AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA

AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA
BAB 21


__ADS_3

Hari-hari berlalu, Archie masih berada di luar negeri untuk menyelesaikan pekerjaannya bersama dengan Fiki dan Dennis.


Dennis yang melihat Archie sedang sarapan di restaurant hotel segera berjalan menghampirinya.


"Apa yang sedang kamu lakukan tuan Archie?" Tanya Dennis yang melihat atasannya sedang memegang map berwarna cokelat.


"Ah Dennis, ini adalah kontrak pernikahanku dan Aileen."


"Apa!? Kontrak? Kenapa harus ada kontrak?" Tanya Dennis yang terkejut mendengar ucapan Archie.


"Karena hubungan kami tidak di dasari dengan cinta, lagipula aku masih harus mencari Claire!"


"Tapi Archie, kamu belum tentu bisa menemukan Claire!"


"Aku pasti akan menemukannya! Lagipula orang suruhanku sudah mulai menemukan titik terang, mereka sudah mulai menemukan barang-barang Claire!" tegas Archie.


Dennis hanya bisa terdiam, dia merasa iba dengan sahabatnya, dan dia juga merasa kasihan kepada Aileen.


"Terserah kamu aja Archie! Kamu memang sudah gila karena Claire!" ketus Dennis yang langsung meninggalkan Archie di restaurant hotel sendirian.


Saat sedang berjalan menuju lift, Dennis berpapasan dengan Fiki yang saat itu sedang tersenyum kepadanya sambil melambaikan tangannya.


"Hai Dennis!" sapa Fiki namun Dennis mengabaikannya dan terus saja berjalan tanpa menoleh sedikitpun.


Fiki yang melihat hal itu segera berlari menghampiri Dennis dan menahan tangan Dennis.


"Yaampun Fiki! Kamu ngagetin aku aja!" ketus Dennis.


"Aku tadi manggil kamu sambil dadah-dadah loh Nis, tapi kamu tidak melihatku sama sekali! Sebenarnya kamu kenapa?" Tanya Fiki.


"Ah benarkah? Maaf aku sedang tidak konsen hari ini!"


"Ada apa Dennis, beritahu aku!"


"Apa kamu tau tentang kontrak yang di buat Archie untuk Aileen?" Tanya Dennis.


"Hah? Kontrak apa?"


"Jangan pura-pura ga tau deh! Kamu adalah orang terdekatnya, aku yakin dia pasti cerita sama kamu tentang hal ini!"


"Aku ga tau sama sekali Dennis! Aku hanya tau kalau Archie nanti menemukan Claire, dia akan memilih Claire dan meninggalkan Aileen." ucap Fiki.

__ADS_1


"Dia membuat sebuah kontrak, aku hanya lihat sekilas, pokoknya dia membuat kontrak pernikahan selama setahun Fik!"


"Aku kesal! Sebagai seorang wanita aku ikut merasa sakit hati saat mengetahui hal ini, Aileen sudah merelakan masa depannya hanya untuk laki-laki yang sedang sibuk mencari kekasihnya yang hilang!" ketus Dennis.


"Tenanglah Dennis, kita bisa mencari jalan lain untuk menangani hal ini." bujuk Fiki.


"Kamu membela dia kan? Kamu sebenarnya juga tidak setuju kalau Archie bersama Aileen kan?!"


"Yaampun Dennis! Sama siapapun kalau itu bisa membuat Archie bahagia aku pasti akan mendukungnya!"


Perdebatan antara Dennis dan Fiki terus berlanjut hingga akhirnya mereka berhenti karena tidak menemukan ujung dari perdebatan mereka.


***


Sebulan berlalu, hari ini adalah hari kelulusan Aileen, dan sampai hari ini juga Aileen sudah terbiasa hidup tanpa melihat wajah Archie.


Sebelum kelulusan, Raka memberi pesan kepada Aileen untuk menemuinya di rooftop sekolahnya.


Dengan senang hati Aileen segera pergi ke rooftop sekolahnya untuk bertemu dengan Raka. Selama sebulan di tinggal Archie, Aileen dan Raka semakin dekat, mereka sering keluar bersama hingga membuat Aileen merasa nyaman.



Sesampainya di rooftop, Aileen melihat Raka yang sedang berdiri menunggu dirinya, Raka memegang bucket bunga sambil tersenyum ke arah Aileen.


