Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 103 Perubahan besar di dalam menara bagian 3


__ADS_3

Setelah berbincang-bincang cukup lama pada akhirnya mereka lalu langsung melanjutkan perjalanan mereka, saat itu dengan menggunakan skill sihir kematian miliknya “Grroo...” Bella memanggil beberapa tengkorak hewan serigala yang mana langsung menyebar untuk membantu Bella sebagai matanya. Dengan bantuan dari sihir kematian milik Bella, kelompok milik Riana telah berhasil menjelajahi 20 % wilayah hutan tersebut, dan saat itu mereka sama sekali belum bertemu mahluk ataupun monster yang menyerang mereka.


Saat itu Bella merasa ada yang aneh dengan daerah hutan tersebut.


“Aneh sekali...”


Mendengarkan perkataan dari Bella, Riana tersenyum dan menjawab pertanyaannya tersebut.


“Kau jangan terlalu khawatir, seharusnya kau sadar kalau tidak akan ada monster biasa yang mendekati kita”


Mendengarkan perkataan dari Riana membuat Bella bingung.


“Maksudmu apa kak Riana...???”


“Sudah jelas bukan, itu adalah aura kematian yang ada di tubuhmu”


Mendengarkan penjelasan dari Riana, Bella baru menyadari kalau energy mana kematian miliknya menyebar dengan sendirinya dari tubuhnya, dan energy mana tersebut menakuti para monster yang ada di hutan itu dan membuat mereka kabur dari sekitar kelompok Bella. Mengetahui hal itu Bella berusaha untuk menarik aura dari energy mana kematian miliknya tersebut, akan tetapi “Srrahkk...” aura energy mana tersebut tetap keluar dengan sendirinya.


Melihat hal itu Riana hanya tersenyum karena melihat sikap Bella yang masih lucu walaupun sudah lama tidak bertemu dengannya, akan tetapi disaat itu “Trrassk... Busshkk...” tiba-tiba saja sesosok monster serigala bertanduk langsung muncul dan berusaha untuk menyerang kelompok Riana dan juga Bella. Melihat hal itu salah satu petarung jarak dekat di kelompok Riana langsung maju, “Taanggskk...” dia mengangkat senjata perisai miliknya dan bersiap untuk menghadang serangan monster serigala bertanduk tersebut.


“Grooaarr...”


Dengan amarahnya monster serigala bertanduk tersebut langsung menabrakkan kepalanya kearah perisai petarung itu, “Dusskk....” dengan kuatnya petarung itu dibuat mundur beberapa langkah, akan tetapi dia tetap tidak jatuh dan “Fusshkk...” menyerang balik dengan pedang di tangan kanannya. Namun “Bushskk...” serigala bertanduk itu langsung menghindari serangan dari petarung itu, melihat hal itu Riana mulai bertindak “Trrangss...” dia menyiapkan lingkaran sihir es dengan sangat cepat.

__ADS_1


“Skill sihir es Lv 3 : panah es”


Dengan skill sihir es miliknya “Srraahkk...” Riana menciptakan 5 es yang mana terlihat seperti anak panah, dan dengan satu gerakan tangannya “Fusshkk... Fusshkk...” ke 5 panah es itu langsung melaju dengan cepat kearah monster serigala bertanduk tersebut. “Trrassk... Trrassk...” dengan lincahnya monster serigala bertanduk tersebut mampu menghindari ke 3 panah es yang dilemparkan Riana kearahnya, akan tetapi “Funggshkk...” dengan cepat “Crraassk...Trasskk...”  ke 2 anak panah es yang di lemparkan oleh Riana secara tiba-tiba berbelok dan menyerang tepat kearah monster serigala bertanduk tersebut.


Melihat hal itu salah satu rekan Riana yang mana menggunakan busur panah langsung tertawa melihat monster tersebut yang mana melambat.


“Hahah... bagus sekali ketua, sekarang rasakan skill ku : panah beracun”


“Fungsstt...” panah itu dengan cepat langsung mengarah kearah tubuh monster serigala bertanduk itu, “Grrr...” namun secara tiba-tiba.


“ROOAARRR....”


