
Hari ini adalah hari di mana pesta pernikahan Aileen dan Archie di adakan, dan hari itu juga Archie berniat untuk mengenalkan istri dan juga putrinya kepada semua orang.
Archie mengundang banyak sekali tamu undangan, dari kerabat dekat, kerabat jauh, rekan bisnisnya baik dari dalam maupun luar negeri, bahkan semua media di undang di acara pernikahannya.
Aileen sedang berada di ruang rias dengan kaki dan tangan yang dingin karena gugup, di sebelahnya sudah ada Adeline yang sedang memangku Almeera karena Aileen tidak ingin berjauhan dengan sang putri.
“Maaf ya kak, jadinya merepotkan kak Adel deh.” Ucap Aileen yang merasa bersalah.
“Kenapa merepotkan? Ini sama sekali tidak merepotkan Aileen, aku juga senang karena bisa berlama-lama dengan Almeera karena selama ini dia selalu di ambil alih oleh mommy.” Ucap Adeline.
“Hahaha, iya juga ya mommy selalu menggendong Almeera kesana kemari sampai akhirnya sekarang Almeera jadi bau tangan dan selalu minta di gendong.” Balas Aileen.
“Biarin aja biar mommy yang tanggung jawab kalo Almeera sudah rewel, hahaha..” balas Adeline yang membuat keduanya tertawa bersama.
Saat itu Almeera sudah cantik dengan pakaian yang senada dengan Adeline dan keluarga yang lain, bahkan Almeera memakai bando yang sangat cantik dengan pita senada dengan pakaiannya.
Sedangkan Aileen sudah selesai di make up dan waktunya dia memakai gaun pernikahannya, gaun yang sangat dia impikan saat masih SMA.
Sejak dulu Aileen memang memimpikan memakai gaun yang ada di hadapannya untuk di pakai di hari pernikahannya, namun sayang hari pernikahannya sangatlah sederhana dan jauh dari ekspektasi Aileen, namun
sekarang dia sudah bisa memakai pakaian yang dia impikan untuk menikah dengan seseorang yang sangat dia cintai dan mencintainya.
Bahkan saat ini kebahagiaan Aileen semakin lengkap setelah Almeera hadir di hidupnya, Almeera adalah sumber kekuatannya dan juga kebahagiaannya sampai saat ini.
“Kamu sangat cantik Aileen..” puji Adeline saat Aileen sudah memakai gaun panjang berwarna putih dengan tali tipis di pundaknya.
“Terimakasih kak, kakak juga sangat cantik.” Puji Aileen.
__ADS_1
“Jangan memujiku! Sudah ayo kita turun ke bawah karenan semua orang pasti sudah menunggu.” Ajak Adeline.
Tiba-tiba saja seseorang masuk dan membuat Aileen dan Adeline menoleh ke arah pintu secara bersamaan.
“Kakak, ayo turun karena acara akan segera di laksanakan.” Panggil Arlo.
“Arlo? Kamu ini tiba-tiba buka pintu bikin kaget aja deh!” ucap Aileen.
Arlo hanya memamerkan gigi putihnya lalu mengulurkan tangan untuk sang kakak agar menggandeng tangannya.
Aileen tersenyum dan membalas uluran tangan adik laki-lakinya itu, Aileen merangkul lengan Arlo sedangkan Adeline masih menggendong Almeera di tangannya.
Hari itu benar-benar cerah, acara pernikahan di lakukan di halaman hotel milik keluarga Hamilton yang sangat luas dan juga indah.
Semua orang bersorak saat melihat Aileen berjalan menuju pelaminan bersama sang adik, kedua orang tua Aileen dan Archie sudah menunggu di atas pelaminan dengan haru karena melihat penampilan Aileen yang sangat cantik.
Sedangkan Archie tidak bisa lepas menatap Aileen yang sedang berjalan ke arahnya, benar-benar beruntung Archie karena memiliki istri yang cantik seperti Aileen.
Acara pun di mulai, Hamish menjelaskan kepada para tamu kalau anaknya sebenarnya sudah lama sekali menikah dan sekarang keduanya sudah memiliki seorang putri yang sangat cantik.
Karena ada banyak orang yang tidak tau dengan pernikahan Archie dan Aileen, itulah yang membuat Hamish menjelaskan lebih dulu kepada para tamu agar Almeera tidak di cap sebagai anak di luar nikah.
Semua orang juga memahami dengan keadaan Archie yang memiliki banyak musuh, tentu saja Archie tidak ingin kalau orang yang dia sayang terluka.
“Dan sekarang, saya akan mengenalkan cucu pertama saya yang bernama Almeera Zahra Hamilton, dia adalah cucu perempuan yang akan selalu menjadi kebanggaan keluarga Hamilton.” Ucap Hamish sambil menggendong Almeera yang sedang kebingungan melihat kamera yang menyorotinya.
Namun bukannya menangis, Almeera justru tersenyum seolah dia tau kalau dia sedang menjadi pusat perhatian.
__ADS_1
“Lihatlah, cantik sekali senyumnya!” teriak salah satu wartawan.
“Wah, dia sepertinya akan menjadi model seperti tantenya..” ucap yang lain.
Semua orang sekarang bukan lagi memuji kecantikan Aileen, namun semuanya tertuju kepada Almeera yang sangat menggemaskan dan cantik.
“Aku bahagia sekali karena semua orang sepertinya menyambut Almeera dengan baik.” Ucap Aileen.
“Aku juga sangat bahagia karena kehidupanku sekarang sudah lengkap dengan kehadiran Almeera.” Balas Archie.
Aileen menoleh ke arah Archie, dia menatap kedua mata suaminya dengan dalam membuat Archie menjadi gugup.
“A-ada apa?” tanya Archie.
“Aku janji aku tidak akan menjadi istri yang durhaka lagi! Aku akan menuruti semua ucapanmu dan aku juga tidak akan berkencan dengan laki-laki lain.” Ucap Aileen yang membuat Archie terkejut.
“Hahaha, iya aku tau kamu bukanlah istri yang durhaka Aileen…” ucap Archie dengan senyuman manisnya.
Hari itu adalah hari yang sangat bahagia dan kehidupan Aileen dan Archie selesai sampai di sini karena selanjutnya hanya akan ada tawa di dalam keluarga kecil mereka.
... ~TAMAT~...
Terimakasih untuk semua kakak-kakak yang selalu setia menunggu dan membaca novel AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA...
Author mengucapkan banyak terimakasih dan juga meminta maaf kalau ada salah pengejaan dan kata-kata yang menyinggung kakak-kakak semuanya, author akan berusaha untuk membuat karya yang lebih baik lagi...
SARANGHAE..💙
__ADS_1