
Bau dari darah dan juga suara senjata api yang mana terus menembakkan peluru terus bermunculan, akan tetapi pada saat itu para prajurit klon di dunia Fintian sama sekali tidak menghadapai para pasukan monster Tenra.
“Tuk-tuk-tuk....”
Akan tetapi saat itu juga mereka menghadapi sosok yang mana lebih mengerikan dari jutaan pasukan monster Tenra, dan itu adalah sosok monster yang mana terlihat seperti manusia akan tetapi seluruh tubuhnya di tutupi oleh armor seputih tulang.
Melihat sosoknya para prajurit klon tersebut merasakan teror dan juga rasa takut yang sangat kuat, dan itu semua karena “Tratatatssk...” setiap senjata dan juga “Dushkk...” serangan beladiri mereka sama sekali tidak berpengaruh terhadap sosok tersebut.
Dan dengan santainya sosok itu berjalan kehadapan para prajurit klon yang mana terlihat sudah menyerah dan putus asa, dan menggunakan sebelah tangannya “Crrast...” dengan cepat dia menghancurkan kepala prajurit klon tersebut. Lalu dengan nada puas dia memuji kekuatan serangannya sendiri.
“Hmm... ini bagus juga, sudah aku duga tubuh ini memiliki kekuatan dan juga kecepatan yang seimbang”
Saat itu juga prajurit klon Master A 015 yang mana memimpin para pasukan untuk sementara, dibuat gemetar ketakutan, dia mencoba untuk tetap tenang dan mengarahkan senjatanya kearah sosok monster itu.
“Tenang... Tenang.... tembak dia... ini adalah tugasmu... kau tidak boleh takut...” pikir prajurit klon Master A 015.
Saat itu prajurit klon Master A 015 menggigil ketakutan dan bahkan tidak bergerak sedikitpun ketika sosok monster yang mana adalah Rey melewati dirinya, dengan santai Rey kemudian melihat jumlah mayat monster yang telah terbunuh ditempat itu juga.
“Hmm... nampaknya sudah cukup banyak pasukanku yang terbunuh, ini adalah saatnya aku memanen jiwa mereka” pikir Rey.
Saat itu “Srrahkk...” menggunakan kendali kekuatan jiwa miliknya, Rey kemudian langsung memanggil para pecahan jiwa miliknya yang mana telah di tanamkan kedalam tubuh para monster Tenra yang telah gugur.
“Srraahkkk... Rraahkk...” para pecahan-pecahan jiwa itu bertambah semakin kuat karena pengalaman dan juga sumber energy kehidupan yang mereka dapatkan, dan dengan cepat “Frruhkk...” Rey menyerap seluruh pecahan jiwa tersebut masuk kedalam tubuhnya.
Dengan kekuatan jiwa yang memasuki tubuhnya Rey dapat merasakan dengan jelas kalau dirinya telah menjadi lebih kuat, dia kemudian mulai melihat panel statistik miliknya sendiri.
“Pinggs...”
Nama : REY 003 ( ??? )
Umur : ???
Ras : Monster Mutan Suku Tenra
Pekerjaan : Pemberontak suku Tenra
Statistik sekarang :
Kekuatan : 25 \=> 75
__ADS_1
Kelincahan : 30 \=> 77
Ketahanan : 40 \=> 56 + 10
Kepintaran : 25 \=> 56
Kekuatan Jiwa : 17 \=> 18
Skill :
-Kalkulasi cepat Lv 3
-Armor tulang luar Lv 2
-Pembentukan tubuh Lv 3
-Tehnik menembak Lv 2
-Tehnik tangan kosong Lv 1
-Merasuki Lv 9
-Pembelah jiwa Lv 9
“Dengan ini kau tamat monster...” pikir prajurit klon Master A 015.
Namun “Fusshkk...” secara tiba-tiba dengan sangat cepat “Taassk...” prajurit klon Master A 015 langsung di lumpuhkan, lalu kepalanya dihantamkan ketanah “Dusshkk...” oleh sosok yang mana dia sangat kenali.
Melihat sosok itu prajurit klon Master A 015 langsung kebingungan, dan bertanya dengan nada yang keras.
“N-nona Viviant... apa yang anda lakukan, kenapa anda melindungi monster itu...??”
Mendengarkan hal itu Viviant ( ?? ) kemudian langsung menjawab pertanyaan dari prajurit klon Master A 015 dengan sebuah senyuman yang manis dan juga menakutkan.
