The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
19. Second chance for the heart ruler


__ADS_3

Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaess~


Setelah kejadian didanau tempo lalu sikap Kaisar mulai berubah kepada Permaisuri dan bertambah ketika Pangeran Shi pulang Kekerajaannya,entah mengirimkan makanan yang menurut permaisuri tak ada rasanya hambar sekali,Kaisar tak tau saja bahwa makanan Permaisuri jauh lebih nikmat dibanding makanan yang ia kirim.


Berbagai jenis teh Kaisar kirimkan Kepada Permaisuri namun permaisuri lebih memilih teh yang sudah ia racik sendiri, dan pakaian yang amat sangat berat jika ia kenakan hal itu membuat Permaisuri risih karena tak biasanya Kaisar bersikap seperti itu.


Permaisuri benci dengan orang yang dulunya menghina dan menganggap seseorang tak berguna tetapi pada akhirnya malah menjilat ludahnya sendiri. Permaisuri lebih menyukai seseorang yang meskipun membenci tetapi tak menghinanya malah menghindar tak ingin bertemu dengan orang itu atau secara terang-terangan tanpa adanya sandiwara.Itu baru menyenangkan


"Bisakah kalian katakan kepada Yang Mulia Kaisar bahwa aku permaisuri Liang Feng Xiao tak akan menerima semua pemberiannya itu...."jeda sehenak


"Dan katakan juga bahwa apa yang telah dia buang tak akan bisa kembali lagi seperti dulu, sebelum membuktikan apa yang seharusnya dia buktikan"setelah Permaisuri mengucapkan itu dia langsung menutup pintu kediamannya dan menyuruh semua pelayan yang ada di paviliumnya untuk tak menerima atau menyenyuh semua barang itu.


Memang Permaisuri ingin membuka sedikit hatinya untuk memaafkan kesalahan yang dulu ernah kaisar lakukan pada Permaisuri Liang feng Xiao yang dulu,tapi bukan berarti ia akan memaafkan secara cuma-cuma.Ia akan melihat seberapa jauh usaha kaisar untuk medapat maaf darinya Karena ia tau bahwa ada Rahasia yang disembunyikan Kaisar dari semua orang,Hal ini terasa begutu janggal bagi Permaisuri bukan apa-apa diingatan Permaisuri bahwa meskipun ia dan kaisar dijodohkan namun perlakuan kaisar tak sepeeti ini dulu.


Awal Pernikahan mereka kaisar berlaku baik dan lemah lembut meakipun ia dingin tapi tidak untuknya.Tapi semejak masuknya Selir An itu istana harem mulai memanas dan ada saja konflik yang menyudutkan dirinya dan sikap kaisar tiba- tiba berubah seratus delapan puluh derajat dari sikap aslinya.Juga ada banyak kasus yang menimpa kekaisaran selama bertahun tahun entah karena apa


Biarlah takdir membawa kemana ia akan berkelana dihidupnya sendiri karena meskipun ia mengubah nasibnya bukan berarti ia bisa mengubah takdir kan?.Sambil bergumam didepan pintu kamarnya entah apa yang digumamkan yang pasti hal itu membuat sekeliling kediamannya bercahaya emas tipis yang hanya bisa dilihat oleh Permaisuri sendiri itu adalah cahaya pelindung kediamannya.


Jika dilihat dari luar maka akan aktifitas akan berjalan seperti biasanya,namun jika orang yang sudah ada di dalam mereka hanya melihat kesunyian karena Permaisuri menyuruh semua dayang,penjaga,kasim yang ada dikediamannya untuk beristirahat hingga sore hari,hal itu disyukuri oleh semua orang karena bisa beristirahat sejenak menghilangkan lelah pada tubuhnya.


Setelah memasuki kediamannya Permaisuri langsung menuju ketempat belajar dan memanggil penjaga bayangan peninggalan mendiang kakeknya


"Salam Permaisuri. Semoga anda panjang umur beribu ribu tahun"


"Permaisuri ini memiliki tugas untukmu"


"Tugas seperti apa yang Permaisuri maksud. Hamba akan melaksanakannya dengan sangat baik dan tak akan mengecewakan Permaiauri"


"Tugasmu mudah saja. Kau ikut aku keluar istana dan panggil aku nama saja juga katakan pada semuanya jangan terlalu formal padaku beraikaplah seperti aku ini teman kalian"


"Menjawab Permaisuri apakah perlu hamba saja yang pergi keluar istana Permaisuri supaya tak merepotkan Permaisuri?


