AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)

AKU Bukan DIA ( Kita Berbeda)
ep 3 jam istirahat


__ADS_3

bel istirahat telah berbunyi.


" Lita, ke kantin yuk? lapeeer..."


ajak karin sedikit bernada manja.


" iya, tapi kamu duluan aja, nanti


aku nyusul" sahut erlita.


" oh ya udah" kata karin.


alvin dan teman teman nya berjalan


menuju kantin, namun saat melewati


pintu kelas erlita langkah kaki nya


pun terhenti.


" kenapa vin" tanya teman sekelas nya.


" gak apa apa, kalian duluan aja ya."


pinta alvin, dia pun menghampiri


erlita di kelas nya.


" lagi apa?" tanya alvin, yang melihat


erlita sibuk mengobrak abrik tas


milik nya. dan sekilas erlita menoleh


ke arah alvin.


" aku lagi nyari hape aku." jawab erlita.


" pantesan, aku chat gak di balas


balas." kata alvin.


" sorry ya, tadi aku gak jemput kamu"


sambung alvin.


" gak apa apa" kata erlita.


" ke kantin yuk" ajak alvin.


" tapi hape aku belum ketemu"


sahut erlita.


" mungkin hape kamu ketinggalan


di rumah, ayo lah." alvin menarik


tangan erlita lalu menggandeng nya.


setelah sampai di kantin, erlita dan


alvin menghampiri teman teman nya.


" lita... duduk sini." kata karin


sambil melambai kan tangan nya.


" vin, sini..." panggil jono, dan teman


teman alvin yang lain.


hingga erlita dan alvin pun saling


menatap satu sama lain, karna merasa bingung harus duduk di mana.


alvin menggaruk kepala nya yang


tidak gatal.


"ya udah kamu duduk bareng teman


teman kamu aja, aku duduk bareng


karin" kata erlita.


erlita memang sosok yang manja,


namun dia bukan lah, seseorang yang


egois, karna gak mungkin juga erlita membuat alvin untuk memilih antara


teman dan pacar, karna kedua nya di


butuh kan oleh semua mahluk individu.


alvin pun duduk bersama teman


teman nya, namun sesekali alvin


melirik ke arah erlita, erlita pun


sesekali menoleh ke arah nya,


hingga mata bertemu mata,


akhir nya mereka pun saling


melempar kan senyuman.


" vin, kamu tau sama yang nama


nya santi gak?" tanya rehan


teman sekelas nya alvin.


" santi? santi yang anak kelas


XI IPS itu kan?" sahut jono.


" iya, yang body nya aduhay"


kata rehan antusias.


" memang nya kenapa?" tanya alvin.


" aku dengar, dia itu naksir sama


salah satu cowok di kelas kita"


jawab rehan.


" siapa? yang pasti nya bukan aku


kan?" kata jono, seraya mengunyah


makanan yang ada di mulut nya.


" bukan lah, kamu kan kelas XII IPS"


kata rehan.


setelah menghabis kan somay


terakhir nya, Karin mengajak erlita


untuk menghampiri alvin dan juga

__ADS_1


teman teman nya.


" wooiii, lagi pada ngomongin apaan


sih?" tanya karin mengejut kan mereka.


"kepo aja nih emak emak yang


satu ini." desis jono yang sedikit sewot.


"mata kamu buta ya? heloow,


lihat dong cantik begini, masa


di katain emak emak"


kata karin yang tak kalah sewot.


" duduk sini." alvin yang mempersilah


kan erlita untuk duduk di samping nya.


erlita tersenyum kemudian


menggeleng kan kepala nya.


" gak usah, aku udah mau masuk


kelas kok." kata erlita, menolak


dengan lembut nya.


"rin, masuk kelas yuk?" ajak erlita.


"bentar dong lita, kamu itu gak


pengertian banget sih"


bisik karin di telinga nya.


erlita merasa bingung, apa maksud


dari perkataan nya karin.


erlita pun membalas nya


" maksud nya gak pengertian?"


bisik erlita, di telinga Karin.


sementara alvin dan teman teman


nya memperhatikan sikap erlita


dan karin yang saling berbisik bisik.


"di sini ada cowok gebetan aku"


bisik karin, di telinga erlita lagi.


"hah jono maksud nya?"


karna reflek erlita bicara dengan keras sehingga alvin dan teman teman nya, menatap tajam ke arah mereka.


"Lita..." rengek karin, karna kesal


karin pun meninggal kan erlita.


"karin, tunggu" teriak erlita.


