AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA

AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA
BAB 11


__ADS_3

Setelah selesai mandi dan bersiap dengan pakaiannya, Aileen segera turun ke bawah untuk berpamitan kepada Hamish dan Yasmine.


"Wah cantik sekali menantu mommy.." puji Yasmine saat melihat Aileen yang baru saja menuruni tangga.


"Ih mommy bisa aja kalo di suruh muji orang, jangan muji Aileen nanti hidung Aileen terbang." canda Aileen sambil terkekeh.


"Kamu ini bisa aja deh Aileen, oh iya kamu sudah menyiapkan semua buku yang akan kamu pelajari kan?" Tanya Yasmine.


"Sudah mom, aku sudah membawa buku-buku yang akan aku pelajari bersama mas Archie." ucap Aileen sambil menunjukkan tas yang berisi buku kepada Yasmine.


"Tadi daddy sudah mencoba untuk menelfon Archie tapi tidak di angkat mungkin dia sedang ada rapat." ucap Hamish.


"Yah,, terus gimana dong dad? Kan Aileen tidak pernah pergi ke perusahaan mas Archie, nanti kalau Aileen tersesat bagaimana?" ucap Aileen.


"Tidak akan sayang, kamu bisa bilang kepada karyawan di sana kalau kamu adalah istri dari boss mereka." ucap Yasmine dengan santainya.


Sedangkan Aileen yang mendengarnya hanya bisa membulatkan kedua matanya.


"Mom, apa mommy lupa kalau Aileen dan mas Archie menikah secara diam-diam, tentu saja karyawan itu akan menertawaiku." Protes Aileen.


"Ah benar juga ya! Bagaimana kalau kamu bilang kamu adalah kerabat Archie, mereka pasti percaya dan langsung memberitahu Archie." ucap Yasmine.


"Baiklah kalau begitu, Aileen berangkat dulu ya dad, mom.." pamit Aileen yang langsung masuk ke dalam mobil yang sudah menunggunya dan siap untuk mengantarnya ke perusahaan Archie.


"Pak, bapak sudah lama bekerja di rumah daddy Hamish?" Tanya Aileen yang mencoba untuk mencairkan suasana.


"Iya sudah hampir 10 tahun nona." ucap supir tersebut.


"Jangan panggil aku nona, panggil Aileen saja pak, saya tidak biasa di panggil dengan sebutan nona." ucap Aileen.


"Tidak bisa nona, peraturan tetaplah peraturan! Saya harus menaatinya jika tidak ingin mendapatkan hukuman dari tuan Archie." jelas supir tersebut.


"Apa mas Archie segalak itu pak?"


"Sebenarnya tuan muda Archie sangat baik hati dan juga ceria, terlebih saat mengenal nona Claire.." ucapan supir tersebut terpotong karena menyadari ada kesalahan dari ucapannya.


"M-maaf nona, saya tidak bermaksud membandingkan atau apapun.."


"Tidak masalah pak, sebenarnya saya juga penasaran banget tentang hal itu, tapi masih belum sempat saja bertanya kepada orang rumah." ucap Aileen.


"Jadi dulu tuan muda Archie adalah orang yang cuek dan dingin, lalu dia bertemu dengan nona Claire di kampusnya dan akhirnya mereka berpacaran, saat berpacaran dengan nona Claire, tuan muda Archie menjadi orang yang lebih ceria, dia selalu tertawa dan menjadi orang yang ramah."


"Lalu suatu hari tiba-tiba saja mobil yang di kendarai nona Claire mengalami kecelakaan, dan nona Claire tidak bisa di temukan, tuan muda Archie percaya kalau nona Claire masih hidup karena belum ada yang bisa menemukan jasad nona Claire, dan saat itu juga tuan muda Archie kembali menjadi orang yang dingin dan cuek, bahkan lebih parah darj sebelumnya." jelas supir tersebut.


"Sampai sekarang dia juga masih mencari keberadaan kekasihnya pak." ucap Aileen.

__ADS_1


"Justru karena itu nyonya Yasmine sangat ingin tuan muda Archie segera menikah agar bisa melupakan kekasihnya, nyonya Yasmine berharap kalau nona Aileen bisa membuat tuan muda Archie melupakan kekasihnya." jelas supir tersebut.


Mendengar ucapan supir tersebut membuat Aileen terdiam mencerna semua kata-katanya.


"Cih! Dia juga akan meminggalkanku jika sudah bertemu dengan kekasihnya, jadi untuk apa aku berusaha untuk membuatnya melupakan kekasihnya?" batin Aileen.


Tidak lama kemudian Aileen sampai di perusahaan besar milik Archie, Aileen tertegun melihat betapa tingginya gedung milik suaminya itu.


"Terimakasih ya pak.." ucap Aileen sebelum keluar dari mobil.


"Siap non.." ucap supir tersebut lalu pergi meninggalkan Aileen yang sudah berdiri di depan pintu masuk perusahaan itu.


"Wah, sebenarnya aku menikah dengan orang sekaya apa sih?" gumam Aileen.


