AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA

AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA
BAB 36


__ADS_3

Hari ini adalah hari kepindahan Aileen ke rumah barunya. Yap! Rumah baru yang di beli Archie kemarin karena dia juga akhirnya ikut pindah bersama Aileen.


"Kalian yakin mau pindah?" Tanya Yasmine kepada anak dan menantunya itu.


"Mom tenang ya, Aileen akan sering datang kok kalo libur." ucap Aileen.


"Kamu tenang saja Aileen, dad akan memastikan jika wanita itu tidak akan mengganggu kehidupan kalian." sambung Hamish.


Aileen melirik ke arah Archie dengan tajam, Aileen kesal karena Archie justru ikut dengannya padahal dia sedang berusaha untuk menghindari Archie.


"Kamu belum bilang kalo Claire hamil mas? Kamu mau Lepas tanggung jawab gitu aja?" Tanya Aileen yang sengaja mengeraskan volume suaranya hingga semua orang mendengarnya.


"Apa!? Hamil? Claire hamil?" Tanya Yasmine yang seketika langsung lemas dan hampir jatuh.


"Mom!!" teriak Adeline sambil merangkul tubuh Yasmine agar tidak jatuh.


"Gila kamu kak! Claire sampai hamil!? Bagaimana nasib Aileen kedepannya hah!?" ketus Adeline.

__ADS_1


"Aileen, jika kamu mau menceraikan Archie tidak masalah! Dad akan mengurus perceraiannya dengan cepat agar kamu tidak harus merasakan sakit hati!" ucap Hamish.


Aileen terkejut mendengar ucapan mertuanya itu, dia tidak menyangka kalau mertuanya tidak ingin dirinya sakit hati melihat Archie bersama dengan Claire.


Namun Aileen tidak bisa meminta cerai begitu saja, kontrak itu sudah di tandatangani dan harus di tepati.


"Aileen tidak masalah dad jika mas Archie dan Claire menikah, sampai di mana Aileen benar-benar tidak kuat saat itu juga Aileen pasti akan meminta untuk bercerai." ucap Aileen dengan senyum di wajahnya.


"Lihat bukan? Aileen begitu pasrahnya menerima hubungan kamu dan Claire, sedangkan kamu!?" ketus Hamish.


"Dad, Archie akan bertanggung jawab kepada Claire tentu saja, apa lagi dia sedang mengandung anakku, tapi aku mohon pada kalian semua.. Jangan memojokkan Claire saat dia berada di sini." ucap Archie.


Archie melirik tajam ke arah Aileen yang justru dengan santainya menyuruhnya menikah dengan wanita lain. Ya memang di antara mereka tidak ada cinta, tapi bukankah seharusnya seorang istri akan merasa sakit hati jika suaminya menikah lagi?


"Aileen! Kamu yakin?" Tanya Adeline yang di balas anggukan oleh Aileen.


"Tapi aku tidak mau punya ipar lain selain Aileen!" ketus Adeline.

__ADS_1


"Kak Adel,, bagaimanapun juga anak yang ada di dalam kandungan Claire adalah pewaris keluarga ini, jadi mau tidak mau kakak juga harus menerimanya.." ucap Aileen.


"Tapi aku tidak.."


"Sudah Adeline! Jangan kayak anak kecil dan jangan membedakan Aileen dan Claire nantinya!" tegas Archie.


Aileen hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Archie. Orang yang bisa berubah-ubah tidak menentu, bisa tiba-tiba menjadi baik seakan tidak ingin menyakitinya.


"Dasar labil!" ketus Aileen di dalam hatinya.


"Kalo gitu, Aileen berangkat ya mom dad,, Aileen harus mulai masuk kuliah besok." ucap Aileen.


"Aku akan membawa barang-barangmu." ucap Archie.


"Kamu ikut juga? Bukannya kamu harus kerja? Terus ngurus pernikahan kamu?" Tanya Aileen.


"Aku bisa bekerja setelah mengantarmu, masalah pernikahan juga tidak perlu di ramein, cukup secara agama aja." jelas Archie.

__ADS_1


Aileen kesal, dia melihat ke arah Hamish, Yasmine dan Adeline yang hanya diam dan justru mengangguk menyetujui Archie untuk mengantar Aileen.


Aileen hanya menghela nafas panjang lalu pasrah membiarkan Archie membawa koper miliknya ke bagasi mobil.


__ADS_2