
"Kamu mau ke mana Aileen!?" Tanya Raka yang melihat Aileen mau pergi.
"Aku ada perlu sebentar Raka, kamu tunggu di sini aja ya."
"Tidak! Ini sudah malam Leen, kalau ada apa-apa bagaimana?" Tanya Raka.
"Aku akan pergi dengan Bob dan Brenda saja."
"Tidak! Kenapa harus pergi dengan mereka jika kamu memiliki aku di sini!" tegas Raka.
Aileen benar-benar bingung, dia harus menyusul suaminya bersama kekasihnya? Benar-benar seperti sinetron saja pikir Aileen.
Namun mau bagaimana lagi, jika dia tetap kekeh untuk pergi bersama Bob dan Brenda, Raka tidak akan mengijinkan dirinya untuk pergi.
"Baiklah ayo ikut denganku, tapi jangan bertanya apapun sebelum aku menjelaskannya padamu!" tegas Aileen yang di balas anggukan oleh Raka.
Raka dan Aileen pergi menggunakan motor gede milik Raka yang sengaja dia bawa ke sana. Setelah melakukan perjalanan selama beberapa kilo meter, akhirnya keduanya melihat sebuah mobil yang menyalakan lampu depannya.
"Berhenti Raka! Di sini tempatnya, ini pasti mobil mas Archie." ucap Aileen.
"Mas Archie? Siapa mas Archie?" Tanya Raka.
Aileen langsung menoleh ke arah Raka dengan tatapan tajamnya.
"Aku bilang jangan bertanya apapun sampai aku yang mengatakannya!" ketus Aileen.
"Oke-oke baiklah.." ucap Raka.
Aileen segera berjalan menghampiri mobil tersebut dan berusaha mengintip ke dalam mobil karena kaca mobil Archie memang tidak tembus pandang jika dari luar.
Deg! Walaupun samar-samar, tapi Aileen bisa melihat jika Archie sedang tertidur sambil memeluk seorang wanita di sampingnya.
Perasaan Aileen benar-benar campur aduk, dia tidak merasa kalau dia cemburu, tapi hatinya merasa kalau Archie adalah suaminya dan Archie seharusnya tidak melakukan hal itu di belakangnya.
"Leen, kamu yakin ini mobil siapa tadi? Mas Archie?" Tanya Raka.
"Bukan! Kita salah orang, ayo balik lagi aja!" ketus Aileen.
"Lah, terus gimana sama mas Archie kamu? Lagian dia siapa sih? Bukan pacar kamu yang lain kan Leen?" Tanya Raka.
"Suamiku! Puas?"
"Lah makin ngaco nih anak! Udah ga usah ngelantur, ayo balik aja kalo orang itu bukan orang yang kamu cari!" ajak Raka yang tidak percaya dengan ucapan Aileen.
Sedangkan Aileen tidak perduli Raka mau percaya padanya atau tidak mengenai Archie, yang ada di fikiran Aileen adalah hanya rasa kesal dan Aileen memutuskan untuk kembali tanpa membantu Archie.
Sesampainya di perkemahan, Raka kembali berkumpul dengan teman-temannya, sedangkan Bob dan Brenda segera menghampiri Aileen karena mereka dari tadi sudah mencari keberadaan Aileen.
__ADS_1
"Leen kamu kemana aja? Kita nyariin kamu tau!" ketus Brenda.
"Iya Leen, nih anak satu panik banget sampe aku ga boleh ngumpul sama yang lain!" sambung Bob.
"Ye! Kamu juga panik kan!" ketus Brenda.
"Sudah! Kalian berdua ini selalu berdebat! Nanti aku jodohin baru tau rasa!" ketus Aileen yang langsung meninggalkan kedua sahabatnya sambil memijat kepalanya yang tidak pusing.
Bob dan Brenda yang melihat sikap Aileen yang aneh hanya bisa saling menatap satu sama lain.
"Pasti ada sesuatu deh, Aileen bete kayak gitu." ucap Brenda.
"Tadi Aileen keluar sama Raka kan? Aku Tanya ke Raka langsung aja deh." ucap Bob.
"Baiklah, aku akan menghampiri Aileen." sambung Brenda.
Akhirnya Bob dan Brenda mulai berpencar dan pergi ke Aileen dan Raka.
Brenda menghampiri Aileen yang sedang duduk di bangku panjang yang ada di sana.
"Hai Leen, kayaknya kamu bete banget deh... Ada apa sih?" Tanya Brenda yang duduk di sebelah Aileen.
Aileen hanya menoleh ke arah Brenda sebentar lalu kembali menundukkan kepalanya.
"Yaudah kalo belum mau cerita Leen, aku siap mendengar cerita kamu kapanpun kamu mau." ucap Brenda yang langsung merangkul tubuh sahabatnya itu.
