Wanita Ke 2

Wanita Ke 2
Ext Part


__ADS_3

"Caca !!"


Teriakan yang terdengar setiap pagi di kediaman keluarga Pramudya.


Suara menggelegar terdengar dari lantai bawah saat pagi tiba.


"Ya bund.. I'm coming!!"


"Jangan lari-lari sweety,nanti jatuh !!"


Albi melihat putri kecilnya yang saat ini menginjak usia delapan tahun dia Kayleen Calya Pramudya biasa di panggil Caca sedang berlari menuruni tangga.


"Morning pa,bunda..Oma,opa ."


"Morning sayang.."balas Emir dan Mutia pada sang cucu.


"Morning sweety.." ucap Albi dengan mencium kening sang putri.


Sementara Hanna seperti biasa masih sibuk melayani suami dan sang putri.


" Aku nggak mau sayurnya bun.."ucap Caca dengan wajah cemberutnya.


Karena memang Hanna selalu berusaha untuk membuat makanan sehat untuk sang putri namun, sayangnya putrinya itu tidak menyukai sayuran bahkan mungkin membencinya.


"Ini bagus buat tubuh kamu sayang, sudah sekarang makan jangan banyak protes."


"Papah..."panggilnya dengan wajah melas.


"Sayang, coba sedikit saja...semua yang disiapkan bunda itu semua buat kesehatan kamu." ucap Albi menasehati sang putri.


"Ihhh...papa sama saja sama bunda." ucap Caca dengan mencebikkan bibirnya.


"Namanya saja satu paket Ca..."sahut Emir pada cucunya.


"Emang papa itu bucin sama bunda..tapi, Caca suka..jadi papa nggak akan bisa di rebut pelakor." ucap Caca.


"Ehhh... kata-kata dari mana itu,bucin, PELAKOR,kamu itu tugasnya hanya belajar,sekolah, ngaji ,biar jadi anak Sholeha.." ucap Hanna.


"Dari Dinda bun, kan papanya Dinda direbut PELAKOR.Kalau Caca....


"Caca,habisin sarapan kamu..papa tunggu kamu di depan." potong Albi lalu beranjak dari tempat duduknya.


Hanna melihat tingkah suaminya membuat dirinya langsung menyusul sang suami.


"Ayo sayang ,bunda bantu..ingat pesan bunda jangan pikir macem-macem,fokus sama pelajaran.Jangan ikut campur sama urusan orang dewasa.Ngerti?"


"Iya Bun, maaf..pasti papa marah sama Caca."


"Nggak usah khawatir Oma pastikan papa nggak marah,tapi ..dengan satu catatan jangan lupa kewajiban kamu.Nggak usah ngurusin urusan orang dewasa." ucap Mutia.


Bagaiamana pun masalalu Albi pun tak jauh dari banyaknya permasalahan yang bersangkutan dengan yang namanya pelakor bahkan Hanna sempat di hujat karena imbas dari perceraian Albi dan Rossa.


...****************...


Pagi yang cerah di bandara Soekarno-Hatta seorang wanita cantik keluar dari area bandara menuju tempat dimana dia akan tinggal sementara di Indonesia.


"Gue sudah sampai di Jakarta,kita ketemuan nanti malam."


Pesan itu di ketik dan di kirim ke seseorang yang tidak lain adalah sahabat lamanya.


"Oke, welcome back to Indonesia girl."


.


.


Wanita itu pun turun dari taksi yang dia sewa dan menuju kamar yang sudah dia reservasi.


"Akhirnya bisa kembali ke negara ini lagi,pasti mereka bahagia..aku akan buat kejutan untuk mereka."gumam wanita itu.


Dia pun masuk ke dalam kamar mandi guna membersihkan dirinya.Rasa lelah yang sudah menggelayuti tubuhnya sampai dia pun akhirnya memutuskan untuk beristirahat sejenak.


Malam hari di tempat di mana mereka janjikan wanita itu pun duduk menunggu kedatangan sahabat lamanya.

__ADS_1


"Haii girl... welcome back to Indonesia.." seru wanita yang saat ini berdiri di dekatnya.


"Cheryl..." ucap wanita yang duduk menunggu sahabatnya itu.


"Ross,I Miss you..."ucap Cheryl langsung memeluk tubuh Rossa.


