AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)

AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)
ep 58 LA


__ADS_3

menjelang pernikahan nya yang hanya


tinggal beberapa hari lagi, alviandra


nekat untuk menyusul alvin ke LA.


sebelum berangkat dia pun menemui


orang tua erlita untuk memberi tahu


mereka terlebih dahulu.


setelah berbicara dengan pak kevin


dan bu dita, erlita mengajak alviandra


ke taman di samping rumahnya.


"vin, apa kamu yakin? pernikahan


kita hanya tinggal dua hari lagi."


ucap erlita yang tampak kurang


setuju.


"aku tahu! setelah aku berhasil


menemui alviandra secepatnya aku


akan kembali." ucap alviandra.


"apa pernikahan ini tidak begitu


penting bagimu?" ucap erlita


dengan mata yang berkaca kaca.


"bukan begitu, kau tau kan kalau


nomer alviandra sudah lama tidak


bisa dihubungi, aku sangat


mencemaskan nya, lagi pula


sebentar lagi kita akan menikah,


dan alviandra harus tahu itu."


ucap alviandra berusaha memberi


pengertian terhadap erlita.


"kenapa harus kamu? kamu bisa


kan menyuruh orang untuk


melakukan nya?" ucap erlita yang


meneteskan air matanya.


"tidak bisa! aku janji kalau aku


akan segera kembali secepat mungkin."


ucap alviandra, dia pun mengusap


air mata erlita lalu memeluk nya.


erlita menangis tersedu sedu


dipelukan alviandra.


tak lama kemudian erlita melepas


pelukannya, dia menatap kearah


alviandra dengan raut wajah yang


sayu. alviandra mendekatkan


wajahnya kearah erlita lalu kemudian


mencium bibir nya dengan lembut.


************************************


malam hari alvin tidak bisa tidur


karna memikirkan keadaan papanya.


dia takut kalau sewaktu waktu bu


sonya akan mencelakakan nya.


"aku tidak bisa tinggal diam,


aku harus melakukan sesuatu."


batin alvin. saat dia ingin keluar kamar


tiba tiba bu sonya berdiri tepat


di depan pintu kamarnya.


"mau apa kau?" tanya alvin dengan


sinisnya.


namun bu sonya hanya tersenyum


padanya dengan tatapan yang sangat


menggoda.


"bukankah seharusnya kau menemani


papa di rumah sakit?" sambung alvin.


"aku disini untuk menemani mu,


aku tidak ingin kau merasa kesepian."


ucap lembut bu sonya yang lagi lagi


mencoba untuk merayu alvin.


"hentikan semua kegilaan mu ini!"


bentak alvin.


"ya, sepertinya aku memang sudah


gila! dan itu karna mu, kau yang


sudah membuat ku tergila gila


kepada mu." ucap bu sonya.


"omong kosong!" decah alvin.


namun saat dia ingin pergi, bu


sonya menarik kerah bajunya


hingga kancing kemeja putih

__ADS_1


polos yang dia kenakan pun


sedikit terbuka.


"wow kau begitu sangat menggoda."


ucap bu sonya yang menatap dada


bidang alvin dengan ketertarikan nya.


karna merasa tidak tahan dengan


kelakuan bu sonya, akhirnya alvin


memutuskan untuk tinggal di


apartemen sementara waktu, sampai


papanya kembali dari rumah sakit.


keesokan harinya, alvin menemui


papanya untuk melihat keadaan nya.


dia menyuapi papanya dengan


penuh perhatian.


"alvin, terima kasih karna kamu sudah


mau merawat papa." ucap pak gian.


"bukankah sudah seharusnya seorang


anak merawat orang tuanya dikala


dia sedang sakit." ucap alvin.


mendengar ucapan anak nya


membuat pak gian termenung


mengingat kembali akan perbuatan


nya yang selama ini sudah


menelantarkan alvin. bahkan sekali


pun dia tidak pernah menemui


alvin sejak bercerai dengan bu indri.


"bagaimana keadaan mama mu?"


tanya pak gian.


"aku tidak tahu! terakhir kali aku


berkomunikasi dengan mama


dia baik baik saja, tapi untuk saat


ini mama sedang kesulitan uang,


mama di tipu oleh rekan bisnisnya."


ucap alvin yang terlihat sedih.


"kenapa kau tidak memberi tahu


papa sejak awal? papa bisa saja


membantu mama mu." ucap pak gian.


