
Sebelumnya pada saat kelompok yang mana di pimpin oleh sang Lunar Elf tersebut, mereka memasuki hutan yang mana adalah area ujian terbaru, disana mereka memulai untuk menjelajahi hutan tersebut. Akan tetapi “Roaarr.... Grroaar...” para monster satu demi satu bermunculan, dan mereka mulai menyerang kelompok pendaki yang di pimpin oleh sang Lunar Elf tersebut, lalu pada saat itu salah satu pendaki tipe petarung jarak dekat itu langsung berbicara pada pimpinan mereka sang Lunar Elf.
“Ketua... kita tidak bisa melanjutkan misi ini lagi, kita sebaiknya mundur terlebih dahulu”
“Yang lainnya sudah terluka dan juga tidak memiliki tenaga untuk melanjutkan misi ini”
Mendengarkan hal itu Lunar Elf itu mara besar, dia kemudian mengingat kembali kejadian memalukan yang diakibatkan oleh Riana pada dirinya.
“DIAMM... APA KAU TIDAK MALU”
“Jangan lupakan kalau kita ini adalah seorang pendaki, kita harus bertaruh dengan nyawa kita untuk dapat menaiki menara ini”
“Kalau hanya seperti ini saja kalian sudah menyerah, maka aku sarankan kalian berhenti menjadi seorang pendaki sekarang juga”
Mendengarkan hal itu para pendaki anggota kelompok Lunar Elf itu langsung menundukkan kepala mereka, saat itu mereka tahu kalau mereka melanjutkan pembicaraan itu maka ketua mereka akan berakhir tidak hanya berteriak saja namun juga akan bertindak tegas dan mengeluarkan senjata miliknya. Akan tetapi “Grrr...” mendengarkan teriakan dari Lunar Elf tersebut, beberapa monster keluarga iblis langsung mencium bau dari para mangsa yang mana memasuki daerah mereka.
“Srraahkk....” dengan nafas yang mana dipenuhi oleh bau darah dari para korbannya para monster keluarga iblis berjenis serigala bertanduk tersebut langsung melihat kelompok pendaki tersebut, dan dengan “Busshkk...” salah satu dari monster serigala bertanduk itu langsung melompat kearah pendaki tipe pemanah dan “Crrastt...” menerkam leher dari pendaki tersebut. Terkejut melihat hal itu “Bsuhhkk..” dengan cepat sang Lunar Elf langsung bergerak, “Srringgs...” dia mengeluarkan kedua pedang miliknya dan bersiap untuk menyerang serigala bertanduk itu.
“Srrasshkk... Trrass...” dan dengan gerakan cepat dan juga indah Lunar Elf itu dengan mudah mengalahkan serigala bertanduk yang mana telah menerkam salah satu rekanya tersebut, kemudian dengan cepat dia melihat kondisi dari rekan tersebut.
__ADS_1
“Sialan.... dia sudah tewas”
Mendengarkan kata-kata dari pimpinan mereka beberapa orang pendaki yang ada di dalam kelompok tersebut langsung memendam kebencian pada ketua mereka, itu semua di karenakan kalau misalnya ketua mereka mengikuti saran mereka maka mereka tidak akan kehilangan salah satu rekan mereka. Pada saat itu Lunar Elf itu dapat merasakan kebencian dari arah belakangnya, dan saat dia berbalik “Fushhk...” dia melihat para rekan-rekannya yang mana kelelahan dan juga terluka sudah tidak bisa melanjutkan ujian untuk naik kelantai 8.
Dengan segala pertimbangan yang ada Lunar Elf itu lalu membuat keputusannya.
“Kalian semua... ayo kita menyerah untuk misi kali ini, kita bisa mencoba lagi tahun depan”
Mendengarkan hal itu para pendaki anggota kelompok Lunar Elf tersebut merasa sangat senang, karena mereka bisa kembali keluar dari hutan yang menakutkan itu, akan tetapi “Tringgs...” secara tiba-tiba sebuah lingkaran sihir yang mana mengandung energy iblis muncul disekitar mereka. Lingkaran sihir itu memunculkan lingkaran hitam tipis di sekitar leher mereka semua, dan ketika Lunar Elf itu melihat lingkaran hitam tersebut, dia langsung memiliki sebuah perasaan aneh yang pada lingkaran hitam itu, lalu kemudian.