Hamba banyak berterimakasih karena sudah bermurah hati kepada kami semua, itu adalah anugrah bagi hamba namun itu tak pantas untuk kami yang hanya pelayan rendahan ini"


"Tidak kau harus ikut aku. Karena aku ingin ketempat pembuatan senjata dekat istana dan tukang jahit didekat sini.Apa maksudmu pelayan rendahan bagiku kau sama sepertiku kalian adalah bagian dari keluargaku dan kalian juga sudah berkorban banyak pada keluarga besarku jadi dimana letak tak pantas dan pelayan rendahan itu kutanya"


"Bukan begitu maksud hamba Permaisuri.Hamba bekerja untuk keluarga anda yang sudah turun temurun kami kerjakan tak pantas rasanya jika kami hanya memanggil dengan nama saja itu sungguh tak sopan"


'Tuan kau memang orang yang dermawan sehingga memiliki cucu seperti Permaisuri yang sma dermawannya seperti anda yang tak pernah memandang kami sebagai pelayan malah mengamggap kami sebagai keluarga inilah keturunan anda tuan'inner Penjaga bayangan itu sangat bersyukur


"Aku tak menerima penolakan.Mulai sekarang kalian adalah bagian dari keluargaku jadi kumohon jangan terlalu formal bersikaplah seperti keluarga sesungguhnya"


"Baiklah permaisuri hamba akan mengikuti anda dan akan melaksanakan apa yang anda katakan dan mulai sekarang kami adalah keluarga anda"


"Bagus jadi jangan menggunakan hamba atau Permaisuri panggil aku Xiao'er atau Xiao xiao saja atau kalian bisa memanggilku Xiao mei karena menurutkubkalian lebih tua dariku"


"Baiklah Xiao mei"


Setelah berganti pakaian dengan pakaian biasa dan tak lupa cadar untuk menutupi separuh wajahnya. Permaisuri keluar bersama penjaga bayangannya yang juga sudah berganti pakaian yang sudah disediakan oleh Permaisuri,dengan lincah mereka melewati arap tanpa meninggalkan suara.kerena mereka menggunakan peringan yubuh yang biasa orang sebut qing gong(?)


Skipp Pasar


Setelah sampai dipasar terdekat Permaisuri tak menyangkan ternyata pasar diera ini dan dizamannya dulu sama saja sama sama ramai. Terdapat pedagang yang menjajakan dagangannya dan para pembeli yang melakukan negosiasi. Sampai netra matanya menangkap kedai pernak pernik yang memikatnya juga seperti ada panggilan dari toko itu.Tak menunggu lama dia langsung melangkahkan kakinya ke kedai tersebut diikuti oleh penjaga bayangannya atau mari kita sebut ia sebagal Guan Fei


"Selamat datang pelanggan Terhormat. Silahkan dipilih apa yang pelanggan terhormat inginkan" Dengan ramah sang penjual menawarkan dagangannya jangan lupakan pula senyum lembutnya juga mata berbinar entah karena apa


"Emm aku ingin melihat lihat dulu apah boleh paman"


"Ya silahkan Pelanggan Terhormat"

__ADS_1


"Panggil nona Feng saja paman"


"Ah baiklah nona Feng silahkan dilihat terlebih dahulu"


Permaisuri melihat lihat apakah ada yang menarik dimatanya atau tidak. Sampai netra kelamnya melihat tusuk rambut yang menurutnya bagus dan langsung membelinya dua sekaligus karena tusuk rambut tersebut hanya ada dua macam dan itu sepasang


"Woah!! Nona Feng beruntung karena tusuk rambut ini hanya ada dikedai saya saja hanya ada dua pasang dan itu dirancang khusus oleh adik ipar saya karena katanya akan ada seseorang yang sangat luar biasa, menyimpan kemisteriusan yang tiada tandingannya membeli tusuk rambut ini,orang awam akan melihat bahwa tusuk rambut itu hanya tusuk rambut biasa tapi jika ia adalah orang hebat maka lain lagi.




