Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara

Aku Menjadi Monacrh Untuk Menguasai Menara
Bab 78 Evolusi


__ADS_3

Amarah dari ibu monster beruang raksasa itu mulai merasuki diri Rey, dan secara liar Rey langsung mengikuti apa yang diinginkan oleh tubuh beruang raksasa betina yang dia masuki tersebut, dengan cepat “Bushkk...” Rey langsung menyerang kearah rubah api berekor 5 itu. Terlihat seperti sedang meremehkan monster beruang raksasa yang mana di masuki oleh Rey, rubah api berekor 5 itu kemudian bersuara dan terlihat seperti memerintahkan ke 2 rubah api berekor 3 di belakangnya.


“Kunnt... Kunnt... Kunnt...”


Namun pada saat itu menggunakan cakarannya “Brruskk...” Rey menyerang dengan buasnya, akan tetapi ke tiga rubah api itu berhasil menghindari serangan cakaran tersebut, dan dengan cepat di sisi kanan dan kiri Rey telah bersiap ke 2 rubah api berekor 3 tersebut. “Burnn... Burnn... Burnn...” mereka menyiapkan sebuah bola api besar di atas kepala mereka, disaat itu juga Rey langsung menyadari kalau dirinya sedang di kepung dari dua arah, dengan wajah yang terlihat panik kesadaran dari Rey kemudian kembali karena statistik kekuatan jiwa miliknya.


“Ugghkk... sialan aku telah terjebak, sepertinya emosi dari tubuh monster beruang ini telah mengendalikan diriku”


“Fruushk...” dan disaat itu juga rubah api berekor 5 langsung keluar dengan melompat dari atas kepala Rey, dengan elegan dia mendarat sedikit jauh dengan “Burnn... Burnn...” dengan cepat dia mengeluarkan 3 buah bola api di atas kepalanya. Dengan wajah licik rubah api berekor 5 itu kemudian mengeluarkan suaranya, dan kedua rubah api berekor 3 langsung terlihat seperti mendengarkan perintah dari boss mereka.


“Kunnt... Kunnt... Kunnt...”


Dengan cepat secara bersamaan “Fruushhk...” ketiga rubah api itu langsung melemparkan bola api diatas mereka kearah Rey, disaat itu juga Rey langsung menggunakan skill yang ada di dalam tubuh beruang raksasa betina tersebut, “Trraskk...” dia membuat tubuhnya menjadi mengeras dengan cara membuat tanah menyatu pada tubuhnya seperti armor. “Bomshk... Bomshk...” dengan serangan bola api dari ketiga rubah api tersebut, ledakan langsung terbentuk dan dengan wajah licik rubah api berekor 5 itu terlihat seperti mengeluarkan suara tawanya.


“Kikikiki....”

__ADS_1


Namun pada saat itu juga dari dalam kabut asap ledakan bola api tadi, “Frussk...” Rey langsung keluar dan mengincar rubah api berekor 3 yang ada di sisi kanannya, “Crraast...” dengan menggunakan cakar kanannya Rey langsung menyerang rubah itu. Rey berhasil selamat menggunakan tubuh beruang raksasa betina tersebut, walaupun begitu tubuh beruang raksasa betina itu sudah terlihat terluka cukup parah, dan bahkan tangan kirinya dari beruang raksasa betina itu sudah putus karena berusaha untuk menahan ledakan bola api tersebut.


Dengan di penuhi amarah karena rasa sakit dari luka dan juga amarah karena melihat anaknya mati, tubuh beruang rakasa betina itu langsung mengeluarkan aura kemerahan dan memasuki mode amukan. Disaat yang bersamaan juga Rey langsung terpengaruh karena mode amukan dari beruang raksasa betina yang dia masuki, akan tetapi “Trringgs...” statistik kekuatan jiwa langsung membantu Rey dan membuat dirinya tersadar lagi, dan sekarang ini Rey dapat dengan mudah mengendalikan tubuh beruang raksasa yang sedang berada di dalam mode amukan tersebut.


