
Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan
Happy Reading gaes~
"Kau tau dalam keluarga kita harus saling tolong menolong satu sama lain. Tak ada rahasia dan tak ada batasan didalamnya. Maksudnya tak ada rahasia dalam artian kita harus saling nerkomunisasi jika memang kita memiliki masalah dan membutuhkan pendapat. Kita harus saling menjaga kepercayaan sebab pondasi sebuah hubungan adalah kepercayaan" kelas Zhang Feng.
"Ya aku akan mencoba memyesuaikan diriku dengan dunia baru ini. Dunia dimana kebahagiaanku berada" kata Xie Cao Gang dengan senyum tulusnya yang jauh lebih menawan dari senyum terpaksanya tadi.
"Dan maksud dari tak ada barasan iyu sendiri adalah kita harus saling menyayangi, menghargai, dan selalu menjaga satu sama lain. Meskipun kita berbeda orang tua atau berbeda ibu yang terpenting kita saling percaya bahwa sebuah ikatan persaudaaran kadang tak memerlukan hubungan darah. Yah memang ada pepatah yang mangatakan darah lebih kental dari air dan aku tau itu. Namun bagiku ada kalanya air lebih bermanfaat dari pada darah. Banyak saudara sedarah yang rela membunuh saudara lainnya dan aku tak mau itu terjadi dianyara kita. Meskipun kita tak lahir dari rahim yang sama tapi kita akan selalu menyayangi dan akan selalu menjaga satu sama lain" jelas Zhang Feng lagi.
Mereka yang mendengar ucapan Zhang Feng secara tak sadar tersenyum dengan begitu lebar dengan mata yang berbinar entah senang atau bahkan terharu dengan ucapan tegasnya itu. Mereka tak menyangkan bahwa hari ini akan hadir menghadiri mereka dengan begitu tulusnya. Mereka tak akan menyia nyiakan hal ini bahkan mereka berjanji dalam hatinya untuk selalu menjaga kesetiaan, dan kepercayaan satu sama lain.
"Tapi aku tak mau kalau Yi Ai menjadi saudariku karena aku ingin Yi Ai menjadi ibu dari anak anakku kelak" cetus Chong Li sepontan karena tak mau jika Yi Ai pujaan hatinya menjadi saudarinya.
Suasana yang tadinya penuh haru kini hening dengan berbagai ekpresi ditunjukkan oleh mereka pada Chong Li si perusak suasana. Mereka paham itu dan sangatlah tau apa maksud dari perkataan Chong Li.
Maksud Zhang Feng hanya ingin persaudaraan mereka yang baru saja terjalin ini akan selalu baik-baik saja hingga kapanpun meskipun banyak batu karam yang menunghu mereka dimasa depan.
"Li'er kau tau aku rasanya ingin sekali memasukkanmu dalam peti mati dan menguburkannya" kata Bei Shan sadis, jika mukut tajam Bei Shan berbicara maka sidingin Chong Li pun akan terdiam tak berani membantah ucapan kakaknya itu. Meskipun dia terkenal dingin dan kejam tapi jika berhadapan dengan kakaknya ini dia akan langsung menciut bagai kerupuk terkena air.
Untung saja kakaknya yang satu lagi tak membalas ucapan Bei Shan jika iya maka tamatlah riwayatnya sebab dikeroyok oleh sikejam dan sisadis. Namun keberuntungan sepertinya tak berpihak kepadanya kali ini sebab baru saja membatin sang kakak pertama tak akan menyemprotnya eh malah kejadian.
"Dan aku akan membantumu membawanya kepeti mati lalu akan kulemparkan dia kejurang ditepi hutan kematian biar tubuhnya dimakan hewan buas liar" cetus Zhang Feng menanggapi ucapan Bei Shan jangan lupakan Smirk yang menggerikan bahka mereka saja mengindik ngeri melihatnya. Permaisuri mengernyitkan dahinya bingung dan juga ngeri sedikit sebab Smirk yang putranya tampilkan sama dengan dia laki-laki yang amat di cintainya itu.
Tunggu kenapa Smirk milik Zhang Feng sama persis dengan miliknya? Dan aku baru menyadari bajwa wajah mereka berdua sangat lah mirip? Apa yang sebenarnya terjadi? Tanyanya dalam hati namun Permaisuri langsung mengenyahkan pikiran anehnya itu umtuk saat ini.
"Sudah sudah sekarang Cao'er ceritakan awal mula kenapa kau bisa sampai di dunia ras siluman ini?" Tanya Permaisuri pada Xie Cao Gang dan dibalas anggukan olehnya.
"Baiklah ibunda" katanya.
