AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)

AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)
ep 7 vila


__ADS_3

setelah rehan dan yang lain nya


pergi ke kolam. tinggalah alvin


dan erlita di ruangan itu.


" kamu terlihat lelah, mending kamu


istirahat di kamar aja." kata alvin.


" ya udah, aku istirahat dulu ya."


kata erlita, alvin hanya mengangguk.


erlita menaiki anak tangga satu


persatu menuju kamar yang udah


rehan siap kan untuk erlita, karin,


dan juga santi.


satu jam kemudian rehan, karin,


jono, dan santi datang.


" lita udah tidur?" tanya rehan


pada alvin.


" kaya nya udah." jawab alvin.


rehan melihat jam tangan nya


yang sudah menunjukan pukul 22:03.


" kalian para cewek, istirahat di atas."


kata rehan pada karin dan santi.


mereka pun menaiki tangga.


" vin, ayo ikut aku." kata rehan.


" kemana?" tanya alvin.


" main biliar!" kata rehan.


" aku ikut juga dong." kata jono.


mereka pun mengekori rehan.


" wah keren, di sini ada ruangan


biliar juga." seru jono, saat sampai


di ruangan itu.


tidak terasa, dua jam kemudian telah


berlalu. mereka pun kembali ke ruang


tamu.


mereka pun merebah kan tubuh


mereka di sofa sambil merokok.


" aku lihat kamu sama sekali belum melakukan apa apa, untuk mencuri


perhatian nya santi." kata rehan


setelah menghisap rokok yang ada


di tangan nya.


" males." jawab alvin singkat.


" kenapa? kamu nyerah vin?"


tanya jono.


" udah lah, mending kita batalin


aja taruhan nya." pinta alvin.


" kenapa di batalin?" tanya rehan.


" jangan bilang, kalau kamu gak punya


duit buat neraktir kita, kalau misal nya


kamu yang kalah." celetuk jono.


seketika rehan menjitak kepala jono.


" aww!" teriak jono.


" gak mungkin lah, alvin gak punya


duit." kata rehan.


" ya bisa saja, siapa tau aja bisnis


mama nya bangkrut kan?" kata jono.


seketika satu jitakan lagi mendarat


di kepala jono.


"awww!" rintih jono menahan sakit.


" sembarangan saja kalau ngomong."


kata alvin setelah menjitak kepala jono.


" ya terus apa alasan nya? kenapa


kamu ingin membatalin taruhan nya?"


tanya jono.


" santi terlalu agresif!" kata alvin.


" agresif?" tanya rehan dan jono.


" iya, tadi waktu di cafe, saat ku


pergi ke toilet, dia nyosor ingin


mencium ku." jelas alvin.


" serius vin?" tanya rehan.


"ngapain aku bohong." kata alvin.


" wah asyik dong, terus gimana?"

__ADS_1


jono nampak antusias mendengar


cerita alvin.


" ku tolak!" kata alvin.


" yaaahhh." jono nampak kecewa


mendengar kelanjutan cerita dari


alvin.


terdengar suara kaki yang menuruni


anak tangga. ya, ternyata itu erlita.


karna tidak bisa tidur, dia pun turun


lalu menghampiri alvin dan teman


teman nya.


erlita yang berdiri tepat di hadapan


alvin. semua mata tertuju pada nya.


alvin menoleh ke arah jam dinding


yang masih menunjukan pukul 01:49.


" vin, aku gak bisa tidur." kata erlita.


" wah, kaya nya minta di temenin


tuh vin." celoteh jono.


erlita menoleh ke arah jono dengan


tatapan sinis.


seketika alvin melempar bantal sofa


ke wajah jono.


" jangan sembarangan kalau


ngomong!" maki alvin pada jono.


" ya udah, duduk sini." alvin menepuk


nepuk sofa agar erlita duduk di


samping nya, erlita pun menuruti nya.


" kenapa kamu gak bisa tidur?"


tanya alvin dengan lembut.


" tempat ini terlalu asing buat aku!"


lirih erlita.


alvin pun menyandarkan kepala


erlita ke bahu nya.


" ya sudah, aku masuk kamar duluan


ya vin." kata rehan. alvin hanya


mengangguk.


mengekori rehan di belakang nya.


" kemana jon, kamu gak mau


nemenin kita?" tanya alvin.