Merasakan aura yang mana menakutkan dari beruang raksasa di hadapannya itu, salah satu dari rubah api berekor 3 tersebut langsung berdiri ketakutan, dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya karena terintimidasi oleh aura beruang raksasa itu..


“Kinggs... Kinggs...”


Rubah api berekor 3 itu terlihat seperti menangis ketakutan melihat sosok beruang raksasa tersebut, mengetahui hal itu dengan cepat “Bushkk...” Rey langsung bergerak mengincar rubah api berekor tiga yang ada di belakangnya. Namun disaat yang sama juga “Brushkk...” rubah api berekor 5 itu langsung mengumpulkan mana di tenggorokannya “Burnn...” dan dengan kuatnya dia “Frushhkk...” menyemburkan sebuah nafas api yang sangat kuat tepat kearah Rey.


Dengan cepat “Crrast...” Rey langsung keluar dari tubuh beruang raksasa betina tersebut, dan dirinya langsung akan bergerak untuk masuk kedalam tanah.


“Sialan... rubah api itu, aku tidak menyangka dia memiliki skill sihir api sekuat itu”


Dengan emosi yang masih terpendam, Rey berusaha untuk kabur dan melarikan diri dari pandangan rubah api berekor 5 itu, akan tetapi “Crraskk...” keberadaan dari Rey telah di ketahui oleh rubah api berekor 5 tersebut dan sekarang ini dia langsung dengan cepat mengalirkan energy panas ke bawah kakinya. Dengan cepat “Trrassk...” Rey langsung di paksa keluar dari dalam tanah, “Trraak...” dan dengan menggunakan rahangnya rubah api berekor 5 tersebut langsung menarik tubuh Rey keluar dari dalam tanah.

__ADS_1


Disaat itu juga Rey merasakan kesakitan, itu karena api yang ada di dalam rahang rubah api tersebut langsung mengenai luka gigitan rubah api itu, dan dengan suaranya Rey berusaha untuk berbicara pada rubah api tersebut.


“Sialan... dasar rubah kotor, cepat segera lepaskan aku”


Akan tetapi suara dari Rey sama sekali tidak terdengar karena dirinya sekarang ini merasuki tubuh monster cacing, merasa kesakitan membuat Rey emosi dan “Crringgs...” menggunakan kelima taringnya dia langsung menyerang rubah api berekor 5 tersebut. Namun dengan mudahnya “Sruhkk...” serangan Rey dapat di hindari oleh rubah api berekor 5 tersebut, dan dengan rahangnya “Fushkk...” dia menghempaskan tubuh Rey kedekat tubuh dingin beruang raksasa remaja tersebut.


Dengan tubuhnya yang mana telah sekarat, Rey berusaha untuk mengangkat kepalanya, disaat itu juga “Trringgs...” salah satu dari beruang raksasa remaja tersebut terlihat mengeluarkan cahaya dari dadanya. Cahaya itu memancarkan energy mana yang sangat hangat dan membuat Rey merasa nyaman, dan dengan insting miliknya “Crrastt...” Rey langsung meraih cahaya itu dan mengeluarkan inti permata yang ada di dada beruang raksasa remaja tersebut.


Dengan perasaan aneh Rey secara tiba-tiba menelan permata itu, dan disana Rey merasakan energy dari beruang raksasa remaja tersebut mulai memasuki dirinya, dia merasakan sebuah perasaan yang aneh langsung keluar dari dalam tubuhnya.


“Apa ini...?? kenapa rasanya aku sangat bertenaga”


“Tidak ini terlalu banyak... aku merasakan akan meledak”


Saat itu “Trringgs...” tubuh Rey mengeluarkan asap hitam yang mana menutupi tubuhnya dan dirinya juga langsung bercahaya, cahaya yang keluar dari tubuh Rey membuat mata dari rubah api berekor 5 itu merasa ketakutan. “Srraaahkk....” dan disaat itu juga sosok monster yang mana belum pernah ada di dunia Wildian muncul untuk pertama kalinya, sosok monter itu membuat para raja monster di dunia Wildian langsung bersiaga karena hawa kehadirannya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2