
Typo (s) bertebaran Amatir maklumkan
Happy Reading gaes~
Petir menyambar menandakan persetujuan akan sumpah pelayan setia sang Permisuri. Rong Xue pergi dengan amarah dan kesedihan yang tak terbendung lagi sampai sampai air mata mengalir bak sungai kecil dikedua pipinya Chabbynya.
Ia tak peduli jika akan mendapat hukuman nantinya. Karena baginya sekarang adalah keselamatan sang junjungan dan kesembuhan sang Permaisuri.
Alergi aneh Permaisuri memang tak pernah kambuh sebelumnya dan jika kambuh itu juga bisa dihitung oleh jari namun tak separah hari ini dan hari pertama munculnya alergi aneh itu.
Rong Xue juga tak terlalu mengerti kenapa Permaisuri yang ia jaga sejak masih kecil bisa memiliki alergi aneh semacam ini. Karena setaunya Permaisurinya itu sehat tanpa penyakit namun semenjak datangnya selir sang ayah,dia jatuh sakit dan kekebalan tubuhnya menurun.
Sebenarnya ayah Permaisuri tak berniat memiliki selir apalagi menghianati cinta istrinya itu. Namun ada suatu hal yang mendorongnya harus mengangkat selir dan memiliki anak. Banyak Misteri yang belum terpecahkan akan keluarga Liang. Permaisuripun tak tau dan Rong Xue juga bingung akan itu.
Baiklah mari lupakan sejenak masalah tentang keluarga Liang.Sekarang yang perlu dikhawatirkan adalah kenapa alergi Permaisuri bisa kambuh dan mengapa Permaisuri bisa memiliki Alergi itu.
Setelah cukup lama berjalan dari gerbang utama ke kediaman Permaisuri akhirnya Rong Xue sampai juga dan tanpa dia sadari bahwa Kaisar mengikutunya dan menyuruh semua orang kembali kekediaman masing-masing begitupun dengan Selir Agung An.
"Tabib bagaimana keadaan Permaisuri"
"Hah. Kau ini sudah aku bilang jangan sampai alergi Permaisuri kambuh lagi. Tapi sekarang kenapa seperti ini?"
"Maaf aku tak tau jika akhirnya jadi seperti ini" Sesalnya. Memang mereka tak akan menggunakan bahasa formal jika tak banyak orang dan tak terlalu penting. Namun mereka melupakan sosok Kaisar disana.
"Lain kali kau- Salam Yang Mulia Kaisar semoga paniang umur 1000 tahun lagi" yang awalnya ingin memarahi Rong Xue berubah menjadi hormat dan mengucapkan Salam pada kaisar yang mereka abaikan kedatangannya.
"Bagaimana keadaan Permaisuri saat ini" Tanyanya datar namun terlihat jelas bahwa ia sedang khawatir.
"Menjawab Yang Mulia. Keadaan Permaisuri saat ini sudah membaik namun Permaisuri memerlukan istirahat untuk menghilangkan bekas bintik bintik ditubuhnya."
"Kenapa Permaisuri bisa seperti ini dan apa penyebabnya?" Tanyanya seperti orang frustasi
"Sebenarnya waktu itu. . . " Meskipun enggan tapi Rong Xue tetap menceritakannya pada Kaisar, Pangeran Han, Tabib Liang dan juga para dayang yang memang sudah penasaran sejak awal. Kenapa junjungannya itu bisa seperti ini.
Flasback~
Awal munculnya alergi yang dialami Lermaisuri itu karena tak sengaja ketempat bordir yang ia kira adalah tempat makan terenak. Karena banyaknya orang dari kalangan atas atau orang biasa yang hanya mampir saja.
Ia kira itu adalah hal wajar jika kualitas makanan memang memuaskan juga pelayanannya bagus kenapa tidak. Dan didukung oleh tempatnya yang sangat bagus juga Strategis membuat daya pikat tersendiri bagi yang melihatnya.
Namun siapa sangka bahwa ia harus menjumpai pasangan mesum yang melakukan hal tak senonoh didepan umum. Ah maksudnya didepan banyak orang dan semua orang hanya menonton dengan tampang mesum juga tangan yang memengang kebanggaannya (?). Jangan lupakan air liur mereka yang menetes sampai ketanah. Untungnya tempat dulakukan hal tak senonon itu berada dibagian dalam rumah bordir yang dikhususkan memang dengan pagar pembatas tak kasat mata seperti array pelindung dan jangan lupakan ranjang yang mewah.
Awalnya ia akan bertanya namun ia urungkan karena bendengar bisik bisik dari para lelaki yang berasal dari kalangan bangsawan yang mengatakan akan melakukannya juga jika sudah giliran. Ternyata wanita itu adalah seorang wanita penghibur yang biasa melakukan apa saja asal bayarannya memuaskan dan wanita itu termasuk wanita penghibur primadona rumah bordir itu.
