
Bob baru saja sampai ke tempat di mana Archie dan Brenda berada.
"Ayo Brenda, aku akan mengantarmu lebih dulu." ucap Bob.
Brenda yang masih kesal dengan Archie langsung naik ke atas motor tanpa berpamitan kepada Archie sama sekali. Sedangkan Bob tau betul kalau Brenda sedang badmood entah apa penyebabnya.
"Kamu kenapa Bren? Lagi badmood ya?" Tanya Bob memberanikan diri.
"Gimana ga badmood Bob! Kamu tau siapa wanita yang bareng kak Archie tadi?" Tanya Brenda.
"Ya ga tau lah kan belum kenalan!"
"Aish! Dia itu mantannya kak Archie! Lebih tepatnya, dia adalah wanita yang seharusnya menikah dengan kak Archie kalau dia tidak mengalami kecelakaan!" jelas Brenda.
"What!? Jangan bercanda kamu Bren! Dia itu kecelakaan masa udah ilang bertahun-tahun tiba-tiba muncul kek setan?"
"Kamu fikir dengan wajahku yang seperti ini aku sedang bercanda!?" ketus Brenda sambil memukuli pundak Bob.
Mendengar hal itu membuat Bob terdiam dan menahan rasa sakitnya karena di pukul oleh Brenda. Bob tetap melanjutkan perjalanannya sampai di perkemahan.
Sesampainya di perkemahan, Bob segera kembali untuk menjemput Archie, sedangkan Brenda menoleh ke arah Claire yang sedang duduk sambil kebingungan di sana.
__ADS_1
Brenda sebenarnya masih kesal mengingat siapa wanita yang ada di hadapan itu, namun mau bagaimana lagi? Jiwa kemanusiaannya terlalu merajalela hingga akhirnya Brenda memutuskan untuk menghampiri Claire.
"Bingung ya kak?" Tanya Brenda dengan nada yang tidak ramah dan juga tidak jutek.
"Kenapa di sini banyak orang? Ada acara apa di sini?" Tanya Claire.
"Ada acara camping di sini, untuk merayakan kelulusan kami.. Tenanglah di sini aman kok, teman-temanku sangat baik." jelas Brenda.
"Kakak mau minum?" Tanya Brenda.
"Apa tidak merepotkanmu?" Tanya Claire ragu.
Saat Brenda sedang mengambilkan minum untuk Claire, tiba-tiba saja Aileen mengejutkannya hingga airnya tumpah ke tangannya.
"Hayo! Kemana aja kamu sama Bob malem-malem begini?!" ucap Aileen.
"Yaampun Aileen kamu gila ya!? Bisa mati berdiri aku gara-gara kamu!" ketus Brenda.
"Sorry Bren, lagian kamu kenapa pergi sama Bob tengah malem gini? Terus sekarang kemana Bob? Kenapa kalian ga bilang-bilang kalo mau pergi?"
"Duh Leen, kamu ga bisa tanya satu-satu? Pusing nih kepalaku mau jawab yang mana dulu!"
__ADS_1
"Ya jawab semua dong!"
"Kamu udah ga badmood lagi?" Tanya Brenda mengalihkan pembicaraan.
"Engga! Dipikir-pikir ngapain juga aku mikirin laki-laki kayak dia hih!" ketus Aileen keceplosan.
"Mikirin laki-laki? Siapa?" Tanya Brenda pura-pura tidak tau.
"Eh! Raka! Iya aku mikirin Raka lah!" ucap Aileen.
"Jangan berbohong! Aku tau kalau tadi kamu menjemput kak Archie kan? Tapi karena kamu melihatnya bersama wanita lain makanya kamu langsung badmood!" ucap Brenda yang membuat Aileen terkejut mendengarnya.
"K-kenapa kamu bisa tau?" Tanya Aileen dengan wajah terkejutnya.
"Tentu saja! Aku selalu tau tentang sahabatku tapi sahabatku tidak ingin mengatakan apapun kepadaku!" sindir Brenda.
"Maaf Bren, aku cuma malu aja gitu kalo sampe kamu dan Bob tau aku badmood gara-gara mas Archie." ucap Aileen.
"Kenapa harus malu Leen? Aku dan Bob adalah sahabat kamu, tentu saja kami akan selalu berada di sisimu." ucap Brenda.
Mendengar hal itu membuat Aileen tersenyum lalu memeluk erat sahabatnya itu.
__ADS_1