AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)

AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)
ep 53 lolos kontek


__ADS_3

seperti biasa sebelum tidur alvin


selalu menyempatkan diri


menghubungi mama nya untuk


bertanya kabar. setelah puas


bicara dengan bu indri alvin pun


menelpon alviandra.


📞halo vin, ada apa?" tanya alviandra.


📞 bagaimana keadaan mu?" ucap alvin.


📞 keadaan ku atau keadaan erlita?"


alviandra menggoda alvin.


alvin tersenyum menanggapi


pertanyaan alviandra.


📞 tanpa ku katakan, seperti nya kau


memang sudah tau isi hati ku." ucapnya.


📞 ya tentu saja, tapi sayang keadaan


erlita saat ini sedang sakit, tadi dia


juga tidak masuk kuliah." jawab alviandra.


📞benarkah? aku ingin sekali


menemui nya." ucap alvin.


📞segera lah kembali, jangan


memaksakan diri kalau kau


memang sudah tidak betah tinggal


disana." ucap alviandra.


📞untuk saat ini aku belum bisa


kembali, tolong jaga mama dan


juga erlita untuk ku." pinta alvin.


📞tentu vin." pungkas alviandra.


alvin membaringkan tubuhnya


di sofa, dia memainkan ponselnya


lalu melihat satu persatu Poto


kenangan nya bersama erlita.


tanpa dia sadari seseorang sedang


mengintip di balik pintu kamarnya.


tak lama kemudian orang itu masuk


kekamar alvin.


"mau apa kau?" tanya alvin yang


tampak terkejut.


"aku lelah, bolehkah aku tidur disini."


ucap bu sonya sambil menggeliatkan


badan nya di ranjang alvin.


"apa kau sudah gila? cepat keluar


sebelum papa melihat mu disini


dan berpikir yang macam macam."


teriak alvin.


"seperti nya kau sedang


mengkhawatirkan ku? tapi tenang


saja, papa mu sudah tidur nyenyak,


jadi dia tidak akan memergoki kita."


ucap bu sonya dengan senyum liciknya.


"cepat keluar! kalau tidak aku akan


memberi tahu papa tentang


perselingkuhan mu." bentak alvin.


"lakukan saja!" ucap bu sonya


seraya mengambil handphone alvin


yang tergeletak di sofa kemudian


memainkan nya.


"balikin ponselku..." pinta alvin.


"kalau mau, kau boleh ambil sendiri."


ucap bu sonya seraya memasukan


handphone alvin ke dada nya.


sikap bu sonya membuat alvin


geleng geleng kepala dibuatnya.


"ayo vin, ambil ponselmu."


bu sonya lagi lagi menggoda alvin.


"kemana papa? apa dia tidak sadar


kalau istrinya tidak ada dikamar nya."


batin alvin seakan meminta tolong.


"kenapa diam saja? oya, siapa gadis


yang ada di poto itu?" tanya bu sonya


seraya menunjuk. namun alvin


tidak memperdulikan pertanyaan nya.


"cepat keluar dari kamarku! sebelum

__ADS_1


aku bertindak kasar padamu."


ucap alvin.


"baik aku akan keluar." ucap bu sonya.


"balikin dulu ponselku?" pinta alvin.


"kalau kau mau, datang lah kekamar


ku, maka aku akan memberikan nya."


ucap bu sonya. yang membuat alvin


lagi lagi harus menelan ludah secara


kasar.


setelah berkali kali gagal merayu alvin


bu sonya pun berniat untuk merusak


handphone alvin agar dia tidak bisa


berhubungan lagi dengan alviandra


dan bu indri mama kandungnya.


"ini sangat konyol dan tidak masuk


akal, biasa nya aku hanya menyukai


berondong karna nafsu sesaat, tapi


sekarang ku akui aku sedang cemburu


pada seorang gadis yang bernama


erlita, kurasa aku memang mencintai


alvin dan aku harus mendapatkan nya."


batin bu sonya.


tanpa berpikir panjang bu sonya


langsung mematahkan SIM card


alvin lalu merusak ponsel nya dengan


sebuah palu. kini hancur sudah


telepon genggam milik alvin.


"ini akibatnya karna kamu sudah


berani menolak ku." gumam bu sonya


setelah puas merusak handphone


milik alvin.


keesokan paginya alvin sudah


siap untuk berangkat ke kampus.


seperti biasa sebelum berangkat


alvin sarapan dahulu bersama


papa dan ibu tirinya.


setelah selesai sarapan pak gian


bu sonya mulai beranjak dari meja


makannya, namun alvin menghentikan


langkah kakinya.