“Hehehe... maaf saja yah, akan tetapi aku bukanlah orang yang kenali... dan sekarang ini tubuh ini adalah milikku, dan tidak akan aku biarkan siapapun yang berani membahayakan tuanku tetap hidup”
Mendengarkan hal itu prajurit klon Master A 015 langsung tersadar, kalau semisalnya Viviant telah tewas dan sekarang ini tubuhnya telah diambil alih oleh sosok monster Tenra tipe parasite yang mana Viviant kejar saat itu juga.
Kemudian menggunakan tangannya “Crringgs...” Ten mengubah tangan kanan Viviant menjadi semakin keras dan tajam seperti sebuah tombak baja, lalu dengan cepat “Fushkk...” Ten langsung mengarahkan serangan tusukan kearah dada prajurit klon Master A 015. Akan tetapi pada saat itu juga Rey langsung menghentikan tindakan dari Ten.
__ADS_1
“Hentikan...”
Mendengarkan perintah dari tuannya “Taakk...” Ten langsung berhenti, dan saat itu juga prajurit klon Master A 015 langsung melihat kalau sedikit lagi jika Ten sama terlambat berhenti maka dirinya akan langsung mati di tempat. Dengan nada penasaran saat itu Ten bertanya pada Rey.
“Tuanku... kenapa kau mengampuni dirinya...??”
Mendengarkan hal itu Rey langsung membuka armor kepalanya “Crrassk... Trrasshkk...” dan terlihatlah wajah dari Rey yang mana terlihat seperti sesosok manusia dengan tiga buah bola mata di wajahnya. Melihat sosok itu prajurit klon Master A 015 langsung menyadari dirinya, dan teringat akan sosok prajurit klon REY 003.
“Dia adalah prajurit klon REY 003... tidak itu bukan dirinya, ada kemungkinan tubuhnya juga sudah diambil alih oleh para monster itu” pikir prajurit klon Master A 015.
Melihat prajurit klon Master A 015 yang mana tidak berdaya tersebut, “Trringss...” Rey kemudian mengeluarkan pecahan jiwa miliknya keningnya, pecahan jiwanya kali ini lebih solit dan terlihat seperti sebuah kelereng kecil yang mengeluarkan energy yang misterius.
Dengan perlahan-lahan Rey kemudian mendekatkan pecahan jiwa miliknya ke kening kepala prajurit klon Master A 015, lalu dengan sendirinya “Srrahkk...” pecahan jiwa miliknya Rey langsung masuk kedalam kepala prajurit klon Master A 015. Saat itu juga dengan paksa pecahan jiwa milik langsung berusaha untuk mengambil alih tubuh milik prajurit klon Master A 015.
Saat itu prajurit klon Master A 015 berusaha untuk melawan, dia lalu menjerit kesakitan karena pecahan jiwa milik Rey yang berusaha untuk mencuci otaknya.
“Gaaaahkk... Aaaahkk...”
Melihat hal itu Ten kemudian melepaskan kekangannya dari tubuh prajurit klon Master A 015, dia kemudian tersenyum melihat prajurit klon Master A 015 yang kesakitan saat itu juga, dan dengan nada yang lembut Ten membisikkan sesuatu kepada prajurit klon Master A 015.
“Sebaiknya kau jangan melawan... karena semakin kau melawan akan semakin sakit prosesnya”
Mendengarkan hal itu dengan cepat “Srringgs...” prajurit klon Master A 015 langsung berusaha untuk mengeluarkan pisau miliknya, dan dengan cepat sambil menahan rasa sakit “Fushk...” prajurit klon Master A 015 berusaha untuk menyerang Ten.
Akan tetapi dengan statistik tubuh dari Viviant “Bushk...” Ten dapat menghindari serangan dari prajurit klon Master A 015, lalu sambil tertawa dia mulai merendahkan prajurit klon Master A 015.
“Hehehe... tidak kena...”
Rey yang mana melihat Ten bermain-main pada prajurit klon Master A 015 langsung menegur Ten, dan dia lalu langsung memberikan perintah pada Ten.
“Sudah cukup Ten... jangan ganggu dirinya, karena sebentar lagi dia akan menjadi rekanmu jadi bersikap baiklah kepada dirinya mulai sekarang”
“Lalu aku ingin memberikan sebuah tugas kepadamu”
Mendengarkan hal itu Ten langsung merasa bersemangat.
“Hehehe... siap tuan, aku sudah tidak sabar untuk mencoba tubuh baru yang anda berikan kepadaku”
Mendengarkan hal itu Rey tersenyum sedikit, dan dengan aura yang kuat dia langsung mempersiapkan rencana miliknya.
__ADS_1
“Sekarang ini adalah saatnya bagi kita untuk menaklukan sarang para monster Tenra yang lainnya, setelah itu kita akan menguasai dunia ini”
Bersambung....