The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao

The Assassing Queen Traveled Time : Liang Feng Xiao
23. Cemilan unik buatan Permaisuri


__ADS_3

Yuhuu aku kambek~ manteman


karena ujianku tinggal 4 hari jadi aku usahain buat Up tinggalkan jejek ya


<><><><><><><><>


Typo(s) bertebaran Amatir maklumkan


Happy Reading gaess~


Keesokan harinya. Sang Surya masih belum menampakkan diri sepenuhnya hanya cahaya orange malu-malu yang indah menyelimuti pagi ini.


Permaisuri Liang Feng Xiao sudah berada di dapur untuk memasak makanan kesukaannya di zamannya dulu dan beberapa makanan lainnya ia sangat rindu dengan makanan itu semua jadi ia putuskan membuat beberapa saja untuk menghilangkan kerinduan yang selama ini ia pendam.


Siapa tau dengan memasak ia bisa sedikit menghilangkan kerinduan akan dunianya dulu lebih tepatnya pada keluarga tercintanya juga pada anggota pasukannya


Cookis, mochi es crim, brownis coklat, French fries, Milkshake,es Campur khas Indonesia,dan juga tiramisue menjadi menu pilihannya kali ini.


Hal itu sontak membuat dapur gaduh sampai-sampai lupa untuk memberi salam hormat, karena baru pertama kali seorang Permaisuri atau keluarga kerajaan menginjakkan kakinya didapur istana biasanya jika diantara mereka membutuhkan seauatu para pelayan yang akan mengantar ke pavillium mereka tanpa harus repot-repot turun langsung kedapur


Bukan tanpa sebab mereka yang biasanya didapur menjadi gaduh karena anghota kerajaan paling enggan menginjakkan kakinya itu didaerah dapur katanya sih ' kotor dan memasak pekerjaan pelayan' itu jawaban bagi anggota kerajaan yang angkuh dan sombong tapi jawaban bagi anggota kerajaan yang lain hanya menjawab ' seorang anggota kerajaan dilarang menginjak kakinya ke dapur ' atau ' aku tak bisa memasak jadi untuk apa aku kedapur '


"Mohon maaf Yang Mulia Permaisuri apa ada yang anda inginkan sampai repot-repot langsung kedapur seperti ini, akan pelayan ini buatkan?" Kata koki kerajaan


"Tak perlu kalian hanya harus melihat bagaimana caraku memasak dan ingat baik baik. Kalian bisa membuat untuk dirimu atau pelayan lain yang masih disekitar dapur atau bagikan pada penjaga atau keluarga kalian tapi tidak untuk keluarga kerajaan atau pelayan yang berada diluar dapur mengerti"


"Baik Permaisuri Nubi mengerti"ucap mereka semua


"Bagus. Dan panggil aku Xiao 'er saja kalau hanya kita saja yang berada disini karena menurutku umur kalian jauh lebih tua dari pada aku jadi apa salahnya kita sebagai yang lebih muda menghormati yang lebih tua mengerti "katanya dengan senyum manis yang mempesona meski ditutupi oleh cadar


"Ta-tapi Permaisuri itu melanggar peraturan istana"meskipun mereka senang diperlakukan seperti itu namun mereka juga harus mengingat aturan yang sudah tertera dikerajaan bagi siapa yang melanggar maka akan diberi hukuman


"Itu menjadi urusanku dan ini perintah"tegasnya


"Baik Permaisuri"


"Ngomong-ngomong aku tak suka penolakan lho"lanjutnya


Setelah itu mereka mendengarkan dengan seksama apa yang diucapkan oleh Permaisuri bahkan juru masakpun mencatat apa saja agar jika nanti dibutuhkan dirinya agar tak melupakan pesan Permaisuri dan juga pembicaraan mereka terasa hangat karena diselingin candaan yang dilontarkan Permaisuri


Semua orang yang ada didapur terkagum-kagum oleh Permaisurinya ini karena menurut rumor Permaisuri itu jelek,kejam,dingin dan menakutkan memang awalnya Permaisuri dingin pada mereka tapi lama kelamaan Permaisuri tak berprilaku dingin kepada mereka malah dialah yang mencairkan suasana kaku dan tegang dan mereka berjanji didalam hatinya untuk selalu mengabdi dan tak akan mengecewakan atau menghianati junjungannya ini bukan apa mereka merasa hangat akan perlakuan Permaisuri yang tak membedakan mereka dan hanya menganggap mereka sama seperti dirinya