"tunggu! kembalikan handphone ku?"


pinta alvin.


"handphone nya gak ada."


ucap bu sonya.


"apa maksud mu? cepat kembalikan


sekarang, aku harus segera pergi


kekampus." pinta alvin.


"maaf alvin handphone kamu sudah


rusak, nanti aku ganti." ucap bu sonya


tanpa rasa bersalah.


"gak mungkin handphone ku rusak,


orang kemarin baik baik saja." ucap alvin.


bu sonya pun mengambil kepingan


handphone alvin yang sudah


dihancurkan nya dan menunjukkan


nya pada alvin. dan betapa terkejutnya


alvin mendapati handphone nya


yang sudah hancur berantakan bahkan


sudah tidak bisa di perbaiki lagi.


"mana sim card ku?" tanya alvin yang


berusaha menahan amarahnya.


"sorry karna sim card mu juga sudah


patah." ucap bu sonya.


kali ini alvin sudah tidak bisa menahan


emosi nya lagi, karna kesal dengan


ulah ibu tirinya, alvin memukul dinding


tembok yang ada disamping nya.


sebelum amarahnya semakin


memuncak alvin segera pergi


meninggalkan bu sonya.


"lambat laun, kau harus melupakan


kekasih mu itu." gumam bu sonya.

__ADS_1


dikampus alvin atau yang lebih


dikenal sebagai alviandra adalah


salah satu mahasiswa yang populer.


karna selain tampan dan pintar, dia


juga dikenal sebagai anak yang baik


dan mudah bergaul dengan siapa pun.


sikap nya yang ramah membuat nya


disukai beberapa gadis di kampus.


"alviandra..." seseorang memanggil nya


dari arah belakang, dia pun menoleh.


"cristine ada apa?" tanya alvin pada


wanita itu.


"kita nonton film bareng yuk?


kebetulan aku sudah beli tiket nya."


ajak cristine


"sorry ya, mungkin lain kali! sekarang


aku harus pergi." ucap alvin.


"ya sudah tidak apa apa, tapi beneran


lain kali kamu harus mau ya?" pinta


cristine.


"aku gak janji." ucap alvin seraya


tersenyum tipis pada wanita itu.


"meskipun kamu sudah bilang


kalau kamu memiliki pacar, tapi


aku tidak bisa berhenti memikirkan


mu alviandra." batin cristine.


diperjalanan alvin terlihat tidak pokus


mengemudikan mobil nya. dia


kebingungan karna tidak tahu


bagaimana cara dia menghubungi


alviandra dan mama nya. alvin


juga tidak memiliki media sosial.


sementara bu sonya sedang beraksi


menjalankan rencana licik nya.


dia menelpon pak gian lalu menghasut


nya agar alvin tidak berhubungan lagi


dengan ibu kandungnya. dan pak gian


menuruti permintaan bu sonya begitu


saja, karna pak gian pikir dia juga tidak


ingin kehilangan alvin.


malam ini pak gian pulang lebih awal.


dia pun duduk santai di ruang keluarga


bersama istri tercinta nya.


"alvian kamu sudah pulang nak."


tanya pak gian berbasa basi.


"sudah pa." jawab alvin.


"papa dengar handphone mu rusak?"


tanya pak gian.


mendengar pertanyaan pak gian alvin menoleh dan menatap sinis kearah


bu sonya.


"iya pa." ucap alvin.


"ini papa sudah belikan kamu


handphone baru." ucap pak gian


seraya memberikannya pada alvin.


"terima kasih pa." ucap alvin.


"pa apa aku boleh minta nomer


pak teguh?" tanya alvin.


pak gian menoleh kearah bu sonya.


lalu kemudian melakukan kebohongan


sesuai dengan apa yang bu sonya minta.


"maafin papa, sudah lama sekali


sejak kamu kembali papa tidak


berkomunikasi dengan pak teguh,


papa juga sudah tidak memiliki


nomer nya." ucap pak gian yang


tengah berbohong.


"ya sudah kalau begitu aku kekamar


dulu ya pa." ucap alvin.


"ya beristirahat lah nak, kamu pasti


lelah." ucap pak gian yang merasa


bersalah karena telah membohongi


alvin.

__ADS_1


__ADS_2