Saya percaya itu karena adik ipar saya merupakan kultivator tingkat tinggi dan mungkin nona Feng lah yang dimaksud oleh adik ipar saya itu karena ia akan memprediksi kapan orang itu datang hari ini adalah hari yang sangat ditunggu oleh saya.Sejak saya menjual tusuk rambut itu tak ada yang berminat membelinya karena menurut mereka tusuk rambut ini tak menarik. Kadi sangat mungkin bahwa nona lah yang dimaksud adik ipar saya"ujar sang penjual dengan nada riangnya dengan binar bahagia seperti memdapat hadiah jutaan tael emas saja


"Ah paman bisa saja,mungkin itu benar atau mungkin saja salah manusaia hanya bisa memprediksinya namun jika dewa berkehendak tidak maka tidak.jadi berapa yang harus saya bayar paman?"


"Ah nona jangan merendah seperti itu,itu cukup mahal apakah tak apa nona"


"Yah tak apa paman katakan saja.Masalah pembayaran ta akan mengecewakan jika hasilnya sesuai yang diharapkan"


"Baiklah nona.Semuanya 25 teal perak nona"


"Ah itu tak mahal paman karena nona ini puas maka akan nona ini nayar 2 teal emas paman"


"Ah itu terlalu banyak nona. Saya tidak bisa menerimanya"


"Ah klau begitu saya ganti dengan membeli aksesoris bagaimana paman?"


"Emm baiklah nona. Silahkan?"


Permaisuri mulai mencari cari apapun yang menurutnya menarik sampai netranya terjatuh pada gelang couple. Segeralah dia ambil dan dia teringat Rong xue. Di akan memberikannya nanti untuk Rong Xue yang selalu setia kepadanya.


"Ah paman ini saja"


"Terima kasih paman. Nona ini permisi sampai jumpa lagi paman"


"Ya hati hati nona.Jangan lupa sering-seringlah mampir kesini"


Setelah mengucapkan itu Permaisuri langsung menuju tujuan utamanya yaitu penjahit untuk menjahit baju yang telah dia rancang. Sebenarnya ia bisa saja menjahitnya sendiri namun ia juga sudah menjahit beberapa dipavilliumnya dan itu sungguh memerlukan waktu yang agak lama dan juga menguras tenaganya.


Bukan hanya menjahit baju yang ia lakukan karena masih banyak lagi yang sudah ia buat namun ia akan menggunakan jasa orang lain saja untuk menghemat waktu.


Setelah itu dia akan menuju ke tempat pembustan senjata seperti pedang tombak atau cambuk namun ia juga ingin membuat pistol,baret,laras, dan katana namun ia ingin pembuatan senjatanya secara khusus


Sesampainya disana Permaisuri langsung masuk dan seorang pelayan wanita menghampirinya


"Selamat datang dirumah jahit Lu nona"


"Ya. Apakah pemilik rumah jahit ini ada"


"Ada diruangannya nona. Mari saya antarkan nona"


Apakah kalian bertanya dimana Guang Fei itu? Eoh Guang Fei itu ada tepat dibelakangnya dan membawa belanjaannya tentu saja. Karena Guang Fei sedari tadi diam bukan diam melamun saja ia hanya terdiam karena terheran juga kagum akan junjungannya ini


Setelah berjalan selama lima menit mereka tiba didepan sebuah ruangan bernama KEPALA JAHIT LU sang pelayan mengetuk pintu tiga kali setelah mendengar kata 'Masuk' pelayan serta Permaisuri dan penjaga bayangan memasuki ruangan yang tak terlalu besqr tetapi nampak elegan. Ditengah tegah terdapat meja dan kursi yang nampak tua tetapi cukup menarik dimata Permaisuri dan di kursi tersebut terdapat pria paruh baya yang sedang mengerjakan sesuatu entah apa


"Kepala Lu nona dan tuan ini ingin bertemu dengan anda?"


"Ya baiklah kau bisa pergi"


"Baik Kepala Lu.Permisi"

__ADS_1


Setelah pelayan itu pergi Kepala Lu menyuruh Permaisuri dan Guang Fei duduk tepat didepannya hanya duhalangi oleh meja saja


"Nona dan tua ada perlu apa menemui pria tua ini?hingga tuan dan nona repot-repot menemui pria tua ini"


"Nona ini ingin Kepala Lu membuatkan pakaian yang sudah nona ini gambar"sambil memberikan beberapa gulungan kepada Kepala lu


"Pakaian apa ipa ini nona? Pria tua ini baru sekarang melihat pakaian seperti ini?"