Salah satu diantara mereka bertanya apakah tumbuhan kentang enak jika digoreng seperti itu?apakah rasanya akan jauh lebih enak dari pada kentang yang akan dibuat oleh sup? Dan Permaisuri menjawab dengan candaan jika ingin mengetahui rasanya bukan diucapkan dengan teori maka langsung saja dipraktekkan langsung dengan cara mencobanya maka kau akan tau bagaimana rasa dari kentang yang digoreng dengam ditaburi garam juga dicocol saus tomat.Pelayan itupun diam dan sangat antusias menunggu masakkannya kentang goreng itu dengan tangan yang tak berhenti menumbuk tomat agar halus


Sekitar 4 jam lamanya Permaisuri membuat makanan yang diinginkannya itu selesai dengan hasil yang sungguh memuaskan tak sia-sia ia belajar memasak dulu.


Tak tanggung tanggung Permaisuri membuat makanan itu,ia membuat dengan jumlah sangat banyak sebagian untuknya dan sebagian dia makan bersama dengan para pelayan dan koki langsung didapur hal itu membuat membuat para pelayan beserta koki memekik untuk tak melakukan hal rendah seperti itu dan juga ia akan bagikan pada anggota kerajaan hitung-hitung sedskah jika mereka menginginkannya lagi jangan harap akan ada makan seperti ini lagi.Hahaha


Beberapa bahan yang tak ada didapur ia mengambilnya diruang penyimpanannya yang sudah ia tumbuk halus,tanpa diketahui oleh siapapun ia mengambil diruang penyimpanan agar tak ada orang yang membocorkan jika ia memiliki ruang penyimpanan yang langka dan sisanya yang masih banyak ia menyuruh juru masak menyimpan dengan aman siapa tau diantara mereka menginginkan makanan seperti itu lagi.Mereka bisa membuat tanpa repot mencari lagi


"Yang Mulia Permaisuri akan hamba ambilkan anda kursi jangan duduk seperti itu. Itu tak pantas untuk seorang Permaisuri"


"Kata siapa tak pantas. Yang menentukan pantas tidaknya adalah aku sendiri karena aku yang menginginkan untuk duduk seperti ini maka akan duduk disini.Kalian jangan khawatri dengan aku duduk diman makanlah. Dan jangan membantah apa lagi menolak"


"Baik Permaisuri" serempak mereka semua karena dari awal sudah diperingatkan oleh Permaisuri bahwa ia benci penolakan mau bagaimana lagi yah mereka harus menuruti.

__ADS_1


Mereka mulai memakan masakan yang tadi Permaisuri masak dan mereka semua menikmati dengan senang hati banyak tanggapan positif yang diberikan oleh mereka terhadapat masakan permaisuri yang tak pernaj mereka makan sebelummya


"Oh ya ini untuk kalian dan yang itu( menunjuk beberapa makanan yang dimasaknya tadi yang sudah dipisah kedalam beberapa piring) kau bawa saat sarapan pagi selesai bilang juga untul makanan penutup dan untuk yang aku bungkus itu bawa kekediamanku sekarang. Oh ya juga kau kirimkan juga pada Pangeran Mahkota dan pangeran kedua"


"Baik Permaisuri akan hamba laksanakan"


"Dan kalian makanlah itu aku akan pergi dulu untuk bersiap siap. Untuk menu sarapan hari ini jika ada yang bertanya bilang saja kau yang membuat semuanya ok"tunjuknya pada juru masak awalnya ia akan menolak namun demlihat lirikan tajam ia hanya mampu bungkam dan menurut saja


"Y-ya Permaisuri akan hamba laksanakan"


"Bagus.Tugasku sudah selesai kalau begitu aku permisi dulu kalian harus menghabiskan dan bagikan pada yang lain.Jika kalian masih kurang masaklah seauai intruksi yang Permaiauri ini katakan tadi"


"Hati-hati Permaisuri.Terima kasih untuk kebaikan Permaisuri hari ini"sermpak mereka semua


"Kasih kembali.Seharuanya tak usah berterima kasih kitakan saling membantu jadi itu hasil kerja keraskita semua"


"Sekali lagi terima kasih Permaisuri"


"Aishh~Baiklah.Parmaisuti ini pergi"


"Baik Permaisuri"


Setelah itu Permaisuri melangkah menuju Pavilliumnya untuk membersihkan diri karena sungguh badannya lengket dengan keringat karena terlalu lama berada didapur apalagi ia yang paling banyak bergerak.Sungguh menguras banyak tenaga


"Salàm Permaisuri. Akan hamba letakkan dimana makanan ini?"