"kupikir papa sudah tidak perduli


***


sementara dikediaman giantara


bu sonya tampak bersolek diri


didepan sebuah cermin.


dia terus memoles wajah nya


dengan beberapa riasan.


dia juga mengenakan pakaian


yang begitu ketat dan sedikit terbuka.


"sudah cantik begini, masa sedikit


pun alvin tidak akan tertarik? aku


yakin rencana ku kali ini pasti berhasil."


gumam bu sonya yang berbicara


di depan cermin seperti seorang


penyihir.


sesampainya di LA, alviandra


langsung datang kerumah papanya


untuk menemui alvin, namun dia


tidak dapat menemukan nya.


dia pun memasuki kamar utama


dan bermaksud untuk menemui


papanya namun yang dia temukan


hanya bu sonya yang sedang


sibuk mempercantik diri.


bu sonya tampak terkejut karna


alviandra yang dia kira adalah alvin


tiba tiba masuk ke kamarnya.


"akhirnya tampa aku harus


mencarimu, kau yang mulai duluan


ingin menemui ku." ucap bu sonya


penuh percaya diri.


"mana papa?" tanya alviandra.


"apa maksudmu?" bu sonya


tercengang mendengar pertanyaan


alviandra yang dia kira adalah alvin.


"aku ingin menemui papa dan sodara


kembar ku, dimana mereka?" tanya

__ADS_1


alviandra.


"sodara kembar? rupanya dia alviandra


yang asli! alvin tidak boleh bertemu


dengan nya." batin bu sonya.


"mau apa kau kesini? pergilah!


karna sodara mu tidak ada disini."


ucap bu sonya dengan ketus.


"baik kalau kau tidak ingin memberi


tahu ku, aku bisa mencari nya sendiri."


ucap alviandra lalu pergi meninggalkan


bu sonya.


"berandal itu, kenapa dia harus


kembali kesini." desus bu sonya.


bu sonya pun menelpon pihak


kampus dan sekretaris di kantor


suaminya, agar mereka tidak


memberi tahu kan keberadaan


alvin maupun pak gian.


***


diruang rawat inap pak gian terlihat


gelisah dan celingukan. pasal nya


dari pagi hingga sore istrinya belum


menampakkan diri di hadapannnya.


"papa kenapa?" tanya alvin.


"dari pagi mami mu belum kesini,


apa kau bisa menelpon nya untuk


papa?" ucap pak gian.


"paling dia sedang sibuk dengan


beberapa selingkuhan nya."


batin alvin.


"baik pa." alvin menuruti permintaan


pak gian. dia pun menghubungi nya.


📞halo?" tanya bu sonya.


📞kau kemana saja? kenapa tidak


ke rumah sakit?" tanya alvin.


📞 kenapa? apa kau merindukanku?"


tanya bu sonya.


karna tidak mau mendengar ocehan


bu sonya, alvin memberikan ponsel


itu kepada papanya.


📞halo mi, mami dimana? kenapa belum


kesini?" tanya pak gian.


📞maaf pi, seperti nya hari ini mami


tidak bisa kerumah sakit." ucap bu sonya.


📞kenapa? apa mami sakit?" tanya pak


gian.


📞emm.. iya pi, mami sedikit tidak


enak badan, mami ingin istirahat


penuh dirumah, agar kesehatan mami


bisa cepat pulih." ucap bu sonya yang


tengah berbohong.


📞baik kalau memang seperti itu."


pak gian pun menutup sambungan


telponnya.


***


karna tak kunjung menemukan


keberadaan alvin dan papanya,


alviandra pun kembali kerumah giantara.


"kenapa kesini lagi?" tanya bu sonya.


"memangnya kenapa? ini rumah


papaku." sahut alviandra.


"sudah ku katakan, sodara mu


itu tidak ada disini." ucap bu sonya.


"aku tidak percaya." ucap alviandra


seraya pergi ke kamarnya yang kini


sudah ditempati alvin.


karna lelah alviandra pun


membaringkan tubuhnya disofa.


"apa yang sebenarnya telah terjadi


disini? kenapa aku tidak bisa


menemukan papa dan alvin?


biasanya setiap hari papa giat


bekerja hingga lupa waktu! bahkan


tadi aku tidak bisa menemukan

__ADS_1


papa dikantornya." batin alviandra.


__ADS_2