Wanita Yang Tersakiti

Wanita Yang Tersakiti
bab 4


__ADS_3

Wanita yang tersakiti 🍒🍒🍒


Berbagai alat olahraga dicoba selama 3 jam mengabiskan waktu berholaraga , keringat tante mili dan kori bercucuran deras sperti kena guyuran hujan, basah dan bau keringat , kori yang tidak biasa kelelahan beda dengan tante mili sudah terbiasa .


" lebih baik kita istirahat aja kori kamu sudah kelelahan ucap tante mili sambil minum air putih . Kori mengikuti tante mili beristirahat. Sambil menstabilkan nafas " tante pasti sudah biasa berholahraga ketat seperti ini tanya kori "


"sudah tentu kori saya harus jaga penampilan jadi harus diet ketat jawab tante mili"


Dengan menggelengkan kepala " tan kamu itu udah kaya kenapa masi tergila gila dengan tubuh seksi dan antusias menjadi selebgram tanya kori "


" saya menjaga tubuh seksi ini untuk suami saya kori, agar dia sayang sama saya terus ucap tante mili"


"kalau udah cinta mah tidak memandang badan lagi tan ucap kori "


" kamu jangan menganggap remeh lelaki , mereka itu tidak akan puas dengan cinta aja , mereka akan mencari kepuasan yang lain sperti saya ini ucap tante mili"


Dengan muka penuh tanda tanya kori menatap tante mili yang dipandang senyum saja .


" saya istri simpanan bos besar kori , villa dan segala isinya ini milik suami saya jadi saya harus menjaga tubuh dan wajah , suami saya aja bisa berpaling dari istri sahnya , tidak kemungkinan kan dia bisa berpaling lagi dari saya dan menarik aset yang telah diberikan ini ucap tante mili sambil tersenyum kepada kori.


Muncul tetesan air mata dari wajah kori yang tiba-tiba menangis senggugukan . Tante mili dengan panik nya memeluk kori .


" kamu kenapa menanggis yang hidupnya ngenes itu saya bukan kamu malah kamu yang nanggis ucap tante mili yang merasa heran dengan tingkah kori "


" saya ingat juga nasip saya yang malang ini tante ucap kori"


Sambil mengelus pundak kori , tante mili menuntun kori pergi keruang keluarga " kamu lebih baik menenangkan pikiran dulu ucap tante mili " sambil memberikan air putih untuk diminum kori .


" saya juga sama seperti tante ucap kori lagi " dia makin menjadi air mata yang keluar.

__ADS_1


" kalau kamu belum siap menceritakannya tidak apa-apa lebih baik kamu menunggu tenang dulu baru cerita , saya tidak akan memaksa kamu dan kamu bisa tinggal bersama saya jadi tidak usah kahwatir dengan apa-pun ucap tante mili .


Dengan keadaan air mata terus mengalir kori memnimu air putih lagi, " saya tidak bisa disini terus tante tidak mungkin saya merepotkan tante , apa lagi saya tinggal disini gratis ucap kori"


" tidak apa-apa kori kamu disini menemani saya aja untuk biaya makan dan lain-lain tidak usah kahwatir , kamu tidak tau suami saya itu kaya raya jadi tidak akan uangnya habis hanya untuk menambah satu orang dikasi makan , saya udah menganggap kamu itu seperti anak saya sendiri tidak usah sungkan "


"Tapi saya tidak bisa tante , saya tidak terbiasa dengan hidup gratissan ,dari dulu saya bekerja keras untuk memenuhi hidup saya ucap kori"


Dengan menghempaskan nafasnya yang kasar , tante mili pun menyerah " baik lah kori kamu bisa bekerja keras untuk memenhui hidup kamu ucap tante mili"


Dengan senyum semangat nya kori kembali bahagia dan memeluk tante mili .


