AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)

AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)
ep 20 pertengkaran


__ADS_3

suasana kantin saat ini begitu


ramai. murid murid di sekolah


itu memenuhi ruangan kantin.


alviandra kini terlihat lebih akrab


dengan bimo, sam, veri dan diki.


doni yang tidak suka karna teman


teman nya sudah menghianati nya.


dia pun memikir kan rencana jahat


untuk bisa mempermalukan alviandra.


erlita dan alvin pun bergabung


bersama teman teman nya.


mereka bersenda gurau.


jono hendak menyerobot es jeruk


punya Karin. namun dengan segera


karin menahan nya. akhir nya


jono menghampiri mang uje untuk


memesan es jeruk, namun pada saat


jono ingin menghampiri teman teman


nya lagi, doni menengkas kaki nya


hingga minuman nya tumpah


tepat di atas kepala alviandra,


sehingga menyirami seluruh rambut


dan wajah alviandra. doni pun


tersenyum puas. semua murid yang


berada di kantin pun melongo, melihat kejadian itu. alviandra menatap tajam


Jono dengan penuh amarah, dia


bangkit dari tempat duduk nya.


"sorry ndra, aku tidak sengaja."


jono pun meminta maaf.


"gak usah drama! aku tau kau


dendam terhadap ku, karna kemarin


aku telah membuat mu babak belur."


ucapan alviandra sontak membuat


alvin sangat terkejut. alvin pun


menghampiri nya.


"jadi kamu yang sudah membuat jono


babak belur?" alvin menyela.


jono hanya diam.


"kalau iya, memang kau mau apa?"


ucap alviandra dengan datar.


"ikut aku." pinta alvin.


"alvin.." erlita meraih tangan alvin


kemudian menggeleng kan kepala


nya. alvin mengerti kekhawatiran


erlita. alvin melepas pegangan erlita


lalu mengangguk kan kepala nya,


pertanda semua nya akan baik baik


saja. alviandra mengikuti alvin dari


belakang seraya membersih kan


kepala nya dengan air botol mineral.


tibalah mereka di atas balkon


sekolah.


"apa pun ke salahan jono, tidak


sepatut nya kamu menghajar dia


seperti itu." kata alvin yang memulai percakapan.


"kau tidak tau apa apa, jadi jangan


pernah mencampuri urusan ku!"


ucap alviandra.


"bagai mana bisa aku tidak


mencampuri urusan mu? kau


adalah sodara ku dan jono adalah


sahabat ku." ucap alvin.


"lalu apa yang ingin kau lakukan?


sehingga mengajak ku ke tempat


ini." tanya alviandra.


"aku hanya ingin, kau berhenti


berulah di sekolah ku ini." kata alvin.


"sekolah mu? bukan kah sekarang


ini sekolah ku juga!" desis alviandra.


"asal kamu tau, mama pasti akan

__ADS_1


sangat kecewa kalau mengetahui


gimana kelakuan mu di sekolah


ini." alvin berusaha mengingat kan.


"tidak usah mengajari ku! siapa


pun orang yang sudah berani ikut


campur dengan urusan ku, aku gak


akan segan segan untuk menghabisi


nya." gertak alviandra


dia pun berlalu pergi.


"anak itu!" alvin mengepal kan tangan


nya, berusaha menahan amarah.


dikelas nya erlita mencemas kan


ke adaan alvin. apa alviandra akan


memukuli alvin seperti yang telah


di lakukan nya terhadap jono.


"jon, aku benar benar gak tenang,


aku takut alviandra melakukan hal


yang sama seperti apa yang sudah


dia lakuin sama kamu." kata erlita.


"mereka kan adik dan kakak,


jadi gak mungkin kalau alviandra


bakal melukai alvin." jono berusaha menenang kan.


alviandra datang lalu menghampiri


jono. jono dan erlita nampak tegang.


karin pun menghampiri mereka.


"alviandra, tadi jono udah jelasin


semua nya sama aku! dia beneran


gak sengaja numpahin es jeruk itu


di wajah kamu." erlita berusaha


menjelas kan.


"tidak semudah itu aku bisa


mempercayai orang." kata alviandra.


"lalu apa yang harus ku lakukan


agar kau bisa mempercayai ku?"


tanya jono. seperti nya Jono


memang sudah lelah berurusan


memilih untuk berdamai dengan nya.


alviandra tersenyum licik mendengar


ucapan jono.


