
Gu Mia sosok monster rubah yang mana menjadi keajaiban diantara para monster sesama rasnya, itu dikarenakan ketika kelahirannya induknya mati karena tidak dapat menahan kekuatan dari Gu Mia yang mana masih bayi, saat itu Gu Mia yang masih kecil telah memiliki inti monster miliknya sendiri dan hal itu membuat kekuatan energy mana miliknya sudah sangat besar ketika dia masih bayi. Lalu dalam jangka waktu beberapa tahun Gu Mia telah berhasil menguasai sepenuhnya kekuatan inti monster miliknya, dan dia menjadi satu-satunya monster rubah dengan 9 ekor, hal itu membuat dirinya menjadi raja dari para monster rubah.
Akan tetapi pada saat Dagant sang naga hitam datang, saat itu jugalah Gu Mia menyadari kalau dirinya itu lemah, dia tidak dapat berkutik melawan Dagant sang naga hitam dan hanya dapat berlindung dibelakang raja monster lainnya. Pada saat para raja monster lainnya mengorbankan diri mereka untuk melawan Dagant, Gu Mia hanya bersembunyi dan menyerang dari tempat yang aman, dan hal itulah yang membuat dirinya selamat dan perang melawan Dagant.
Karena hal itulah Dagant mendatangi Gu Mia, dia tahu kalau sebenarnya Gu Mia adalah sosok rubah pengecut yang mana menginginkan kekuatan lebih, dan dengan inti raja monster yang mana diambil Dagant lewat peperangan ratusan tahun yang lalu dia dapat mengendalikan Gu Mia sekarang ini. Dan di dalam sarang Dagant “Crrastt...” dia terlihat sedang bersenang-senang melihat Rey dari mata Gu Mia, “Crasstt...” lalu sambil melahap daging monster yang ada dibawah badannya Dagant melihat sosok Rey dan tersenyum sinis kepadanya.
“Gahaha... jadi itu mahluk pewaris Zerga, menarik sekali”
“Akan tetapi apakah dia dapat mengalahkan Gu Mia, karena sekarang ini rubah itu telah berada di bawah kendali kekuatanku”
“Sekarang ini dia hanyalah rubah gila yang mana akan menghancurkan setiap musuhnya”
Disaat yang bersamaan ketika Dagant berbicara sendiri “Crringgs...” Gu Mia langsung menyerang kearah Rey menggunakan cakar miliknya, “Burnn...” dia melapisi cakar miliknya dengan kekuatan energy mana api yang sangat kuat, dan melihat hal itu “Dusshk...” dengan sekali hentakan kakinya Rey menciptakan sebuah dinding tanah di depan Gu Mia. Namun dengan teriakan yang kuat.
“PERCUMA.....”
“Trraskk...” Gu Mia menghancurkan dinding batu itu dengan sekali cakaran miliknya, akan tetapi pada saat dia melihat kedepannya, dia dibuat heran dengan Rey yang telah menghilang dari depannya. Dengan wajah keheranan Gu Mia berusaha untuk mencari Rey diarah sekelilingnya.
“Dimana...?? dimana dia...??” pikir Gu Mia.
__ADS_1
Namun dengan cepat “Trrask...” kedua tangan Rey secara tiba-tiba muncul dari bawah kaki belakang Gu Mia, dan dengan cepat “Taassk...” Rey langsung memengang kedua kaki belakang Gu Mia dan “Srraahkk...” menarik Gu Mia kedalam tanah. Gu Mia yang mana saat itu terkejut karena di tarik kedalam tanah oleh Rey, sama sekali tidak dapat berbuat apapun dan hanya bisa berteriak karena terkejut.
“GROOOAAR....”
Dalam hitungan detik “Trrassk...” tubuh dari Gu Mia langsung tertanam dengan mudahnya kedalam tanah, menyisakan kepalanya yang mana terlihat berusaha untuk melepaskan diri dari cengkraman tanah yang kuat tersebut. “Busshkk...” dengan satu kali lompatan Rey langsung keluar dari dalam tanah, dan dirinya langsung melihat kearah Gu Mia yang mana tidak dapat berbuat apa-apa tersebut, “Trrasssk...” dan dengan menggunakan sihir tanah miliknya Rey menciptakan sebuah senjata tombak batu di tangan kanannya.
Dengan tombak batu tersebut Rey telah bersiap untuk menghabisi Gu Mia, dan dengan nada sombong Rey berbicara kepada Gu Mia yang tidak dapat berbuat apa-apa tersebut.