Setelah menatap gedung itu selama beberapa menit, akhirnya Aileen masuk ke dalam dan langsung ke receptionist untuk bertanya tentang keberadaan Archie.


"Permisi.." ucap Aileen.


"Ada yang bisa saya bantu dik?" Tanya receptionist tersebut.


"Dik? Dia bilang dik? Aku tidak bisa bayangkan jika dia tau kalau yang di panggil dik ini adalah istri dari bossnya." batin Aileen.


"Saya mau bertanya di mana ruangan om Archie?" Tanya Aileen yang berusaha untuk tidak tertawa saat memanggil suaminya dengan sebutan om.


"Om? Anda siapanya tuan Archie?" Tanyanya.


Receptionist tersebut melihat Aileen dengan seksama untuk memastikan.


"Dia cantik dan juga terawat, sepertinya memang keluarga tuan Archie." Bisik receptionist yang ada di di sebelahnya.


"Tunggu sebentar ya.." ucap receptionist tersebut.


Dia langsung menelfon seseorang untuk memastikan kebenarannya.


"Halo tuan Fiki, di sini ada seseorang yang mengatakan kalau dia adalah keponakan tuan Archie, dia bilang kalau nyonya Yasmine menyuruhnya untuk belajar bersama tuan Archie." ucap receptionist tersebut dari telfon.


"Keponakan? Sejak kapan Archie memiliki keponakan?" gumam Fiki.


"Siapa nama orang itu?" Tanya Fiki.


Receptionist yang tidak tahu namanya langsung menanyakan kepada Aileen.


"Aileen, bilang saja Aileen yang datang." ucap Aileen.


Fiki mendengar suara Aileen dari telfonnya, dia langsung tersenyum saat mendengar nama yang tidak asing itu.

__ADS_1


"Suruh wanita itu masuk!" ucao Fiki tanpa mendengar jawaban dari receptionist tersebut lalu mematikan telfonnya.


Receptionist tersebut langsung menyuruh Aileen pergi ke lantai paling atas menggunakan lift khusus, karena hanya lift itulah yang bisa membawanya sampai ke lantai paling atas.


Akhirnya dengan senang hati Aileen menuruti ucapan receptionist tersebut untuk menaiki lift khusus dan naik ke lantai paling atas.


Sesampainya di lantai tersebut, Aileen langsung di sambut oleh Denis.


"Selamat siang nona, anda pasti nona Aileen bukan?" Tanya Denis dengan ramah.


"Wah, kakak tau nama aku?" Tanya Aileen.


Denis hanya tersenyum mendengar ucapan Aileen lalu menyuruhnya masuk ke dalam ruangan CEO.


Di dalam Aileen tidak bertemu dengan Archie melainkan dengan laki-laki asing yang tidak di kenalnya.


"Kamu siapa?" Tanya Aileen.


"Aku Fiki, aku adalah asisten pribadi tuan Archie, kamu pasti Aileen bukan? Istri rahasia tuan Archie?" ucap Fiki dengan berbisik.


Aileen terkejut mendengar ucapan laki-laki yang ada di hadapannya itu, dia tidak menyangka kalau ternyata ada orang kantor yang mengetahui tentang hubungannya dengan Archie.


"Kamu tau kalau aku.."


"Tentu saja aku tau, tapi aku tidak tau kalau ternyata kamu sangat cantik!" puji Fiki dan membuat Aileen senang akan pujiannya.


"Terimakasih atas pujiannya, tapi aku sedang tidak berada di posisi untuk mendapat pujian, aku ingin bertemu dengan mas Archie." ucap Aileen yang kembali ke mode ketusnya.


"Wah, baru saja tadi kamu berbicara dengan imut layaknya anak SMA, sekarang kenapa kamu tiba-tiba berubah?" Tanya Fiki.


"Karena kakak tau tentang hubunganku dan mas Archie, jadi aku juga tidak perlu menyembunyikannya sifat asliku." jawab Aileen.


"Wah, kamu cantik tapi judes sekali! Tunggulah di sini, Archie sedang ada meeting jadi dia tidak ada di sini." jelas Fiki.


"Aku ga judes kok, aku cuma jawab apa adanya." Ucap Aileen.


"Oh iya, tapi kenapa kamu ke sini?" Tanya Fiki.


"Aku ada ujian percobaan besok, kata mommy Yasmine, mas Archie itu pintar jadi aku di suruh belajar di sini." ucap Aileen.


"Kalau begitu aku saja yang akan nengajarimu, aku ini juga pintar loh.." ucap Fiki.


Mendengar ucapan Fiki membuat Aileen menatap tajam ke arahnya dan menatapnya dari atas ke bawah.


"Tapi penampilan kakak tidak seperti orang pintar." ucap Aileen dengan senyuman mengejek hingga membuat Fiki tidak percaya dengan ucapannya.

__ADS_1



"Nih bocah ngeselin amat ya, sama persis kayak si Archie! Untung cantik." Batin Fiki.


__ADS_2