
Pada saat itu 5 tahun yang lalu ketika Gilang dan yang lainnya telah berhasil menyelesaikan ujian tutorial untuk menjadi pendaki menara, disana dia melihat hal yang tidak terduga dan itu adalah saat Bella menyerang Reza. Disaat itu dia sama sekali tidak mengerti tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan ketika Gilang ingin bertanya pada Bella “Trranggs...” Bella langsung dibawa pergi oleh Heimdal kembali ke guild Asgardian.
Disana sebagai hadiah perpisahan Heimdal memberikan potongan vidio kejadian disaat Reza menebas Rey, dan membuat Rey gagal dalam ujian tutorial sehingga dirinya dihapuskan oleh menara. Melihat hal itu Gilang masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat, lalu saat itu juga Gilang memutuskan untuk mendaki menara seorang diri, dia dengan skill yang pernah dia pelajari semasa dirinya di dalam tentara mulai memburu para monster yang ada dilantai pertama.
Perlahan-lahan Gilang lalu mulai menaiki menara setelah mengumpulkan cukup banyak sumber daya, dengan kegigihan dan juga tekatnya Gilang pada akhirnya sampai di lantai ke 8 pada tahun ke 4 di dalam menara. Kemudian pada saat itu dia secara tidak sengaja mendengarkan perkataan para pendaki dari ras iblis, mereka bercerita tentang sosok manusia yang tenggelam di dalam kekuatan iblis dan tubuhnya telah berubah sebagian kecil sama seperti ras iblis.
“Gahahah.. manusia-manusia itu memanglah sombong, padahal mereka hanya menggunakan kekuatan yang leluhur kita temukan”
“Yah... mau bagaimana lagi, mereka sekarang ini adalah ras puncak dan beberapa diantara mereka menyatakan diri mereka sebagai dewa”
Mendengarkan percakapan tersebut Gilang langsung merasakan kalau orang yang dibicarakan oleh para pendaki ras iblis itu adalah Reza, dan saat Gilang sampai di lantai ke 10 dirinya menemukan sebuah komunitas ras iblis yang mana dapat dimasuki oleh manusia biasa, dan demi menemukan informasi tentang Reza “Trranggs...” Gilang langsung masuk kedalam arena pertarungan tersebut sebagai seorang petarung yang menghibur para iblis bangsawan di lantai 10 tersebut. Akan tetapi secara tidak sengaja Rey bertemu dengan Gilang yang mana pertama kali sampai di lantai 10 tersebut, dan dengan senyuman diwajahnya Rey langsung menatap kearah Gilang.
“Menari sekali... mungkin ini bisa menguntungkan diriku” pikir Rey.
Sementara itu “Trrangg... Trrangg... Trrangg...” menggunakan skill – skill miliknya Gilang mulai menghujani monster beruang itu dengan anak panah miliknya, Gilang menggunakan sebuah skill khusus yang mana dapat mengubah kekuatan energy mana miliknya menjadi sebuah anak panah dan menggunakan skill itu Gilang dapat membuat celah pada pertahanan monster beruang itu. Monster beruang yang mana tadinya menyerang kearah Gilang dengan garangnya sekarang ini sedang kesulitan, monster beruang itu terlihat sedang bertahan dan mencoba untuk menahan setiap tembakkan anak panah dari Gilang.
“Grrrrr... Roaaarr....”
Setiap tembakkan dari Gilang memanglah tidak bisa menembus kulit sekeras besi dari monster beruang itu, akan tetapi setiap anak panah yang di tembakkan oleh Gilang memberikan rasa sakit yang mana cukup untuk membuat monste beruang itu menjadi jengkel dan mulai merasa sedikit takut. Dan pada saat itu juga Gilang langsung menemukan celah dari pertahanan monster beruang itu.
“Sekarang....” pikir Gilang.
Menggunakan energy mana miliknya yang dia padatkan pada ujung anak panahnya, “Trranggs...” Gilang menembakkan anak panah miliknya itu langsung kearah mata monster beruang itu dan “Fushkk...” dengan cepat anak panah itu langsung melesat lalu “Crrastt...” menembus mata dari monster beruang tersebut. Melihat hal itu Rey langsung tersenyum kearah Gilang, sementara para iblis lainnya terlihat kecewa melihat kekalahan monster beruang tersebut.
“Hmm... nampaknya statistik miliknya meningkat cukup bagus” pikir Rey.
