
"Andrean..." Jason menghampiri Andrean dan memeluk sang anak.
"Waktu berlalu begitu cepat anak yang dulu menangis didalam pangkuan ku kini sudah dewasa dan akan segera menikah" Jason.
"Papa meski aku sudah menikah... Aku tetap anak mu dan disaat senang sedih ku aku akan kembali pada mu pa" Andrean.
Karina masuk ke dalam kamar tempat Andrean berada dan saat itu juga tangis Karina pecah. Anak yang ia lahirkan dan ia besarkan dengan penuh cinta kini akan menjadi seorang suami dan memulai kehidupan barunya.
Karina menangkup wajah Andrean dan tersenyum. Tidak ada kalimat yang terucap dari Karina hanya senyuman dan air mata yang bisa menggambarkan perasaannya saat ini.
Disatu sisi Karina masih sangat berduka karena kehilangan Arthur tapi disisi lain dirinya bahagia karena Andrean akan menikah dan karena kedatangan Hans dalam hidupnya.
"Andrean... Meski pernikahan ini tidak didasari oleh rasa cinta tapi mama harap kau bisa belajar mencintai Rain, ingat nak pernikahan bukanlah sebuah permainan
Pernikahan adalah sebuah ikatan suci yang abadi. Saat seorang wanita dilahirkan ke dunia ini maka dia akan memiliki tiga kehidupan, di kehidupan pertama dia akan menjadi seorang anak... Seorang putri dari sebuah keluarga
Di kehidupan kedua dia akan menjadi seorang istri dan harus menemani suaminya dalam setiap keadaan, dan di kehidupan yang ketiga seorang wanita akan terlahir sebagai seorang ibu yang harus mencintai, menjaga, dan mengajari anak anaknya
Setelah menikah dengan mu Rain telah terlahir kembali dari seorang anak menjadi seorang istri. Jangan abaikan tugas mu sebagai suami, cintai dia, hargai dia, dan hormati dia...
Karen dia istri mu teman sehidup dan semati mu, dia istri mu yang menyerah kan hidupnya padamu... Dia adalah ibu dari anak anak mu kelak" Ucap Karina menasehati Andrean.
"Mama aku janji aku tidak akan menyakitinya, aku akan menjaga istri ku dengan segenap hati ku" Andrean menggenggam kedua tangan Karina dan mencium tangan Karina.
Sedangkan didalam kamar Rain ayah dan ibunya kini sedang memeluk putri semata wayang mereka itu. Ayah Rain tidak bisa berhenti menangis melihat putri yang sangat ia cintai kini menggunakan gaun putih indah dan mahkota mutiara indah, yang menandakan sebentar lagi sang anak akan menjadi milik orang lain.
__ADS_1
"Putri ku sudah dewasa... Sekarang dia akan pergi meninggalkan rumah tempat nya dibesarkan, Raina ku sudah bukan lagi milikku" Brian menangis sembari memeluk putri yang sangat ia cintai.
"Paman, bibi... Jangan khawatir kak Rain akan tetap menjadi putri kalian, kami hanya keluarga keduanya dan rumah pertamanya tetaplah kalian" Narda.
Aliya membawa sang putri ke hadapnnya dan mencium kedua tangan Rain putri kecilnya yang tercinta.
"Raina... Dengarkan mama nak selama ini mama sudah mengajarkan mu arti kehidupan, mama membesarkan mu dengan cinta
Mama harap kau akan bahagia tapi lebih dari itu mama ingin kau menjadi seorang istri yang mampu menjadi teman, sahabat, dan sandaran untuk suami mu
Meski pernikahan ini bukan atas dasar cinta tapi pernikahan ini adalah pilihan yang kalian pilih sendiri dan mama ingin anak mama bertanggung jawab dengan pilihannya" Aliya.
"Aku janji ma... Aku akan menjadi seorang istri yang tangguh dan kuat, aku akan menjadi istri yang penuh cinta dan siap menjadi sandaran untuk suami ku nanti..." Rain.
