Wanita Yang Tersakiti

Wanita Yang Tersakiti
BAB 13


__ADS_3

Raja dengan sadar telah memikirkan perempuan lain selain istrinya, dalam otak raja wanita lain lebih menggoda,,,


*


*


Sudah 7 bulan menikah dan mereka pun belum di karunai seorang anak,,,


"Mas aku kok belum hamil ya? Ucap Jamai yang sedang bersantai di taman belakang,,,


" Kenapa sayang, kamu menginginkan seorang anak? "Sahut raja dengan santainya


" Iya mas, mungkin dengan adanya seorang anak pernikahan kita lebih bahagia lagi"


" Kenapa kamu berkata seperti itu mai? Apakah kamu tidak bahagia sekarang? "


" Maaf mas aku ngerasa kamu sedikit berubah dari kemarin, aku pikir kalau kita mempunyai seorang anak hubungan kita lebih harmonis lagi " Jawab jamai yang mengungkapkan isi hatinya


Sbenarnya dia enggan untuk mengungkapkan isi hatinya,, tapi melihat raja sikapnya seolah berubah jamai pun berinisiatif untuk mengatakan apa yang ada dalam hatinya..


Raja yang terdiam hanya melihat raut wajah jamai dan otaknya berfikir tak tahu bagaimana caranya mengungkapkan isi di dalam hatinya,,,


" Sayang mungkin itu cuma perasaan kamu saja, aku sibuk akhir-akhir ini" Ucap raja yang penuh dusta


" Mas aku ada ide, bagaimana kalau hari ini kita pergi ke dokter kandungan, mungkin ini masih siang mungkin dokternya masih ada mas " Sahut jamai tiba-tiba dia terfikirkan untuk memeriksakan kandungnya,,


" Mau ngapain mai?"


" Mas,, kita bisa berkonsultasi dengan dokter, mungkin juga kandunganku tidak baik baik saja mas " Ucap Jamai wajahnya yang terlihat memelas,,,


" Mai kita bisa menunggu dulu, mungkin tahun depan atau dua tahun lagi kamu bisa hamil Mai " Sahut raja kembali .


" Mas, ayolah apa susahnya hanya memeriksakan kandunganku mas, apa kamu tidak mau mas mempunyai anak dari aku mas? "


Raja pun terdiam dalam beberapa menit


Sebenarnya raja hendak menolak keinginan sang istri tapi melihat kedua bola mata jamai yang sedang berkaca-kaca akhirnya raja pun menuruti keinginan sang istri


" Baiklah kalau itu mau kamu,, ayo kita pergi kesana "


" Iya mas aku ambil tas dulu ya ke kamar " Seketika itu raut wajah jamai yang tadinya ingin menangis pun berubah menjadi sumringah..

__ADS_1


Beberapa menit kemudian setelah mereka selesai bersiap-siap mereka pun menuju rumah sakit "CINTA BUNDA "


*


sebelum berangkat menemui dokter kandungan tadi raja sudah membuat janji saat jamai sedang siap-siap di dalam kamarnya, dia menghubungi salah satu temannya yang bekerja sebagai dokter kandungan,


beruntung sekali dokter rina belum pulang,, pdahal saat raja menelfonya dokter rina sudah selsai memeriksa semua pasien nya dan hendak keluar dari ruang pemeriksaan...


**


*


Sekitar 20 menit mereka akhirnya tiba juga di depan rumah sakit 'CINTA BUNDA "


mereka berjalan menyusuri ruangan mencari dokter rina hingga akhirnya mereka bisa menemukan ruangan dokter rina tersebut ..


Tokkk...


Tokkk


Tokkk.....


Jamai yang mengetuk pintu itu sampai 3x ..


