Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 87 Inti raja monster bagian 2


__ADS_3

Pada saat setelah 1 tahun Rey berada di dunia Wildian, dia menjalani kesehariannya dengan makan, tidur dan menjalani latihan keras dengan Zerga, lalu setelah puluhan kali mencoba pada akhirnya “Tranggs... Kranggs... Crranggkk...” Rey dapat menembus ketiga penghalang energy mana milik Zerga. Melihat hal itu Zerga merasa sedikit senang dan dengan kedua kaki depan miliknya “Dusshkk...” Zerga langsung menghempaskan Rey dengan kuatnya, kemudian melihat Rey yang terhempas tersebut Zerga langsung tertawa sambil menghina Rey.


“Hahah... kau lengah”


“Tidak aku sangka kau akan melepaskan penjagaanmu cuman karena berhasil menghancurkan ketiga pelindung energy manaku, payah sekali cacing kecil”


Mendengarkan hal itu Rey tidak bisa apa-apa, itu karena serangan Zerga yang tadi membuat dirinya kehilangan cukup banyak darah dan berada di dalam kondisi yang cukup kritis. Kemudian dengan nada kasar Rey langsung membentak Zerga.


“Dasar orang tua gila, kau ingin membunuhku”


“Kalau kau ingin membunuhku maka majulah sini, aku akan membawamu keneraka bersama denganku”


Mendengarkan hal itu Zerga langsung tertawa.


“Hahaha... dasar cacing bodoh, apa kau pikir aku tidak tahu kalau kau telah menyiapkan lubang perangkap disekitar situ”


“Kau seharusnya memikirkan energy mana yang tersebar saat kau menggunakan skillmu itu, aku bisa melihatnya dengan jelas menggunakan kedua mataku”


Mendengarkan hal itu Rey langsung berdiri tegak dengan tubuh cacing tersebut, dia kemudian bersiap kembali dengan skill sihir miliknya, akan tetapi pada saat itu juga “Tringgs...” Zerga merasakan sebuah energy yang mana cukup kacau dan kuat. “Tussk...” dengan menghentakkan salah satu kaki depan miliknya “Tringgs...” Zerga langsung menebarkan gelombang energy mana miliknya keseluruh hutan dan bahkan keluar wilayah hutan, Rey yang mana juga dapat merasakan gelombang energy mana milik Zerga langsung diam.


Melihat Zerga yang berwajah serius tersebut Rey langsung memfokuskan dirinya, dan mulai merasakan energy yang ada disekitarnya, dia kemudian mulai dapat merasakan energy mana yang mana di lihat oleh Zerga dan juga Rey baru menyadari kalau dunia yang selama ini dia tinggali sangatlah indah dan juga penuh dengan warna. Akan tetapi “Trrangssk...” warna-warna dari energy mana yang dilihat oleh Rey menjadi sedikit kacau, dan semua itu berasa dari energy mana hitam aneh yang tidak mirib dengan energy mana kegelapan, energy mana itu sangatlahkan dan merusak segala yang ada disekitarnya.


Sementara itu “Tringgs...” Zerga yang mana menggunakan energy mana untuk memeriksa pancaran energy aneh tersebut, menemukan kalau asal dari energy itu ada di sekitar sarang monster rubah berekor 9, lebih tepat energy itu adalah milik sang rubah berekor 9 yang mana sedang berusaha untuk meningkatkan kekuatannya. Melihat apa yang di lakukan oleh rubah berekor 9 tersebut membuat Zerga langsung terkejut.

__ADS_1


“Rubah tua itu... apa yang dia lakukan...??”


“Jangan-jangan dia menemukan inti monster kelas raja, tetapi itu sama sekali tidak mungkin”


“Hanya ada 4 monster lainnya yang bisa dianggap sebagai raja disini, apa mungkin dia mendapatkan bantuan dari naga sialan itu” pikir Zerga.


Disaat yang sama juga selain Zerga ke 3 raja monster yang lainny juga dapat merasakan energy kacau yang ada di wilayah rubah berekor 9, dan itu membangunkan dirinya sang raja monster singa dengan ekor ular api. Dia adalah sosok singa yang mana tinggal sendirian dan memangsa apapun yang ada di wilayahnya, dia memimpin wilayah padang rumput yang luas dan memburu beberapa mahluk dari waktu kewaktu.


Dan pada saat hari itu dia merasakan hawa energy milik rubah berekor 9, dia kemudian “Trruskk...” menjatuhkan buruannya, dan menatap jauh kearah wilayah rubah berkor 9.


“Grrr... rubah tua itu, nampaknya dia melakukan hal yang merepotkan”


“Bushkk...” dengan satu lompatan monster raja singa berekor ular api tersebut langsung melesat kearah sarang rubah berekor 9 itu, sementara itu raja serigala es yang mana juga merasakan aura dari rubah berekor 9 tersebut juga akan pergi ke wilayahnya. Akan tetapi “Tringgs...” dia mendapatkan sebuah panggilan telepati dari seseorang, dan panggilan telepati itu membuatnya marah.


