ia ingin mengetahui siapakah gerangan yang dengan lancangnya masuk kedalam kediamannya dan juga naik ke atas ranjangnya


"Ibunda apakah sudah tidur?"ujar orang itu


Ah sekarang ia tau siapa orang ini yang dengan gampangnya masuk kedalam kediamannya ternyata anak kesayangannya, sekarang ia lega jika itu adalah anaknya jika bukan sudah pasti ia hajar


"Ibunda pasti sudah tidur ya?Ibunda tau Zhang Feng ingin sekali bercerita kepada ibundaku yang cantik ini hehehe,tapi sekarang ibunda sudah tidur nyenyak sekali,jadi tak apalah Zhang Feng akan bercerita meskipun ibunda tak akan mendengarnya"


Ya orang itu adalah Pangeran Mahkota Han Zhang Feng yang dengan gampangnya masuk kekediaman sang Permaisuri tanpa dihadang oleh prajurit


"Ibunda tau Zhang Feng sangat sangat sangat dan sangat menyayangi dan mencintai ibunda sampai ingin mati rasanya mengetahui ibunda terbaring lemah tak berdaya seperti waktu lalu.


Asal ibunda tau Zhang Feng sudah merencanakan akan menyusul ibunda jika ibunda pergi bertemu dewa yama(?) Tapi sebelum itu terjadi Zhang Feng akan mencari siapapun pelakunya yang telah melukai ibunda jadi ibunda tenang saja aku akan membalaskan swmua perbuatan mereka yang sudah melukai ibunda entah itu secara fisik,mental dan batin ibunda"Janji Pangeran Mahkota

__ADS_1


"Hahh~sudahlah ibunda tidur yang nyenyak ya mimpikan Feng'er.Chup~"ucap Pangeran Mahkota diakhiri kecupan manis di dahi sang ibunda


"Sweet dream my prince"ucap Permaisuri dalam hati


15 minutes~


Setelah itu hening sepi sunyi senyap hanya terdengar suara dengkuran halus dari keduanya dan selama itu juga Permaisuri mulai merasalkan kegelisahan dalam tidurnya lagi(?)tapi hal itu tak mengganggu tidur Sang Pangeran hanya saja ia mulai merasakan sakit seperti ditarik secara paksa entah oleh siapa ia hanya akan mengikuti jalannya takdir yang telah dituliskan oleh tuhan untuknya tentu saja,karena menurutnya Permaisuri Liang feng Xiao adalah dirinya di masa lalu dan Sang Lady Assassin adalah dirinya dimasa depan yang telah mengalami reinkarnasi


Setelah itu ia bedara disebuah ruanfan serba putih yang tak berujung.Dimanakah ia sekarang dan tempat apa ini ia merasa bahwa tempat ini bukan hanya ruang kosong tak berpenghuni tetapi seperti ruang yang misterius entah lah tak bisa ia jabarkan hanya dengan kata-kata


"Liang feng xiao?"


Suara siapa itu itu terdengar familiar ditelinganya namun ia lupa dumanakah ia mendwnfar suara itu


"Liang feng xiao?"


Suara itu lagi siapa itu ia ingin berteriak memanggil siapa itu tetapi lidahnya serasa kelu bagai ada lem yang menahan didalam tenggorokannya


"Atau mau ku panggil permaisuri Liang feng xiao atau The Queen of mercenarles to eradicate crim hihihi?"


Lagi-lagi suara yang entah suara siapa itu dia tak tau terdenfar kembali.Permaisuri Liang feng xiao terus menyusuri tempat yang tak dia letahui dimana itu hanya putih yang mengelilingi dirinya sapampai dia tersadar akan sesuatu


"Siapa kau? Apa maumu? Kenapa kau bisa tau tentang diriku? Tunjukkan dirimu?" Akhirnya kata yang akan ia ucapkan sedari tadi keluar dengan mulusnya dari bibir plum indahnya


"Apa tujuanmu membawaku hingga ketempat yang tak ku ketahui ini. Jawab siapa kau dan apa tujuannya membawaku kesini"lanjutnya


"Ya aku akanku menjawab semua pertanyaanmu itu"


"Tak usah banyak omong cepat tunjukkan dirimu"


"Tapi aku akan menjawab pertanyaanmu satu-satu"


"Baik.baiklah cepat jawab semua pertanyaanku tadi"


"Baiklah jika kau memaksa dan ternyata kau tak sabaran ya orangnya menyebalkan sekali"