Karina dan Jason menggandeng Andrean menuju altar pernikahan dengan Evan dan Luis yang berjalan dibelakang mereka. Aliya dan Brian menggandeng Rain menuju altar pernikahan dengan Narda dan Hans dibelakang mereka, Hans berdiri dialtar pernikahan memegang piringan indah berisi cincin pernikahan Andrean dan Raina.
Terimakasih kakak, terimakasih telah memberikan aku kepercayaan untuk menjaga jantung mu, menjaga keluarga ini, dan menjaga sahabat baik mu juga wanita yang kau cintai
Kakak aku akan tetap hidup karena diri mu akan selalu bersama ku. Tidak perduli sesulit apapun jalan didepan ku nanti, aku akan tetap berjuang kak..." Ucap Narda dalam hati yang kemudian menghapus air matanya sendiri.
"Arthur dulu kau bilang kau ingin melindungi ku kan? Bodoh... Kau mengingkari janji mu, aku terluka tapi kau tidak melindungi ku
Tapi jangan khawatir Arthur sekarang aku juga bagian dari keluarga De Wilson. aku akan menjaga diri ku sendiri, dan juga keluarga yang sudah kau percaya kan pada ku" Hans berucap dalam hati dengan mata berkaca kaca.
"Aku menikahi wanita yang kau cintai kak, dan aku menempati posisi mu sebagai putra tertua keluarga kita...
__ADS_1
Aku berjanji aku akan menjaganya bahkan sampai akhir hayat ini aku tidak akan membiarkan wanita mu terluka
Raina De Wilson menantu tertua keluarga De Wilson akan menjadi wanita yang dihormati Dimata dunia. Tidak akan ada yang berani merendahkannya ataupun menyakiti dirinya... Itu sumpah ku" ucap Andrean dalam hati.
"Kecantikan, kekayaan, kekuasaan, dan penghormatan dunia... Aku tidak memiliki semua itu tapi aku memiliki cinta
Cinta ku pada mu Arthur Die Errama adalah tulus. Demi cinta kita aku menikahi adik mu dan bersumpah menjaganya dengan nyawa ku, aku akan melahirkan keturunan penerus keluarga De Wilson dan dia akan menjadi sekuat diri mu" ucap Rain dalam hati.
Saat Rain dan Andrean sampai dialtar pernikahan mereka mengucapkan janji suci pernikahan dan bertukar cincin, setelahnya mereka berciuman. Tangis haru bahagia dua keluarga itupun pecah, suara tepukan tangan menggema di seluruh penjuru ruangan.
Putra tertua keluarga De Wilson hari ini benar benar melepaskan masa lajangnya. Berita pernikahan Andrean De Wilson disiarkan di seluruh dunia secara live oleh stasiun penyiaran lokal maupun swasta.
Pernikahan mewah yang disiapkan dalam kurun waktu kurang dari sepuluh hari. Pernikahan putra sulung sang raja mafia tentu saja menjadi sorotan dunia, begitu juga Narda yang tak lepas dari perhatian publik karena berkali kali selamat dari kematian.
Setelah pengucapan janji suci selesai dan acara pesta dimulai. Selama pesta dimulai Narda melihat ke segal arah seperti mencari seseorang tapi Narda sendiri tidak tau siapa yang dia cari, Jason yang menyadari hal itu langsung menggendong Narda.
"Ada apa nak?" Jason.
"pa aku tidak tau tapi aku hanya ingin melihat lihat saja" Narda.
Jason melihat ke segala arah dirinya seakan bisa merasakan firasat sang anak.
"jangan khawatir nak ada papa disini sayang" Jason.
"Papa wanita itu aneh..." Narda menunjuk ke arah seorang wanita bergaun hitam yang berdiri tak jauh dari Rain.
__ADS_1
Jason membawa Narda yang masih didalam gendongannya mendekati Rain yang sedang berbicara dengan teman temannya. Narda turun dari gendongan Jason dan memeluk Rain.
"kakak ada wanita aneh didekat mu hati hati" bisik Narda pada Rain.