__ADS_1
Nama : Gilang
Umur : 55
Pekerjaan : Pemburu
Statistik sekarang :
Kekuatan : 25
Kelincahan : 40
Ketahanan : 35
Kepintaran : 38
Skill :
-Mata elang Lv 5
-Hujan panah Lv 3
-Insting pemburu ( Pasif ) Lv 3
-Kompresi mana Lv 2
__ADS_1
Gilang yang mana terlihat telah memberikan serangan mematikan pada monste beruang itu percaya diri kalau dirinya dapat mengalahkan monster beruang itu, akan tetapi pada saat itu juga “Srraahkk...” sosok iblis bangsawan terlihat mulai ikut campur pada pertarungan Gilang. “Trranggs...” sebuah lingkaran sihir dengan kekuatan energy iblis yang kental “Frusshkk...” asap hitam kemerahan langsung muncul dan mulai merasuki tubuh monster beruang itu, melihat hal itu Rey mulai melihat kearah iblis bangsawan yang melakukan kecurangan yang sangat jelas tersebut, akan tetapi saat Rey melihat disekelilingnya dia menyadari kalau tidak ada yang satupun yang mempermasalahkan hal itu.
“Jadi begitu rupanya... mereka sama sekali tidak mempermasalahkan kalau ada yang ikut campur, itu semua karena status dari iblis bangsawan itu” pikir Rey.
Pada saat yang bersamaan dari sebuah tempat VIP di arena tersebut, sesosok iblis bangsawan terlihat sedang senang melihat Gilang kesulitan, dirinya tersenyum sambil tertawa melihat penderitaan dari Gilang.
“Gahaha... bagus-bagus sekali, para manusia itu memanglah seharusnya menari dan menderita seperti ini”
Dia adalah sosok iblis bangsawan dengan kulit hitam dan sisik-sisik hitam disekitar tubuhnya, dia adalah sosok yang mana berasal dari keluarga bangsawan iblis bayangan yang mana memiliki dua tanduk diatas kepalanya. Disaat itu dia bertaruh kalau Gilang akan menjadi makanan bagi monster beruang tersebut, lalu saat Gilang akan mengalahkan monster beruang itu iblis bangsawan dari keluarga iblis bayangan itu mulai bergerak, dengan sihir iblis miliknya dia memperkuat monster beruang itu secara paksa.
Dengan senyuman diwajahnya iblis bangsawan itu langsung berharap kalau Gilang langsung mati di tangan monster beruang itu, akan tetapi “Buhssk... Buhssk... Buhssk...” serangan-serangan buas monster beruang itu dapat dengan mudah Gilang hindari, dan “Crrang... Crrang...” mengambil kesempatan itu Gilang langsung membalas menyerang balik. Namun “Tranggs... Tranggs...” serangan anak panah milik Gilang sama sekali tidak dapat melukai monster beruang itu, dan dengan cepat “Grraahkk...” monster beruang itu mendekatkan mulutnya kearah Gilang dan bersiap untuk melahapnya.
Lalu dengan reflek cepatnya “Trraak...” Gilang menendangkan debu yang ada dibawahnya, dan hal itu membuat debu pasir langsung masuk kedalam mata monster beruang itu, karena kesakitan oleh debu pasir itu monster beruang itu kemudian langsung bergerak tidak pasti dan “Busskk... Brruks...” dengan cepat monster beruang itu langsung berlari kearah dinding arena lalu “Bumshkk...” kepalanya menghantam dinding arena tersebut dengan kerasnya.
Melihat hal itu Gilang langsung tersenyum dengan lebar, dia lalu langsung melompat sambil berteriak dengan keras.
“Kesempatan datang...”
Menggunakan panah crosbow miliknya “Crrangg...” Gilang langsung menembak punuk dari monster beruang itu dan “Crrast...” dengan sekali tembakkan monster beruang itu langsung tewas di tempat, melihat hal itu bangsawa iblis dari klan iblis bayangan itu langsung marah besar. “Trukks...” iblis bangsawan itu kemudian langsung keluar dari ruangan VIP miliknya, dan dengan amarah dia mengeluarkan suaranya pada Gilang.
“MANUSIA SIALAN... KENAPA KAU MASIH HIDUP SIALAN... KARENA KAU AKU KALAH TARUHAN”
Melihat hal itu para penonton yang lainnya langsung diam saja, itu karena mereka sama sekali tidak ingin memiliki masalah dengan iblis bangsawan, lalu “Trranngs...” menggunakan kekuatan sihir miliknya iblis bangsawan memanggil sebuah tombak api. Melihat hal itu Gilang tahu kalau dirinya sedang berada di dalam masalah, dan menggunakan tombak api itu “Funggs..” iblis bangsawan itu langsung menyerang kearah Gilang, akan tetapi “Srrahkk...” secara tiba-tiba tombak api yang mana menuju kearah Gilang langsung menghilang seperti sebuah asap.
Melihat serangan skill api miliknya yang menghilang tersebut, iblis bangsawan itu langsung tahu kalau ada yang sedang ikut campur membantu Gilang, dan dengan amarahnya dia melihat kearah sekitarnya.
__ADS_1
“Siapa itu...?? siapa yang berani menggangguku..??”
Bersambung....