"Jelaskan sekarang" kata mereka kompak.
"Baiklah dengarkan baik-baik jangan ada yang menyela ucapanku" perintahnya.
"Ya"
"Aku adalah Putra Mahkota kerajaan Serigala yang terkuat dari semua kerajaan yang ada. Ayahku adalah seorang Kaisar serigala yang terkuat yang mampu membinasakan beribu ribu pasukan musuh dengan sekali tebasan. Ibuku,,,ibuku adalah putri bungsu dari kerajaan serigala dibawah naungan kerajaan ayahku. Aku adalah anak ke dua dari tiga bersaudara, kakakku seorang laki-laki dan adikku adalah perempuan. Kakak laki-laki ku tak pernah mau ikut campur urusan kerajaan karena dia ingin menjadi seorang pendekar. Kami berdua sangatlah dekat hingga mamapu membuat saudara kami yang lainnya merasa cemburu-" jelasnya.
__ADS_1
"-Aku juga tak mau menjadi seorang Kaisar menggantikan ayahanda karena aku juga ingin menjadi seperti kakak. Tapi disatu sisi aku harus menjadi penerus kerajaan yang dibangun leluhur kami agar tak runtuh menjadi tanah jika salah memilih kaisar"
"Ayahku memiliki beberapa selir karena itu adalah tuntutan dari para mentri. Kalian pasti tau bahwa saat ini menikah dengan hanya memiliki satu istri bagai lelucon dimata masyarakat. Bukan hanya para bangsawan tapi rakyat biasapun masih banyak yang memiliki istri lebih dari satu. Awalnya ayahku tak menerima itu sebab ingin menjadi seperti kakek kakaisaran yang hanya memiliki satu istri saja tapi apalah daya bahwa ayahanda selalu dijebak agar mau memiliki istri lebih dari satu" meskipun menyakitkan Xie Cao Ganh tetap melanjutkan ucapannya.
"Ayahanda marah besar pada mereka dan menghukum mereka atas tindakannya setelah menemukan semua bukti. Tapi ayahanda tak bisa menjatuhi hukuman pada wanita yang bersama dengannya itu sebab wanita itu datang dan mengatakan bahwa dirinya hamil. Padahal kenyataannya dia hamil bukan karena ayahku"
"Tunggu kenapa kau bisa tau kalau anak dalam kandungan wanita itu bukan anak dari ayahandamu?" Tanya Permaisuri bingung.
"Ayahnda mengatakan padaku memang dia ditemukan dalam keadaan tanpa busana tapi dia tak melakukan apapun dengan wanita itu dan penjaga bayangannya pun mengatakan hal yang sama. Ayahanda mengatakan bahwa wanita itu datang bersama dengan seorang pria lalu mereka melakukannya dikamar itu saat ayahanda tak sadarkan diri dan semua perbuatan menjijikkannya pun disaksikan oleh semua penjaga bayangan ayahanda" jelasnya.
"Tapi kenapa penjaga bayangan ayahandamu tak menolong ayahandamu waktu itu?" Tanya Permaisuri lagi bingung karena masalah ini tak sesederhana kelihatannya.
"Sudah. Mereka sudah berusaha tapi tak bisa sebab tempat itu bagai dimatra oleh pelindung kuat dari sihir hitam. Dan penjaga bayangan tak ada yang mempelajari ilmu sihir. Kejadian itu terjadi beberapa kali disaat ayahanda sedang lengah atau saat ayahanda beristirahat" jelasnya lagi.
"Jika memang sudah mengetahuinya kenapa ayahandamu masih mempertahankan mereka?" Tanya Yao Qi yang mulai tertarik dengan alur cerita yang dibawakan oleh Xie Cao Gang.
"Ayahanda memiliki firasat bahwa kejadian ini bukanlah tanpa sebab, ayahanda bilang bahwa suatu saat nanti kejelasan dari perbuatan mereka akan diperjelas namun ayahanda tak tau kapan waktu itu akan terjadi" katanya.
"Oh berarti ini adalah sebuah konspirasi yang sudah sangat matang. Mereka yang bekerja dibalik layar sudah menyiapkan semuanya dengan sangat baik hingga mampu mengecoh keamanan kerajaanmu itu" jelas Prrmaisuri setelah menganalisis.
"Dan waktu yang dimaksud oleh ayahandamu itu adalah sekarang" seru Permaisuri lagi.
"Lalu ayahandamu? Dimana ayahandamu itu?" Tanya Zhang Feng yang sedari tadi diam saja.
