AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)

AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)
prolog


__ADS_3

ALvin dan alviandra adalah sodara


kembar yang memiliki sifat dan


karakter yang berbeda.


ALvin seorang anak yang baik,


ramah, dan mudah bergaul dengan


teman teman nya. sedang kan alviandra cenderung memiliki sifat temperamen


dan kepribadian yang tertutup.


walau pun mereka kembar, tapi


kepribadian mereka sangat lah berbeda.


hai guys,,, perkenal kan nama ku


putri erlita, tapi aku lebih akrab


di sapa Lita. umur ku 17 tahun,


dan aku seorang pelajar.


aku adalah seorang anak tunggal.


mama ku bernama Dita,


dan papa ku bernama Kevin.


yang tak lain adalah pemilik dari


perusahaan PT.wijaya sejahtera.


aku merasa jadi orang yang sangat


beruntung karna terlahir di keluarga ini. mereka begitu sangat menyayangi ku,


dan mereka juga selalu memberikan


apapun yang aku mau. jadi wajar ya,


kalau aku sedikit manja.


*di sekolah*


erlita berjalan menuju kelas nya.


"Lita" sapa karin, teman sekelas nya.


Lita menoleh dan menghampiri nya.


"nih, oleh oleh buat kamu"


kata erlita, seraya memberikan sebuah


liontin kepada sahabat nya itu.


" waaaahh,, kereen banget"


karin antusias.


" makasih ya" sambung Karin.


erlita hanya mengangguk dan tersenyum.


" weekhend kemarin, kamu pergi


kemana" tanya erlita.


" enggak kemana mana" jawab karin.


" weekhend minggu depan mau..."


ucapan erlita menggantung,


karna alvin datang dan memotong pembicaraan nya.


" lagi pada ngomongin apa nih"


tanya ALvin, lalu duduk bersebelahan


dengan erlita.


" ekh kamu vin, kita lagi ngobrol biasa


aja" sahut erlita.


" hmm, kalau ngobrol nya bertiga


kaya gini, kok aku merasa jadi kambing


conge ya" kata Karin, dia pun pergi ke


bangku nya.


alvin pun tersenyum pada erlita.


" nanti sore jalan yuk" ajak alvin.


" boleh" sahut erlita.


" ya udah, aku masuk kelas ku dulu ya"


alvin pun keluar dari kelas erlita.


alvin dan erlita sudah berpacaran sejak mereka masih kelas XI SMA,


alvin mengambil jurusan IPA,


sedangkan erlita mengambil


jurusan IPS.


lonceng istirahat berbunyi.


seluruh murid berhamburan ke kantin.


" mang, pesan somay nya dua,


teh manis nya juga dua ya" kata karin,


pada penjaga kantin.


" iya, sip neng" kata mang Uje penjaga kantin.


" alvin kemana ya" kata erlita,


seraya celingak celinguk mencari


keberadaan nya.

__ADS_1


" tadi sih aku lihat dia pergi ke perpus"


kata karin.


" ini neng somay special nya sudah jadi, silahkan di nikmati" kata mang Uje.


" hahaha" serentak erlita, dan Karin


pun tertawa.


" mang Uje bisa aja" kata karin.


" makasih ya mang " sambung erlita.


" eh Lita, kamu laper apa doyan?


cepet banget makan nya"


celotehan Karin.


" aku buru buru" kata erlita.


" buru buru, mau kemana sih"


tanya Karin.


" mau nyusul Alvin ke perpus"


jawab erlita, tersenyum genit ke


arah karin, lalu beranjak pergi.


" aku gak di ajak ni" kata Karin.


" gak" singkat erlita menjawab.


"yakin nih, aku gak di ajak?"


teriak Karin karna erlita sudah


semakin menjauh.


"enggaaak" teriak erlita,


tanpa menoleh ke arah Karin.


diperpus, Alvin nampak sibuk


memilih buku, sesekali dia membolak


balikan jilid, dari buku yang ingin


dia baca.


dari jauh, erlita memperhatikan nya.


dia pun menghampiri alvin.


"rajin banget sih kamu,


pasti beruntung banget ya,


cewek yang bisa jadi pacar kamu"


erlita nampak menggoda nya.


alvin menoleh ke arah erlita,


kemudian tersenyum.


tampan, setia, pinter, jadi wajar lah


kalau pacar ku klepek klepek sama aku"


alvin memuji diri nya sendiri,


seraya menggoda erlita.


