
Didalam kastil kedua para partisipan ujian yang ada disana saat itu sedang mencoba untuk menahan serangan para zombie yang mana telah bermutasi tersebut, akan tetapi “Trraak...” karena kastil mereka yang mana belum ditingkatkan, “Grroaaar... Roaaarr...” para zombie yang telah bermutasi itu kemudian langsung masuk kedalam dan berusaha untuk menyerang para partisipan ujian yang ada didalam kastil tersebut.
“Semuanya cepat ambil senjata kalian, kalau mereka masuk lebih dalam lagi maka kita semua akan mati” kata seorang partisipan ujian dikasil tersebut, dia memakai mahkota penguasa yang mana menandakan kalau dirinya adalah penguasa dari kastil ke-2 tersebut.
Disaat itu hanya dirinya dan beberapa rekan yang dia temui diujian pertamalah yang mengambil senjata dan bersiap untuk bertarung, akan tetapi para partisipan ujian yang lainnya terlihat ketakutan dan bahkan ada diantara mereka yang pasrah akan kematian mereka. Namun pada saat harapan mereka telah pupus “Srrastt... Crrastt...” sebuah pertarungan terdengar dari luar pintu kasil ke 2 tersebut, dan “Grraaoo...” terlihat kalau para zombie itu sedang bertarung dengan seseorang yang ada diluar, lalu beberapa menit kemudian para partisipan ujian kastil ke 2 tersebut sama sekali tidak mendengarkan suara apapun, lalu karena penasaran beberapa diantara mereka langsung berusaha untuk mengintip keluar.
“Haaah... Hahahah.... semuanya kita selamat” kata penguasa dari kastil ke 2 tersebut.
Dia melihat kelompok orang dari kastil lain melewati hutan dan juga mengalahkan para zombie yang mana beberapa diantara mereka telah bermutasi, dan mereka semua dipimpin oleh seorang perempuan yang mana sangat cantik, perempuan itu adalah Riana yang mana bisa menaklukan kastil ke 4 dengan karisma miliknya. Riana pada saat itu sangat beruntung karena dirinya berada diujian pertama yang sangat mudah, didalam ujian pertamanya dia sama sekali tidak bertemu dengan musuh zombie ataupun monster, malahan dirinya menemukan seluruh ruangan yang dia datangan dipenuhi dengan hadiah-hadiah yang sangat menakjubkan dan berhasil membuat dirinya menjadi sangat kuat, terlebih lagi karena dia menjalani ujian pertama seorang diri dia tidak perlu membagikan seluruh hasil yang dia miliki dan dirinya sekarang bisa menjadi penguasa salah satu kastil sekaligus calon pendaki dari bumi pertama yang mana memiliki kekuatan skill sihir.
“Kalian semua tidak apa-apa bukan” kata Riana, dia menggunakan tongkat besi dengan hiasan permata merah diatasnya dan lagi dengan armor kulit lalu jubah hitam miliknya, dia terlihat sangat mempesona dan juga sangat cantik.
Para partisipan ujian yang ada disana baik itu laki-laki ataupun perempuan semuanya terpesona akan kecantikan dirinya, dan disaat itu laki-laki yang mana adalah penguasa kastil ke 2 mencoba untuk mendekati dirinya, namun “Fusshkk...” dengan cepat dua orang pria yang mana menggunakan tombak dan juga memakai zirah kulit langsung menghalangi dirinya.
__ADS_1
“Maaf tetapi kalau bisa kau jangan terlalu dekat dengan ketua kami” kata salah satu dari kedua laki-laki tersebut.
“Hahaha... aku mengerti hanya saja aku ingin berterimakasih karena telah menyelamatkan kami” kata penguasa dari kasti ke 2 tersebut.
“Kalau kau memang berterimakasih maka bisa tidak berikan kastil kalian untuk kami” kata Riana, dia tersenyum dengan manis disaat dirinya berdiri diatas tumpukan mayat zombie yang hangus terbakar tersebut.
“Eeeh... memberikan..?? maksudnya itu bagaimana...??” kata penguasa kastil ke 2 tersebut.
“Mudah saja, aku akan melindungi kalian mulai dari sekarang dikastil ke 4 milikku, akan tetapi kau harus memberikan tahtamu padaku dengan begitu kita bisa bekerja sama bersama-sama untuk menyelesaikan ujian kali ini” kata Riana.