"Ayahanda. Ayahanda melakukan kuktivasi tertutup untuk bisa menyegel aura pemimpin dalam tubuhkan agar mereka tak dapat mengejarku nantinya. Tapi, sangat disayangkan sebelum ayahanda menyekesaikan kuktivasinya mereka malah menyerang kekaisaran disaat mereka tau bahwa pemimpinnya melakukan kuktivasi tertutup dan untungnya tempat dimana singga sana itu berada sudah ayahanda segel bersama dengan paman yang sekarang entah berada dimana" jelasnya lagi.
"Apakah kudeta yang mereka lakukan ada hubungannya dengan beberapa selir itu?" Tanya Lilyana.
"Kurasa iya. Karena beberapa franksi yang berada dipihaknya lah yang menyerang kerajaan. Kudata besar besaran dilakukan untuk menggulingkan tahta milik kekuarga Xie, tidak ada yang tau dimana ayahanda melakukan kultivasi tertutup bahkan ibunda Permaisuri saja tak tau diaman letak keberadaan tempat itu"
"Tunggu ada yang janggal disini?" Tanya Permaisuri.
"Apa itu ibunda?" Tanya Zhang Feng dan diangguki oleh mereka sebab mereka merasa bingung dengan ucapan Permaisuri.
"Kenapa ibundamu hanya mau menyembunyikan dirinya sendiri dan adikmu? Tanpa mau mengikut sertakan dirimu dan kakakmu itu? Itulah yang menjadi pertanyaan dibenakku?" Tanya Permaisuri.
"Ah ibunda benar kenapa bisa begitu?" Tanya Chong Xi.
__ADS_1
"Baiklah akan aku beritau sesuatu, ibunda tak Pernah mau mengakuiku atau kakakku sebagai anaknya." Jelasnya.
"Kenapa?" Seru mereka.
"Dulu aku lahir disaat bulan purnama dan pendeta bilang aku akan membawa masa depan kerajaan entah nasib baik tau buruk tergantung bagaimana mereka mendidikku" katanya.
"Lalu?"
"Awalnya ayahanda dan ibunda Permaisuri menyanyangiku dengan begitu tulus. Tapi disaat aku menginjak usia 1 tahun ada sebuah bencana diPack kami dan seseorang bilang bahwa akulah penyebab bencana itu hadir. Dari sanalah kebenbian ibunda Permaisuri padaku hanya Ayahanda saja yang selalu bersamaku dan dialah yang selalu mendukungku memberikan aku semangat agar tak menyerah. Kakakku pun sama karena dia tak tertarik menjadi seorang Kaisar dari kerajaan serigala terkuat membuat ibunda membencinya dari usia kakak masih remaja"
"Kenapa ibundamu seperti itu? Kenapa lebih memilih tahta dari pada putranya?" Tanya Permaisuri heran dengan orang jaman sekarang ini.
"Ibunda Permaisuri dibesarkan dari keluarga kerajaan yang lumayan besar, di didik seperti para wanita bangsawan lainnya. Menjadi wanita angkuh dan menjunjung tinggi harga diri, kekuasaan diatas segalanya dan ibunda Permaiauri salah satunya. Pecinta kekayaan dan mendidik adikku menjadi sama sepertinya yang haus akan tahta"
"Jika memang begitu kenapa ayahmu mau menikahi wanita seperti dia?" Yanya Yao Qi kesal semdiri.
"Yao Geee" peringatan dari Permaisuri tak di dengarkan oleh sipemiliki nama. Seolah tuli Yao Qi tak mendengarkan apa uang sudah Permiausri peringatkan padanya tadi dan malah melanjutkan perkataannya.
"Jika memamg dijodohkan bisakan ayahmu membatalkannya dengan baik" katanya lagi.
"Sudah lah ibunda biarkan saja paman seperti itu. Aku akan menjawabnya setauku saja" kata Xie Cao Gang lembut memberi pengertian pada Permaisuri.
"Huuhh baiklah" pasrahnya.
"Ayahandaku menerima pernikahan ini karena merasa berhutang budi sebab ayahanda pernah ditolong olehnya saat diperjalanan pulang dari pertemuannya dengan kerajaan lain" jelas Cao Gang.
"Lalu dimana kakakmu berada sekarang?" Tanya Chong Li yang sejak tadi diam saja.
"Kakakku waktu itu berlari kearah bagian timur dari sini, dan mungkin saat ini sudah berada dibelakang gunung yang terdapat hamparan rumput disana" katanya memperkirakan keberadaan kakaknya.
deg
"Bagian timur dari hutan kematian?" Tanya Permaisuri sekali lagi dangan ekpresi yang sulit diartikan.
"Ya ibunda memangnya ada apa?"
"Oh astagaa"
__ADS_1
Bersambung~