"Ouh letakkan saja dimeja dekat tempat tidurku"


"Baik Permaisuri. Kalau begitu pelayan ini permisi"


Setelah itu Permaisuri bergegas untuk membersihkan diri dan akan membicarakan sesuatu kepada penjaga bayangannya a.k.a Guang Fei. Selesai membersihkan diri dan sekarang penampilan permaisuri sungguh bisa membuat orang yang melihatnya terpesona dan tak bisa melepas pandangan darinya namun mematikan secara bersamaan


Mamasuki ruang belajarnya segera Permaisuri memanggil beberapa penjaga bayangan untuk menghadapnya


"Salam Permaisuri semoga hidup beribu ribu tahun"ucap mereka berempat


"Ya!!Permaisuri ini ada tugas untuk kalian"


"Menerima tugas Permaisuri"


"Permaisuri ini menginginkan kalian mengantar makanan yang sudah Permaisuri ini bungkus itu kepada Pangeran Shi Yao Qi dan sakte The Last Danger. Jangan terlalu lama mengantarnya dan juga katakan kepada Yao Gege untuk menemuiku nanti siang di sakteku kau harus membawanya mengerti"


"Mengerti Permaisuri"


"Aku akan kesan nanti siang dan Wu Li kau kutugaskan untuk mengikutiku nanti dan untuk Guang Gege dan Ling Hu Gege kalian berdua sekarang ke Kaisaran Shi menemui Pangena Shi Yao Qi dan untuk Meng Ju Gege juga Dong Xu Gege ke Sakte sekarang mengantar makanan itu"


"Baik Permaisuri perintah anda kami laksanakan dwngan sebaik baiknya"


"Kalian bisa pergi. Dan oh ya setelah urusan kalian selesai segeralah ke Sakte untuk bergabung bersama mereka memakan makanan yang Permaisuri ini masak"


"Baik Permaisuri"


Setelahnya Permaisuri langsung menuju ruang makan untuk sarapan pagi bersama. Meskipun dirinya merasa muak dengan orang-orang disana. Menjilat orang yang kuat untuk kepentingan pribadi mereka.Sebenarnya Permaisuri sudah kenyang namun apa boleh buat demi Ibu suri


Skip~

__ADS_1


Setelah sarapan pagi yang membicarakan masakan apa yang dihidangkab itu kenapa aneh dan tak pernah dilihat oleh mereka namun sangat enak dan cocok dilidah mereka,tetapi semua pelayan dapur hanya melaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya sesuai perintah Permaisuri meskipun itu harus berbohong kepada Kaisar biarlah yang penting mereka mematuhi perintah Permaisuri.


Dan seperti biasa akan ada ajang prestasi tetapi Permaisuri meminta ijin untuk mengistirahatkan tubuhnya yang merasa tak enak badan padahal itu hanya sebuah alasan semata untuk secepatnya pergi dari tempat terkutuk itu untuk menuju Sakte hahaha


"Mohon maaf Yang Mulia Kaisar. Hamba mohon ijin untuk kekediaman hamba karena hamba merasa tak enak badan"


"Ibunda!! Ibunda tak apa? Apakah ada yang sakit? Perluku antar?"


"Ibunda hanya kelelahan nak"


"Mari Feng 'er temani tak ada penolakan ibunda"


"Baiklah"


"Bagaimana Yang Mulia?"


"Ya! Baiklah jaga dirimu. Istirahat yabg cukup zhen akan memanggilkan tabib"


Respon yang diberikan Kaisar Han kepada Permaisuri membuat Selir An geram tetapi dia bisa menahannya


"Terima kasih Yang Mulia tapi anda tak perlu repot-repot untuk itu. Karena hamba bisa menjaga diri dan perlu anda ketahui bahwa hamba tak membutuhkan simpati atau rasa iba anda ataupun orang lain. Sekali lagi terima kasih hamba permisi. Let's go prince"


"Yes mom"


Bersambung~


#Bonus Pict


Cookies



Mochi Es Cream



Brownis cokelat



French fries



Milkshake



Es Campur khas Indonesia



Tiramisue


__ADS_1


__ADS_2