AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA

AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA
BAB 32


__ADS_3

"Apa!? Kamu membiarkan mereka menikah? Kamu sudah gila Aileen?" ucap Adeline yang terkejut mendengar ucapan Aileen.


"Iya kak, kenapa emangnya? Toh mereka berdua sudah berbuat salah dan mereka juga saling menyukai." ucap Aileen dengan santai.


"Aileen, ini tidak semudah yang kamu ucapkan sekarang nak, mom mau kamu pikirkan lagi baik-baik ya." ucap Yasmine.


"Bisakah aku bicara dengan mas Archie berdua saja?" Tanya Aileen sambil tersenyum ke arah mama mertuanya.


Archie dengan segera bangun dari tempat duduknya dan berjalan mengikuti Aileen ke dalam kamarnya.


Sesampainya di dalam kamar, Aileen berdiri dengan tatapan sendu kepada Archie.



"Aileen, aku benar-benar tidak bermaksud untuk menghianati pernikahan ini." ucap Archie dengan rasa bersalah.


"Kamu tenang aja mas, toh aku bertahan juga sampai masa kontrak kita berakhir, kontrak kita baru seperempat perjalanan dan aku akan menyelesaikannya sampai benar-benar selesai." ucap Aileen.


"Setelah itu, aku akan memintamu untuk menceraikan aku dan kamu hiduplah bahagia dengan kekasihmu." lanjutnya.


"Leen, apa kita harus bercerai?" Tanya Archie.

__ADS_1


"Bukankah itu kesepakatan kita? Sudahlah, aku hanya ingin membicarakan hal ini. Aku mengijinkanmu menikah lagi bukan karena aku pasrah, tapi aku mencoba untuk bertahan sebentar lagi." jelas Aileen.


Aileen berjalan menuju pintu kamar, namun sebelum dia memutar gagang pintunya, Aileen kembali menoleh ke belakang.


"Kamu mengatakan aku durhaka karena aku berpacaran dengan orang lain, lalu yang seperti kamu ini di sebut apa mas?" Tanya Aileen yang langsung keluar meninggalkan Archie yang masih mematung di tempatnya.


Mendengar ucapan Aileen membuat Archie tidak bisa mengatakan apapun lagi, sebuah pertanyaan yang terdengar santai namun sangat tepat sasaran.


"Aaarrgghh... Sebenarnya apa yang sudah aku lakukan? Kenapa aku tidak mengingat kejadian semalam!!" ucap Archie sambil menjambak rambutnya sendiri.


***


Malam hari pun tiba, Aileen membantu pelayan di dapur untuk menyiapkan makan malam semua orang.


"Aileen? Kamu kok di sini?" Tanya Adeline.


"Eh kak Adel, aku lagi bantui para bibi masak untuk makan malam."


"Kamu harusnya istirahat aja Leen, kamu baru pulang kemah loh.."


"Engga apa-apa kak."

__ADS_1


Semua orang menuruni tangga satu per satu,, Aileen melihat semua orang sudah berkumpul di meja makan langsung merapihkan meja makan dan menata semua makanan yang sudah matang.


Setelah semua orang duduk di kursinya masing-masing, Aileen yang mau duduk di kursi yang biasa dia tempati tiba-tiba di tarik begitu saja oleh Claire dan di duduki olehnya.


"Wah! Kamu bukan perebut suami orang aja ya ternyata, kamu juga perebut kursi milik orang lain!" ketus Adeline.


"Kak, aku tidak apa-apa.. Aku juga ada janji sama Brenda kok kita mau makan di luar.. Selamat makan semuanya, Aileen pergi dulu ya.." pamit Aileen yang langsung pergi meninggalkan ruang makan.


Yasmine langsung berjalan mengejar Aileen sambil membawakan jaket Aileen yang tertinggal di kursi dapur.


"Aileen sayang.." ucap Yasmine.


"Mom? Ada apa?" Tanya Aileen.


"Kamu yakin ga makan di rumah aja?"


"Engga mom, Aileen udah janji sama Brenda."


"Setidaknya pakailah jaket ini biar ga kedinginan.. Setelah dad pulang dari perjalanannya, semuanya akan selesai mereka pasti tidak akan menikah." ucap Yasmine.


"Mom.. Jangan membahas itu ya, Aileen sedang berusaha untuk menenangkan diri." ucap Aileen dengan senyum manisnya.

__ADS_1


"Mommy akan selalu mendukungkumu, hanya kamulah menantu mom satu-satunya sayang.." ucap Yasmine.


Aileen hanya tersenyum mendengar ucapan Yasmine, lalu dia segera berpamitan untuk pergi keluar.


__ADS_2