"Cih siapa juga yang memaksa kalau tak mau ya sudah tak usah menjawabnya dan apa katamu tadi 'menyebalkan' siapa yang kau sebut menyebalkan"katanya kesal karena dikatai menyebalkan


"Kau menyebalkan siapa lagi kalau bukan kau!!Aish~kau tak sabaran juga ternyata. Kau tak seru sekali"ucap suara tersebut


"Ck cepat lah sedikit jika tak ingin menjelaskan tak usah menjelaskan sekalian saja biar aku tak penasaran dasar suara aneh"ujar permaisuri Liang geng xiao denfan tampang kesalnya

__ADS_1


"Ia ia akan aku jelaskan.awas kau jika menyela"


Setelah percakapan yang menguras emosi itu entah angin yang amat aejuk datang dari mana dia ia tak tau,baginya ini sangatlah menyegarkan maka dari itu ia langsung saja memejamkan matanya merasakan angin yang sangat sejuk membuat dirinya merasa segar seperti habis diisi oleh tenaga tambahan.


Saat membuka matanya dia sudah berada di tempat yang berbeda dimana tempat yang sekarang dia pijaki memiliki keindahan yang tidak pernah dia kunjungi meskipun didunianya dulu. Sampai dia melihat sosok yang duduk dipinggir danau yang menurutnya indah duduk membelakanginya dan tak sadar dia mulai melangkahkan kakinya menjuju sosok tersebut


Sosok tersebut merasakan seseorang mendekat dan berbalik melihat siapa yang mendekat itu. Setelah mengetahui bahwa orang itu yang dia kenali mendekat langsung saja ia tersenyum dan mekah terpasang diwajah cantik nan mungilnya


Tapi tunggu seperti tidak asing dengan wajah itu. Familiar sekali. Dan dia tertegum saat menyadarinya


"Kau apakah kau permaisuri Liang feng xiao yang sebenarnya"tanyanya ragu


"Ya ini aku tetapi kau lah permaisuri sekarang xiao 'er.karena kita adalah satu kau adalah aku dan aku adlah kau kita satu jiwa dan kau adalah reinkarnasiku diduniamu dulu.Aku yang memanggilmu waktu itu karna hanya kau yang bisa membantuku membalas dendam kepada mereka yang berbuat tidak adil padaku dan putraku"


"Ya dengan senang hati akan aku lakukan karena seperti katamu tadi kita adalah satu jiwa maka putramu otomatis adalah putraku juga maka aku akan melakukan apapun untuk putra ku"


"Apakah kau mau membantuku dan membalas mereka yang telah berbuat tidak adil kepadaku dan putra kita?"


"Ya aku akan membantumu tak usah kau khawatir karna aku ada disini untuk membantumu jadi kau tenanglah disana.Masalah balas dendam itu sudah menjadi urusanku sekarang kau cukup doakan aku dan putra kita saja itu sudah cukup"ujar Liang feng xiao serius kepada arwah permaisuri Liang feng xiao


"Ya aku tau kau sangat kuat dan hebat karna itu aku memanggilmu. Kau mempunyai hati yang baik meakipun kau Ratu pembunuh bayaran yang terkenal dengan kekejamannya dalam melakukan setiap misi tapi dibalik itu kau adalah orang yang sangat baik yang mengutamakan keselamatan oramg lain dari pada keselamatanmu sendiri"ujar arwah permaisuro Liang feng xiao dengan senyum tulusnya


"Ya ya ya aku tau tak usah kau ingatkan aku lagi tentang hal itu kaumembuatkan merasa bersalaj saja dan merindukan keluargaku."ujar Liang feng xiao dengan raut kesal


"Hey itukan memang benar adanya tak perlu kau menyangkal sedikitpun dan masalah keluargamu merwka baik-baik saja tapi terkadang merwka akan mengunjungin makammu dan melepas rindu disana"


"Baiklah terserahmu saja dan kau malah membuat aku menrindukan mereka.Sudah lah sekarang apa yang bisa ku bantu untuk membuatmu tenang dialammu?"ujarnya


"Tetapi sebelum itu aku ingin mengatakan sesuatu padamu....?"


Bersambung~


______________________________________________________________________


jangan lupa Like,Vote,and Coment


juga jangan lupa follow akunku terus ikuti laman ku ya


Vote 300 Coment 60 :D


______________________________________________________________________

__ADS_1


__ADS_2