Sedangkan di sisi lain, Bob menghampiri Raka yang kebetulan saat itu sedang sendirian karena yang lainnya sedang membeli makanan untuk pesta tengah malam.
"Eh Bob, boleh lah! Duduklah sini." ucap Raka sambil menepuk tempat duduk di sebelahnya.
"Tadi lo kemana sama Aileen?" Tanya Bob.
"Ke jalan mau pulang, tadi dia bilang mau nyusul siapa ya namanya? Ah iya, mas Archie katanya." ucap Raka.
"What!? Kak Archie kemari?" Tanya Bob.
"Kenapa? Lo kenal mas Archie itu? Ah iya tentu saja lo kenal, lo dan Aileen kan dekat banget."
"Emang Aileen ga bilang Archie itu siapa?"
"Dia bilang suaminya! Gila kan sahabat lo?" ucap Raka sambil menertawakan kekonyolan Aileen.
Raka yang mendengar hal itu hanya bisa menepuk keningnya dan menghela nafas panjang.
"Lalu kalian bertemu dengan kak Archie?" Tanya Bob.
"Tidak! Kami menemukan mobil di sana, Aileen juga udah ngecek kok tapi dia bilang itu bukan orang yang dia cari terus ngajak pulang deh." jelas Raka.
__ADS_1
Bob berfikir kalau pasti ada sesuatu yang terjadi dengan Archie makanya Aileen langsung badmood.
"Yaudah kalo gitu gue balik lagi ya, thanks Rak!" ucap Bob yang di balas anggukan dan senyuman oleh Raka.
Bob kembali ke tempat di mana Aileen dan Brenda berada, dia menarik tangan Brenda dan membawanya menjauh dari Aileen.
"Ada apa sih Bob! Sakit tau!" ucap Brenda sambil menarik tangannya dari Bob.
"Ikut aku!"
"Hah!? Gila! Ini udah malem, mau kemana?" Tanya Brenda.
"Aku tau kenapa Aileen badmood kayak gitu." ucap Bob.
"Hah? Kenapa?"
"Raka bilang tadi dia mau menyusul kak Archie, jadi kak Archie tuh kesini, Raka bilang mereka nemuin mobil tapi Aileen bilang itu bukan mobil kak Archie." jelas Bob.
"Hah? Gimana sih, terus Raka tau kak Archie siapa?"
"Aileen bilang kalo kak Archie suaminya, tapi Raka tidak percaya dan menganggap itu hanya bualan Aileen."
"Kalau gitu, kita harus mencari kak Archie!" seru Brenda.
"Kan aku dari tadi udah ngajak kamu! Tunggu aku ambil motor dulu." ucap Bob yang di balas anggukan oleh Brenda.
Bob dan Brenda segera pergi untuk mencari keberadaan Archie, dan tidak lama kemudian keduanya menemukan Archie yang sedang berada di luar mobil sambil menggigil kedinginan.
"Kak Archie!" teriak Brenda.
"Brenda, Bob kalian di sini?" ucap Archie.
"Kak Archie ngapain di sini malem-malem? Ayo ikut kami ke perkemahan." ajak Bob.
"Baiklah, tunggu ya aku ajak seseorang tadi aku tidak sengaja menabraknya dan ternyata dia adalah orang yang aku kenal." ucap Archie.
Bob dan Brenda hanya menganggukkan kepalanya, mereka hanya melihat Archie memapah seorang wanita yang sangat cantik dari dalam mobilnya.
Bob dan Brenda hanya saling menatap saat melihat Archie mengeluarkan seorang perempuan dari dalam mobilnya, keduanya terlihat sudah tau penyebab Aileen menjadi badmood seperti itu.
Archie menyuruh Bob mengantar Claire lebih dulu, sedangkan Brenda dan Archie menunggu di sana karena mobil Archie tiba-tiba saja tidak bisa di nyalakan.
"Temanmu itu benar-benar keterlaluan! Padahal aku sudah menghubunginya dan dia sudah mengatakan kalau dia akan menjemputku, tapi ternyata dia tidak datang!" ucap Archie.
Belum saja Brenda berbicara, Archie sudah menyambung ucapannya.
"Aku khawatir kalau Claire kedinginan dan mengalami hipotermia karena kedinginan!" lanjut Archie.
__ADS_1
"Tunggu! Claire? Bukankah Aileen pernah cerita kalau kak Archie punya mantan yang bernama Claire? Bahkan mereka hampir menikah.. Benarkah Claire yang di maksud kak Archie adalah mantan calon istrinya dulu?" batin Brenda.
Mendengar hal itu membuat Brenda menjadi kesal, sahabatnya juga sudah bela-belain menghampiri Archie malam-malam tapi malah harus melihat kemesraan Archie dan mantan calon istrinya, batin Brenda.