The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
45. Pangeran Yang Sangat Mengagumkan


__ADS_3

Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaes~


Bagaimana tidak sesaat pencahayaan kembali terang mereka melihat didepan sana terdapat Pangeran Mahkota Han yaitu Han Zhang Feng, Pangeran Mahkota Shi yaitu Shi Fu Lin, Pangeran ke-7 Han Bei Shan yang terkenal dingin mengalahkan dinginnya Pangeran Mahkota,Pangeran kembar pangeran ke-5 Pangeran Han Chong Xi siceria nan ramah dan ke-6 Pangeran Han Chong Li berbanding terbalik dengan sang kakak yang ceria Pangeran ke-6 yang dingin nan cuek, serta Tuan muda keluarga Liang putra tabib Liang yaitu Liang Xuan Xuan yang ramah tapi jangan salah meskipun ramah tapi mematikan.


Keenam pemuda dambaan para kaum hawa berkumpul dalam satu panggung? Apakah ini sebuah keberuntungan atau kesialan? Haruskah mereka bahagia atau bersedih hati? Apa yang akan terjadi nantinya jika penampilan mereka sudah dimulai? Belum dimula saja sudah mendapat sorakan antusias tak menyadari bahwa didekat merek ada seorang Kaisar dan Permaisuri yang harusnya dihormati. Tapi seakan tak peduli dengan sekitar mereka para kaum hawa bersorak kesenangan meninggalkan etika dan sopan santunya. Pangeran Mahkota Han saja yang sendirian tadi sudah sangat meriah taeus apakabar dengan mereka?.


Manik para gadis berbinar kesenangan ah bukan hanya para gadis tapi semua kaum hawa yang ada disana, bahkan Ibu Suri pun berbinar tak sabar menantikan penampilan para cucunya. Sungguh ketampanan yang sangat sempurna. Sangat sia-sia jika dilewatkan begitu saja. Yang nantinya akan mubazir jika tak dilihat sepuasnya. Hahaha.


Sangat tak mungkin mereka berenam berkumpul disatu tempat yang sama jika bukan karena urusan kerajaan. Tapi saat ini mereka berkumpul hanya hanya untuk menampilkan bakat diatas panggung?


Sungguh luar biasa. Siapakah yang berdiri sibelakang keenamnya? Hingga mampu mempersatukan Pangeran tampan disatu tempat. Mereka yang menghadiri Festival tahunan tak akan pernah menyesal karena telah menghadirinya. Sebab acra malam ini sangatlah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang monoton dan membosankan itu. Jika saja mereka tak menghadiri acara pembukaan Festifal tahunan malam ini yang sangat spektakuler, mereka yakin bahwa esok harinya mereka akan amat menyesal, semenyesal mungkin karena tak bisa melihat wajah-wajah tampan para Pangeran yang jarang diperlihatkan secara publik.


Tak heran semakin hari bertambah malam, semakin banyak orang berdatangan. Entah karena memnag sengaja dipanggil oleh mereka atau datang karena keantusianya sendiri. Yang pasti malam ini banyak makanan yang sangat jarang diperlihatkan dihari biasanya bahkan banyak makanan yang belum mereka lihat sebelumnya.


Makanan dan minuman berjejer dengan sangat rapi,mampu membuat orabg yang mekihatnya menelan ludah kasar. Makanan dan minuman dibagi menjadi beberapa bagian, disisi kanan tempat para keluarga kerajaan, disebelah kiri tempat para bangsawan dan para tamu bangsawan, ditengah yang megarah pada perbatasan adalah tempat para rakyat. Meskipun selalu diambil dwngan jumlah yang banyak tapi seperti tak akan ada habisnya saja.


Kini saatnya mengembalikan gokus pada orang didepan sana. Masalah makanan bisa nanti saja yang terpenting saat ini menonton penampilan para pria tampan.


Keenam Pangeran yang menggunakan baju seba putih dengan model yang berbeda dan terkesan aneh malah menambah ketampanan dan kharismanya itu.


[Shi Fu Li]


Yeah, ok


Yeah


Ok be water, be smooth


Tiàodòng de jiézòu let me hit ya bùduàn áoyóu chōnglàng bān de qǐfú zhìzào jīngxǐ kàn tāmen de biǎoqíng jīngyà


When I beat ya


Saat Pangeran Mahkota Shi memulainya seketika halaman hening membuat kerutan halus dikening Permaisuri karena bingung. Karena tak ingin memusingkan diri jadi Permaisuri membiarkan saja.


