
Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan
Happy Reading gaess~
Setelah percakapan yang dimenangkan
Pangeran Han Zhang Feng suasanaya menjadi hening, sangat sunyi sampai sampai nafas pun terdengar jelas tetapi hal itu membuat ketiganya merasa bosan dan mulai bersuara
"Baiklah kami akan menyanyikannya lagi. Tapi tanpa ada suaea yang mengganggu acara menyanyi kami"
"Baiklah Pangeran Shi Yao Qi silahkan"
"Ya"
Setelahnya hanya ada nyanyian yang membuat hati rileks merasa tenang akan suara yang sangat merdu itu. Membuat semua orang larut dalam lagu yang dinyanyikan dengan khidmat
( Permaisuri Liang Feng Xiao )
I heard that you're settled down
聽說你已定下來
That you found a girl and you're married now
找到了一個女孩,現在結婚了
I heard that your dreams came true
聽說你的夢想成真了
Guess she gave you things I didn't give to you
看來她給了你我沒給的
(Pangeran Shi Yao Qi)
Old friend, why are you so shy?
老友啊!你幹嘛那麼害羞呢?
Ain't like you to hold back or hide from the light
支支吾吾或閃避眼神,這不像你啊
(Permaisuri Liang Feng Xiao)
I hate to turn up out of the blue uninvited
我討厭這種突如其來的場面
But I couldn't stay away, I couldn't fight it
但我無法離開,無法抗拒
I had hoped you'd see my face
我多希望你能看著我的臉
And that you'd be reminded, that for me it isn't over
然後注意到,對我來說,一切還沒結束啊
(Pangeran Han Zhang Feng)
Never mind, I'll find someone like you
放心吧!我會找到一個像你一樣的人
I wish nothing but the best for you too
我也只是希望你一切順利
Don't forget me, I beg
我求你別忘了我
I remember you said
記得你說過
"Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead"
"有時因愛而活,有時卻也因它而受傷"
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead, yeah
有時因愛而活,有時卻也因它而受傷,是啊
(Permaisuri Liang Feng Xiao)
You know how the time flies
你知道時間過得多快
Only yesterday was the time of our lives
我們那些難忘時刻才在昨天
__ADS_1
We were born and raised in a summer haze
我們就在夏霧裡長大
Bound by the surprise of our glory days
隨著驚喜的往日美好時光而在一起
(Pangeran Shi Yao Qi)
I hate to turn up out of the blue uninvited
我討厭這種突如其來的場面
But I couldn't stay away, I couldn't fight it
但我無法離開,無法抗拒
I had hoped you'd see my face
我多希望你能看著我的臉
And that you'd be reminded, that for me it isn't over
然後注意到,對我來說,一切還沒結束啊
(Permaisuri Liang Feng Xiao)
Never mind, I'll find someone like you
放心吧!我會找到一個像你一樣的人
I wish nothing but the best for you too
我也只是希望你一切順利
Don't forget me, I beg
我求你別忘了我
I remember you said
記得你說過
"Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead," yeah
"有時因愛而活,有時卻也因它而受傷",是啊
(Permaisur Liang Feng Xiao)
凡事比不上,無憂無慮
Regrets and mistakes, they're memories made
但留在記憶中的盡是懊悔與所犯的錯
Who would have known how bittersweet this would taste?
這箇中滋味誰知
(Pangeran Han Zhang Feng dan Pangeran Shi Yao Qi)
Never mind, I'll find someone like you
放心吧!我會找到一個像你一樣的人
I wish nothing but the best for you too
我也只是希望你一切順利
Don't forget me, I beg
我求你別忘了我
I remember you said
記得你說過
"Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead"
"有時因愛而活,有時卻也因它而受傷"
(Permaisuri Liang Feng Xiao)
Never mind, I'll find someone like you
放心吧!我會找到一個像你一樣的人
I wish nothing but the best for you too
我也只是希望你一切順利
Don't forget me, I beg
我求你別忘了我
I remember you said
__ADS_1
記得你說過
"Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead"
"有時因愛而活,有時卻也因它而受傷"
Sometimes it lasts in love, but sometimes it hurts instead, yeah
有時因愛而活,有時卻也因它而受傷,是啊
Disini nyanyian itu diulang- ulang oleh ketiganya dijadinya suara yang saling bersautan jika kalian belum mengerti maksudnya mereka bertiga mengulang-ngulang reff lagu itu menjadi lebih indah dan saling mengimbangi satu sama lain.Jika kalian masih belum mengerti juga mereka bernyanyi seperti dipaduan suara yang ada suara 1,2,dan 3 dan jika belum mengerti juga dari penjelasan saya kalian bisa melijat di Youtube tenrang paduan suara menhhunakan 3 suara ok
Semua orang terkejut dengan arti sebenarnya terutama Kaisar yang merasa bahwa tokoh utama dalam lagu itu adalah dirinya entah kenapa dirinya beranggapan seperti itu,atau memang benar yang dikatakan oleh Pangeran Shi bahwa makna nyanyian itu seperti kisah hidup permaisuri atau malah sebalinya itu kisahnya yang membuat Permaisuri enggan memaafkan dirinya.