Dengan cepat “Bushkk...” raja serigala es langsung melompat dan pergi kewilayah hutan tempat kekuasaan Zerga, di sisi lain Zerga yang mana telah menebak rencana dari Dagant sang naga hitam langsung bersiap. Dengan kedua kaki belakangnya “Dussk...” Rey langsung terlempar oleh serangannya, Rey yang mana terkena serangan tiba-tiba itu langsung kebingungan.


“Gaahkk... apa-apaan itu tadi, dia sama sekali tidak menahan dirinya” pikir Rey.


Disaat itu dengan cepat “Bushkk...” Zerga langsung melompat keatas langit, dia lalu langsung bersiap dengan sihir hutan miliknya, dan dari energy mana yang sangat besar Rey dapat tahu kalau Zerga sedang bersiap mengeluarkan serangan sihir tingkat tinggi. Melihat hal itu Rey langsung tahu kalau dia sedang berada dalam masalah besar kalau terkena serangan sihir itu secara langsung, dan dengan cepat “Trrask...” Rey langsung masuk kedalam tanah yang ada dibawahnya.


Dengan memutar-mutar tubuhnya Rey mempercepat proses penggalian menggunakan skill miliknya, dan disaat yang bersamaan juga Rey mulai memperkuat tanah pasir yang ada disekitarnya menggunakan sihir tanah miliknya. Dan disaat itu juga “Frushkk...” Zerga langsung menembakkan sebuah energy mana bulat yang mana padat, dan energy mana tersebut “Bomshkk...” mengeluarkan ledakan yang cukup besar dan membuat dampak yang mana luar biasa dasyatnya.


Disaat itu Rey berhasil selamat karena masuk cukup dalam kedalam tanah, Zerga yang melihat hal itu langsung mengincar Rey dan “Bushkk...” dengan cepat Zerga sudah berada di dekat Rey dan menggunakan kedua kaki depan miliknya Zerga langsung berusaha untuk menyerang kearah Rey. Akan tetapi disaat yang bersamaan juga Rey langsung bersuha untuk membalas serangan dari Zerga, “Tringgs...” Rey menggunakan ke 6 taring miliknya yang tajam dan juga skill memotong yang dia punya untuk menyerang balik Zerga.

__ADS_1


“Hehehe... menarik, dia sekarang sudah dapat menahan serangan langsungku” pikir Zerga.


Akan tetapi disaat itu juga “Bushhkk...” Zerga langsung menghilang dari hadapan Rey setelah menghentakkan kedua kaki belakangnya, Rey yang mana melihat hal itu langsung panik dan mencari Zerga disekelilingnya. Akan tetapi secara tiba-tiba “Dushhkk...” Zerga langsung muncul dari atas kepala Rey, dan dengan kedua kaki depannya Zerga langsung menyerang dengan serangan hentakan kakinya.


Saat itu juga “Crrasst... Krrast...” tubuh Rey mulai terkoyak-koyak dan darah keluar dari sisik-sisiknya yang hancur tersebut, dan disaat itu juga Rey mulai hampir kehilangan kesadarannya.


“Ugghk... rusa tua sialan ini, dia benar-benar ingin membunuhku”


“Aku harus memikirkan sesuatu, kalau tidak aku akan mati di dalam tubuh cacing jelek ini”


Pada saat itu Rey yang mana setengah sekarat tersebut, “Burnnt...” langsung menggunakan skill sihir api miliknya, dan mulai melapisi tubuhnya dengan api dari sihirnya sendiri. Melihat hal itu Zerga langsung terkejut.


“Apa yang di pikirkan anak cacing ini, apakah dia ingin membunuh dirinya sendiri”


Akan tetapi “Bushkk...” menggunakan tubuhnya yang terbakar tersebut Rey langsung melompat kearah Zerga, “Crringgs...” dan menggunakan ke 6 taring tajam miliknya Rey langsung menyerang kearah Zerga, namun “Fusshkk...” Zerga dengan mudahnya menghindari serangan dari Rey dengan beberapa gerakan sederhana. “Fusshkk...” akan tetapi dengan cepat Rey langsung membalikkan tubuhnya dan “Srringgs...” menggunakan ekornya yang tajam dia langsung menyerang kembali kearah Zerga.


Melihat hal itu Zerga hanya tersenyum kearah Rey, dan dia kemudian langsung mengeluarkan cahaya kehijauan dari tubuhnya.


“Sudah waktunya rupanya, nampaknya keputusanku memanglah tepat untuk memilih anak ini”


“Srranggs... Trranggs...” saat itu Zerga dan juga Rey langsung di tutupi oleh cahaya kehijauan yang mana sangat terang, “Brruskk...” dan disaat yang bersamaan raja serigala es langsung datang dan melihat apa yang telah terjadi. Dengan amarahnya dia melihat kearah Zerga dan juga Rey.


“Grrrr... rusa tua itu... berani sekali dirinya”

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2