“Sekarang... kau tidak bisa melakukan apapun, jadi ada kata-kata terakhir”
Mendengarkan kata-kata itu Gu Mia hanya tersenyum kecil, dan melihat senyuman Gu Mia membuat Rey merasakan sebuah firasat buruk, dan pada saat Gu Mia berbicara pada Rey.
“Kau bilang kata-kata terakhir, kenapa tidak kau saja yang duluan mengatakan hal itu”
“Hahaha... bagaimana sekarang, kau sudah tidak bisa berbuat apapun lagi”
“Ada kata-kata terakhir...??”
Mendengarkan kata-kata dari Gu Mia, Rey hanya diam dan memasang muka dingin “Fuskk...” lalu dia mengangkat tangan kirinya dan “Trringgs...” menyebarkan gelombang energy mana dari tangan kirinya tersebut. karena gelombang energy mana milik Rey “Trrukk.. Dukk...” para monster yang mana berada di dalam kendali Gu Mia langsung pingsan satu demi satu, mereka merasa tidak memiliki tenaga dan terjatuh ketanah, melihat hal itu membuat Gu Mia terheran.
__ADS_1
“Bushskk...” saat itu juga melihat Gu Mia yang mana tidak fokus Rey dengan cepat langsung menyerang menggunakan tombak batu di tangan kanannya, dia mengarahkan serangan tusukan yang kuat menggunakan tombak batu tersebut. “Srraahkk...” akan tetapi serangan Rey hanya berhasil menggores tubuh Gu Mia, itu karena Gu Mia memiliki reaksi yang cukup cepat dan langsung “Bushkk...” melompat untuk menghindari serangan dari Rey, “Burrnn... Burrnn...” diatas udara dengan menggunakan sihir api miliknya Gu Mia menciptakan puluhan bola api berukuran cukup besar.
Puluhan bola api itu kemudian langsung dilemparkan kearah Rey, saat itu Rey yang mana akan menghindar menyadari kalau dia tidak bisa menghindari serangan bola-bola api tersebut, dia kemudian mengaktifkan sihir tanah dan hutan miliknya, “Trrask... Krrasst...” lalu puluhan tombak batu kayu langsung muncul di belakang Rey. “Fusshkk... Fusshkk... Fusshkk...” dengan kendalinya Rey langsung melemparkan puluhan tombak batu kayu tersebut kearah puluhan bola api yang menyerang kearah dirinya tersebut, “Bumshkk... Bumshkk...” bola-bola api itu langsung meledak ketika bersentuhan dengan tombak batu kayu yang dilemparkan oleh Rey.
“Trrakk...” kemudian disaat Gu Mia mendarat ketanah Gu Mia langsung kebingungan dengan tindakan dari Rey.
“Kenapa dia tidak menghindari serangan tadi...??”
“Bukannya akan lebih mudah untuk menghindari serangan itu, apa jangan-jangan..!!”
“Hehehe... aku mengerti sekarang, ternyata dia adalah monster lemah lembut sama seperti Zerga”
Saat itu juga Gu Mia telah mengetahui kelemahan dari Rey, dia “Srraahkk...” mengeluarkan kabut keunguan dari tubuhnya dan langsung menutupi area tersebut dengan kabut ungu, tidak bisa melihat dari kabut itu “Dussk...” Rey langsung menggunakan sihir element tanah miliknya. “Trringgs...” dengan menggunakan sihir element tanah miliknya Rey berusaha untuk merasakan getaran yang ada di tanah sekitarnya, dan ketika dia merasakan getaran dari langkah kaki Gu Mia “Bushskk...” dengan cepat Rey langsung melesat dan menggunakan tangan kanannya yang telah di balut oleh energy mana Rey langsung menyerang kearah Gu Mia.
Akan tetapi “Bruushkkk...” Rey langsung menghentikan serangannya, karena pada saat itu Gu Mia telah memegang rubah biru berekor 7 di gengaman mulutnya dan menggunakan ke 10 ekornya dia juga menyandra para monster bawahan Rey. Lalu dengan mata liciknya dia tertawa kearah Rey karena terlalu perduli dengan para bawahannya.
“Kehehehe... tidak aku sangka, ternyata raja monster yang kuat seperti dirimu memiliki kelemahan seperti ini”
“Sekarang bagaimana, apa kau ingin mereka mati di tanganku atau kau ingin mereka mati bersamaku...??”
__ADS_1
Mendengarkan hal itu Rey hanya dia dengan wajah yang dingin, itu karena sekarang ini dia melihat kearah monster yang mana ada di ekor Gu Mia, monster itu telah sadar dan sekarang ini melihat punggung Gu Mia yang mana terbuka sangat lebar.
Bersambung.....