
Pada saat itu 80 tahun yang lalu, para iblis yang mana telah mengakui kekalahan mereka pada umat manusia memutuskan membuat perjanjian damai, dan mereka mulai bersenang-senang karena tahu kalau manusia bisa digunakan dengan cara yang lain. Di dalam lantai 89 area kekuasaan ras iblis Devil Doom, disana adalah tempat dimana pecahan paling besar dari dunia iblis berada dan disana juga terdapat kerajaan iblis terkuat yang di ketuai oleh Baal salah satu dari 72 iblis agung.
“Gahahah... para manusia itu rupanya sangat mudah untuk di tipu, kenapa pula kita sampai harus capek-capek berperang dengan mereka”
“Kau benar... kalau tahu begini sudah dari dulu aku menawarkan energy iblis pada mereka, lihat saja sekarang belum ada seratus tahun akan tetapi para bawahan dari ras manusiaku sudah ada lebih dari puluhan”
Di didalam salah satu ruangan besar yang ada di kerajaan kastil Devil Doom, para bangsawan iblis sedang berkumpul untuk membuat sebuah perjamuan, dan disana juga para bangsawan iblis sedang menertawakan kebodohan mereka dahulu yang mencoba untuk mengalahkan ras manusia dengan peperangan. Mereka sedang menyombongkan diri mereka dengan memamerkan jumlah pendaki ras manusia yang berada dibawah mereka, para pendaki yang mana biasanya tidak memiliki kekuatan kuat atau bakat biasanya akan terhenti di sekitaran lantai 3 – 20 dan karena hal itulah mereka memerlukan kekuatan lebih.
Lalu para iblis yang memanfaatkan hal itu menawarkan energy kekuatan iblis pada para pendaki tersebut, kemudian hanya dengan menerima kekuatan dari energy iblis para pendaki lemah itu dapat menjadi kuat dengan instan dan mereka tidak perlu berlatih selama puluhan tahun lagi, dan sekarang ini banyak bangsawan iblis yang mana mengendalikan para pendaki manusia lewat energy kekuatan iblis yang mereka berikan. Namun walaupun cukup banyak bangsawan iblis yang menyukai manusia, akan tetapi ada juga beberapa bangsawan iblis yang menderita kerugian cukup besar karena peperangan dengan manusia, dan hal itu menjadikan mereka memendam dendam kepada para manusia.
“Cih... para iblis itu, apa mereka tidak sadar karena para manusialah kita bisa kalah oleh serikat guild lainnya” pikir sosok bocah iblis yang mana berasal dari ras iblis bayangan.
Iblis bayangan adalah mereka yang memiliki kreteria untuk membunuh secara diam-diam, dan dikarenakan sifat asli tubuh mereka yang kurus dan juga lemah para iblis bayangan sama sekali tidak dapat bertarung secara langsung. Karena hal itulah para iblis bayangan dipandang rendah oleh para iblis lainnya, dan mereka sering digunakan sebagai alat sekali pakai saat peperangan terjadi.
“Karena para manusia itu... kakak dan juga ayah tewas karena menjadi bom bunuh diri, sementara aku dan paman harus bersusah payah mengatur wilayah kami saat peperangan berakhir”
__ADS_1
“Dan para iblis itu bukannya marah pada manusia, mereka malah mendukung umat manusia dan menjadikan mereka bagian dari ras iblis... benar-benar memalukan” pikir bocah iblis dari ras iblis bayangan tersebut.
Bocah iblis dari ras iblis bayangan itu adalah iblis dengan bakat tertinggi dari rasnya, dia memiliki karakteristik sisik naga di tubuhnya yang membuat dirinya dapat menangkis 30 % serangan skill tipe sihir, oleh karena hal itulah dia ditunjuk sebagai pewaris ras iblis bayangan dan menjadi sombong ketika dirinya dipilih untuk dapat menaiki menara. Selama pendakiannya menaiki menara “Crrast... Trrasskk...” iblis bangsawan dari ras iblis bayangan itu membunuh para pendaki manusia yang ada dihadapannya, dan dirinya kemudian mendapatkan sebuah julukan Red Shadow yang mana membunuh dari dalam bayangan.