“Aaah... ketua ini gawat, aku sama sekali tidak bisa mundur dari misinya”
Mendengarkan hal itu Lunar Elf tersebut kemudian melihat kembali lingkaran hitam yang ada disekitaran lehernya, dan “Fushkk... Fushkk...” dia mencoba untuk memegangnya akan tetapi tangannya tidak bisa memegang lingkaran hitam tersebut. Lingkaran hitam tersebut seperti objek tidak nyata yang mana melayang – layang disekitaran leher mereka, dan pada saat itu juga “Grr... Roaar...” mereka kemudian mendengarkan suara para monster serigala bertanduk yang mana melhat mereka dari dalam semak-semak hutan.
“Semuanya kita telah masuk dalam perangkap seseorang, untuk sekarang yang bisa kita lakukan adalah berlari dan menunggu penguji ujian untuk datang membantu kita”
Mendengarkan perkataan dari ketua mereka tersebut, para pendaki yang ada di kelompoknya langsung bersiap dan “Frrushkk...” dengan cepat ketika Lunar Elf itu mulai berlari mereka juga langsung ikut berlari mengikuti ketua mereka. Namun disaat itu juga sesosok monster dengan dua kaki dan juga empat tanduk dikepalanya, terlihat melihat kelompok dari Lunar Elf tersebut dan dengan gerakan tangannya “Roaar.. .Grroaar...” para monster serigala bertanduk satu itu langsung maju dan mengejar kelompok Lunar Elf tersebut.
Disaat itu juga mahluk yang mana mengendalikan para monster keluarga iblis itu langsung menatap kelompok yang di ketuai oleh Lunar Elf tersebut, dia melihat mereka dengan tatapan dingin dan dengan mata merahnya dia langsung pergi meninggalkan kelompok mereka untuk diburu para monster serigala bertanduk satu. Disaat itu juga para monster serigala yang mana telah tidak dikendalikan, “Grooaar...” menjadi lebih buas dan lebih ganas.
__ADS_1
“Apa yang terjadi pada mereka” pikir Lunar Elf tersebut.
Melihat perubahan yang terjadi pada para monster serigala bertanduk satu itu Lunar Elf itu langsung mengambil kesempatan, “Srringgs...” menggunakan kedua pedang di tangannya “Sranggs... Trrassk...” dia memotong pepohonan disekitarnya dan “Trrask... Bushkk...” membuat pepohonan itu terjatuh. Karena terhalang oleh pepohonan itu para monster serigala bertanduk itu langsung menyebar, mereka bergerak dengan cepat dan berpencar untuk menghindari pepohonan yang berjatuhan tersebut.
Melihat sebuah kesempatan, dengan sigap Lunar Elf itu langsung memberikan perintah pada para anggotanya.
“Sekarang semuanya, mereka telah berpencar”
“Ini adalah saatnya kita untuk menyerang bali, penyihir siapkan mantra tipe area”
“Dan untuk para petarung yang lainnya bersiaplah dan lindungi penyihir kita”
Dengan cepat kelompok pendaki yang di pimpin oleh Lunar Elf tersebut langsung membuat formasi, dengan cepat ke 4 petarung di kelompok mereka langsung menjaga sisi kiri dan kanan dari sang penyihir “Srranggs... Srranggs...” sementara itu salah satu dari dua pemanah yang masih hidup langsung bersiap dengan busurnya di belakang penyihir. Dan sang Lunar Elf “Srraahkk...” menggunakan pedang miliknya dan sambil mengeluarkan aura energy mana element es miliknya untuk mengintimidasi para monster serigala bertanduk satu tersebut.
“Grrrr... Roaarr... Roaarr...”
Sementara itu para monster serigala bertanduk satu itu terpancing dengan aura energy mana milik sang Lunar Elf tersebut, dan mereka langsung bersiaga terhadap sang Lunar Elf itu dan mencari cara untuk menyerang Lunar Elf itu. Disisi lain Lunar Elf yang melihat hal itu langsung bersiap, dia memperhatikan sisi kiri dan kanan dan menggunakan skill Insting liar Lv 2 miliknya.
“Bagus... jika terus seperti ini maka penyihir kami bisa mengeluarkan mantra sihir miliknya, setelah dia mengeluarkan mantranya maka kami bisa menyerang mereka yang ketakutan karena sihir api penyihir kami” pikir Lunar Elf tersebut.
__ADS_1
Akan tetapi pada saat itu juga “Trummnggs...” sebuah sinar sihir berwarna hitam langsung menyerang kearah Lunar Elf tersebut, dan “Crrastt...” sinar hitam itu langsung memutuskan tangan kiri Lunar Elf itu dengan mudahnya.
Bersambung.....