Aileen hanya terpaku di tempatnya, dia tidak bisa mengatakan apapun lagi, dia berusaha untuk bersikap tenang mendengar ucapan Raka.


"Aku ingin kamu menjadi kekasihku Aileen, apa kamu mau berpacaran denganku?" Tanya Raka kembali.


Deg!! Jantung Aileen berdetak sangat kencang, dia tidak pernah merasakan hal seperti ini, walaupun sudah menikah tapi hubungannya dengan suaminya tidak bisa di katakan sebagai hubungan suami istri.


"Aku,,, aku.."


"Kenapa tidak di jawab Leen? Kamu kaget ya? Maaf aku mengungkapkan hal ini secara tiba-tiba, sebentar lagi kita lulus, akan ada banyak sekali laki-laki yang lebih baik saat kuliah nanti, aku takut kalau kamu akan menyukai salah satunya.


Jadi sebelum itu terjadi, aku lebih dulu mengungkapkan perasaanku, agar aku tidak merasa khawatir." ucapnya.


Aileen tersenyum mendengar ucapan Raka, dia ingin sekali menerima perasaan Raka, namun dia juga takut karena dia masih berstatus seorang istri.


"Kenapa kamu masih mikirin hal itu sih Aileen! Biarkan saja, toh dia juga akan kembali ke mantan pacarnya!" batin Aileen menghapus semua kekhawatirannya kepada Archie.


"Aku mau! Entah kedepannya akan seperti apa, tapi aku mau kita jalani hubungan ini lebih dulu." ucap Aileen.

__ADS_1


Raka yang mendengar hal itu langsung berlari memeluk tubuh Aileen, dia tidak menyangka kalau Aileen akan menerima perasaannya.


"Maaf Raka, aku sudah berbohong kepadamu! Beri aku waktu, mas Archie akan menceraikanku saat dia sudah menemukan mantan kekasihnya, aku mohon tunggulah sampai saat itu tiba!" batin Aileen di dalam hatinya.


"Ayo aku antar pulang." ajak Raka.


"Tidak perlu Raka, orang tuaku datang dan aku akan pulang bersama mereka." ucap Aileen.


"Baiklah kalau begitu, ayo turun bersama." ajak Raka sambil menggenggam tangan Aileen dengan erat.


***


"Kapan kita akan kembali ke Indonesia?" Tanya Dennis dengan ketus.


Semenjak Dennis mengetahui tentang kontrak yang di pegang Aileen, dia malas berhadapan dengan Archie.


"Besok, kita akan kembali besok." jawab Archie.


"Hari ini adalah hari kelulusan Aileen, kamu tidak memberinya selamat?" Tanya Fiki.


"Kamu bertanya padanya!? Tentu saja dia tidak akan memberikan selamat kepada istri kontraknya!" ketus Dennis.


"Nis! Jangan begini terus, aku ga suka berada di dalam keadaan seperti ini!" ucap Fiki.


Dennis tidak mengatakan apa-apa lagi, dia langsung pergi dari hadapan Archie dan Fiki.


"Apa kamu harus seperti ini?" Tanya Fiki setelah Dennis benar-benar pergi.


"Kenapa? Apa yang aku lakukan salah?"


"Tentu saja salah! Bagaimanapun juga, Aileen adalah istrimu walaupun hanya sementara."


"Lalu? Toh dia juga setuju, dia juga akan mencari laki-laki yang dia sukai, jadi tidak perlu mengkhawatirkan dirinya." ucap Archie.


Fiki benar-benar tidak habis fikir dengan sikap Archie, benar-benar sudah berubah semenjak kehilangan Claire.


Setelah Fiki meninggalkannya sendiri di dalam kamar hotelnya, dia membuka hpnya dan melihat foto dirinya dan Claire yang sangat dia rindukan.



"Dimana kamu honey, I really miss you.." gumam Archie sambil mengelus foto tersebut.

__ADS_1


Saat menggeser foto sebelahnya, Archie terkejut saat melihat foto Aileen di hpnya, foto yang entah datang dari mana, namun anehnya Archie tiba-tiba saja mengingat hal-hal menyebalkan yang di lakukan Aileen.


"Kenapa aku jadi memikirkannya! Dia pasti merasa kesepian karena tidak ada orang yang bisa di ajak berdebat." gumam Archie yang tidak sadar jika dirinya tersenyum melihat foto wanita yang menjadi istrinya itu.


__ADS_2