Sementara itu pemilik dari kastil ke 2 menyadari rencana dari Riana yang mana menginginkan kekuasaannya, dia pada saat itu sempat ragu-ragu dan berencana untuk mengaktifkan opsi pemanggilan boneka ksatria yang mana akan dia gunakan untuk melawan Riana dan yang lainnya, akan tetapi “Srringgs...” dengan cepat salah saru dari dua orang pria yang mana mengawal Riana tersebut mengacungkan senjata milik mereka kearah leher penguasa kastil kedua tersebut.
“Aku harap kau jangan salah sangka, aku tidak membunuhmu karena ketua Riana memerintahkan kami untuk tidak menunjukkan kekerasan pada orang baru, namun kalau kau membuat gerakan aneh maka aku akan memenggal kepalamu itu” kata salah satu dari dua pria yang mengawal Riana.
__ADS_1
“Ugghkk... aku mengerti, aku akan memberikan kekuasaan kastil ke 2 padamu” kata penguasa kastil ke 2 tersebut, dia lalu menekan opsi sistem dari kastil tersebut dan “Ping...” dia langsung memindahkan mahkota miliknya ketangan kanannya.
“Trranggs...” mahkota tersebut kemudian diberikan kepada salah satu dari 2 pengawal Riana, dan disana mereka memberikan mahkota itu langsung kepada Riana, dengan cepat “Trringgs...” Riana langsung memakai mahkota tersebut dikepalanya. “Tinggs...” notifikasi sistem kemudian langsung muncul didepan Riana “Anda telah menjadi penguasa dari kastil ke 2, karena anda telah menguasai kedua kastil (4 dan 2) sistem akan memberikan anda sebuah titel Penguasa, karena kondisi dari ujian anda dapat menyingkirkan salah satu dari dua kastil milik anda dan menggabungkannya untuk menjadi lebih kuat” melihat hal itu Riana hanya tersenyum karena rencana miliknya telah berjalan sesuai dengan yang dia bayangkan.
“Baiklah kalau begitu semuanya, mari kita pergi kekastil ke 4 tempat dimana kita akan bertahan diujian kali ini” kata Riana, “Trringgs...” dia dengan cepat langsung menghancurkan kastil ke 2 dan menyatukannya dengan kastil ke 4 miliknya.
Sementara itu secara bersamaan para penguasa kastil 1,3, dan juga 5 mendapatkan notifikasi dari sistem milik mereka “Penguasa kastil ke 2 telah menyerahkan kekuasaannya pada penguasa kastil ke 4, sekarang ini para partisipan ujian di kastil ke 2 akan menjadi milik penguasa kastil ke 4 dan mereka akan bersama dengan penguasa kastil ke 4 untuk menaklukan ujian kali ini, note :berhati-hatilah para penguasa karena penguasa kastil lainnya juga kemungkinan akan mengincar kekuasaan milik anda” tulis notikasi sistem tersebut. Melihat notifikasi sistem itu membuat penguasa kastil yang lainnya merasa risau, karena sekarang mereka baru mengetahui kalau mereka bisa untuk mengambil alih kekuasaan dari kastil milik orang lainnya.
“Apa..?? tidak ada yang memberitahuku kalau itu bisa dilakukan” kata penguasa kastil 1 yang mana masih belum diketahui orangnya.
“Hahhaha... jadi yang seperti itu juga bisa, aku tidak menyangka kalau ini akan menjadi lebih menyenangkan dari yang aku kira” kata Jack sigila, dia menguasai kastil miliknya dengan terror dan juga ketakutan, sehingga para partisipan yang ada disana tidak bisa melakukan apapun dan hanya bisa mematuhi perintah dari Jack sigila.
“Hehehe... tuan Jack ada apa...?? apakah ada yang membuat anda merasa sangat senang..??” tanya Cungkring ( tangan kanan Jack sigila ).
__ADS_1
“Hehehehe... aku baru saja mengetahui hal yang sangat luar biasa, Cungkring segera kumpulkan beberapa orang dan persiapkan senjata untuk mereka, aku punya misi untuk mereka” kata Jack sigila yang merencanakan sesuatu.
Bersambung.....