[Han Chong Li]


Shēntǐ běnnéng zìdòng fǎnyìng so clean


gēnběn jiù wúfǎ zàntíng baby you know me


We gonna hit the studio


Follow your heart


Open your eyes


kànjiànle zhè yīqiè kě bié jīngyà


Suasana masih lah hening dengan fokus yang masih mengarah pada keenamnya. Mungkin saja suasana hening karena tak ingin melewatkan suara emas dari mereka keenam.


[Han Bei Shan] [Han Chong Xi]


Wǔtái dēngguāng liàng qǐ wǒ de míngzì xiǎngqǐ


Right now, right here


Tonight we gonna lose control


We gonna lose control


yǐjīng bùyòng děngdài yǐjīng fāshēng cúnzài


Right now, right here


Tonight we gonna lose control


We gonna lose control


Mendengar suara kedua Pangeran yang memiliki sifat bertolak belakang itu bernayanyi bersama suasana yang tadinya hening menjadi ricuh dwngan tepuk tangan meriah bukan hanya dari kaum hawa melainkan kaum adam pun menyoraki juga.


[Liang Xuan Xuan]


quánbù dōu zài wèn


[All]


No way, no way


How old are you La la, la la la la, la la la la la la la


[Liang Xuan Xuan]


quánbù dōu zài wèn


[All]


La la, la la la la, la la la la la la la


Semua orang ikut bernyanyi pada baait ini dengan gembira. Mungkin merasa marena sudah bisa. Mungkin saja.


[Han Zhang Feng]


How old are you


Young homie wúguān nà niánlíng


bié diē pò yǎnjìng xiàng shì diào jìn xiànjǐng de diànyǐng


Spit anything on the mic


zài wǔtái zhànfàng suǒyǒu rèqíng yo play this


Lagi-lagi suara merdu dan sexy Pangeran Mahkota Han mampu membius siapa saja dari semua yang mendengarnha. Dari semua yang sudah bernyanui mereka akui bahwa suara yang lain sama bagusnya tapi tetap saja suara Pangeran Mahkota Han lebih mendominasi.


[Liang Xuan Xuan]


bùzhī cóng nǎge shùnjiān rénmen quándōu wàngle wǒ de niánlíng


cóng dàrén dào xiǎohái dōu ài shàng wǒ de yuányīn


bùshì wǒ xuǎnzé wǔtái ér shì wǔtái xuǎnzéle wǒ


bùshì wǒ xuǎnzé yīnyuè ér shì yīnyuè xuǎnzéle wǒ


Apalagi suara khas Tuan Muda Liang ini yang mempu membuat mereka terhanyut pada suara merdunya.


[Shi Fu Lin]


bù xūyào copy huò shì mó fǎng


zhēn de jiùshì zhēn de bùyòng duō jiǎng


bùyào biǎoxiàn de zhuāngmúzuòyàng


rénshēng bùnéng zhǐshì zǒu gè guòchǎng


[Han Chong Li]


bùyòng huáiyí nǐ de yǎnjīng


shēnghuó jiùshì chǎng diànyǐng baby action


bié zài yóuyù remember turn it up


xiànzài hé wǒ yīqǐ tiào jìn zhè yīnyuè de xiànjǐng


Bahkan sidinginpun mampu mengekuarkan kata lebih dari dua. Jangan lupakan senyim seksinya yang dapat membuat rahim para gadis bergetar hangat. Wkwk.


[Han Bei Shan]


wǔtái dēngguāng liàng qǐ wǒ de míngzì xiǎngqǐ


Right now, right here


Tonight we gonna lose control


We gonna lose control


yǐjīng bùyòng děngdài yǐjīng fāshēng cúnzài


Right now, right here


Tonight we gonna lose control


[Han Chong Xi]


That' s ringht come on girl


We gonna lose control


[Han Chong Xi]


That' s ringht come on girl


[Liang Xuan Xuan]

__ADS_1


Quánbù dōu zài wèn


[All]


No way, no way


How old are you


La la, la la la la, la la la la la la la


[Liang Xuan Xuan]


quánbù dōu zài wèn


[All]


La la, la la la la, la la la la la la la


How old are you


Pada saat bagian ini keenam Pangeran tampan itu melakukan dance yang mampu membuat semua orang tercengang karena kagum.


[Han Zhang Feng]


mài chū bùfá dàn bié hàipà


wúlùn fùchū duōshǎo dàijià


Pangeran Mahkota muncul ditengah mereka dengan gaya cool dan swagnya yang menambah kharisma dalam dirinya.