Yah,wanita yang baru kembali itu adalah Rossa yang sengaja datang ingin berlibur dan mendapatkan kabar jika sahabatnya dulu yang sempat membuat hubungan mereka masalah pun sudah keluar dari penjara. Beruntung kesalahan nya tidak terlalu fatal dia hanya terjebak dalam lingkungan yang berusaha membenamkan dirinya dalam lembah hitam.


"Miss you too Cher..are you oke?" tanya Rossa dengan senyum manisnya.


"Ya i'm oke..beruntung karena gue nggak seumur hidup di penjara.Gue kapok dengan apa yang gue lakuin dulu.Gue minta maaf sama Lo..gue pengen kita seperti masa kuliah."


ucap Cheryl.


"Hemm.. syukurlah,tapi..jangan coba-coba lo ganggu Albi sama Hanna ya.."


"Hahahaha...dulu gue buta kali ya,liat Albi rasanya paling ganteng sejagat raya.Tapi, tenang saja sekali-kali bikin dia kelabakan nggak salah dong..." ucap Cheryl dengan menaik turunkan alisnya.


Rossa menghela nafas panjang.


"Terserah lo tapi, kalau ada apa-apa gue nggak tanggung jawab yaa.." ujar Rossa.


"Hemm..."jawab Cheryl dengan senyum menyeringai.


Rossa melihat tingkah sahabatnya itu hanya geleng-geleng kepala.


.


.


"Sayang..,kamu nggak ada acara di luar kan?" tanya Albi.


"Nggak ada sih mas,aku rasanya udah nggak sanggup juga jalan jauh-jauh.Lihat sendiri perut aku sudah besar gini." ujar Hanna menunjuk ke arah perutnya yang sudah besar itu.


Hanna kini sedang hamil anak kedua dan sudah tinggal menghitung hari karena sudah sembilan bulan.


"Tapi, nanti Fiza sama bang Fir'aun kesini sih, katanya Attaya minta main kesini sama Caca." ujar Hanna.


Firman memang menikahi Fiza dan mempunyai anak perempuan biasa di panggil Aya yang jaraknya dua tahun di bawah Caca.


Rana sahabat Hanna serta Ello pun akhirnya berjodoh dan anak mereka masih berumur tiga tahun.


Tok tok tok


Albi dan Hanna mendengar ketukan pintu kamar mereka dan Albi bergegas membuka pintu kamar itu.


"Ada apa bi?" tanya Albi.


"I_itu tuan,ada tamu." ucap si ART.


"Oke, nanti saya turun." ucap Albi.


Albi dan Hanna pun turun untuk melihat siapa yang sedang berkunjung ke rumah mereka saat weekend.Sementara Caca dan Oma serta opanya sedang pergi keluar.


"Surprise..!!" teriak Rossa saat keduanya muncul.


"Mba Rossa .. Masyaallah.." ucap Hanna terkejut.


Kedua mantan madu itu pun berpelukan erat."Wah...kamu lagi hamil, berapa bulan Han?" tanya Rossa mengelus lembut perut besar Hanna.


"Tinggal tunggu waktu saja mba,mba kapan dateng..kok nggak ngabarin aku? Terus,kenapa sudah setahun ini ngilang gitu saja?' Pertanyaan berderet pun langsung Hanna ajukan.


"Sorry hp mba ilang ,semua kontaknya sebagian ilang." ujar Rossa.


Albi sedari tadi masih duduk diam . Apalagi ada seseorang yang tak pernah dia sangka akan muncul lagi.


"M_mba Cheryl..apa kabar?" tanya Hanna pada wanita yang kini duduk di dekat Rossa.


"Baik,kenapa..kamu harap aku mat* di penjara iya, nggak akan Han..apalagi sebelum cintaku terbalas oleh Albi.


Deg..


Kini wajah Hanna terlihat kaget.Sementara Albi menggeram kesal dengan tingkah perempuan yang tak lain adalah sahabat dia juga masa masa remaja.

__ADS_1


"Cher...." geram Albi menatap tajam ke arah Cheryl.


"Kenapa, kamu takut mengakui kalau kamu...


"Papa..!!" panggil Caca dengan berkacak pinggang menatap tajam ke arah Cheryl.


Cheryl tersenyum miring dan menatap tajam ke arah Caca.Bocah itu bukannya takut malah maju ke depan Cheryl.


"Tante mau ngapain, mau deketin papa aku? Jangan mimpi Tante, kalau aku mau..bisa saja Tante keluar dari sini nggak baik-baik saja .' ancam Caca


" Caca..." ucap Hanna dengan lirih merasa perutnya mulai sakit.


