AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA

AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA
BAB 52


__ADS_3

Setelah beberapa menit berada di sana sambil melihat pemandangan yang menyakitkan, Raka akhirnya mengajak teman-temannya untuk pulang.


"Ayo cabut, udah malem juga nih besok kita masih harus MOS." ajak Raka.


"Iya lo bener Rak, kalo gitu gue bayar dulu ya." ucap Brenda yang langsung berdiri dan berjalan menuju kasir.


Setelah selesai membayar semua makanan mereka, Brenda mampir ke meja Aileen dan Archie untuk berpamitan.


"Leen, kak Archie, kami pulang duluan ya.." ucap Brenda.


"Loh kok cepet banget Bren?" ucap Aileen.


"Iya besok Masih ada MOS kan, lagian kita udah dari tadi di sini udah pada bosen kayaknya." jelas Brenda.


"Hati-hati di jalan Brenda." ucap Archie.


"Siap kak." balas Brenda.


"Okedeh bye Bren, ketemu besok di kampus ya." sambung Aileen.


"Hm,, bye... Have fun kencannya Leen, besok kamu berhutang penjelasan padaku." Bisik Brenda.

__ADS_1


Aileen hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya mendengar ucapan sahabatnya itu, lalu Brenda meninggalkan meja mereka setelah berpamitan.


Setelah melihat teman-temannya pergi dari cafe tersebut, Aileen kembali menatap Archie dengan tatapan serius.


"Kenapa ngeliatnya begitu?" Tanya Archie.


"Kamu masih berhutang penjelasan mas! Kenapa aku harus berhati-hati dengan Claire? Kenapa kamu mau meninggalkannya?" Tanya Aileen.


"Aku juga belum yakin, tapi aku akan memberitahumu saat semuanya sudah jelas oke?"


Aileen hanya menghela nafas panjang lalu menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi.


"Udah malem nih, pulang yuk besok aku masih ada MOS." ucap Aileen.


Setelah beberapa jam berapa di mall itu, Aileen dan Archie pun memutuskan untuk pulang ke rumah dan beristirahat.


Sepanjang perjalanan ke rumah, Archie selalu saja membuat Aileen tertawa hingga tak terasa keduanya sudah sampai di rumah mewah mereka.


Tentu saja seperti yang sudah di perkirakan Aileen, Claire sedang berdiri di depan pintu dengan wajah yang terlihat panik.


"Sepertinya istri tercintamu sudah sangat merindukanmu." Bisik Aileen.

__ADS_1


"Apaan sih Leen.."


"Tapi jangan seneng dulu, dia itu kayak begitu karena beneran khawatir apa karena takut kamu jatuh cinta sama aku nih?" goda Aileen.


"Sepertinya yang kedua sih, dia pasti udah sadar kalau aku sudah mencintaimu." ucap Archie dengan santainya.


Kata-kata Archie membuat Aileen seketika menjadi patung, Aileen benar-benar bingung harus menanggapi ucapan Archie yang blak-blakan itu.


"Udah error otaknya nih orang! Dari tadi ngomongin cinta mulu perasaan!" batin Aileen sambil memalingkan wajahnya agar tidak melihat wajah Archie.


"Kenapa? Di gituin aja udah salting ya? Ciye salting ya?" goda Archie.


"What!? Salting? Hello,, seorang Aileen tidak akan pernah salting apa lagi sama orang kayak kamu mas!" ketus Aileen yang langsung keluar dari mobil.


Claire yang melihat Aileen keluar dari mobil langsung menghampirinya dan menggenggam lengannya.


"Kau! Aku tidak akan pernah mau mengalah kepada anak kecil sepertimu!" ketus Claire tepat di telinga Aileen.


"Tenang aja! Aku ga akan pernah merebutnya darimu, tapi kalau dia yang mengejarku aku tidak bisa menolaknya!" balas Aileen.


Claire benar-benar terkejut mendengar ucapan Aileen, Claire merasa terintimidasi dan kebakaran jenggot mendengar ucapan Aileen yang menurutnya ancaman.

__ADS_1


Aileen segera melepas paksa tangan Claire yang menggenggam lengannya, lalu berjalan masuk ke dalam rumah dengan senyum sinis dari wajahnya.


"Bagaimana bisa dia bicara sesantai itu!" gumam Claire yang hanya bisa terdiam saat Aileen melepaskan diri dan berjalan masuk ke dalam rumah.


__ADS_2