
bel istirahat telah berbunyi.
" Lita, ke kantin yuk? lapeeer..."
ajak karin sedikit bernada manja.
" iya, tapi kamu duluan aja, nanti
aku nyusul" sahut erlita.
" oh ya udah" kata karin.
alvin dan teman teman nya berjalan
menuju kantin, namun saat melewati
pintu kelas erlita langkah kaki nya
pun terhenti.
" kenapa vin" tanya teman sekelas nya.
" gak apa apa, kalian duluan aja ya."
pinta alvin, dia pun menghampiri
erlita di kelas nya.
" lagi apa?" tanya alvin, yang melihat
erlita sibuk mengobrak abrik tas
milik nya. dan sekilas erlita menoleh
ke arah alvin.
" aku lagi nyari hape aku." jawab erlita.
" pantesan, aku chat gak di balas
balas." kata alvin.
" sorry ya, tadi aku gak jemput kamu"
sambung alvin.
" gak apa apa" kata erlita.
" ke kantin yuk" ajak alvin.
" tapi hape aku belum ketemu"
sahut erlita.
" mungkin hape kamu ketinggalan
di rumah, ayo lah." alvin menarik
tangan erlita lalu menggandeng nya.
setelah sampai di kantin, erlita dan
alvin menghampiri teman teman nya.
" lita... duduk sini." kata karin
sambil melambai kan tangan nya.
" vin, sini..." panggil jono, dan teman
teman alvin yang lain.
hingga erlita dan alvin pun saling
menatap satu sama lain, karna merasa bingung harus duduk di mana.
alvin menggaruk kepala nya yang
tidak gatal.
"ya udah kamu duduk bareng teman
teman kamu aja, aku duduk bareng
karin" kata erlita.
erlita memang sosok yang manja,
namun dia bukan lah, seseorang yang
egois, karna gak mungkin juga erlita membuat alvin untuk memilih antara
teman dan pacar, karna kedua nya di
butuh kan oleh semua mahluk individu.
alvin pun duduk bersama teman
teman nya, namun sesekali alvin
melirik ke arah erlita, erlita pun
sesekali menoleh ke arah nya,
hingga mata bertemu mata,
akhir nya mereka pun saling
melempar kan senyuman.
" vin, kamu tau sama yang nama
nya santi gak?" tanya rehan
teman sekelas nya alvin.
" santi? santi yang anak kelas
XI IPS itu kan?" sahut jono.
" iya, yang body nya aduhay"
kata rehan antusias.
" memang nya kenapa?" tanya alvin.
" aku dengar, dia itu naksir sama
salah satu cowok di kelas kita"
jawab rehan.
" siapa? yang pasti nya bukan aku
kan?" kata jono, seraya mengunyah
makanan yang ada di mulut nya.
" bukan lah, kamu kan kelas XII IPS"
kata rehan.
setelah menghabis kan somay
terakhir nya, Karin mengajak erlita
untuk menghampiri alvin dan juga
__ADS_1
teman teman nya.
" wooiii, lagi pada ngomongin apaan
sih?" tanya karin mengejut kan mereka.
"kepo aja nih emak emak yang
satu ini." desis jono yang sedikit sewot.
"mata kamu buta ya? heloow,
lihat dong cantik begini, masa
di katain emak emak"
kata karin yang tak kalah sewot.
" duduk sini." alvin yang mempersilah
kan erlita untuk duduk di samping nya.
erlita tersenyum kemudian
menggeleng kan kepala nya.
" gak usah, aku udah mau masuk
kelas kok." kata erlita, menolak
dengan lembut nya.
"rin, masuk kelas yuk?" ajak erlita.
"bentar dong lita, kamu itu gak
pengertian banget sih"
bisik karin di telinga nya.
erlita merasa bingung, apa maksud
dari perkataan nya karin.
erlita pun membalas nya
" maksud nya gak pengertian?"
bisik erlita, di telinga Karin.
sementara alvin dan teman teman
nya memperhatikan sikap erlita
dan karin yang saling berbisik bisik.
"di sini ada cowok gebetan aku"
bisik karin, di telinga erlita lagi.
"hah jono maksud nya?"
karna reflek erlita bicara dengan keras sehingga alvin dan teman teman nya, menatap tajam ke arah mereka.
"Lita..." rengek karin, karna kesal
karin pun meninggal kan erlita.
"karin, tunggu" teriak erlita.
" vin, aku duluan ya." kata erlita.
alvin hanya mengangguk.
erlita pun mengejar karin.
