AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA

AKU ADALAH ISTRI YANG DURHAKA
BAB 33


__ADS_3

Aileen berjalan menyusuri jalanan perumahannya yang sudah sangat sepi, dia berbohong tentang pertemuannya dengan Brenda, dia sama sekali tidak menghubungi Brenda.


"Kenapa aku harus lari? Emang apa salahku sampai aku harus lari?" gumam Aileen pada dirinya sendiri.


"Aileen! Kamu ngapain malem-malem jalan sendirian?" teriak Raka yang mengendarai motornya.


"Raka!? Kenapa kamu ada di perumahan ini?" Tanya Aileen.


"Ah, aku emang belum bilang kalo tanteku tinggal di perumahan ini." ucap Raka.


"Ayo naik, aku antar pulang." ajak Raka.


"Aku ga mau pulang, sumpek dirumah."


"Kalau begitu aku ajak jalan-jalan aja, yuk."


"Engga usah deh, aku jalan aja sendirian sambil cari angin."


"Leen, kamu sudah menerima aku sebagai pacarmu, kita sudah pacaran terus kenapa rasanya aku ngerasa kalo kita canggung banget." ucap Raka.


Aileen memikirkan ucapan Raka yang sebenarnya ada benarnya, dia terlalu memikirkan perasaan Archie yang sama sekali tidak memperdulikannya.

__ADS_1


"Baiklah, ayo kita mencari udara segar." ucap Aileen sambil tersenyum ke arah Raka.


Aileen segera naik ke atas motor Raka. Keduanya segera pergi keluar dari perumahan.


Sedangkan di sisi lain, Archie yang niatnya mau menyusul Aileen langsung mengurungkan niatnya saat melihat Aileen pergi bersama Raka.


"Dia punya pacar, tentu saja dia pergi dengan pacarnya." gumam Archie sambil tersenyum kecut lalu segera kembali berjalan ke rumahnya.


"Archie, kamu habis dari mana?" Tanya Claire yang menunggu Archie di depan pintu.


"Kenapa kamu di luar? Masuklah di sini dingin." ucap Archie dengan cuek dan langsung masuk ke dalam rumah.


"Aku nungguin kamu Archie.. tunggu aku." ucap Claire.


"Apa?" Tanya Archie.


"Bisakah kita bicara?" Tanya Claire.


"Apa harus sekarang?" Tanya Archie dengan malas dan di balas anggukan oleh Claire.


"Baiklah, kita ke halaman belakang saja aku juga ingin bertanya padamu." ucap Archie yang langsung berjalan ke halaman belakang tanpa menunggu Claire.

__ADS_1


Entah kenapa padahal Archie sangat semangat untuk mencari keberadaan Claire, namun rasanya berbeda saat dia sudah menemukan Claire.


"Duduklah." ucap Archie yang sudah duduk di bangku lebih dulu.


Claire segera duduk di sebelah Archie dengan senyum yang terus mengembang di wajahnya.


"Sekarang katakanlah, ada apa?" Tanya Archie.


"Kenapa buru-buru sekali Archie? Bukankah kamu yang kemarin sangat senang bertemu denganku kembali? Bukankah kamu yang sangat berusaha untuk mengingatkan aku tentang kenangan kita?" Tanya Claire.


"Maaf Claire, tapi kamu harusnya mengerti dengan keadaan kita yang sekarang, awalnya aku ingin mengatakan kepada orang tuaku secara perlahan, tapi karena kesalahan itu mereka kecewa padaku." ucap Archie.


"Apa kamu sudah berubah fikirkan tentang menikah denganku?" Tanya Claire.


"Bolehkah aku bertanya lebih dulu Claire? Bagaimana bisa aku tidur denganmu semalam?" Tanya Archie.


"Hah? K-kenapa kamu bertanya padaku?"


"Aku merasa aneh aja, aku ga mungkin ga sadar aku tidur di mana, jelas-jelas aku duduk di sofa terus kenapa aku tiba-tiba ada di atas tempat tidur? Terlebih lagi aku tidak memakai apapun!" ucap Archie.


"Maksud kamu ngomong kayak gini apa Archie!? Kamu yang nyuruh aku tinggal di sini sementara, kamu yang bercerita tentang semua kenangan aku dan kamu, terus kenapa kamu malah ngomong kayak gini sekarang!?" ketus Claire.

__ADS_1


"Aku tau aku salah karena berada di antara kamu dan Aileen, tapi kalian menikah karena di jodohkan bukan? Kamu juga masih mencintaiku, lalu apa masalahnya!? Kenapa kamu tiba-tiba seperti ini!?" lanjutnya.


__ADS_2