" tapi kamu kerja nya dengan saya kori jangan sama yang lain dan kamu tinggal sama saya juga menemani saya ucap tante mili"


Dengan herannya kori mengerutkan dahinya " kerjaan apa yang bisa saya lakukan disini tante , apa saya jadi pembantu tante bukannya tante udah punya banyak pembantu yang membersihkan villa ini ucap kori "


" kamu jadi asisten pribadi saya ucap tante mili"


" kamu cukup mengikuti saya kemana aja , pergi kerja atau masak , berholahraga semua kegiatan saya , kamu ikuti dan kamu akan saya beri gaji tiap bulannya dan kamu tinggal disini bersama saya semua biaya nya saya potong dari gaji kamu ucap tante mili, tanpa menyinggung perasaan kori , memutuskan tinggal dirumahnya juga harus bayar karena tante mili dengan sikap keras kepala dan tidak enakkan dimiliki kori akan menolak jika menyuruhnya tinggal di villanya dengan gratis.


" hanya menemani aja mendapatkan upah apakah itu berlebih tan tanya kori " yang merasa permintaan tante mili itu berlebih .


" kamu tidak ingat saya itu selebgram sama seperti artis-artis yang lain saya juga butuh asisten untuk meringankan tugas saya , pokoknya mulai besok kamu sudah memulai pekerjaan kamu tidak ada nego-nego lagi ucap tante mili.


" baik lah tante ucap kori"


Dengan selesainya kesepakatan mereka berdua bergegas membersihkan diri ke kamar masing-masing.


waktu sudah menunjukan pukul 7 malam saatnya makam malam dengan bantuan beberapa maid yang ada di villa , makan malam sudah selesai terhidang di atas meja .

__ADS_1


tante mili bergegas menuju kamar kori , tuukk tukk tukk " kori apa kamu sudah selesai di dalam ucap tante mili "


tidak menunggu waktu lama kori membukakan pintu kamarnya "masuk aja tante ucapnya "


mereka berdua berada di dalam kamar sambil menunggu kori menyisir rambutnya yang panjang " rambut kamu panjang bagus hitam pekat lagi ucap tante mili"


" hehe iya tan saya suka dengan rambut panjang , dari dulu rambut saya panjang terus tidak pernah dipotong ucap kori , dengan bangganya dia menceritakan rambutnya "


" besok kita potong sedikit ya biar kelihatan lebih bagus lagi ucap tante "


" tidak usah tante saya suka dengan rambut saya yang sekarang ini ucap kori"


Tidak patah semangatnya tante mili terus membujuk kori untuk mengubah rambutnya itu dengan banyak alasan dan tidak henti hentinya tante mili terus meminta kori memotong rambutnya , ahkirnya tante mili menyerah dengan permintaannya , dengan keras kepalanya kori membuat keputus asan tante mili .


" kamu kan besok sudah menjadi asisten pribadi saya jadi segala permintaan saya besok harus kamu penuhi tanya tante mili"


" tentu tante saya akan memenhui segala perintah tante , itu kan sudah menjadi tugas saya tan ucap kori"


" baik lah kori perintah saya untuk kamu besok adalah memotong rambut kamu , besok kita akan ke salon melakukan perawatan diri di salon dan selesai itu kita akan menemui klien saya ini adalah perintah saya multak tidak bisa diganggu gugat lagi ucap tante mili dengan antusiasnya "


dengan kaget nya kori menggelengkan kepalanya " kok gitu sih tan merugikan satu pihak saja ucap kori, dia protes dengan permintaan tante mili.


" bukannya kamu sudah biasa bekerja keras dengan membiayai kebutuhan hidup kamu anggap aja permintaan saya ini adalah kerja keras kamu ucap tante mili"


" baik lah tan ucap kori dengan muka pasrahnya"


"ok kita akan bersenang-senang besok jadi sekarang kita makan malam dulu "


mereka berdua turun ke bawah makan bersama di meja makan dan selesai makan mereka masuk ke kamar masing-masing beritirahat menunggu hari besok.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2