" malees akh, ngiler lihatin orang


pacaran mulu!" celetuk jono.


" maka nya cari pacar dong, betah


amat menjomblo!" ledek erlita.


" kamu belum ngantuk?" tanya erlita.


" memang nya kenapa?"


bukan nya menjawab pertanyaan


erlita alvin malah balik bertanya.


" teman teman kamu yang lain kan


udah pada tidur!" jawab erlita.


alvin menyalakan sebatang rokok,


lalu kemudian menghisap nya.


erlita menatap alvin kemudian


merebut rokok yang ada di tangan nya.


"heiii, balikin sini?" alvin berusaha


mengambil rokok nya, namun erlita


malah mematah kan nya.


alvin menghela nafas dengan ulah


kekasih nya itu. saat dia ingin kembali mengambil rokok yang ada di meja,


dengan cepat erlita mendahului nya.


alvin lagi lagi menghela napas.


" balikin gak?" kata alvin datar.


" kalau aku gak mau balikin gimana?"


erlita nampak menggoda nya.


" ya kalau kamu gak mau balikin,


terpaksa bibir kamu yang aku hisap."


jawab alvin sekena nya.


erlita tersenyum mendengar ucapan


alvin.


" coba aja, kalau bisa."

__ADS_1


erlita menggoda alvin sambil


menjulur kan lidah nya.


alvin menjadi terpancing melihat


tingkah erlita yang terus menggoda


nya. dia mendekat kan wajah nya


ke wajah erlita, kemudian mencium


nya dengan lembut. erlita membalas


ciuman nya. lima menit kemudian


alvin melepaskan ciuman nya,


dia mengusap lembut bibir erlita,


kemudian kembali mencium nya.


tiba tiba handpone erlita berdering.


erlita melepas ciuman nya.


lalu mengangkat telpon dari mama nya.


" bisa tolong loudspeaker gak?"


bisik alvin di telinga erlita,


erlita pun menuruti nya.


๐Ÿ“žhalo Lita, kamu kemana aja sih


sayang? kenapa handpone kamu


dari tadi gak bisa di hubungi?๐Ÿ“ž


mama dita terdengar khawatir.


๐Ÿ“ž maaf ma, tadi aku mau telpon


mama cuman tadi tuh susah sinyal๐Ÿ“ž


jawab erlita.


๐Ÿ“ž kamu itu bikin mama


jantungan, tau gak?๐Ÿ“ž


mama dita terdengar emosi.


" aku boleh ngomong sama tante


dita gak?" tanya alvin yang mendengar percakapan antara erlita dan mama


nya. erlita pun memberi kan handpone


nya kepada alvin.


๐Ÿ“ž maaf tante mobil ku mogok,


jadi terpaksa kita harus menginap


di vila om nya rehan๐Ÿ“ž alvin


berusaha menjelas kan.


๐Ÿ“ž ya sudah, jelas kan besok


di rumah tante๐Ÿ“ž mama dita


memutus sambungan telpon nya.


" mama marah banget deh kaya nya."


lirih erlita sambil mengigit jempol


tangan nya.


"ya udah kamu tidur ya." kata alvin


lalu mendekap erlita.


akhir nya kedua nya tertidur di sofa.


cit cit cit cit.....


suara burung berkicau.


alvin membuka mata nya.


" sudah pagi!" batin alvin.


dia menoleh ke arah erlita.


alvin pun tersenyum, melihat erlita


yang masih tertidur nyenyak


bersandar di bahu nya.


tak lama kemudian erlita menggeliat


kan badan nya, dan perlahan


membuka mata nya. erlita kaget karna


alvin sedang tersenyum menatap nya.


" udah pagi ya, kok kamu gak


bangunin aku?" tanya erlita.


" wajah mu terlihat lebih cantik,


ketika kamu tertidur." bukan nya


menjawab pertanyaan erlita,


alvin malah merayu nya.


" diikh apaan sikh, pagi pagi gini


udah ngegombal." kata erlita


yang tersenyum sambil mencubit


hidung alvin.


" ya udah, aku cari makanan dulu ya?


kamu mandi dulu gih, biar wangi!"


kata alvin, sebelum pergi.

__ADS_1


" enak aja, memang nya aku bau apa."


gerutu erlita.


__ADS_2