AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA

AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA
BAB 35


__ADS_3

Hari ini adalah hari di mana Aileen pertama kali masuk kuliah, Aileen berhasil masuk ke univertas terbaik yang ada di sana dan berhasil masuk di jurusan kedokteran.


Bahagia? Tentu saja semua orang bahagia terutama Aileen, dia bahagia karena dengan masuk ke jurusan kedokteran dia tidak memiliki waktu luang untuk berlama-lama bertemu dengan Archie karena dirinya akan pindah ke tempat kos yang berada di dekat kampusnya.


Claire memilih untuk pindah ke luar dari rumah orang tua Archie karena dia selalu di pojokkan oleh keluarga Archie sedangkan Archie tidak membelanya sama sekali.


"Kamu bilang apa!? Mau ngekos? Kenapa Aileen?" Tanya Archie yang ikut membantu mengurus dokumen kuliah Aileen di dalam kamar.


"Iya mas, kan kamu tau kalo kampus lumayan jauh sedangkan aku pasti sering pulang malem karena sibuk." ucap Aileen.


"Aku akan mencari rumah di sekitar kampus dan kita akan tinggal di rumah itu."


"Tapi malah ngebuat kamu kejauhan ke perusahaan mas.. Aku ga apa-apa kok serius deh.."


"Engga, aku akan menemani kamu!"


"Kenapa sih mas? Bukannya enakan di sini jadi mas Archie bisa terus nengokin mantan mas Archie!"


"Kenapa jadi bawa Claire? Aku ini mau nemenin istri aku!"


"Wanita itu juga akan menjadi istri mas kok."


"Bisa ga jangan bahas itu?"


"Kenapa? Bener kan? Ah iya satu lagi! Aku lupa ngasih tau kamu mas, kalau wanita itu sedang hamil, selamat!" ucap Aileen dengan sinis.


Mendengar ucapan Aileen membuat Archie terkejut, dia sama sekali tidak tau kalau Claire sedang hamil.

__ADS_1


"Apa!? Ga mungkin! Aku yakin kita ga ngelakuin apa-apa!!" teriak Archie.


"Maaf mas tapi aku percaya sama bukti yang sudah ada!" ketus Aileen yang memutuskan untuk meninggalkan Archie di dalam kamar sendirian.


Di dalam kamarnya Archie hanya bisa terdiam sejenak lalu seketika dia berteriak sambil melempar semua barang di sekitarnya.


Aileen yang masih berada di depan pintu hanya bisa tersenyum kecut menerima takdirnya yang seperti ini. Aileen turun ke bawah untuk memberitahu semua orang tentang kepindahannya ke rumah kosan.


"Aileen, selamat karena lusa kamu sudah kuliah!!" ucap Adeline dengan semangat sambil berjalan lalu memeluk tubuh kakak iparnya itu.


"Terimakasih kak Adeline,, mommy mana?" Tanya Aileen.


"Mom di kamar, dia lagi mikir gimana cara ngomong ke daddy tentang masalah kalian." jelas Adeline.


"Daddy pulang malam ini ya?" Tanya Aileen yang di balas anggukan oleh Adeline.


"Kak,, aku mau pindah ngekos di deket kampus." ucap Aileen.


"Apa!? Kenapa Aileen? Kak Archie nyakitin kamu lagi ya? Aku akan menghajarnya!" ucap Adeline yang mau berjalan ke atas namun Aileen menahannya.


"Jangan kak, aku kos karena kampusku terlalu jauh dari rumah dan aku juga pasti bakal sering pulang malem." jelas Aileen.


"Engga plis Aileen, rumah sepi kalo gaada kamu, nanti aku ga ada temennya."


"Lagian kak Adel kan sibuk jadi model, pasti ga akan kerasa kak."


"Huaa,, aku ga siap kalo jarang ketemu sama kamu.." rengek Adeline.

__ADS_1


"Apa sih kak,, tiap minggu aku bakal sering pulang kok tenang aja.."


"Kalo gitu aku ke kamar mom dulu ya kak, mau ijin juga." pamit Aileen yang di balas anggukan oleh Adeline.


Sesampainya di depan pintu kamar Yasmine, Aileen memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar terlebih dahulu lalu segera masuk ke dalam setelah Yasmine menyuruhnya masuk.


"Hai menantu mommy yang cantik, masuklah nak.." ucap Yasmine yang sedang duduk di sofa kamarnya.


"Mom sedang apa? Aileen ganggu?"


"Kamu tidak pernah mengganggu mommy sayang, sini duduk di sebelah mommy." ucap Yasmine.


Aileen segera berjalan mendekati Yasmine dan duduk di sebelahnya.


"Ada apa sayang?" Tanya Yasmine.


"Oh tunggu! Mom dulu, mom mau mengatakan sesuatu kepadamu." lanjutnya.


"Ada apa mom?" Tanya Aileen.


"Mom minta maaf yang sebesar-besarnya atas nama Archie, mom benar-benar merasa malu dan bersalah atas perbuatannya." ucap Yasmine.


"Kenapa mom ngomong gitu? Itu bukan kesalahan mom jadi mom tidak perlu meminta maaf."


"Hikss,, Archie benar-benar tidak bersyukur memiliki istri sepertimu, dia sudah mengecewakan mom dan jika dad tau tentang hal ini dia pasti ikut marah."


Aileen memeluk tubuh Yasmine dan mencoba untuk menenangkan mertuanya itu, Aileen merasa kasihan karena Yasmine pasti merasa bertanggung jawab karena dia yang berinisiatif menjodohkan Archie dan Aileen tapi justru anaknya sudah melajukan kesalahan yang sangat fatal.

__ADS_1


__ADS_2