Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 29 Pedang iblis


__ADS_3

Rey yang mana telah berhasil menempa sebuah senjata rahasia “Wusshkk...” langsung berlari dengan sangat cepat, dia menggunakan skill langkah bayangan LV 1 miliknya untuk bisa segera sampai diluar kastil, Rey saat itu membuat sebuah senjata yang mana dibalut oleh kain, akan tetapi dari luar terlihat jelas kalau senjata itu mirib dengan sebuah tombak.


“Aku harus cepat, dari suaranya nampaknya mahluk itu sudah menghancurkan dinding luar kastil” pikir Rey.


Sementara itu Reza yang mana sedang bersiap dengan senjata tombak miliknya, terlihat mengarahkan mata tombak miliknya kearah serigala pelahap mayat Alpha tersebut, dengan aura hitam yang mengerikan ditombaknya dia membuat serigala pelahap mayat Alpha tersebut langsung merasa terancam. Melihat hal itu beberapa calon pendaki langsung mengarahkan busur panah mereka kearah serigala pelahap mayat Alpha tersebut, mereka berencana untuk menyerang serigala itu saat perhatiannya sedang teralihkan oleh Reza.


“Sekarang saatnya..” kara para calon pendaki tersebut, mereka berlima langsung menembakkan anak panah dari busur mereka, dan diantara mereka ada yang memiliki skill khusus dan membuat panahnya bercahaya.


“Grrr...” merasakan adanya bahaya serigala pelahap mayat alpha itu kemudian langsung melihat kearah sampingnya, dan dia melihat ada banyak anak panah yang terlemparkan pada dirinya, para calon pendaki yang menembakkan anak panah tersebut terlihat senang, itu karena mereka tahu kalau tidak mungkin untuk serigala pelahap mayat alpha tersebut untuk menghindari serangan mereka.


“Dasar bodoh” kata Reza.


Dengan cepat “Wrrushkk...” serigala pelahap mayat alpha itu kemudian langsung melompat dengan sangat tinggi, walaupun begitu salah satu anak panah dari calon pendaki tersebut “Crrastt...” berhasil mengenai salah satu kaki dari serigala pelahap mayat alpha tersebut, merasa marah karena telah diserang “Busshk...” disaat itu juga sergila pelahap mayat alpha tersebut langsung melesat ketika kakinya telah menyentuh tanah. “Crringg...” menggunakan cakar miliknya serigala pelahap mayat alpha itu langsung berusaha untuk menyerang para calon pendaki yang menyerang dirinya itu, disaat itu para calon pendaki tersebut sama sekali tidak sempat bertindak karena gerakan yang cepat dari serigala pelahap mayat alpha itu, akan tetapi “Busshkk...” dengan sangat cepat Reza langsung melesat dan telah berada dibelakang serigala pelahap mayat alpha.


“Kau melihat kearah mana” kata Reza, dengan serangan tusukan dari tombak miliknya dia berusaha untuk menyerang serigala pelahap mayat alpha.


“Crrasstt...” dan pada saat itu dengan tepat Reza langsung mengenai perut dari serigala pelahap mayat alpha tersebut, energy hitam yang bagaikan kabut tersebut mulai mengalir “Srraahkk...” dari tubuh Reza energy itu mengalir kearah tombanya dan dari tombaknya energy hitam itu kemudian masuk kedalam tubuh serigala pelahap mayat alpha itu, “Kinggstt... Grrrr.... Roaaaarr...” karena energy hitam itu serigala pelahap mayat alpha itu merasakan kesakitan, “Bushkk...” kemudian dia menggunakan kaki belakang miliknya untuk menyerang Reza.

__ADS_1


“Gaahkk...” Reza kemudian langsung terhempas karena serangan dari kaki belakang serigala pelahap mayat alpha tersebut.


Namun disaat itu “Drruskk...” serigala pelahap mayat alpha terlihat seperti kehilangan sebagian besar kekuatan miliknya, itu karena energy hitam milik Reza yang mana telah memasuki tubuhnya dan membuat beberapa fungsi organ miliknya terganggu.


“Gahahah... menarik sekali, jadi ini kekuatan dari skill Armor sihir LV 1, aku bisa merasakan sebuah energy aneh yang mana membalut tubuhku dan melindunginya” kata Reza.


“Jangan lengah, monster yang terluka adalah monster yang paling menakutkan, terutama jenis alpha mereka memiliki harga diri yang membuat mereka tidak takut akan kematian” kata suara yang ada dikepala Reza.


Akan tetapi pada saat itu Reza terlambat bereaksi “Trranggs...” secara tiba-tiba serigala pelahap mayat alpha tersebut langsung berusaha untuk menerkam Reza, dan dengan armor sihir miliknya Reza berhasil bertahan dari terkaman serigala pelahap mayat alpha itu, namun “Krrakk...” armor sihir milik Reza masih skill level rendah dan perlahan-lahan, “Trrakk...” armor sihir itu mulai retak karena kekuatan rahang dari serigala pelahap mayat alpha tersebut. Melihat hal itu Gilang kemudian dengan cepat mulai bertindak, “Wrrussk...” dia berlari kesampingnya dan mengambil sebuah balista besar yang terjatuh dari dinding yang rusak, kemudian menggunakan skill peningkatan kekuatan LV 2 miliknya “Krraassk...” Gilang dapat mengangkat balista besar yang ada ditanah tersebut.