Hal itu Membuat dirinya merasa gelisah dan bersalah entah lah untuk siapa itu entah untuk dirinya atau permaisuri dilihat dari pandangannya mengarah kepada Permaisuri Liang Feng Xiao sedari tadi tanpa mengalihkan sedikitpun
Setelah nyanyian itu selesai dinyanyikan ileh mereka Permaisuri undur diri karena jengah dengan semua orang yang berada diruangan itu kecuali kedua anak kesayangannya, Pangeran Shi Yao Qi dan Ibu Suri yang memang tulus kepada dirinya.Ia tak permah membedakan antara Pangeran Han Zhang Feng dan Pangeran Han Yu Chen karena menurutnya keduanya sama,sama -sama anaknya meskipun ibu Pangeran Han Yu Chen jahat kepada Permaisuri tapi itu ibunya bukan anaknya.Maka tak salah jika ia melimpahkan kasih sayang rata kepada kedua putranya itu
"Hamba undur diri Yang Mulia karena tugas hamba telah usai disini. Permisi" setelah mengucapkan itu Permaisuri langsung pergi menguju danau buatan yang terdapat banyak bunga Teratai mengapung indah diatasnya tanpa menunggu jawaban dari kaisar
Entahlah dirinya merasa tak mood untuk saat ini dan menyuruh pelayan setianya untuk tak menggangu dirinya. Suasana disekitar danau tampak indah meskipun malam hari dan begitu sunyi inilah kedamaian yang ia sukai saat malam hari,karena langit yang memang indah bertambah indah dengan adanya lampion yang terpasang disekitar kerajaan dan ada juga silangit- langit yang tak terlalu jauh dari sana.
Terlarut dalam keindahan danau dan hamparan langit dengan ditemani angin yang berhembus membuat dirinya betah berbaring diatad runput tak menyadari seseorang yang menatapnya sedari tadi entahlah pandangan itu sulit diartikan. Meskipun telah dilarang oleh Permaisuri pelayan tak akan berani melawan perintah Yang Mulia Kaisar,Yang hidup dan matinya saja ada ditangan kaisar.
Ya orang itu adalah Yang Mulia Kaisar, yang sedari tadi terus memandangi wajah damai permaisuri, merasakan pergerakan dari sekitarnya Permaisuri langsung membuka kedua belah mata indahnya, hal itu membuat keduanya saling menatap hingga beberapa detik. Permaisuri yang menatap dengan raut terkejut dan herannya, sedangkan Kaisar yang menatap dengan pandangan terpesona baru kali ini dia melihat netra mata yang begitu indah yang membawa kedamaian karena maik hitamnya seperti air yang mengalir tak dapat ditebak.
"Ada apa Yang Mulia Kaisar berada di tempat ini dan sejak kapan Yang Mulia berada disini"setelah memutuskan kontak mata Permaisuri Liang Feng Xiao bertanya dengan posisi yang tak berubah sekalipun
"......"
"Yang Mulia?"