"Tenang Bun, ada Caca yang siap berperang melawan para pelakor..!!"ucap Caca dengan tampang sok jagoannya.


Albi menepuk jidatnya melihat kelakuan bar-bar anak sulungnya itu.Itu memang akibat mamanya yang selalu buat dia menjadi dewasa sebelum waktunya.Mugkin karena banyaknya ancaman di luar sana Mutia membentuk pribadi Caca menjadi tangguh.


"Cara.. awwssttt.." ringis Hanna.


"Hannn...!!"


Albi dan yang lain mendekati Hanna yang merintih kesakitan.


"Al,kita harus bawa Hanna ke Rumah Sakit. Seperti nya dia mau melahirkan." ucap Rossa


Akhirnya mereka pun membawa Hanna ke Rumah Sakit.Caca yang memang sudah menangis melihat bundanya kesakitan nggak mau di tinggal di rumah.


"Mami...bunda nggak akan kenapa-kenapa kan?" tanya Caca pada Rossa.


"Caca berdoa buat bunda, Insyaallah semuanya akan baik-baik saja." ucap Rossa mendekap tubuh Caca.


Caca memang sudah tahu soal Rossa dan Hanna terbiasa dengan memanggil Rossa dengan sebutan mami untuk Caca.Jadi walaupun satu tahun lost contact Caca masih ingat dengan panggilan yang biasa dia sematkan pada wanita yang saat ini memeluknya.


Semua orang sudah harap-harap cemas menantikan kelahiran anak kedua Albi dan Hanna.


Ceklek.


Pintu ruang bersalin pun terbuka. Terlihat Albi yang kacau tak ubahnya seperti habis kalah judi.Cheryl melihat penampilan Albi yang terlihat kacau pun terkekeh geli.


"Al...gimana?" tanya mama Mutia mendekati putranya.


"Mah , Alhamdulillah semuanya sehat dan selamat. Baby boy mah..." ucap Albi memeluk sang mama.


Lagi-lagi Albi di hadapkan dengan kenyataan jika perjuangan melahirkan itu sungguh luar biasa.Dia semakin menyayangi istrinya Hanna.


.


.


"Selamat ya Han, akhirnya dapet baby Boy juga...anak mami tambah satu lagi." ucap Rossa dengan menggendong bayi mungil di dekapannya.


Cheryl memegang bahu Rossa. Dia tahu, ada setitik harapan untuk memiliki anak sendiri.


"Mba..semua yang Allah takdirkan itu yang terbaik." ucap Hanna yang bisa mengerti perasaan Rossa.


"Benar Ros, kamu tetaplah anak mama." ucap Mutia.


"Terimakasih mah,Han..aku bersyukur aku dapat banyak kasih sayang dari orang-orang yang bahkan pernah aku sakiti. Terimakasih.." ucap Rossa.


"Benar Ros, disini aku juga mau minta maaf pada semuanya. Terimakasih kalian sudah memberikan pelajaran hidup yang berharga buat ku.Kalau nggak ada drama masuk penjara mungkin aku masih terjebak dalam lingkaran dunia hitam.Maafin aku ya Han,Al.." ucap Cheryl tulus.


"Tentu mba,kita juga manusia biasa .Kita tak bisa menghakimi apa yang mba perbuat dulu tapi, Allah maha penyayang dan membolak balikan hati manusia, Kita sudah memaafkan semua kesalahan yang dulu." ucap Hanna.


"Hemm.. semoga kedepannya kita bisa jadi manusia yang lebih baik."ucap Albi.


"Ngomong -ngomong siapa nama baby boy nya?" tanya Rossa.


"Galan Satra Pramudya." ucap Albi.


Semuanya menyambut kehadiran baby Galan dengan penuh suka cita.Sudah tak ada lagi dendam dan perasaan mengganjal di hati mereka.


Rossa kembali ke Swiss dan menikah dengan duda anak 1 di sana sedangkan Cheryl pun akhirnya menerima perjodohan yang di rancang orang tuanya .Caca pun menjadi kakak yang begitu besar menyayangi adiknya Galan.


Terimakasih atas dukungannya terhadap cerita ini dan sampai sini author pamit untuk menulis cerita baru yaa...

__ADS_1


Ikuti Akun Author yang pastinya akan ada cerita baru yang sebentar lagi realis..


Salam sehat selalu buat kalian semua Happy reading...


__ADS_2