Memang tampang wanita itu cantik dan tubuhnya bagus seperti gitar spanyol menggundang tatapan lapar para pria hidung belang. Namun ia tak gampang disentuh oleh sembarang orang meakipun itu seorang kaisar sekalipun. Karena Wanita itu akan melayani jika memang memuaskan baginya juga menguntungkan dirinya dan jangan lupakan juga ia akan melayani pria pria tampan bergelar bangsawan atau saudagar kaya dengan bayaran yang sangat fantastis tentunya.
Lama kelamaan berada disana membuat Permaisuri merasa tak nyaman dan akhirnya ia memilih pergi dengan keadaan yang menghawatirkan. Permaisuri tak langsung pulang kekistana namun ia mencari sungai terdekat untuk menyengarkan diri juga menyucikan matanya meski tak bisa menghilangkan jejaknya diotak cantiknya itu.
Setelah menemukan sungai dan dirasa aman ia langsung membersihkan seluruh tubuh dan mata juga telinganya agar bersih juga dengan dibanluri air suci surgawi yang ada dirung ilahinya. Seluruh tubuhnya merah merah serta panas dan perih juga gatal jika ia garuk maka akan semakin perih.
__ADS_1
Ditubuhnya juga terdapat bentol seperti alergi pada umumnya( seperti kalian yang alergi udang atau makanan laut lainnya yang merah juga bintik bintik panas seperti itu. Author pernah mengalaminya saat alergi Udang :D) tapi gejala yang dialaminya yang berbeda dari alergi yang biasa orang lain pada umumnya alami dan ini sungguh membingungkan.
Setelah selesai membersihkan seluruh tubuhnya Permaisuri segera kembali kepavilliunnya dengan kondisi tubuh yang jauh lebih memprihatinkan dari sebelumnya. Permaisuri kira dengan mandi gatal gatal pada tubuhnya akan menghilang. Namun siapa sangka bahwa gatal gatal pada tubuhnya semakin menjadi malah semakin terasa perih dan panas juga gatal secara bersamaan.
Dengan mencoba menggunakan bahan bahan yang berada disekitar sungai yang mampu menghilangkan gatal, tapi tetap saja tak berhasil. Permaisuri mulai putus asa karena rasa gatal dan juga pusing dikepalanya. Memutuskan untuk pulang dengan kecepatan tinggi dibantu oleh Zhao Lie si Bunga Lotus Abadi juga Chen Shi Zian si Naga Putih Surgawi (Chaps 08) agar ada yang menjaga dirinya.
Setelah melakukan perjalanan yang lumayan cepat dengan menggunakan kecepatan yang sangat sangat maksimal akhirnya mereka bertiga telah sampai didepan kediaman Permaisuri yang dijaga oleh penjaga bayangan mliliknya.
Melihat kedua orang asing membawa sang junjungan penjaga bayangan yang bertugas menjaga gerbang pavilliun bertanya dengan naga tegas juga dingin namun tak menurunkan kepaswadaannya karena melihat orang asing yang sama sekali belum pernah ia lihat sebelumnya.
Tapi sang penjaga merasakan hawa positif dari keduanya sang penjaga lega namun tak menurunkan kepawadaannya itu.
"Siapa kalian? Dan kenapa dengan Permaisuri?" Tanya penjaga yang memang berjaga di gerbang kediaman Permaisuri.
Bagaimana penjaga itu tak waspada jika pakaian orang yang ada didepannya seperti pakaian para bangsawan tapi bedanya dengan menggunakan bahan sutra yang sangat langka dan jangan lupakan topeng yang dikenakan oleh keduanya. Juga aura yang dipanncarkan sangat agung dan mulia.
"Jangan banyak bertanya. Akan kami jelaskan nanti. Cepat buka pintunya dan minta pada pelayan setia Permaisuri memanggilkan tabib yang dapat dipercaya ucapannya kekediaman Permaisuri. CEPAT" Bentak Chen Shi Zian yang biasanya kalem dan tenang sekarang berubah karena Tuannya ini. Sungguh pengaruh Permaisuri sangat menabjukkan.
"Baik laksanakan"
Setelah perdebatan singkat. Sang penjaga mulai melakukan tugasnya dengan memanggil tabib kepercayaan Permaisuri juga pelayan setia Permaisuri untuk menghadap. Namun penjaga bayangan melarang sang tabib untuk memberitahukan pada siapapun tentang kondisi permaisuri dan sang tabib pun mengiyakan.
Tabib kepercayaan Permaisuri juga Pelayan setia Permaisuri juga beberapa pelayan sudah berkumpul untuk memeriksa keadaan Permaisuri. Tabib mulai memeriksa kondisi Permaisuri namun sebelum itu tabib menyuruh pelayan mengganti pakaian Permaiauri dengan pakaian bersih agar tubuh Permaisuri tak lengket juga bersih dari kuman.
Setelah membersihkan tubuh Permaisuri dan mengganti pakaian Permaisuri dengan yang baru,tabib istana langsung memeriksa keadaan Permaisuri apakah ada yang salah denga tubuhnha atau apakah Permaisuri keracunan atau tidak.
