
Hari ini adalah hari kepulangan Archie kerumah, Adeline sudah memberitahu Aileen tentang hal itu dan menyuruhnya untuk ikut menjemput Archie di bandara.
"Leen, nanti kamu ikut kami menjemput Archie kan?" Tanya Adeline yang sedang berada di dalam kamar Aileen.
"Maaf kak, aku tidak bisa.. Kemarin aku sudah berjanji untuk ikut ke acara perpisahan dengan teman-teman sekolahku.." ucap Aileen.
Memang kemarin, setelah acara perpisahan di sekolah, Aileen dan teman-temannya berencana untuk membuat acara perpisahan sendiri di sebuah tempat wisata yang menyediakan layanan untuk camping juga.
"Hmm,, kemana?"
"Di tempat wisata gitu kak, mungkin aku ga pulang dua hari karena kami akan berkemah di sana." ucap Aileen.
"Hmm,, baiklah kalau begitu! Nanti jangan lupa ijin ke daddy dan mommy ya Leen.." ucap Adeline.
"Siap bos!" Tegas Aileen sambil hormat.
"Ini juga mau ke bawah nemuin dad dan mom." ucap Aileen.
"Kalau begitu ayo ke bawah bareng aku." ajak Adeline.
Akhirnya Aileen dan Adeline turun ke bawah untuk bertemu dengan kedua orang tua mereka.
"Hai anak-anak cantiknya mommy!" sapa Yasmine saat melihat kedua putrinya menuruni tangga.
"Hai mom!" sapa keduanya.
"Aileen ikut ke bandara kan?" Tanya Yasmine.
"Maaf mom, Aileen ga bisa ikut karena ada perpisahan khusus murid." ucap Aileen.
"Ikutlah Leen.. Nanti mommy akan langsung menyuruh Archie untuk mengantarmu ke sana." ucap Yasmine.
"Hm.. Tapi mom.."
"Ayolah ikut ya, tidak akan terlambat kok nanti Archie akan bicara kepada teman-temanmu." ucap Yasmine dengan penuh harapan.
__ADS_1
"Baiklah mom, aku akan ikut menjemput mas Archie.." ucap Aileen pasrah.
Setelah menyetujui permintaan Yasmine, mereka semua sarapan bersama keluarga. Aileen juga memasukkan barang-barang yang akan dia bawa ke dalam bagasi mobilnya.
Drrtt,, drrtt..
Aileen segera mengambil hpnya yang berdering di atas meja kamarnya.
"Halo Raka?" ucap Aileen yang baru saja mengangkat telfonnya.
"Leen, jadi berangkat bareng kan? Aku jemput ya nanti.." ucap Raka.
"Hm,, Raka maaf... Sepertinya aku tidak bisa berangkat bersamamu, aku masih ada urusan keluarga, nanti aku langsung di antar kesana." ucap Aileen.
"Baiklah kalau begitu, hati-hati ya Leen... Kalau ada apa-apa segera hubungi aku."
"Hm,, pasti Raka, kalau begitu aku matikan bye.." ucap Aileen yang langsung mematikan telfon dari Raka.
Setelah semua siap, Yasmine segera memanggil Aileen karena mereka akan segera berangkat ke bandara untuk menjemput Archie.
Aileen menatap ke arah Archie yang baru saja keluar dan di sambut oleh Yasmine dan Adeline, sedangkan Aileen hanya diam menatap tajam ke arah Archie.
"Banyak kerjaan yang harus Archie kerjakan mom jadi suka lupa makan." ucap Archie.
"Haah kamu ini! Makanya, mom kan sudah bilang untuk mengajak Aileen agar ada yang mengurusi disana!"
"Lagian Aileen sekolah mom, dia juga tidak akan bisa di andalkan!" ketus Archie sambil melirik tajam ke arah Aileen.
Aileen yang merasa tersindir hanya bisa diam menahan kekesalannya.
"Mom, Aileen harus segera berangkat ke perkemahan." ucap Aileen.
"Ah iya benar! Archie, kamu antar Aileen ya dia ada acara perpisahan dengan Teman-temannya." ucap Yasmine.
"Archie yang anter? Ah capek!"
__ADS_1
"Archie! Antar sekarang juga!" tegas Yasmine yang membuat Archie tidak bisa menolak lagi.
Archie berjalan ke arah mobilnya yang memang sudah di siapkan oleh mommynya.
"Cepat! Aku capek!" ketus Archie kepada Aileen yan sedang berpamitan sambil berpelukan dengan Yasmine dan Adeline.
"Cih! Menyebalkan!" ketus Aileen yan langsung masuk ke dalam mobil suaminya.
Di sepanjang jalan, keduanya tidak berbicara sedikitpun hingga membuat Aileen kesal.
"Aku sudah punya pacar!" ucap Aileen secara tiba-tiba hingga membuat Archie menghentikan mobilnya secara mendadak.
"Aaa!!! Kamu ga bisa apa kalo ga ngedadak!? Kalo aku sampe kepentok gimana coba!" ketus Aileen.
"Pacar kamu bilang!?" Tanya Archie yang perduli dengan keadaan Aileen sama sekali.
"Iya pacar! Kenapa hah!? Bukannya mas Archie sudah mengiyakan niatku untuk mencari cintaku sendiri?" ucap Aileen.
"Apa laki-laki itu tau kalau kamu adalah istri orang!?"
"Ya ga tau lah! Kalo tau aku sudah menikah, tidak akan ada laki-laki yang mau denganku!"
"Itu namanya bohong! Kamu sudah selingkuh sama suami, masih boongin orang lain juga!X
"Kenapa!? Selingkuh? Aku tidak selingkuh, karena suamiku juga sedang berusaha mencari kekasihnya yang hilang!"
"Kalau kamu menemukannya, kamu akan segera menceraikanku lalu menikah dengan kekasihmu! Lalu aku? Bagaimana denganku? Status janda di usia yang masih muda, apa kamu fikir ada yang mau denganku!? Apa mereka semua percaya kalau aku bilang aku janda tapi masih perawan!?" ketus Aileen.
Mendengar ucapan Aileen membuat Archie terdiam tidak mengatakan apapun, dia tau kalau apa yang akan dia lakukan itu sangat tidak adil bagi Aileen.
"Tapi tetap saja kalau itu adalah kesalahan Aileen, kamu masih berstatus istriku kamu akan di katai istri durhaka jika orang lain tau tentang hal ini!" ucap Archie.
"Biarkan saja aku jadi istri durhaka! Mereka tidak tau kalau suamiku yang membuatku menjadi istri yang durhaka seperti ini! Lagipula aku sedang tidak meminta pendapatmu!" ketus Aileen.
Archie benar-benar kesal mendengar ucapan Aileen, dia tidak bisa melarang Aileen memiliki kekasih, karena selama ini Aileen juga tidak pernah melarangnya mencari keberadaan Claire.
__ADS_1
"Baiklah, terserah kamu saja! Selama kamu bisa jaga diri aku tidak akan melarangmu!" ucap Archie mengalah.
Akhirnya Archie melanjutkan perjalanan menuju perkemahan dan menghentikan perdebatan mereka yang tidak akan berujung membaik itu.