"......" masih sama tak ada tanggapan dari Kaisar
"Yang Mulia"masih saja ia melamun ia tau kalau dirinya memang cantik,imut dan sangat mempwsona tapi jangan sepeeti itu juga
"......" krik~krik~krik
"YANG MULIA" Nah kalau sudah seperti ini siapa yang takkan tersadar eoh. Untung danau itu sepi karena semua pelayan telah diusir oleh Kaisar
"Kenapa kau berteriak kepadaku?aku tak tuli jadi jangan berteriak didepan mukaku"
"Eohh masih bertanya hehh? Kau sudah kupanggil sejak tadi tapi kau tak menyahuti panggilanku.Siapa disini yang bersalah hah" tak sadar dirinya bertingkah imut didepan Kaisar dwngan memajukan bibirnya beberapa senti tak lupa dengan pipinya yang ikut menggembung tandanya ia sangat kesal karena disalahkan
"Tapi tidak dengan berteriak seperti itu. Diriku masih sehat dan tak tuli ingat itu"mati-matian Kaisar menahan diri untuk tak mencubit kedua pipi Permaisuri atau menciumnya atau atau bisa sampai ia mengurung Permaisuri dikediamannya dan bertindak lebih jauh namun ia urungkan tak ingin menambah kebencian permaiauri terhadapnya
"Apa katanya tadi tak tuli!!heoll terus siapa yang sejak tadi kupanggil tak menyahut. Dasar Kaisar tuli, selain berwajah datar dan dingin dia juga tuli untung saja kau tampan"gerutunya yang tentu didengar oleh Kaisar. Bukan marah tetapi senyun tipis yang tak ketara dia tunjukkan diwajah datarnya itu entah mengapa menurutnya Permaisurinya ini menggemaskan sekali sejak terbangun dari koma.
"Siapa yang kau bilang tuli itu huh"
"Ya siapa lagi kalau bukan kau Kaisar yang Tuli... Eh"setelah sadar dengan yang diucapkan Permaisuri langsung membungkam mulutnya dengan kedua tangannya.
Lain halnya dengan Permaisuri yang merutuki mulutnya itu, Kaisar malah bertambah senang tetapi langsung menormalkan wajahnya dan memasang wajah garangnya menakut- nakuti tapi bukannya takut Permaisuri malah nenahan tawanya karena mwnurutnya wajah kaisar sungguh aneh dengan wajahh yang garak tak cocok sekali
"Ohh jadi aku Kaisar tuli begitu"
"Ya. Memang benar kan.Prrfff"
"Kau harus ku hukum karena telah mengataiku tuli dan kau juga berani menertawakan diriku"
"Terserah sejak kapan kau tak pernah menghukumku meskipun itu bukan kesalahanku dan juga sejak kapan kau mau mendenfarkan penjelasanku eoh"
"......"
"Selain tuli kau juga bisu ya? Kenapa tal menjawab apakah aku benar"
"......"
"Sudahlah mood ku semakin buruk berurusan denganmu"setelah itu permaisuri langsung meninggalkan Kaisar sendiri di danau tak menghiraukan raut wajahnya yang berubah sendu
"Mau kemana kau permaisuri"
"Mau pergi.Aku tak ingin melihat wajah menyebalkanmu itu"
"Tapi aku belum menghukummu"
"Silahkan jika kau mau aku tak keberatan sama sekali"
"Baiklah tapi jangan menyesal"
"Terse-"ucapan Permaisuri berhenti karena merasa bahwa ada benda kenyal yang menempel pada bibirnya dan ia semakin terkejud menyadari bahwa kaisar menciumnya
Cupp
'Masih sama seperti dulu selalu manis dan lembut'iner Kaisar
Semakin lama ciuman yang awalnya lembut berubah menjadi kasar dan bergairah.Bahkan Kaisar tak mempedulikan Permaisuri yang sejak tadi memberontak namun kekuatan permaisuri kalah didekapan sang kaisar ia hanya diam saja.merasa tak ada pergerakan dari permaisurinya,ia mulai melepaskan ciuman mereka takutnya menyakiti permaisurinya(?)
"Yak dasar kaisar mesum,cabul berani berani-beraninya kau menciumku seenak jidatmu hah~hiks mama ciuman pertamaku"
"Kenapa responmu begitu itu hukuman yang pantas untukmu.Aku juga sudah memperingatkanmu sebelumnya tapi kau tak menghiraukan yah jadi aku lakukan saja.Dan apa- apaan ciuman pertama itu? jika kau lupa kita bahkan pernah melakukan lebih dari itu"
"YAK DASAR KAISAR MESUM MATI SAJA KAU"ucapan lantang permaisuri memecahkan kesunyian malam dan pergi dari sana dengan menggrutu kesal juga jangan lupakan ia yang menghentak- hentakkan kakinya kesal
"Hahahaha"tawa lepas selepas burung diawan menandakan bahwa kaisar sangat bahagia dan ia ingin ini tak segera berakhir
Bersambung~
__ADS_1