Akan tetapi saat itu juga Red Shadow menghadapi lawan yang mana sama sekali tidak dapat dia ganggu, dan lawan itu sedang menatap rendah dirinya dari kejauhan, dan dengan perasaan takut akan teror yang dikeluarkan oleh sosok yang menatap dirinya Red Shadow berusaha untuk berlutut dan memohon ampunan.
“Apa yang terjadi...?? kenapa sosok seperti itu melindungi manusia, apakah manusia itu adalah pengikutnya..??”
“Tidakt-tidak... untuk sekarang aku harus memohon ampunan, kalau tidak aku dan seluruh keluarga iblis bayangan bisa dalam bahaya” pikir Red Shadow.
Sebelumnya ketika serangan skill sihir api milik Red Shadow dihilangkan, dia berteriak-teriak ditempat itu dan membuat Rey kesal akan suaranya itu, dan karena emosinya Rey skill pasif garis darah Arc Demon miliknya langsung aktif dan “Srrahkk...” di dalam arena itu langsung dipenuhi oleh aura energy iblis yang sangat kuat. Energy kekuatan iblis itu seperti asap merah kehitaman yang mana membuat siapapun yang ada di arena itu tidak bisa bergerak secara leluasa, dan saat Rey melihat kearah Red Shadow “Dusshkk...” kaki Red Shadow dipaksa untuk berlutut ditanah.
Karena hal itu tulang lutut Red Shadow retak dan mengeluarkan darah cukup banyak, akan tetapi saat itu juga “Duukk...” Red Shadow langsung menghantamkan kepalanya ditanah dan berlutut memohon ampunan Rey.
“T-TUAN.... Mohon ampuni saya... saya berjanji tidak akan terlihat lagi di lantai ini dan tidak akan berbuat seperti ini lagi”
__ADS_1
Mendengarkan kata-kata itu Rey kemudian menarik kembali aura miliknya, dan “Bushkk...” dengan cepat Rey langsung turun kebawah untuk berjumpa dengan Gilang, “Fushkk...” saat itu dengan cepat Rey langsung berada disebelah Gilang, lalu disana dia membisikkan sesuatu pada Gilang. Saat itu Gilang terkejut dengan apa yang dia dengarkan.
“Apa...!!???”
Namun dengan cepat “Bushkk...” Rey langsung menghilang dari sebelahnya, dan disana para iblis yang ada disana langsung tahu kalau sosok berjubah tersebut adalah iblis dari keluarga kerajaan dan dia mengenal Gilang yang mana berada di dalam arena. Dengan cepat salah satu iblis dengan tinggi 160 cm dan satu tanduk di kepalnya berjalan mendekati Gilang, dia adalah salah satu manajemen arena tersebut dan disana dia langsung berbicara dengan sopan pada Gilang.
“Hehehe... Tuan Gilang, selamat karena telah berhasil memenangkan pertarungan ini, biarkan saya antar anda keruang peristirahatan”
Mendengarkan hal itu Gilang langsung berbalik dan menuju kembali kedalam ruang peristirahatan, disana dia disembuhkan oleh para penyembuh dengan skill pemulihan mereka, para pendaki itu menggunakan jubah hitam dan tudung yang mana membuat wajah dan perawakan mereka tidak dapat dilihat. Saat itu Gilang sama sekali tidak perduli dengan perduli dengan para penyembuh itu, yang dia pikirkan saat ini adalah kata-kata dari sosok berjubah yang mana tidak dia kenali itu.
Pada malam harinya Gilang langsung mengambil bayaran atas kemenangannya di arena iblis itu, dan disana dia langsung pergi kesebuah tempat seorang diri, dia berjalan keluar dari dinding kota dan pergi ke dalam hutan, dan disana telah menunggu sosok berjubah yang mana menyelamatkan dirinya. Dengan mata yang serius Gilang melihat kearah punggung sosok itu, dan dia menarik nafasnya dan kemudian langsung berusaha untuk berbicara pada dirinya.
“Sudah lama yah... nampaknya kau sudah menyelematkan diriku sekali lagi bocah”
Mendengarkan perkataan Gilang “Fruskk...” Rey langsung membuka tudung kepalanya, dan dirinya menunjukkan wujudnya yang baru kepada Gilang, dengan senyuman diwajahnya Rey langsung berbicara kepada Gilang yang terlihat terkejut dengan wujud baru dari Rey.
__ADS_1
“Kau juga paman... kau juga masih belum mati juga rupanya”
Bersambung.....