"cium kaki ku!" suruh alviandra.


erlita, karin dan jono sangat terkejut


mendengar ucapan alviandra.


"kurang ajar!" batin jono, dia pun


berusaha menahan amarah nya


agar tidak terpancing lagi.


alviandra mengangkat satu kaki nya


ke atas meja.


"ayo, tunggu apa lagi?" alviandra


yang terlihat sangat angkuh.


karna muak melihat tingkah alviandra


erlita pun mendorong nya dengan


keras hingga alviandra terjatuh.


"lita?" karin menutupi mulut nya yang


menganga, karna tidak percaya


dengan apa yang sudah sahabat nya


itu lakuin terhadap alviandra.


alviandra bangkit lalu menatap erlita.


erlita terlihat sangat gugup.


tapi kemudian alviandra duduk


di bangku nya.


"Jono, mulai sekarang kita tukeran


bangku." kata karin. jono pun menuruti


kemauan nya karin, dia duduk di


bangku paling belakang.


"hidup ku jadi gak tenang semenjak


cowok ngeselin ada di sekolah ini."


batin erlita seraya mengacak ngacak


rambut nya hingga berantakan.


pak didit kembali masuk untuk


memulai pelajaran.

__ADS_1


kali ini erlita pokus mendengar kan


materi yang pak didit terangkan.


dan saat pak didit kembali bertanya


pada erlita, erlita pun bisa menjawab


pertanyaan nya.


teng teng teng.


lonceng pulang sekolah telah berbunyi.


"tunggu anak anak, kali ini bapak punya


tugas kelompok untuk kalian! kerjakan


halaman 130 sampai dengan 135!


berhubung besok hari libur, tugas


kalian kumpulkan hari senin, apa ada


yang ingin di tanya kan?" kata pak didit.


karin melambai kan tangan nya.


"maaf pak, perkelompok berapa orang?"


tanya karin.


"tiap kelompok minimal lima orang,


bapak akan baca kan tiap kelompok


masing masing dari kalian!


kelompok A terdiri dari erlita, Karin,


jono, suci dan alviandra!" pak didit


pun menyebut kan kembali kelompok


kelompok selanjut nya, sampai selesai.


erlita dan karin pun tos bareng, setelah


mendengar bahwa mereka satu


kelompok. namun erlita dan karin


terdiam, saat mendengar pak didit


menyebut kan nama alviandra.


setelah selesai membaca kan


nama nama kelompok, pak didit pun


meninggal kan kelas yang di ikuti


oleh para murid.


alviandra juga keluar dari kelas.


kecuali, erlita, karin dan jono.


"gimana nih? kita satu kelompok


sama cowok ngeselin itu."


rengek karin.


"ya mau gimana lagi, emang nya


kamu berani apa menolak alviandra


agar tidak satu kelompok dengan kita?"


sahut jono.


"ekh mending kita kerjain tugas nya


berempat aja sama suci, gak usah


ajak alviandra." kata karin.


"ya gak bisa gitu lah rin, yang ada


kita nanti bakal di tegor sama pak didit."


sahut erlita.


"masih mending kalau cuma di tegor,


kalau kita gak di kasih nilai, ataw di


hukum gimana?" sambung jono.


"iya juga si." karin menggaruk kepala


nya yang tidak gatal.


"besok kita mau kerja kelompok di


rumah siapa?" tanya erlita.


"kalau aku mau di rumah siapa siapa


juga gak masalah! asal jangan di rumah


ku saja." sahut jono.


"gimana kalau di rumah kamu aja rin?"


tanya erlita lagi.


"oke oke aja si! tapi gimana sama


suci dan alviandra? kira kira mereka


setuju gak?" karin balik bertanya.


"oh iya, ada yang punya nomer


mereka gak si? tanya erlita.


karin dan jono kompak menggeleng


kan kepala nya secara berbarengan.


hallo para readers yang baik hatiπŸ€—πŸ€—


jangan lupa dukung author ya,


biar makin sangat untuk up,


dengan cara coment, like dan vote juga

__ADS_1


buat yang ihklas ajaπŸ€­πŸ˜ŠπŸ˜πŸ‘Œ


__ADS_2