
SEMINGGU setelah kepulangan raffi dari buiness trip nya, istrinya menjadi semakin manja pada raffi. Terkadang ia dibuat bingung oleh tingkah nagita yang berubah-ubah. menurutnya aneh.
Seperti pagi ini, istrinya itu kembali mengomel karna raffi melupakan pisau cukur-nya. Ya, raffi dan ke-pikunan nya memang tidak bisa dipisahkan.
Nagita mengomeli raffi panjang sekali membuat lelaki itu hanya diam tanpa menjawab. Bisa gawat jika raffi mejawab atau menyangkal apa yang dikatakan istrinya.
"Makan-nya lain kali mas itu kalo dibangunin ya bangun! Jangan hem-ham-hem aja".
"Iya sayang, iya". Raffi mengalah.
"Telat kan kamu jadinya". Nagita terus mengomel."Nih, aku buatin bekel. Nani makan dikantor jangan sampe enggak". Raffi mengangguk, seperti biasa nagita mengantarkan-nya sampai depan pintu utama.
Namun saat raffi hendak masuk kedalam mobil, wanita muda itu berteriak."Kamu mau ninggalin aku?!".
Raffi mengerutkan kening saat mendengar teriakan nagita, seketika raffi panik saat istrinya itu malah menangis."Sayang, kamu kenapa?". Raffi menghampiri nagita yang menyembuyikan wajah nya diantara siku.
"Sayang". Panggil raffi.
"Kamu ja-hat banget hiks, kamu mau ninggalin aku sendiri dirumah? Kantor lebih penting dari-hiks pada aku?!". Nagita mendongkak memperlihatkan wajah memerah serta penuh air matanya.
"Sayang? Kamu mau aku disini?". Tanya raffi lembut, ia tidak mau membuat istrinya itu semakin menangis."Udah jangan nagis, aku tetep dirumah kalo gitu". Kata raffi akhirnya.
"Kamu-kamu hiks! Pergi sana! Aku gak butuh kamu!". Nagita menghindar saat raffi mencoba memeluk-nya.
Dalam hati, raffi bertanya tanya kenapa istrinya begini? Tadi menyuruhnya segera berangkat, lalu menangis karna tidak mau ditinggal dan sekarang malah ngambek gak jelas! Ya Allah ya rab! Apa salah nya sebenarnya.
__ADS_1
Nagita yang raffi kenal tidak begini, wanita itu terlihat dewasa meski umurnya masih muda, meski kadang marah-marah karna raffi sering melupakan barang.
"Tuan? Anda tidak jadi kekantor?". Karl datang, ia mengerutkan kening bingung melihat majikan wanita nya itu sedang menangis terisak serta tuan-nya yang sedang mencoba menenagkan.
"Mas pergi aja sana sama karl! Kalian berdua emang cocok!". Setelah mengatakan itu, nagita kembali masuk kedalam rumah.
Meninggalkan raffi dan karl yang saling berpandangan bingung.
...—Wedding story—...
"Kamu gak pa-pa?". Tanya raffi khawatir. Setelah peristiwa membingungkan tadi pagi, akhirnya raffi memilih untuk tidak pergi kekantor, ia menyuruh karl menghendle pekerjaan nya hari ini.
Nagita mengangguk, ia menyembunyikan kepalanya diketiak raffi. Entahlah, akhir-akhir ini nagita selalu suka jika dalam posisi sekarang. Apalagi jika pagi hari saat ia bangun tidur dan selalu bangun menghadap ketiak suami-nya.
"Aku pengen tempe goreng, kamu yang gorengin". Gumam wanita itu.
Raffi memang pria tampan nan kaya raya, dia pria ter sempurna 2020, silahkan suruh raffi menunjukan kebolehan nya. Main bola, badminton, volly, maim wanita, bermain alat musik, berenang, berkuda, berbisnis, memanah, bicara berbegai bahasa atau menunjukan tubuh berABS nya, tetapi jangan suruh lelaki itu memasak. Raffi nol dalam hal itu.
"Pengen tempe goreng buatan kamu! Kamu gak mau masakin aku?". Nagita mendongkak, matanya mulai berkaca-kaca.
"Aku gorengi tempe buat kamu". Raffi tersenyum memaksa, ia tak mungkin menolak keinginan nagita kan?
Satu jam kemudian, raffi datang lagi dengan sepiring tempe goreng yang sedikit gosong. Di kembali keruang tengah, disana istrinya masih asik dengan filem tontonan nya.
"Sayang". Panggil raffi mengalihkan perhatian istrinya."Tempe goreng ala chef raffi yang ganteng dan kaya tujuh turunan ini datang".
__ADS_1
"Kamu bikin tempe goreng aja satu jam". Sindir nagita. Ia mengambil satu tempe goreng yang sedikit gosong itu, lalu memakan nya. Tidak buruk juga.
Entah karna rasanya memang enak atau lidah nagita memang sedang bermasalah, ia menghabiskan satu piring tempe goreng buatan suami-nya, bahkan bagian yang gosong sekali-pun.
Raffi meringis melihat istri-nya memakan tempe goreng buatan-nya dengan lahap. Enak kah? Lengan raffi terulur hendak mengambil satu tempe gosong disana.
Namun, Tuk!
"Awsh! Sayang". Nagita mengetuk tangan suami-nya itu dengan remot TV membuat pria itu mengaduh sambil mengusap-usap punggung tangan yang terkena getokan maut istrinya.
...—Wedding story—...
"Saya janji akan mendapatkan dia kembali, untuk anda--". Wanita yang berdiri didepan sebuah batu nisan itu berhenti berkata, ia memandang nama yang terukir disana. Lalu kembali melanjutkan ucapan-nya. "Untuk saya. Sekarang".
Setelah mengatakan itu, wanita itu pergi dari area pemakaman."You have finished miss--". Seorang pria jas mendekatinya, lalu memayungi wanita itu. "Emma"
...—Wedding story—...
...To be continue. ...
...Hola-hola! ...
...1. Ada yang inget siapa emma? Pasti inget dong! Ya kan? ...
...Soon confilct!...
__ADS_1
...2. Ada yang tau nama siapa yang ada dibatu nisan? ...
...Vote and saran! ...