[Shi Fu Lin/Han Chong Li/Han Zhang Feng]


So baby you know màibó zhújiàn jiākuài


chénzhùqì shēnhūxī


Ketika Ketiga Pangeran yang sangat berpengaruh dikalangan masyarakat menggabungkan suaranya, lagu yang dibawakan menjadi lebih hidup dan lebih berenergi. Mungkin ketiga Pangeran itu membawa pangaruh positif bagi mereka yang ada disana.


[Han Chong Li]


hūhǎn de shēngyīn zhújiàn yuè lái yuè dà


Boy to the story zhǔnbèi hǎo jiù chūfā


[Han Chong Li/Han Zhang Feng]


We'll find the throne, and we'll take it


Ya can't be like us, just fake it


Ya can't be like us, just fake it


[Han Zhang Feng]


So back off,


back off Time's up!


[Liang Xuan Xuan]


Quánbù dōu zài wèn


[Han Bei Shan]


Oh no wúfǎ tíngzhǐ


[All]


No way, no way


[Shi Fu Lin]


zhè jiùshì wǒ de wǔtái chitty bang bang chitty bang bang


[All]


How old are you


La la, la la la la, la la la la la la la


[Liang Xuan Xuan]


quánbù dōu zài wèn


[Liang Xuan Xuan]


La la, la la la la, la la la la la la la


How old are you


Setelah lagu selesai tepuk tangan meriah menggema dengan amat keras memenuhi indra pendengaran mereka semua. Tak henti sorakan kegembiraan mereka lontarkan sebab para Pangeran yang terkenal akan muka tanpa ekpresi malam ini terpatahkan begitu saja. Senyum yang selama ini sangatlah jarang diperlihatkan meski pada ibu dan ayahnya malam ini diperlihatkan pada publik secara gamblang.


Namun lagi dan lagi pertunjukan mereka belumlah selesai karena itu peneranfan kembali mati digantikan cahaya kemelap.


Jangan tanyakan dari mana asalnya lampur kemerlap itu berasal karena jawabannya pastilah mengarah pada Permaisuri.


Permaisuri sendirilah yang mengatur susunan jalannya pertunjukan yang akan dibawakan oleh anak-anaknya serta keponakannya itu. Jadi jangan heran jika tak ada orang lain yang naik panggung saat putranya akan tampil.


Ngomong-ngomong mengenai perihal darimana Permaiauri mendapatkan lampu kemerlap itu adalah dari ruang ilahinya. Apakah kalian melupakan Mansion Permaisuri yang beberapa hari lalu baru muncul kepermukaan? Jika begitu bacalah lagi dari awal.


Penampilan ketiga merekapun dimulai dengan pakaian yang berganti menjadi hijau kacang ijo dengan tambahan beberapa aksesoris ditubuh mereka.


Menambah kesan swag saja jika mereka berada didunia Modern sudah dipastikan akan menjadi boyband terpopuler dan terlaris dimasanya. Hm jika saja karena nyatanya mereka berada dijaman kuno bukan Modern.


[All]


errbody handz up,


errbody handz up,


handz up, in the, air


[Shi Fu Lin]


méiyǒu rén néng zǔdǎng wǒ de lù


[All]


errbody handz up,


errbody handz up,


handz up, in the, air


[Han Bei Shan]


errbody gēnzhe wǒ jiǎobù


[Shi Fu Lin]


kuài, jiē kāi nǐ de méng yǎn,


kàn, we da leaders of the new school


dāng nǐmen hái zài


bìfēnggǎng lǐmiàn xiǎngfú


wǒmen yǐjīng líkāi fùmǔ zài chīkǔ


[Han Bei Shan]


liànxí shì lǐ měitiān


xiàng tóng dòngzuò chóngfù


bùyòng jiǎncè jiù néng


gǎnshòu hànshuǐ nóngdù


bù xiàng tāmen wǒmen bùgān yōnglù


keep it real nǔlì cái nénggòu


chōngpò nóngwù


(handz up)


[Han Chong Li]


everybody get down


fàngsōng shēntǐ gēnzhe


jiézòu diāndǎo yeah


everybody get down

__ADS_1


wàngjì fánnǎo wǒmen yǎn lǐ zhǐyǒu mùbiāo


[Han Zhang Feng]


if you gonna get down


fàngkōng dànǎo gēnzhe


yīnyuè jiān jiào,yeah


what you wanna hear now?