" eh vin, aku mau nanya, tapi kamu
"emang nya mau nanya apa?"
tanya alvin dengan datar.
" perasaan kamu ke erlita itu sebener
nya gimana?" tanya jono.
"gimana apa nya? kamu itu kalau
ngomong yang jelas" tanya alvin.
"erlita kelihatan nya sayang banget
sama kamu." kata rehan menyela.
sejenak alvin tersenyum tipis,
sambil mengaduk ngaduk minuman
yang ada di hadapan nya.
"ya iya lah, orang aku juga sayang
banget sama dia" sahut alvin.
"erlita itu kan galak." kata jono.
"galak? cewek imut gitu kok di
bilang galak" kata rehan.
"erlita tu gak galak, dia cuman sedikit
manja aja." kata alvin, membela
kekasih nya.
"ekh, panjang umur banget tuh anak,
baru aja tadi kita omongin udah
nongol" seru jono yang menoleh
ke arah santi dan teman teman nya.
"aku punya ide, bagai mana kalau
kita taruhan saja, siapa yang bisa
dapetin santi, dia pemenang nya!
dan yang kalah harus mentraktir
yang menang selama satu bulan full"
tantang rehan.
"wah, seru juga tuh, kalau menang
kan enak, udah dapat yang bohay,
dapat makan gratis pula, selama satu
bulan" kata jono sambil berandai andai
kalau dia yang akan menjadi
pemenang nya.
__ADS_1
"aku gak ikutan, kalian aja." tolak alvin
mendengar ide konyol rehan.
"yah kamu gak asyik." desis rehan.
"ikutan dong vin, masa kamu udah
menyerah sebelum berperang"
jono membujuk nya.
" bukan begitu, tapi ada hati yang
harus aku jaga" kata alvin.
"busyet dah, dalam banget ucapan
mu." decah jono.
kita taruhan nya tu diam diam, dan
jangan sampai anak anak yang lain
pada tau" kata rehan.
"vin, kamu ikutan juga ya, biar aku
punya saingan berat gitu! kalau sama
rehan doang mah cetek, udah pasti
aku yang bakalan menang" kata jono
menyombongkan diri.
"sialan.." desis rehan kepada jono.
"lalu bagai mana?"
tanya rehan pada alvin.
"kalau Lita sampai tau gimana?"
alvin nampak dilema.
"Lita gak akan tau, selama di antara
kita bertiga gak ada yang memberi
tahu dia" kata rehan meyakin kan.
"ayo lah bro." kata jono.
"baik, aku setuju." kata alvin.
setelah menyepakati perjanjian
taruhan itu, alvin dan teman teman
nya pun meninggal kan kantin, dan
bergegas ke kelas masing masing.
* kelas XII IPS *
" karin maaf ya, aku gak sengaja,
aku beneran reflek" rengek erlita
meminta maaf.
"oke aku maafin, tapi ada syarat nya"
kata Karin.
" apa?" tanya erlita.
" kamu harus comblangin aku,
sama cowok yang aku suka"
pinta karin.
" emang nya siapa cowok gebetan
kamu?" tanya nyaa.
"rehan." bisik karin di telinga nya.
" oh rehan, aku kira kamu suka
sama jono" kata erlita.
"ya enggak lah." bantah karin.
" oke aku siap bantuin kamu"
kata erlita.
jam istirahat telah usai,
seluruh siswa pun kembali belajar.
teng teng teng teng.
suara lonceng sekolah sudah berbunyi, pertanda para siswa / siswi sudah di perboleh kan pulang.
seluruh siswa / siswi berhamburan
keluar kelas.
saat di parkiran.
santi terlihat caper (cari perhatian)
pada alvin.
" eh vin lihat tu, santi lagi mandangin
kita tuh" kata rehan.
"biarin aja, orang mata mata dia kok"
sahut alvin dengan enteng nya.
tak lama kemudian jono pun
menghampiri alvin dan rehan.
" jon, Lita mana?" tanya alvin.
" masih dikelas, bentar lagi juga
nongol" sahut jono.
" jadi siapa ni yang mulai duluan
untuk PDKT(pendekatan)?" tanya rehan.
"kamu aja, kamu kan yang punya
ide konyol ini" kata alvin.
" aku setuju" sahut jono.
" ekh, aku cabut duluan ya" kata alvin,
__ADS_1
setelah melihat erlita, kemudian alvin menghampiri nya, lalu mengantar nya
pulang.