Monster serigala bertanduk itu mengamuk dan juga meraung, lalu raungannya tersebut langsung mengeluarkan aura energy iblis yang cukup kuat, “Trrassk...” dan membuat anak panah beracun yang ditembakkan kearahnya hancur dengan mudahnya. Melihat energy iblis yang mana keluar dari monster serigala bertanduk itu, Bella secara tiba-tiba langsung marah “Srrrahkk...” dan energy mana kematian miliknya langsung keluar dengan derasnya, hal itu langsung membuat Riana kaget akan apa yang terjadi pada dirinya.


Disaat itu Bella langsung menggunakan skill sihir kematian miliknya.


“Skill sihir kematian Lv 3 : Tangan roh hitam”


Pada saat itu energy mana kematian langsung berkumpul di telapak tangan Bella, dan “Hrraahkk...” energy mana kematian itu langsung memanjang dan membuat beberapa tangan daari energy mana kematian dan dengan cepaat “Frushkk...” tangan – tangan itu langsung berusaha untuk menangkap monster serigala bertanduk. Rasa takut dan kengerian yang luar biasa muncul dalam pikiran monster serigala bertanduk itu saat melihat energy mana kematian milik Bella, dan karena hal itu monster serigala bertanduk itu menjadi tidak dapat bergerak dan “Taassk...” dia mati dalam hitungan detik ketika bersentuhan dengan skill sihir milik Bella.


Melihat hal itu Riana langsung berjalan dengan perlahan untuk melihat kondisi dari monster serigala bertanduk tersebut, dan dia dibuat terkejut dengan kondisi kematian monster serigala bertanduk itu.


“Hmm... skill sihir yang menakutkan, itu seakan-akan seperti dirinya menarik jiwa dari monster serigala bertanduk itu secara langsung menggunakan energy mana kematian”

__ADS_1


“Tapi yang paling penting sekarang ini adalah monster ini, kenapa ada mahluk dari keluarga iblis bisa ada di area baru” pikir Riana.


Monster keluarga iblis adalah para monster yang mana terpengaruh oleh energy iblis yang mana biasanya di pelihara oleh para ras iblis, para monster ini biasanya akan patuh pada mahluk dengan energy iblis yang lebih besar dari mereka. Ras iblis menggunakan para mahluk ini untuk memulai peperangan pada para ras lainnya saat itu, akan tetapi karena kekalahan dari ras iblis para monster keluarga iblis menjadi sangat sedikit dan hanya sedikit iblis yang mana bisa memelihara monster keluarga iblis tersebut.


Sementara itu Bella kemudian langsung mencoba untuk menenangkan dirinya, setelah itu dia langsung mengingat Reza yang mana telah menghabisi Rey ( masih hidup ) saat ujian tutorial, kemudian dia juga mengingat kembali pembelajarannya dengan Heimdal. Disaat itu Heimdal mengatakan sesuatu pada Bella.


“Bella kalau kau mengincar orang yang bernama Reza itu, maka aku sarankan kau harus menjadi lebih kuat lagi dari ini”


“Karena musuhmu itu bukanlah seorang manusia, dia adalah seorang iblis yang mana telah memasuki tubuh manusia dan sekarang ini telah mengambil alih tubuh manusia itu”


Mendengarkan hal itu Bella kemudian telah bersiap, dan sekarang ini dia telah menyiapkan ratusan jiwa para monster dan juga pendaki yang mana telah menjadi musuhnya, merek semua telah dia simpan dengan sihir kematian miliknya dan telah menjadi bagian dari pasukan kematian miliknya. Sementara itu salah satu dari 4 pendaki yang ada di dalam kelompok Riana dan juga Bella, “Trringgs...” secara tiba-tiba dia melihat sosok monster-monster yang mana juga memiliki energy iblis di tubuhnya.


“Ketua... gawat ada puluhan ekor monster iblis yang sedang berjalan kemari, dan tampaknya mereka sedang mengejar kelompok pendaki yang lain”


Mendengarkan hal itu Riana langsung memiliki sebuah ide bagus.


“Heheh... tenang saja, sekarang kemari sebentar kita akan menyiapkan sebuah jebakan bagus untuk para monster itu”


Sementara itu kelompok pendaki yang mana di serang oleh para monster iblis, “Frsuskkk...” mereka adalah kelompok pendaki yang mana tadinya berusaha untuk mengundang Bella bersama mereka, dan pimpinan mereka sang Lunar Elf yang mana tadinya bersikap sombong terlihat terluka parah di tangan kanannya.


“Kenapa...?? Kenapa bisa terjadi seperti ini...??” pikir Lunar Elf tersebut.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2