(maaf klau jelek ya:( intinya bajunya seperti itu)


"Kepala lu tak perlu tau baju apa itu. Yang penting itu baju yang nona ini inginkan dan harus kepala lu jahitkan secara rapi"


"Ah baik nona dan kenapa nona harus secara langsung menemui pria tia ini? Kenapa tak langsung saja kepada pelayan tadi?"


"Baju ini khusus diranncang oleh tuanku sendiri dan hanya untuk tuanku. Nona ini menginginkan Kepala Lu sendiri yang menjahitnya dan jangan sampai ada orang lain yang mengetahuinya jika ada yang sampai mengetahui tentang pakaian nona ini kepala lu akan menanggung akibatnya"ancamnya


"Baiklah nona Pria tua ini akan melakukan apa yang nona latakan dengan sangat baik"


"Dan kirim kealamat yang ada digulungan ini"sambil menyerahkan gulungan kecil kepada Ketua Lu


"Pavillium Bulan, kediaman Permaisuri Liang Feng Xiao"saat membaca alamat itu Kepala Lu tak bisa menyembunyikan keterkejutannya dan tak percaya bahwa Permaisuri sampah itu akan membuat pakaiam yang menurutnya unik dan bagus secara bersamaan


"Ya kirim kealamat itu. Bisakah baju itu selesai selama 3 Hari? Tenang saja tuanku sudah menyediakan pembayaran untuk mukanya dan bukan haya pakaian itu tuanku juga memberikan 7 sketsa lagi bagaimana? Kudengar rumah jahit ini terkenal dengan kecepatan dan kerapian dalam menjahit"


"Mmm baiklah nona Feng dalam 3 Hari semua pesanan anda akan kami antarkan"


"Baiklah berapa yang harus aku bayar?Tuanku memberikan sketsa ini untuk anda dan anda bisa melelangnya ingat jangan menjualnya secara pribadi jika ada nona- nona dari bangsawan atau keluarga kaisar yang meminta secara pribadi kepadamu katakan padanya bahwa kau tak menerima pesanan pribadijika mereka mengancammu katakan pada nona ini maka nona ini akan menolongmu"


"15 tael emas dan 20 tael perak nona dan juga pria tua ini mengucapkan beribu- ribu terima kasih karena sudah mersedia mempercayakan pria tua ini menjahit pakaian nona yang sangat luar biasa"


"Baiklah ini uang mukanya dulu 10 tael emas dan 10 tael perak sisanya setelah kau antarkan.Dan juga setiap gulungan yang aku berikan kepadamu itu kau bisa menjahit beberapa terlebih dahulu karena itu hanya ada 3 gulungan dan setiap gulungan terdapat 4 sampai 5 gambar pakaian yang sama namun dengan model dan hiasan berbeda.Ingat ucapanku jangan menerima pesanan secara Pribadi juallah di pelelangan"


"Tapi utamakan pakaian Tuanku dulu"


"Baiklah Nona. Terima kasih banyak atas anugrah yang diberilan oleh nona dan tuan nona.Apakah ada yang ingin nona katakan lagi atau ada keinginan lainnya?"


"Tidak! Nona ini akan pergi dulu. Sampai berjumpa 3hari mendatang jangan ampai ada yang melihat pakaian nona ini juga harus rapi"


"Bai nona akan saya kerjakan sebaik mungkin.Hati-hati Nona"


"Ya"


Setelah itu Permaisuri dan Guang Fei meninggalkan rumah jahit Lu dan segeran menuju ketujuan kedua yaitu Tempat Persenjataan.


"Permaisuri apa-"sebelum Penjaga bayangan menyelesaikan ucapannya Permaisuri langsung memotongnya terlebih dahulu


"Panggil aku Nona Feng saja supaya tidak ada yang curiga kita mengerti Guang Gege"


"Pelayan ini mengerti Perm ehh Nona Feng"


"Bagus!! Jangan terlalu formal dan apa-apaan itu huh.Gege kan aku sudah ķatakan untuk jangan memaggil diri sendiri pelayan kau ini selalu saja tak mendwngarkan apa kataku"ucapnya dengan nada kesal juga wajah cemberut


"Hehehe maaf maaf Gegemu ini belum terbiasa jadi maafkan Grge ya?"


"Huh apa perlu ku maafkan"


"Aish baiklah aku minfa maaf nanti aku akan meneraktirmu bagaimana"


"Ahaha itu baru bagus.Baiklah Gege yang terbaik mari masuk"

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2