Mendengarkan perkataan dari Gilang “Fusshkk...” Bella langsung bergerak kearah belakang Gilang, dan dia langsung menarik tuas penembak balista tersebut “Hmmm...” karena dirinya yang masih kecil dia bersusah payah untuk menarik tuas balista tersebut, dan “Trraaak...” dengan susah payah dia berhasil menarik tuas balista tersebut. “Funggs...” anak panah balista itu kemudian langsung melesat kearah serigala pelahap mayat alpha tersebut, namun “Fusshkk...” dengan lihainya serigala pelahap mayat alpha itu langsung melompat mundur dan “Wusshkk...” berhasil menghindari serangan balista tersebut.


“Sialan monster macam apa yang bisa sepintar itu...??” kata Reza.


“Ini tidak mungkin, seharusnya monster tipe alpha akan kehilangan kepintarannya kalau sedang marah besar, namun tadi seakan-akan ada energy asing yang mana mengendalikan monster serigala pelahap mayat itu” kata suara yang ada dikepala Reza, dia terkejut melihat monster serigala pelahap mayat alpha itu berhasil menghindari serangan anak panah balista tersebut.


Pada saat itu juga dengan menggunakan cakar miliknya serigala pelahap mayat alpha itu kemudian berusaha untuk menyerang Reza, namun “Srraahkk...” secara tiba-tiba Rey muncul disamping serigala pelahap mayat alpha tersebut, dengan skill langkah bayangan miliknya dia berhasil mengendap-endap sehingga dapat mendekati serigala pelahap mayat alpha tersebut. “Frrussk...” Rey lalu membuka kain yang ada ditombaknya tersebut, dan disanalah para calon pendaki dan juga administrator melihat senjata sihir pertama yang dia buat, itu adalah sebuah tombak besi usang yang mana mata tombaknya diganti dengan kristal ajaib dan disekitar mata tombak tersebut telah diolesi oleh racun dari serangga air gelap.

__ADS_1


“Kau lengah anjing kecil” kata Rey, menggunakan tombak miliknya “Crrastt...” dia lalu langsung menusuk serigala pelahap mayat alpha tersebut.


Dan secara tidak sengaja energy jiwa dari Rey mengalir dengan sendirinya, dan entitas yang mana ada didalam tubuh Reza secara tidak sengaja merasakan adanya energy jiwa yang sangat kuat didalam tubuh Rey, energy itu kemudian mengalir dari tubuh Rey dan mengarah keujung tombak sihir miliknya, “Srringgs...” lalu pada saat itu juga “Srraasshkk...” Rey dengan mudahnya dapat menembus kulit dari serigala pelahap mayat alpha tersebut. Tombak miliknya ditusukkan sangat dalam dan “Crrastt...” menembus organ jantung dari serigala pelahap mayat tersebut, melihat hal itu Reza hanya terdiam saja dan kagum dengan serangan tiba-tiba yang dilancarkan oleh Rey.


“Hebat... senjata itu dapat menembus kulit serigala besar yang keras itu” pikir Reza, pada saat yang bersamaan kekaguman itu langsung diubah menjadi rasa iri dan juga benci oleh entitas yang ada didalam tubuhnya, dan dengan hal itulah Reza mulai semakin jatuh kedalam tangan entitas yang ada didalam tubuhnya tersebut.


Sementara itu “Crrast...” dengan kuatnya Rey kemudian langsung memutar tombaknya dan berusaha untuk mencabutnya, namun pada saat itu juga “Trraakk...” tombak milik Rey ditangkap oleh serigala pelahap mayat alpha itu menggunakan rahangnya.


“Cih... mahluk ini padahal sudah aku tembus jantungnya, namun dia masih tetap bisa melawan balik” pikir Rey, dengan terpaksa “Bushhkk...” Rey langsung melompat mundur sambil melepaskan gengaman tombak miliknya.


“Sringgs...” pada saat itu juga Rey kemudian langsung mengeluarkan pisau-pisau miliknya untuk menyerang kearah serigala pelahap mayat alpha tersebut, akan tetapi pada saat itu juga “Srraahhkk...” Rey menghentikan serangannya karena dia melihat Reza yang mana sedang bersiap dengan pedang dipinggangnya.


“Skill seni pedang iblis LV 1, tebasan iblis kecil” dengan cepat Reza kemudian langsung menebas kearah serigala pelahap mayat alpha tersebut.


“Kinggs...” dengan serangan tepat sasaran Reza menebas tenggorokan dari serigala pelahap mayat alpha tersebut, darah berkeluaran dengan sangat deras dari tubuh serigala pelahap mayat itu dan membuatnya “Dusshkk...” terjatuh ditempat. Namun saat itu juga Rey melihat kearah Reza dengan pandangan heran, dia semakin curiga dengan Reza yang mana saat itu menggunakan pedang dari pada tombaknya.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2