
Jam sekolah pun telah selesai, sesuai rencana mereka, Aileen, Brenda dan Bob pergi ke cafe tempat biasa mereka berkumpul bersama untuk mendengar penjelasan dari Aileen.
Di sepanjang perjalanan, Aileen khawatir karena dia yakin kalau kedua sahabatnya akan sama-sama histeris, yang satu histeris karena pernikahannya, yang satunya lagi histeris karena Bob dan Archie sudah pernah bertemu.
Sesampainya di cafe, Bob dan Brenda sudah memasang wajah yang penasaran, mereka berdua benar-benar penasaran dengan cerita Aileen.
"Cepat ceritakan Leen!" ucap Bob.
"Sabar lah! Kamu ga mau pesan apa-apa? Aku mau pesan dulu!" ucap Aileen yang pergi meninggalkan kedua sahabatnya.
Aileen berusaha untuk mengulur waktu karena dia belum bisa menerima teriakan dari kedua sahabatnya itu.
"Sudah kan? Ayo cerita!" ucap Bob sambil memukul-mukul meja.
"Berisik Bob! Kamu udah kayak anak kecil aja sih!" ketus Brenda.
"Diamlah! Kamu tidak tau apa-apa!" ketus Bob.
"Sudahlah jangan berdebat! Kalian diamlah, aku akan menceritakan semuanya." ucap Aileen.
Akhirnya Aileen memutuskan untuk menceritakan semuanya kepada sahabatnya itu terutama Bob yang benar-benar tidak tau apa-apa.
Benar dugaan Aileen, Bob yang terkejut seketika berteriak hingga membuat semua orang yang ada di sana melihat ke arahnya.
"Kamu bisa ga sih jangan berisik gitu?" Tanya Aileen.
"Gimana aku ga teriak Aileen, sahabatku yang dari dulu udah bareng-bareng ternyata udah menikah, coba bayangkan!" ucap Bob.
"Maaf Bob, awalnya aku tidak mau menceritakan kepada siapa-siapa karena aku juga tidak sadar jika aku tiba-tiba menikah begitu saja."
"Bob, aku tau kamu terkejut, sebaiknya kita sebagai seorang sahabat harus mendukung Aileen, dia juga tersiksa hidup bersama orang yang sama sekali tidak dia sukai." ucap Brenda.
"Aku mendukungnya, aku pasti mendukungnya tapi aku masih tidak percaya jika sahabatku ini sudah memiliki suami." ucap Bob.
"Sekarang karena kamu sudah tau tentang hal itu, dan aku juga sudah menceritakan tentang kejadian kemarin, bagaimana kalau kita bersenang-senang hari ini?" Tanya Aileen.
"Ogah ah! Kalau suamimu itu tau bagaimana? bisa-bisa habis kita!" ucap Bob.
"Kamu tenang saja, dia sedang keluar negeri, jadi aku bisa bebas!" ucap Aileen.
"Lagipula, hubungan kami ini palsu! Jika dia menemukan cinta pertamanya, dia akan kembali padanya, dan aku? Aku akan mencari cintaku sendiri." lanjut Aileen.
"Baiklah kalau begitu, kita mau kemana?" Tanya Brenda.
"Ke tempat biasa teman-teman Bob kumpul aja!" ucap Aileen.
"Leen, plis deh jangan ngaco! Di sana laki-laki semua, kamu lupa dengan alasan kamu di nikahin?" Tanya Brenda.
"Ah iya kamu benar, lalu kita mau kemana coba!"
"Karaoke saja! Hanya kita bertiga bagaimana?" usul Bob.
__ADS_1
"Bolehlah, setidaknya di dalam ruangan hanya ada kita bertiga." ucap Brenda.
Akhirnya mereka bertiga setuju dan segera menuju karaoke yang ada di sana untuk bersenang-senang.
"Ayo masuk Leen." ucap Brenda.
"Bentar Bren, aku harus mengabari mommy Yasmine dulu agar mereka tidak khawatir seperti kemarin." ucap Aileen yang di balas anggukan oleh Brenda.
Tuut,, tut,,
"Halo Leen?" jawab Yasmine dari sebrang telfon.
"Halo mom, hari ini Aileen akan pulang terlambat karena Aileen mau merasakan sebelum ujian nasional." ucap Aileen.
"Baiklah, nikmatilah nak lagian mumpung Archie juga tidak ada di rumah, tapi kamu harus hati-hati ya, kalau ada apa-apa segera hubungi orang rumah." ucap Yasmine.
"Pasti mom, bye mom.." ucap Aileen yang langsung mematikan hpnya.