[All]


errbody handz up,


errbody handz up,


handz up, in the, air


[Liang Xuan Xuan]


méiyǒu rén néng zǔdǎng wǒ de lù


[All]


errbody handz up,


errbody handz up,


handz up, in the, air


[Liang Xuan Xuan]


errbody gēnzhe wǒ jiǎobù


[Han Chong Xi]


zhège shìjiè mǒu gè


jiǎoluò bù huái hǎoyì


wǒmen yòng xíngdòng dàitì táobì


shōu qǐ huáiyí, jìnbù háishì huánjí


wait for me to bring


it out, yīchǎng hǎo xì


[Liang Xuan Xuan]


jiù zhēng dà nǐ de yǎnjīng hǎohǎo kàn wǒ


bù tīng tāmen zuǐbā lǐ nàxiē luàn shuō


hey guess what?


it's a big shot,


shíjiān tik tok,


zàiyuán dì tàbù zhǐ kěnéng


yīnwèi lǎnduò


(handz up)


[Han Chong Li]


everybody get down


fàngsōng shēntǐ gēnzhe


jiézòu diāndǎo yeah


everybody get down


wàngjì fánnǎo wǒmen yǎn lǐ zhǐyǒu mùbiāo


[Han Zhang Feng]


if you gonna get down


fàngkōng dànǎo gēnzhe


yīnyuè jiān jiào,yeah


what you wanna hear now?


[All]


errbody handz up,


errbody handz up,


errbody handz up,


[Han Chong Li]


suǒyǐ xiànzài nǐ yě néng


kàn dào wǒmen de chéngzhǎng


[Shi Fu Lin]


everybody. we got the


feeling. don't u know?


[Han Zhang Feng]


shìfǒu nǐ de qíngxù yě


bùzhī bù jué gāozhàng


[Shi Fu Lin]


are you ready? Boy Story! time 2 go!


[All]


errbody handz up,


errbody handz up,


handz up, in the, air


[Liang Xuan Xuan]


méiyǒu rén néng zǔdǎng wǒ de lù


[All]


errbody handz up,


errbody handz up,


handz up, in the, air


[Liang Xuan Xuan]


errbody gēnzhe wǒ jiǎobù


BoyStory - Handz Up


Ketika lagu berakhir maka berakhirlah penampilan mereka . Dengan salam penghormatan pada semua orang mereka berlalu dari panggung menuju ruang ganti untuo mengganti penampilan mereka menjadi seperti awal. Menggunakan Hanfu masing-masing dengan rambut yang kembali panjang seperti tidak pernah pendek saja.


Didalam ruang ganti hanya ada keenamnya yang sedang melemoarkan senyum bahagianya pada satu sama lain. Kerja keras mereka selama ini membuahkan hasil yang memuaskan.


Mereka yakin bahwa nanti diacara penutupan ada ada pembagian hadiah dan juga tiket masuk Perlombaan tanpa harus menganti atau mendaftar lagi.


Biar kuberi tau sesuatu, sebenarnya diantara para Pangeran Han sangatlah kecil perselisihan perebutan tahta. Bukan tak ada tapi hanya beberapa saja diantata mereka. Meski begitu mereka sepakat akan merebut tahta secara sehat.


Siapa saja mereka yang sangat mengiginkan tahta itu? Nanti akan kujawab jika menang sudah waktunya.


Dibandingkan para Pangeran, para Putrilah yang sangat menginginkan tahta itu dibanding mereka yang melakukan perebutan secara sehat demi menjaga tali persaudaraan. Tapi para Putri melakukan segala cara untuk mendapatkan tahta itu dengan alasan ingin menjadi Putri Mahkota atau Maharani.


Brak


Suara dentuman pintu menyadarkan mereka dari lamunan tentang bagaimana nasib persaudaraan mereka nantinya. Tak tama masuklah seorang wanita cantik dengan cadar yang masih setia diwajahnya jangan lupakan baju kebesarannya yang berkibar karena angin malam yang menyejukkan itu.


Wanita cantik nan mempesona itu adalah Permaisuri Liang Feng Xiao tentu saja. Memang siapa yang akan berani membuka pintu dengan mendobraknya jika bukan dia dikekaisaran ini.


"Kalian sangat mengagumkan. Permaisuri ini bangga tunggulah hadiah kalian nanti" katanya denga riang dengan senyum yang tak luntur dari wajahnya. Dilihat dari matanya yang melengkung menandakan bahwa Permaisuri sedang tersenyum. Tentu senyumnya mengalir pada mereka entah kenapa meilhat wanita didepannya ini bahagia membuat rasa bangga tersendiri dihati mereka.


Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2