" vin, aku duluan ya." kata erlita.


alvin hanya mengangguk.


erlita pun mengejar karin.


" eh vin, aku mau nanya, tapi kamu


"emang nya mau nanya apa?"


tanya alvin dengan datar.


" perasaan kamu ke erlita itu sebener


nya gimana?" tanya jono.


"gimana apa nya? kamu itu kalau


ngomong yang jelas" tanya alvin.


"erlita kelihatan nya sayang banget


sama kamu." kata rehan menyela.


sejenak alvin tersenyum tipis,


sambil mengaduk ngaduk minuman


yang ada di hadapan nya.


"ya iya lah, orang aku juga sayang


banget sama dia" sahut alvin.


"erlita itu kan galak." kata jono.


"galak? cewek imut gitu kok di


bilang galak" kata rehan.


"erlita tu gak galak, dia cuman sedikit


manja aja." kata alvin, membela


kekasih nya.


"ekh, panjang umur banget tuh anak,


baru aja tadi kita omongin udah


nongol" seru jono yang menoleh


ke arah santi dan teman teman nya.


"aku punya ide, bagai mana kalau


kita taruhan saja, siapa yang bisa


dapetin santi, dia pemenang nya!


dan yang kalah harus mentraktir


yang menang selama satu bulan full"


tantang rehan.


"wah, seru juga tuh, kalau menang


kan enak, udah dapat yang bohay,


dapat makan gratis pula, selama satu


bulan" kata jono sambil berandai andai


kalau dia yang akan menjadi


pemenang nya.

__ADS_1


"aku gak ikutan, kalian aja." tolak alvin


mendengar ide konyol rehan.


"yah kamu gak asyik." desis rehan.


"ikutan dong vin, masa kamu udah


menyerah sebelum berperang"


jono membujuk nya.


" bukan begitu, tapi ada hati yang


harus aku jaga" kata alvin.


"busyet dah, dalam banget ucapan


mu." decah jono.


kita taruhan nya tu diam diam, dan


jangan sampai anak anak yang lain


pada tau" kata rehan.


"vin, kamu ikutan juga ya, biar aku


punya saingan berat gitu! kalau sama


rehan doang mah cetek, udah pasti


aku yang bakalan menang" kata jono


menyombongkan diri.


"sialan.." desis rehan kepada jono.


"lalu bagai mana?"


tanya rehan pada alvin.


"kalau Lita sampai tau gimana?"


alvin nampak dilema.


"Lita gak akan tau, selama di antara


kita bertiga gak ada yang memberi


tahu dia" kata rehan meyakin kan.


"ayo lah bro." kata jono.


"baik, aku setuju." kata alvin.


setelah menyepakati perjanjian


taruhan itu, alvin dan teman teman


nya pun meninggal kan kantin, dan


bergegas ke kelas masing masing.


* kelas XII IPS *


" karin maaf ya, aku gak sengaja,


aku beneran reflek" rengek erlita


meminta maaf.


"oke aku maafin, tapi ada syarat nya"


kata Karin.


" apa?" tanya erlita.


" kamu harus comblangin aku,


sama cowok yang aku suka"


pinta karin.


" emang nya siapa cowok gebetan


kamu?" tanya nyaa.


"rehan." bisik karin di telinga nya.


" oh rehan, aku kira kamu suka


sama jono" kata erlita.


"ya enggak lah." bantah karin.


" oke aku siap bantuin kamu"


kata erlita.


jam istirahat telah usai,


seluruh siswa pun kembali belajar.


teng teng teng teng.


suara lonceng sekolah sudah berbunyi, pertanda para siswa / siswi sudah di perboleh kan pulang.


seluruh siswa / siswi berhamburan


keluar kelas.


saat di parkiran.


santi terlihat caper (cari perhatian)


pada alvin.


" eh vin lihat tu, santi lagi mandangin


kita tuh" kata rehan.


"biarin aja, orang mata mata dia kok"


sahut alvin dengan enteng nya.


tak lama kemudian jono pun


menghampiri alvin dan rehan.


" jon, Lita mana?" tanya alvin.


" masih dikelas, bentar lagi juga


nongol" sahut jono.


" jadi siapa ni yang mulai duluan


untuk PDKT(pendekatan)?" tanya rehan.


"kamu aja, kamu kan yang punya


ide konyol ini" kata alvin.


" aku setuju" sahut jono.


" ekh, aku cabut duluan ya" kata alvin,

__ADS_1


setelah melihat erlita, kemudian alvin menghampiri nya, lalu mengantar nya


pulang.


__ADS_2