Setelah mengabari mertuanya, Aileen langsung masuk ke dalam ruangan karaoke.
Di dalam, Bob sedang menyanyikan sebuah lagu galau yang membuat Aileen merasa heran.
"Tumben dia nyanyi lagu galau." ucap Aileen kepada Brenda dengan sedikit berteriak.
"Entahlah, mungkin dia galau karena di tinggal nikah sama kamu!" balas Brenda.
"Hah! Gila kamu Bren."
"Kamu ga sadar? Selama ini dia ada untukmu, salah satu dari kalian pasti ada yang menyimpan rasa Aileen! Mungkin kamu tidak, tapi Bob iya!" ucap Brenda.
"Tidak mungkin bukan? Aku tidak akan percaya walaupun dia bilang dia menyukaiku." gumam Aileen sambil menggelengkan kepalanya.
Mereka bernyanyi secara bergantian, bahkan kadang mereka bernyanyi berdua sedangkan yang lain hanya bertepuk tangan di belakang.
Tidak lupa, mereka juga membeli camilan dan minuman dingin untuk mengisi perut mereka yang kembali lapar setelah bernyanyi.
"Leen, bagaimana kalau ternyata suamimu kembali kepada cinta pertamanya?" Tanya Bob.
"Bukankah aku sudah bilang kalau aku akan mencari cintaku sendiri! Setelah lulus nanti aku akan mencari seseorang yang aku sukai." ucap Aileen.
"Misalnya?" Tanya Bob.
"Raka? Dia adalah laki-laki baik, aku juga sudah menyukainya sejak lama."
"Kamu mengatakan dia baik karena dia mengantarmu pulang sekali?"
"Tidak Bob, dia benar-benar baik kok."
"Ya,, ya,, terserah padamu saja!"
"Jika aku berpacaran di saat masih memiliki suami, apa itu di bilang selingkuh?" Tanya Aileen yang membuat Bob bingung untuk menjawabnya.
__ADS_1
***
Di sisi lain, Archie yang sedang berbaring di kamar hotel menatap ke arah langit-langit kamarnya.
"Dimana kamu Claire? Aku mohon segera kembalilah padaku." gumam Archie.
Drrtt,, drrtt..
Hp Archie berbunyi, dengan segera dia melihat dan mengangkat telfon tersebut.
"Halo mom?" ucap Archie.
"Arch, kamu sedang apa? Kapan kamu akan pulang?" tanya Yasmine kepada sang anak.
"Masih belum tau mom, Archie masih memiliki banyak pekerjaan di sini."
"Apa kamu tidak mengabari Aileen saat berangkat tadi?"
"Tidak mom, dia tertidur pulas jadi Archie tidak mengabarinya."
"Setidaknya hubungi dia Arch, dia itu istrimu jadi kamu harus mengatakan padanya kalau mau pergi ke luar negeri seperti ini."
"Nanti aja mom, sudah dulu ya Archie mau istirahat dulu baru sampai." ucap Archie yang langsung mematikan telfonnya.
Tok,,tok,,tok..
Baru saja Archie mau memejamkan kedua matanya, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.
Archie langsung beranjak dari tempat tidurnya dan membukakan pintu untuk orang tersebut.
"Fiki? Ada apa?"
"Aku ga di tawarin masuk dulu nih?"
Akhirnya Archie langsung menyingkir dari ambang pintu untuk membiarkan Fiki masuk ke dalam kamarnya.
"Ada apa?" Tanya Archie kembali saat Fiki sudah duduk di sofa yang ada di sana.
"Arch, jika kamu menemukan Claire, apa yang akan kamu lakukan?" Tanya Fiki.
"Hah? Kenapa kamu mengatakan hal itu?" Tanya Archie.
"Apa kamu akan kembali kepadanya?" Tanya Fiki kembali.
"Tentu saja! Sudah dua tahun aku mencarinya dan aku akan kembali padanya setelah dia di temukan!"
"Lalu bagaimana dengan istri kecilmu itu? Kamu akan menceraikannya dan membiarkannya menjadi janda?"
Archie berfikir sejenak mencoba untuk merencanakan sesuatu.
"Aku akan menceraikannya, karena aku yakin dia tidak mau di duakan dan Claire tidak mau menjadi yang kedua." ucap Archie.
__ADS_1
"Kamu yakin?"
"Setahun, aku akan memberikan waktu setahun untuk diriku menemukan Claire, kalau sampai saat itu dia tidak juga di temukan, maka aku akan melupakannya dan belajar mencintai Aileen." ucap Archie.