"Permaiauri tak sengaja melihat hal tak senonoh dirumah bordir yang ia kira rumah makan. Karena tempat yang strategis juga banyaknya orang yang datang" Jawab Zhao lie.
"Dari analisis yang saya simpulkan dari penjelasan anda. Saya merasa kondisi Permaisuri seperti ini dikarenakan melihat hal yang tak ingin Permaisuri lihat dan inginkan atau dalam kata lainnya tubuh serta sistem sarafnya menolak untuk menerima melihat yang menurutnya menjijikkan atau yang dirinya tolak. Ini hal baru bagi saya selama saya menjadi tabib tapi sepertinya gejala ini seperti gejala Alergi yang biasanya orang alami. Atau seperti trauma dimasa lalu dan mengakibatkan sistem saraf dan otak menolak menerimanya" terang sang tabib.
"Maksud anda tabib" tanya Rong Xue.
"Maksud saya Permaisuri mengalami Alergi aneh yang disebabkan oleh trauma dimasa lalu yang berhubungan dengan hubungan badan seperti suami istri yang berlebihan juga ikatan yang tak sah atau sebaliknya, meninggikan orang lain dengan berlebih lebihan atau menggoda dengan nada yang menurutnya menjijikkan. Tapi tenang saja jika otak dan sistem saraf menggap tak berlebihan atau masih dibatas normal alerginya memang akan kambuh namun tak akan parah. Dikompres dengan air hangat juga bisa.Tapi jika otak dan sistem sarafnya menolak akan berakibat seperti ini. Dan jika dikompres dengan air hangat tak akan mempan" Jawab Tabib.
"Jadi Permaisuri mengalami alergi aneh hanya akan kambuh jika dipicu dengan hal seperti itu saja?" Tanya Rong Xue.
"Ya dan tidak"
"......" semuanya bingung dengan penjelasan Tabib istana.
"Hahh. Maksudnya Ya bila memang benar sepenuhnya ditolak oleh otak Permaisuri dan tidak jika diterima oleh otak Permaisuri"
"Oh jadi sekarang bagaimana?"
"Karena tubuh Permaisuri merah juga terdapat bintik-bintik yang sepertinya perih dan gatal. Saya harus memberikan salep yang rasanya dingin agar tak menambah rasa perih ditubuh Permisuri"
"Pakai Lidah buaya,Bengkoang dan kunyit saja" jawab suara yang mengagetkan semua orang.
Semua yang berada dikediaman Permisuri langsung menoleh keasal suara yang mengagetkan itu.
__ADS_1
"Apa" ketusnya
"Maaf Permaisuri. Maksud Permisuri apa dengan mengatakan hal itu"
"Tadi paman bilang membutuhkan bahan yang dingin supanya menstabilkan rasa perih dan gatal pada tubuhku kan?" Tanyannya dibalas anggukan oleh sang empu.
"Jadi aku sarankan pakai ketiga bahan yang aku sebutkan tadi. Karena aku rasa ketiganya cocok jadi pakai itu saja"
"Apa Permisuri yakin"
"Sangat yakin"
"Baiklah. Kalian ambilkan ketiga bahan yang disebutkan permisuri dan tumbuk hingga halus."
"Oh ya gel lidah buaya jangan disatukan dengan yang lain dipisah. Juga bengkoang dan kunyit jika sudah halus dicampur jadi satu beri susu sapi sedikit saja agar dingin"
"Baik Permaisuri" setelahnya meraka semua pergi melakukan kegiatan masing-masing tinggallah Tabib istana, Zhao Lie, dan juga Chen Shi Zian diruangan Permaisuri dan jangan lupakan tatapan tajam dari ketiganya namun dibalas acuh oleh sang empu.
"Aish,kalian ini kenapa"
"Tak apa kami pergi dulu" ucap Chen Shi Zian menarik Zhao Lie pergi dari sana untuk kembali keruang angkasa Permisuri. Tinggalah Permaisuri dan Tabib istana berdua.
"Paman berhentilah menatapku seperti itu"
"Aish kau ini. Bisa tidak jangan membuat semua orang khawatir Xiao'er"
"Aku tak membuat khawatir orang paman. Ini kan kecelakaan mana ku tau jika akhirnya seperti ini"
"Kau!! Memangnya kau sedang apa keluar kediaman malam-malam begini hah!! Jiika ayah dan ibumu tau kau sakit seperti ini maka tamatlah riwayat pamanmu ini"
"Itu urusan paman bukan urusanku"
"Aish Anak ini!!" serunya
*Bersambung~
Bubur sum sum dikunyak kunyah
Assalamualikum Semuanya
Hallo hay hay hay Readers
apakabar semua aku doain semoga baik semuanya.
Jangan lupa Vote sebanyak banyaknya dan Like serta Comentnya
Juga Kritik dan saran jika ada typo atau apapun yang menurut kalian ada penulisan yang salah.
oh ya Votenya juga Like makin hari makin dikit nih gak ada yang minat ya. Kalau iya bikin Mood Aku down tau jangan biarkan aku kecewa ya banyakin Vote biar aku tambah semangat buat Up*
__ADS_1