" ih apaan sih" kata erlita,


seraya mencubit hidung alvin.


alvin tersenyum, melihat tingkah erlita.


" kamu ngapain kesini?" tanya alvin.


alvin tau, kalau erlita itu salah satu


orang yang paling jarang ke perpus.


maka nya dia bertanya.


" mau, ketemu kamu,


kenapa gak boleh ya?"


kata erlita sekenanya.


alvin hanya tersenyum.


"duduk yuk" ajak alvin.


alvin pun membaca buku yang ingin


dia pelajari. sedang kan erlita hanya mengamati dan sesekali dia mencuri


curi pandang, memandangi betapa


tampan nya laki laki yang berada di


hadapan nya itu.


tanpa terasa tiga puluh menit


telah berlalu, alvin pun mengajak erlita


untuk masuk ke kelas.


" masuk yuk, jam istirahat sudah


mau habis" kata alvin.


" masa sih? perasaan baru satu menit,


aku nemenin kamu di sini"


kata erlita dengan polos nya.


alvin tersenyum mendengar ucapan


erlita. karna gemas dengan tingkah erlita,


alvin mengacak lembut rambut erlita.

__ADS_1


" alviiin..." teriak nya, erlita nampak


cemberut.


alvin pun menggandeng tangan erlita,


menuju kelas nya.


" ya sudah, masuk sana" kata Alvin,


setelah sampai pintu kelas erlita.


"iya, kamu juga langsung masuk


kelas ya? awas, jangan godain


cewek cewek" kata erlita,


memperingat kan.


"iya, aku gak akan godain cewek


cewek kok, paling cuman satu


cewek aja" alvin menggoda nya.


"apa, a...." sebelum erlita selesai bicara,


alvin sudah keburu menutup mulut


erlita dengan telunjuk nya.


" aku hanya akan menggoda satu


cewek, yaitu kamu" alvin pun menatap


dalam kedua bola mata erlita.


erlita jadi salah tingkah, mendengar


ucapan alvin.


"woooiii, kalau mau bermesraan bukan


di sini tempat nya" teriak teman teman sekelas erlita menyoraki.


" alaahhh, bilang aja kalian sirik kan"


sahut erlita.


" eh bucin, mana ada kita sirik, ala ala


pacaran kalian itu lebay, tau gak"


celoteh jono, teman sekelas erlita,


yang tak lain adalah kawan baik nya alvin.


alvin pun tersenyum, mendengar


celotehan jono.


" kamu jomblo sih."


alvin pun balas meledek jono.


"hahaha"


jono pun ditertawakan se isi kelas.


" ya udah, aku ke kelas ya" alvin pamit,


untuk pergi ke kelas nya.


"aku heran deh, kok alvin bisa ke


semsem sama cewek model erlita?


cantik sih cantik! udah manja, galak,


bucin lagi " Ledek Jono.


seketika erlita menjitak kening jono.


" erlita, kamu galak banget sih,


aku kan hanya bercanda" lirih jono,


sambil mengusap kening nya yang sakit.


"hehe, bercanda ya? cinih aku liat,


pasti atit ya?" erlita pun mengusap


kening jono, namun kemudian


menoyor nya.


" yailah, dasar bucin" maki jono.


" biarin" erlita pun menjulurkan lidah nya, kemudian duduk di bangku nya.


" ya ampuun Lita, ngapain di tanggepin


sih? udah tau jono itu kalau ngomong,


suka asal jeplak aja" kata Karin, yang


geleng geleng kepala, melihat perilaku


erlita dan jono.


" wooiii, kurang keras! orang nya


dengar ni" teriak jono.


" ekh kaya ada yang ngomong,


tapi orang nya mana ya?


kok gak keliatan" celotehan Karin,


erlita pun tertawa.


kemudian, guru pun masuk.


hingga semua murid duduk,


di bangku masing masing.


" buka buku bab 102" kata pak didit.


" iya pak" sahut semua murid.

__ADS_1


penasaran sama kelanjutan cerita nya??🤗


jangan lupa vote, like dan coment nya ya🙏🙏


__ADS_2