" Selamat siang dokter" Sahut jamai


" Selamat siang juga ibu silahkan duduk " Dokter rina yang melihat raja dengan istrinya, dan dia hendak menyapa teman lama nya


" Hai raja ini istrimu? " Tiba-tiba dokter rina bertanya ke arah raja


" Iya rin, kamu gimana kabarnya, lama tidak berjumpa "


"Alhamdulillah baik,, ada apa raja apa istri kamu sedang hamil? "


" Tanya sendiri saja sama istri saya rin" , raja yang tidak mau memperjelas akar masalahnya pun, sambil melihat ke arah jamai berharap jamai sendiri yang menjelaskan nya


" Ada yang bisa di bantu ibu? Oh mohon maaf seperti nya kita belum saling kenal" Jawab dokter rina sambil menyodorkan tanganya ke arah jamai


Jamai pun membalas dengan meraih tangan kanan dokter rina


" Saya jamai dokter, panggil saja mai " Sahut jamai sambil tersenyum ke arah dokter rina

__ADS_1


Lalu jamai pun menjelaskan tujuannya datang menemui dokter kandungan


"Begini dokter saya sama raja sudah menikah 7 bulan yang lalu tapi saya belum juga hamil sampai sekarang dok, apakah saya bisa memeriksakan kandungan saya dok, saya takut jika terjadi sesuatu " Jawab jamai


" Baik ibu, silahkan naik ke atas tempat tidur biar saya priksa dulu ya..


memang sebagian orang ada yang menikah lalu mempunyai anak dengan cepat ada juga yang menikah tapi tidak kunjung di beri momongan sampai bertahun-tahun itu juga sering terjadi, sebaiknya kamu jangan terlalu khawatir, semoga setelah saya periksa kandungan kamu baik-baik saja ya, Dokter rina pun yang menjelaskan dengan sangat rinci dan telaten ,,


Jamai pun kini sudah berada di atas tempat tidur dan dokter rina sedang mempersiapkan alat untuk memeriksa keadaan jamai


Alat USG yang tadinya sudah di matikan kini dia hidupkan kembali sambil menunggu menyala,, dokter rina mulai mengambil sebuah botol yang berisikan gel untuk di oleskan di perut jamai


" Mai maaf ya saya priksa perut kamu dulu, saya buka baju kamu sedikit ya " Ucap dokter rina yang sambil membuka baju di bagian perut jamai


" Baik dokter "


Dokter itu pun memberi sedikit gel dan mengoleskan nya di atas perut jamai dan mulai memeriksa perut jamai sambil melihat ke layar USG,,


Setelah beberapa menit dokter memeriksa seperti ada kejanggalan dalam perut jamai ..


Dan dokter rina pun tetap tenang walaupun nampak dari raut wajah nya yang sedikit menunjukkan rasa kecemasan


Jamai yang menyadari akan hal itu pun lalu memberanikan diri untuk bertanya kepada dokter rina,,


"Ada apa dokter " Tanya jamai dengan antusias jamai berharap kandungan nya tidak ada masalah serius walaupun dalam hatinya berkata lain perasaan jamai kini berubah tidak menentu ...


" Sebentar ya mai, saya periksa dulu lebih lanjut mungkin saya salah " Dokter rina yang tak mempercayai akan hal itu lalu mencoba memeriksa kembali kondisi di dalam perut jamai .


" Maaf jamai seperti nya kamu harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut " Tiba-tiba terdengar suara dokter rina dan menoleh ke arah jamai


" Maksud dokter apa ya"


Setelah memeriksa dan memastikan kondisi perut jamai, dokter itu pun menutup baju yang menyibak di atas perut jamai...


" Duduk dulu mai, saya jelaskan pelan-pelan ya" Sahut dokter rina dia tidak tega akan menjelaskannya


Akhirnya jamai pun turun dari kasur periksa lalu dia berjalan menuju tempat duduk di sebelah raja,,


Raja hanya memperhatikan mereka berdua sebenarnya dalam hati raja ada perasaan was-was saat melihat raut wajah dokter rina yang kemungkinan ada masalah dalam kandungan jamai...


Setelah mereka kembali duduk dokter rina pun menjelaskan sangat pelan,, .

__ADS_1


" Mai sepertinya ada masalah dengan kandunganmu dan kamu harus memeriksakan nya lebih lanjut, saya tadi memeriksa sepertinya kamu tidak bisa mempunyai seorang anak , maaf Mai saya harus berbicara jujur " Ucap dokter rina


Jamai dan raja yang mendengar pengertian dari dokter rina pun sontak kaget tangan kirinya memegang mulut jamai , terlihat ada butiran halus yang akan keluar dari kelopak matanya,, dan raja yang menoleh ke arah jamai pun lalu menggenggam erat tangan jamai dan tangan satunya memeluk erat tubuh jamai yang nampak mulai lemas,,


__ADS_2