
Damian seketika terdiam seribu bahasa ketika dia mendengar ucapan ibunya tersebut. Belum lagi saat dilihatnya sorot mata sang mommy yang nampak lebih tajam daripada biasanya, seolah mengisyaratkan sebuah kemarahan yang terpendam.
Sementara Damian tidak tahu ke mana arah pembicaraan ibunya tersebut. Dia juga tidak merasa bahwa sang mommy sedang membicarakan tentang Ainsley. Karena bagi Damian, Ainsley adalah wanita paling terhormat yang pernah dia temui. Justru dialah yang telah merusak kehormatan wanita tersebut.
Dan sekarang Damian akan jadi satu-satunya pelindung untuk Ains.
"Kenapa mommy bicara seperti itu?seolah sekarang aku sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang tidak terhormat," balas Damian pula. Karena ucapan sang mommy terkesan jadi tuduhan untuknya.
sementara Mommy Jilliana langsung mengusap wajahnya mencoba tenang, tapi meski sekuat tenaga ingin menyembunyikan tentang hal ini lebih dulu namun nyatanya dia tidak bisa.
"Memangnya sekarang kamu sedang menjalin hubungan dengan seseorang?" jawab mommy Jilliana pula, malah mengajukan pertanyaan. Dia ingin Damian jujur, jadi Helena tidak perlu masuk dalam permasalahan ini.
Tapi belum sempat Damian menjawab, Daddy Bastian sudah lebih dulu hadir di antara mereka berdua.
"Apa yang sedang kalian bicarakan berdua? sepertinya serius sekali," ucap Daddy Bastian, dia bertanya seperti ini karena tak ada satupun di antara anak dan istrinya tersebut yang menyadari tentang kedatangannya. Damian dan Jilliana terus saling tatap dan entah membicarakan apa.
__ADS_1
Namun melihat Daddynya datang, Damian justru langsung ingin menceritakan bahwa dia telah berhasil menemukan Ainsleynya.
"Dad, duduklah juga. ada sesuatu yang ingin aku katakan," kata Damian.
Mommy Jilliana makin bergemuruh hatinya, karena dia langsung menebak bahwa anaknya itu pasti akan mengatakan tentang kekasihnya saat ini, penari striptis itu. Diam-diam mommy Jilliana menarik dan membuang nafasnya perlahan, menyiapkan diri untuk mendengar hal tersebut. Kabar yang sangat memalukan.
Daddy Bastian lantas duduk di samping sang istri, langsung menatap lurus ke arah akanya pula.
"Ada apa, katakan lah," balas Daddy.
Deg! Daddy Bastian dan mommy Jilliana tentu sangat terkejut saat mendengar hal tersebut, kedua mata mereka bahkan sampai mendelik.
"Aku pertama kali bertemu dengannya 1 tahun yang lalu, kami bertemu di Klub malam Paradise dan dia jadi penari Striptis di sana," terang Damian, sedikit pun dia tidak merasa malu dengan kebenaran tersebut, tak ada yang ingin dia tutup-tutupi.
"1 tahun ini kami saling mengenal dengan nama samaran, sampai akhirnya dia melihat luka di tanganku dan kami saling mengenang, ternyata dia adalah Ainsley," timpal Damian lagi, dua matanya kini nampak berkaca-kaca, tiap kali mengenang hal itu selalu berhasil membuat hatinya sendiri jadi haru.
__ADS_1
Sementara mommy Jilliana sudah menutup mulutnya yang menganga.
Jadi Ains adalah Ainsley? Batin mommy Jilliana. Kemarahan yang beberapa saat lalu menguasai hatinya kini menguap entah kemana.
Jika wanita itu adalah Ainsley, maka dia bahkan lebih layak mendapatkan hal yang lebih besar dari semua uang yang pernah Damian berikan.
Karena wanita itulah mereka bisa menemukan keberadaan Damian, karena wanita itulah Damian bisa diselamatkan. Helena sudah salah paham. Itulah yang kini diyakini oleh mommy Jilliana.
Hati mommy Jilliana pun seketika jadi sendu sendiri, dan jadi menangis saat mendengar Damian menceritakan masa lalu gadis tersebut, saat Ainsley kehilangan ingatan dan membuat mereka jadi sulit menemukan gadis tersebut.
Ainsley mengingat semuanya setelah kasus mereka di tutup.
Tangis mommy Jilliana makin menjadi, "Benarkah sayang? Wanita itu Ainsley mu? temukan mommy dengannya," pinta mommy Jilliana, menangis dan memohon.
Dan Daddy Bastian bahkan membuang nafasnya perlahan, coba menghilangkan sesak rasa haru yang memenuhi daddanya.
__ADS_1